Rutinitas Pagi Hina untuk Menurunkan Berat Badan: Jalan Kaki Saat Perut Kosong, Sarapan untuk Usus, dan Janji Kecil pada Diri Sendiri

Buka di YouTube ↗
Ringkasan

Dalam video ini, Hina dari Hina Channel merekam rutinitas pagi yang menurutnya benar-benar membantunya menurunkan berat badan, mulai dari bangun tidur sampai berangkat ke rapat sekitar pukul 11 siang. Ia meminta penonton menontonnya "seolah-olah tinggal bersama" sebagai teman sekamar. Sepanjang video ia menjelaskan alasan di balik setiap kebiasaan: minum EAA, peregangan dinamis, jalan kaki menanjak saat perut kosong, dan sarapan yang dirancang untuk kesehatan usus. Di bagian akhir ia menegaskan bahwa penonton tidak perlu meniru semuanya. Menurutnya, yang paling penting adalah bisa terus melakukannya.

19 menit baca
0:13

Bangun pukul 04.40 dan memulai dari mulut yang bersih

Hina bangun pukul 04.40, dan saat merekam ia sudah empat hari berturut-turut bangun di jam tersebut. Ia mengaku menyukai dirinya yang bisa bangun sepagi itu. Setelah merapikan tempat tidur, hal pertama yang ia lakukan adalah menggosok gigi. Pasta gigi yang sedang ia pakai dibeli di Olive Young, Korea, dan menurutnya mengandung hidrogen peroksida dengan efek memutihkan. Ia juga memakai Colgate, tetapi pasta gigi Korea itu ia sukai karena rasanya lebih enak dan kemasannya bergaya.

Berikutnya ia membersihkan lidah, yang ia sebut masuk peringkat atas daftar "barang yang tidak bisa ditinggalkan". Alasannya, mulut penuh bakteri di pagi hari. Ia lalu berkumur dengan cairan yang semestinya diteteskan beberapa tetes ke segelas air. Ia mengakui caranya sendiri tidak sesuai aturan pakai dan menambahkan bahwa yang lebih penting adalah terus melakukannya. Hina mengaitkan kebiasaan ini dengan diet: memulai hari dengan rasa segar, menurutnya, membantu mencegah makan dan minum berlebihan sejak awal hari.

Ruang tamu pukul setengah lima: piringan hitam dan tanaman

Pukul 04.30 ruang tamu masih gelap. Hina menyalakan lampu dan biasanya memutar piringan hitam di pemutar rekaman yang baru ia beli, tetapi kali ini tidak ia putar karena masalah hak cipta. Ia lalu menyiram tanaman Augusta. Tanaman dan pemutar rekaman itu, katanya, benar-benar meningkatkan kualitas hidupnya di rumah dan membuatnya ingin bangun pagi.

Ia juga menyebut bahwa mengatakan hal-hal positif kepada tanaman konon membuat tanaman tumbuh lebih baik, dan ia menganggap hal itu "sudah terverifikasi". Sambil bercanda bahwa sebagai perempuan berusia 28 tahun yang tinggal sendiri ia berbicara dengan tanaman, Hina mengucapkan terima kasih kepada dirinya sendiri karena kemarin sudah mencuci piring.

2:47

Mengapa EAA diminum setiap pagi

Hal pertama yang ia konsumsi setelah bangun adalah EAA. Kebiasaan ini sudah ia jalani sekitar tiga tahun, setiap pagi, baik pada hari ia berolahraga maupun tidak. Penjelasannya sederhana: EAA itu seperti protein, tetapi kecepatan penyerapannya sangat berbeda. Protein biasa harus dipecah dulu di lambung dan usus, sedangkan EAA menurutnya seperti meminum protein yang sudah dipecah, sehingga cepat sampai ke otot.

Ia juga menjelaskan bahwa saat tidur tubuh berpuasa sekitar delapan jam, sehingga pagi hari adalah saat tubuh paling kekurangan nutrisi. Karena itu ia minum EAA untuk segera mengisi ulang. Alasan lainnya adalah rambut, kulit, dan kecantikan, serta membangun tubuh yang menurutnya mudah turun berat badannya dan sulit naik. Ia menyebut EAA mutlak penting ketika ia melakukan latihan aerobik pagi yang ia namai "jalan PEKOPEKO".

Ulasan EAA baru dan sikapnya terhadap produk tawaran

EAA yang ia minum di video adalah produk yang ditawarkan kepadanya lewat DM Instagram untuk dicoba. Hina menjelaskan bahwa ia menerima banyak tawaran semacam itu dan akan mencoba produk dari perusahaan mana pun, besar maupun kecil, karena menganggapnya bagian dari pekerjaannya. Alasannya, jika ia tahu lebih banyak produk dibanding orang lain, apa yang ia katakan akan lebih kredibel. Produk yang ia anggap enak atau bagus akan ia beli sendiri.

Penilaiannya terhadap produk ini cukup rinci. Ia biasa melarutkannya dalam air dingin dari penyaring air dan menurutnya paling nikmat diminum dingin di musim panas. Larutannya bening seperti air karena tidak mengandung pewarna maupun pengawet. Ia membandingkannya dengan EAA rasa budō ramune (soda anggur) yang biasa ia minum, yang mengandung pewarna. Karena itu ia menilai produk baru ini lebih sehat. Rasanya ia samakan dengan air berperisa seperti I LOHAS rasa persik atau anggur putih, dan ia menyebut ini pertama kalinya ia menemukan EAA seenak itu. Ada juga hal kecil yang ia sukai: setelah diminum, kemasannya bisa ditempeli stiker seperti "hari ini kita juga sudah bekerja dengan baik."

Ia juga menyebut satu kekurangan, yaitu produk ini mengandung pemanis buatan. Hina mengaku sudah menyampaikan pendapat ke perusahaannya bahwa ia akan jauh lebih senang jika pemanis buatan itu dihilangkan. Ia minum sekitar setengahnya di rumah dan membawa sisanya untuk jalan PEKOPEKO.

6:14

Peregangan dinamis untuk "membangunkan" otot

Sekitar pukul 5 pagi, setelah minum EAA, Hina selalu melakukan peregangan dari video di kanalnya sendiri yang berjudul "peregangan yang meningkatkan metabolisme dan mempercepat penurunan berat badan". Ia menyebut nama resminya "peregangan dinamis". Gerakan ini ia gambarkan sebagai cara memberi tahu otot di setiap bagian tubuh bahwa saatnya bergerak.

Manfaatnya, menurut Hina, otot bisa dipakai dengan baik saat olahraga sesudahnya sehingga kalori yang terbakar meningkat. Jika latihannya sama saja, lebih baik dilakukan dengan cara yang lebih efisien. Ia juga menyapa penonton yang tidak berolahraga kardio di pagi hari: perjalanan ke kantor atau sekolah sudah termasuk latihan yang bagus, karena darah bersirkulasi, otot menghangat, dan metabolisme meningkat. Melakukan peregangan dulu, menurutnya, membuat aktivitas itu lebih efisien. Ia menambahkan dari pengalamannya bahwa jumlah keringat saat olahraga sangat berbeda antara melakukan peregangan ini atau tidak.

7:38

Bra olahraga N7 dan kekhawatiran soal ligamen Cooper

Saat berganti pakaian, Hina memperagakan bra olahraga N7, produk yang ia kembangkan sendiri. Bra ini memiliki sistem tali yang ditarik dari bawah seperti tali sepatu kets. Ketika tali ditarik kencang, payudara ditopang dari bawah. Menurutnya, karena sistem pengikat ini, bra tersebut bisa menyesuaikan semua ukuran payudara. Ia membandingkannya dengan bra olahraga biasa yang hanya tersedia dalam ukuran tertentu, sehingga ia sering mengalami bra yang tidak pas dan payudara bergoyang.

Alasan ia peduli: menurut Hina, olahraga ringan pun bisa membuat payudara bergetar, meregangkan ligamen Cooper, dan pelan-pelan menyebabkan kendur, apalagi payudara terdiri dari lemak. Ia mengakui bahwa saat memakai bra ini bagian atas payudara tetap bergerak naik-turun. Namun karena diangkat dari bawah, ia mengklaim ligamen Cooper tidak teregang. Ia menyebut ini "pencegahan dini" karena tidak ada yang ingin menyesal di kemudian hari, dan ia ingin menyebarkan produk ini lebih luas. Setelah itu ia memakai topi yang ia beli di Korea dan bersiap untuk jalan PEKOPEKO (PPW).

9:33

Bekal jalan kaki: daftar tugas dan buku

Untuk jalan PEKOPEKO, Hina membawa EAA dan buku. Selama berjalan, ia mulai dengan menentukan tugas yang ingin ia selesaikan hari itu menggunakan ponsel. Jika masih ada waktu, ia membaca. Ia mengaku rasa penasaran tentang kelanjutan buku menjadi salah satu alasan ia ingin terus berjalan, meski ia menegaskan tidak meminta penonton meniru kebiasaan ini.

Buku yang hampir separuh ia baca ditulis oleh seseorang dari Hakuhodo, dan ia membacanya untuk mempelajari cara menyebarkan N7 dan membuatnya menjadi produk yang disukai orang. Buku lain yang penuh tanda adalah buku psikologi. Hina bercerita bahwa ia bertipe ENTJ, dan tipe "T" dikatakan sulit memahami perasaan orang lain. Ia menegaskan tidak semua orang seperti itu, tetapi dalam kasusnya hal itu memang benar, sehingga ia mempelajarinya.

Salah satu cerita yang ia anggap menarik dari buku itu adalah "efek jembatan gantung". Seorang pria dan wanita menyeberangi jembatan gantung yang reyot bersama-sama. Setelah sampai, mereka mengira kecemasan yang dirasakan selama menyeberang adalah debaran cinta. Karena itu, menurut buku tersebut, pasangan lebih mungkin jatuh cinta saat naik roller coaster atau masuk rumah hantu ketika berkencan. Hina menimpali dengan pengalaman pribadi: hubungannya dengan mantan pacarnya dimulai di wahana Tower of Terror di DisneySea.

11:34

Teknik jalan PEKOPEKO: kemiringan 12, kecepatan lambat, perut kosong

Sebelum mulai, Hina meregangkan pinggul dan kaki secara ringan. Menurutnya, hal ini membuat pinggul dan kaki lebih terpakai sehingga kaki bisa langsing hanya dengan berjalan. Ia juga memutar pergelangan kaki dan menggerakkan jari kaki. Menurutnya, ini membantu betis dipakai dengan benar sehingga otot betis tidak menjadi terlalu besar. Sepatunya, karena sering ditanyakan, adalah sepatu lari Puma.

Di treadmill, ia berjalan dengan kemiringan 12 ala mendaki gunung, dan menurutnya kemiringan 11 atau 10 pun tidak masalah. Kecepatan awalnya 3, lalu dinaikkan ke 3,5 setelah sekitar 10 menit. Ia mengakui kecepatan itu cukup lambat, tetapi menurutnya cara ini memungkinkan ia berjalan menggunakan bokong dan paha belakang, membakar lebih dari 200 kalori, dan melangsingkan kaki. Ia menyebut metode ini ia jalankan di bawah bimbingan seorang profesional. Cara berjalannya: pelan, bokong dipakai dengan kokoh, perut dikencangkan, tulang belikat dan punggung ditegakkan, sambil bernapas dengan stabil.

Hina menolak anggapan bahwa makin intens latihan makin baik. Menurutnya, intensitas yang masih memungkinkan bernapas dan berbicara dengan normal adalah yang terbaik karena efektif mengurangi lemak tubuh tanpa merusak otot. Ia melakukannya saat perut kosong setelah bangun karena menurutnya kondisi itu membuat tubuh membakar lemak, dan ia merasa hal itu sangat mengubah tubuhnya. Alasan lain bersifat praktis: sebagai pekerja lepas, ia merasa harus "bertarung dengan diri sendiri" setiap hari agar tidak membuang waktu, sehingga waktu jalan pagi ia pakai untuk menyusun tugas.

Ia sendiri lalu menjawab pertanyaan apakah tidak ada gunanya jika tidak dilakukan pagi hari. Menurutnya sama sekali tidak begitu. Jalan di siang atau malam hari tetap bisa menurunkan berat badan, dan ia sendiri juga pernah turun berat badan dengan cara itu. Ada pagi ketika ia tidak ingin berolahraga, dan ia memindahkannya ke malam hari. Jika ada rapat di luar, ia berjalan kaki ke sana sebagai pengganti PPW. Namun jika memang akan dilakukan, ia berargumen lebih baik memilih cara yang hasilnya cepat terlihat. Hina mengatakan bahwa setelah ia menambah PPW di samping latihan kekuatan dan pengaturan makan, ia benar-benar merasakan kecepatan perubahan tubuhnya berbeda dibanding saat tidak melakukannya. Ia juga menyebut dirinya menyukai tantangan harian dan rasa puas karena berhasil menyelesaikannya.

Setelah 30 menit, kaosnya basah oleh keringat dan layar menunjukkan 229 kkal terbakar. Hina menyamakannya kira-kira dengan satu cup Häagen-Dazs. Saat itu pukul 06.15.

15:17

Setelah olahraga: mandi, perawatan kulit, dan pijat payudara

Hina mandi karena hari itu ada rapat tatap muka penting, dan ia menyebut menghabiskan sekitar 50 menit di kamar mandi. Setelah itu ia memakai lotion, lalu Vaseline seukuran sebutir beras yang dioleskan tipis dan merata ke wajah dan leher agar cepat meresap, kemudian tabir surya dan riasan. Untuk bulu mata yang sudah dikeriting, ia memakai pelapis bulu mata yang menurutnya membuat lengkungan bulu mata lebih tahan lama. Ia juga memakai krim tubuh Cezanne yang menurutnya mengandung tiga jenis ceramide mirip ceramide manusia.

Krim tubuh itu juga ia gunakan untuk memijat payudara, teknik yang sudah ia unggah di video lain. Menurutnya, saat otot rileks, otot menjadi lunak dan payudara cenderung terangkat. Ia mengklaim pijatan ini juga membuat area dekolte terlihat indah dan memperbaiki postur. Kunci agar pijatan ini berkelanjutan, katanya, adalah melakukannya bersamaan dengan memakai krim atau sabun tubuh.

Soal rambut, Hina mengatakan sangat memperhatikan perawatan di rumah: saat mandi, saat mengeringkan, dan saat memakai catok. Ia mengaku biasanya tidak suka memaksa orang dengan kalimat "kamu harus melakukan ini", tetapi untuk perawatan rambut di rumah ini ia ingin semua perempuan mencobanya. Ia berjanji segera mengunggah video tentang cara melembapkan rambut di rumah.

18:00

Sarapan 15 menit yang dirancang untuk usus

Pukul 08.12 Hina membuat sarapan. Menurutnya sederhana, tetapi porsinya besar. Makanan pokoknya 150 gram nasi putih dicampur jelai ketan (mochi mugi), dipanaskan di microwave 600W selama 1,5 menit. Ia merekomendasikan jelai ketan bagi yang makan nasi putih karena menurutnya kaya serat larut air bernama beta-glukan dan baik untuk usus.

Lauk utamanya dimasak dengan kukusan bambu yang dialasi kertas roti. Ia memasukkan setengah bawang bombay, yang menurutnya kaya oligosakarida untuk bakteri baik di usus serta melancarkan peredaran darah dan sekresi enzim pencernaan. Lalu jamur shimeji, yang menurutnya kaya serat, merangsang gerak usus, dan juga mengandung beta-glukan. Ada brokoli, yang ia sebut mengandung serat larut air dan sulforafan yang mengurangi bakteri jahat, ditambah vitamin. Terakhir labu, yang ia sebut "serum kecantikan untuk usus" sekaligus sumber karbohidrat yang baik. Hina menekankan bahwa karbohidrat penting saat diet. Di atas sayuran ia menaruh dua atau tiga potong daging babi, yang menurutnya kaya vitamin B1 dan protein berkualitas. Sayuran ia simpan dalam kantong Ziploc setelah dibeli, dan piring-piringnya kebanyakan dibeli murah di Kappabashi.

Waktu mengukus sekitar 5 sampai 10 menit. Ia menjelaskan alasan memilih kukusan: mengukus dan merebus menurutnya lebih sehat karena menghasilkan lebih sedikit AGE (produk akhir glikasi lanjutan). Menurutnya, untuk kecantikan makanan paling baik dimakan mentah, dikukus, atau direbus. Penjelasan lebih rinci tentang AGE ia janjikan di lain waktu.

Saus, salad tomat, dan sup miso

Hina makan tomat setiap hari, menurutnya untuk mencerahkan kulit, dan saat itu kebiasaan ini sudah berjalan lebih dari satu setengah bulan. Ia bahkan pernah membawa tomat dalam kantong Ziploc ke pesawat saat pergi ke Korea. Saus untuk tomat dan lauk kukus dibuat dari 1 sendok makan cuka Lakanto, yang ia sukai karena rasanya enak, 1 sendok makan minyak biji rami, lada hitam, dan sedikit garam. Bahan rahasianya keju bubuk, yang menurutnya membuat saus lembut dan creamy. Saat menambahkan minyak, ia menyebut asupan lemak harian yang direkomendasikan untuk perempuan sekitar 40 gram.

Untuk sup miso, ia mengaku dulu tidak suka sup miso buatannya sendiri karena rasanya tidak enak. Itu berubah setelah ia memakai kantong kaldu yang awalnya ia terima dari pihak lain. Ia begitu menyukainya sampai kini memakai kantong kedua dan mulai membelinya di Amazon. Isinya bawang bombay, terong, dan lobak, yang menurutnya baik untuk usus, ditambah aosa (selada laut) yang ia sukai sejak direkomendasikan saudaranya. Ia mengoreksi dirinya sendiri karena terlalu banyak memasukkan aosa. Segenggam saja sudah cukup, meski teksturnya yang lembut tetap ia sukai. Misonya adalah miso tanpa bahan tambahan, dibuat dari kedelai organik dan garam yang dijemur di bawah matahari, sebanyak 1 sendok besar, yang ia sebut sebagai "rasio emas".

Sarapan selesai dalam sekitar 15 menit. Sambil bercanda berulang kali "seseorang, tolong menikahlah denganku", Hina membanggakan bahwa ia bisa memasak makanan diet yang memperhatikan gizi dan tetap lezat. Ia merasakan nyeri otot di bokong dan punggung, tanda bahwa jalan menanjaknya bekerja menurut perasaannya. Ia juga mengakui bahwa sarapan ini saja belum cukup protein, sehingga nanti ia akan menambahnya dengan protein shake, dan untuk makan siang ia berencana makan ikan.

24:40

Pengembangan produk N7 yang masih berjalan

Pukul 08.30 Hina memeriksa jadwal. Hari itu ada rapat tatap muka tentang produk baru N7. Ia bercerita sedang mengembangkan pakaian dalam korektif untuk dipakai siang hari yang bertujuan membuat payudara terlihat lebih besar, dengan kain yang juga ditujukan untuk mengatasi bintik hitam di dada bagian atas, serta pakaian dalam dan bra malam khusus untuk tujuan yang sama.

Ia terus terang bahwa proses ini sulit. Awalnya tidak ada harapan, ia mencoba berulang kali dan sempat berpikir mungkin tidak bisa mewujudkannya. Belakangan, katanya, mulai ada secercah harapan, sehingga ia menantikan rapat hari itu. Ia juga mencoba "riasan ENTJ" untuk rapat tersebut, tetapi menilainya biasa saja dan tidak berniat menjadikannya gaya sehari-hari. Lipstik merah yang seharusnya dipakai ia ganti karena menurutnya tidak cocok dengan warna rambut dan pakaiannya.

26:06

Pesan penutup: tidak perlu meniru semuanya

Sekitar pukul 11.00 Hina menutup bagian "pagi" dalam videonya. Ia mengatakan bahwa rutinitas ini adalah yang ia jalankan ketika serius ingin menurunkan berat badan, dan bahwa berat badannya turun dengan cepat dengan cara ini. Ia sudah mengantisipasi komentar bahwa orang yang bekerja atau bersekolah tidak mungkin melakukannya. Jawabannya: tidak perlu meniru semua. Cukup coba yang bisa dilakukan, misalnya hanya di akhir pekan, atau berjalan kaki satu stasiun jika sibuk dengan sekolah atau pekerjaan.

Ia memakai perumpamaan perawatan ortodontik, yang sedang ia jalani sendiri dengan kawat gigi. Gigi tidak langsung berubah susunannya, tetapi bergeser sedikit demi sedikit setiap hari hingga akhirnya rapi. Menurutnya diet juga begitu, sehingga lakukan saja yang menyenangkan dan bisa dipertahankan. Jika hasilnya belum terlihat, barulah coba salah satu metode yang ia rekomendasikan, atau tiru rutinitasnya seolah sedang bermain gim.

Hina juga mengutip buku psikologi yang ia baca. Menurut buku itu, memenuhi janji-janji kecil kepada diri sendiri dapat meningkatkan efikasi diri, yang berbeda dengan harga diri. Menurutnya, ketika efikasi diri meningkat, orang berhenti membandingkan diri dengan orang lain dan berfokus pada tindakannya sendiri. Ia mengaitkannya dengan keputusannya tetap berdandan untuk rapat tatap muka hari itu, meski tidak ada penonton yang melihat dan tidak ada yang direkam, sebagai salah satu bentuk menepati janji pada diri sendiri. Pesannya kepada penonton adalah jangan fokus pada apa yang tidak bisa dilakukan, cukup masukkan satu kebiasaan saja dari rutinitasnya, dan teruslah menepati janji pada diri sendiri dengan kecepatan masing-masing.

Di akhir, ia menyebut berencana merekam rutinitas malam yang menurutnya membantunya turun 6 kg dan mencapai bentuk tubuhnya sekarang. Ia juga bercerita kadang disapa penonton di kereta dan mengobrol ringan dengan mereka. Ia lalu berangkat ke rapat N7 sambil berjanji akan berusaha sebaik mungkin membuat bra olahraga, pakaian dalam, dan bra malamnya.