Tujuh Resep Smoothie Protein ala "Frappuccino" Rumahan untuk Diet dan Kulit

Buka di YouTube ↗
Ringkasan

Dalam video ini, kreator kanal diet Hinachannel membagikan resep smoothie protein yang benar-benar ia minum sehari-hari. Klaim utamanya cukup berani: dengan resep-resep ini, penonton tidak perlu lagi pergi ke Starbucks atau Tully's, sambil meminta maaf kepada kedua merek itu. Ia menyebut minumannya tidak terasa berpasir atau kasar dan cukup enak sampai ingin ditawarkan ke orang lain. Smoothie ini ia tawarkan sebagai "penyelamat" ketika ingin makan manis atau ketika diet sedang tidak berjalan lancar.

15 menit baca

Karena membuat banyak minuman sekaligus akan sia-sia, ia membuat setiap resep pada hari ia meminumnya. Akibatnya, rekaman tersebar di beberapa hari dengan warna rambut, kondisi rambut, dan riasan yang berbeda. Polanya hampir selalu sama: susu nabati tanpa gula sebagai dasar, es dalam jumlah banyak agar teksturnya seperti Frappuccino, satu jenis bubuk protein, lalu tambahan seperti pisang, cokelat kakao tinggi, madu, atau "superfood".

1:10

Prinsip Dasar: Susu Nabati Tanpa Gula dan Banyak Es

Hampir semua resep memakai 200 ml susu almond. Menurutnya, susu almond kaya serat dan vitamin E, lembut untuk usus, dan rasanya seperti susu yang harum karena berasal dari kacang. Ia menekankan agar memilih produk bebas gula, karena rasa manis minumannya sudah datang dari protein dan pisang.

Ia menjelaskan alasannya lebih rinci di resep matcha. Vitamin E tidak diproduksi tubuh dan baik untuk kulit, misalnya terdapat dalam alpukat dan almond. Karena itu ia mencampur protein dengan susu almond, bukan air. Logikanya, jika sudah minum protein, sekalian saja mendapatkan nutrisi yang tidak dapat dibuat tubuh. Di resep mangga lassi ia mengulang poin ini dan mengakui bahwa ia sudah berkali-kali mengatakannya.

Es menjadi unsur utama karena ia menyukai Frappuccino Starbucks. Es yang banyak itulah yang membuat minuman ini terasa seperti Frappuccino. Bagi yang tidak suka dingin, ia menyarankan memakai pisang beku atau mengurangi es. Jumlah es pada dasarnya soal selera, meskipun untuk minuman yang kental ia menganggap es yang banyak memberi keseimbangan rasa yang lebih baik.

1:38

Resep 1: Dark Mocha Chocolate Chip Frappuccino

Resep pertama meniru Dark Mocha Chocolate Chip Frappuccino dari Starbucks. Setelah 200 ml susu almond tanpa gula dan banyak es, ia menambahkan dua genggam cokelat kakao 100%. Produk ini tidak mengandung mentega atau gula, hanya kakao. Menurutnya, cokelat inilah yang memberi tekstur seperti Dark Mocha Chip Frappuccino, dan kandungan polifenolnya baik untuk kulit. Ia menyebutnya cokelat yang ingin ia rekomendasikan kepada semua orang.

Berikutnya pisang, yang ia sebut buah sempurna karena mengandung oligosakarida dan serat makanan. Pisang boleh dihilangkan bagi yang tidak suka. Ia memakai pisang Dole yang menurutnya manis, lalu memakan sisa potongan yang terlalu besar.

Di bagian ini ia memperkenalkan beberapa bubuk protein dan mengatakan bahwa akhir-akhir ini ia lebih teliti memilih sumber protein. Salah satunya organik, berbahan protein kacang polong, dan ia rekomendasikan bagi orang yang tidak cocok dengan whey atau yang ususnya tidak cocok dengan whey. Produk itu dimaniskan dengan stevia, yang ia sebut pemanis nabati dan bukan buatan, serta mengandung acai dan biji chia. Varian lain mengandung quinoa dan biji chia, yang menurutnya merupakan protein untuk membantu pergerakan usus. Ia juga menunjukkan protein rasa chocolate fudge dari perusahaan pembuat KitKat dan Milo. Menurutnya kualitasnya tinggi dan rasanya enak bahkan tanpa dijadikan smoothie. Ia menyarankan penonton memilih protein sesuai selera karena semua yang ia perkenalkan menurutnya bagus.

Saat minum, ia menunjukkan potongan cokelat yang mengapung dan menyebut minuman ini bagus untuk kulit dan untuk diet. Ia juga sempat bercerita bahwa ia rutin melakukan peregangan untuk otot trapezius di leher dan memperhatikan postur agar leher terlihat lebih panjang dan wajah lebih kecil. Ia bercanda bahwa bahunya justru terangkat karena terlalu senang dengan rasanya.

5:12

Resep 2: Honey Milk Latte ala Tully's

Resep kedua adalah salah satu favoritnya: versi rumahan Honey Milk Latte dari Tully's. Ia memakai 100 ml susu kedelai tanpa gula dan tanpa pemanis buatan. Menurutnya, susu kedelai kaya protein dan isoflavon sehingga baik untuk kulit, rambut, otot, dan berat badan. Ia juga memuji oligosakarida kedelai.

Lalu ia menambahkan 100 ml kopi hitam. Merek apa pun boleh, asalkan tanpa gula dan bahannya sudah dicek. Ada pula catatan singkat tentang kasus ketika ditambahkan 200 ml, tetapi konteksnya tidak dijelaskan lebih lanjut. Ia menyebut campuran ini latte kedelai dan mengatakan kopi hitam bagus karena membantu membakar lemak.

Es yang dipakai kali ini dibeli dari supermarket karena mesin es di rumahnya sedang dibersihkan dengan asam sitrat. Untuk rasa madu, ia menambahkan satu sendok makan madu yang mengandung inulin. Menurutnya, madu ini memperbaiki lingkungan usus dan melancarkan pergerakan usus, dan madu yang dicerna akan menjadi oligosakarida dan enzim yang lembut bagi tubuh. Botol yang lama hampir habis karena sering ia pakai, jadi ia sudah membeli yang baru.

Cokelat kakao tinggi bersifat opsional di resep ini. Kakao 70% juga boleh dipakai sebagai pengganti 100%. Proteinnya adalah dark chocolate dari NATURECAN yang dimaniskan dengan stevia, dan menurutnya rasanya seperti kopi dalam bentuk paling sederhana.

Hasilnya ia nilai sangat cocok untuk pecinta kopi. Resep ini juga pernah ia unggah di Instagram, dan ia bercerita menerima DM dari orang-orang yang berhasil membuatnya, termasuk pesan yang mengatakan bahwa mereka sekarang bisa minum protein. Ia juga meminta manajernya, yang ia panggil PI, mencicipi minuman ini. Menurut sang kreator, reaksi PI tidak berlebihan tetapi tulus. Saat ditanya apakah rasanya seperti Tully's, PI menjawab ya.

8:27

Resep 3: Matcha Chocolate Chip Frappuccino dengan Kelor

Pada hari ketiga ia sangat ingin minum Frappuccino Starbucks, jadi ia membuat versi matcha di rumah. Dasarnya 200 ml susu almond, lalu protein matcha organik yang dimaniskan stevia dan baru saja ia beli. Ia mengaku membelinya karena tertarik dengan foto di kemasannya. Untuk tekstur, ia menambahkan keping cokelat tanpa pemanis, lalu es dalam jumlah banyak.

Soal pisang, ia memberi saran berdasarkan waktu minum. Jika diminum pagi hari, menambahkan pisang menurutnya meningkatkan penyerapan protein, dan pisang kaya serat, kalium, vitamin, serta karbohidrat. Kali ini ia tidak memakai pisang karena diminum malam hari setelah latihan. Sebagai gantinya, ia menambahkan kelor (moringa).

Ia lalu membacakan serangkaian perbandingan nutrisi kelor. Menurutnya, kelor mengandung kalium 10 kali tomat, magnesium 5 kali bayam, protein 7 kali susu, seng setara kerang, zat besi dua kali daging sapi, kalsium 20 kali susu, serat 21 kali selada, dan GABA, senyawa yang membantu tidur, 22 kali beras merah berkecambah. Ia juga menyebut kelor mengandung asam amino dan dijuluki "daun paling bergizi di dunia". Angka-angka ini adalah klaim yang ia sampaikan dalam video.

Bagi yang ingin lebih manis, ia menyarankan menambahkan madu atau pisang. Ia sangat puas dengan hasilnya dan berkata bahwa jika diberi krim kocok di atasnya, orang tidak akan tahu minuman ini bukan dari Starbucks. Ia setengah bercanda menyebut dirinya "jenius pembuat smoothie" yang ahli membuat smoothie protein bergizi seimbang dan enak, bahkan ingin berkolaborasi dengan Starbucks. Menurut perkiraannya, minuman ini mengandung sekitar 26 gram protein.

11:53

Resep 4: Smoothie Pisang Wijen Hitam

Resep keempat ia buat sebagai sarapan setelah jalan-jalan pagi dan mandi. Hari itu ia punya janji panjang di salon rambut mulai pukul 12.30, jadi tidak sempat membuat sarapan lengkap. Ia memakai 200 ml susu almond dan pisang, sambil mengulang klaim bahwa pisang yang digabung dengan protein membantu penyerapan protein lebih cepat. Lalu ia menambahkan es.

Proteinnya adalah Black Sesame Latte dari NATURECAN. Warnanya hitam pekat karena mengandung bubuk arang. Produk ini dimaniskan stevia dan menjadi favoritnya. Ia kembali menambahkan keping cokelat, lalu bertanya sendiri apakah ia selalu menjelaskan hal yang sama, karena ia biasanya merekam sepanjang hari dan lupa.

Untuk rasa wijen hitam yang lebih kuat, ia menyarankan menambahkan wijen bubuk agar rasanya mirip smoothie pisang wijen hitam di toko roti, meskipun tidak wajib meniru persis. Ia juga menambahkan satu sendok makan kelor, yang menurutnya rasanya seperti matcha. Ia mengonsumsinya demi usus, kulit, dan peremajaan, tetapi menegaskan penonton tidak perlu ikut memakainya. Tanpa kelor rasanya tetap enak dan akan lebih seperti latte wijen hitam. Dengan kelor ada sentuhan rasa matcha. Hasil akhirnya ia gambarkan seperti smoothie pisang susu kedelai wijen hitam di toko roti.

14:06

Pandangan tentang Bahan Tambahan dan Usus

Setelah resep wijen hitam, ia menjelaskan alasan memilih produk NATURECAN: menurutnya produk itu mengandung lebih sedikit pemanis buatan sehingga baik untuk tubuh. Dari situ ia menjelaskan sikapnya terhadap makanan secara umum.

Ia mengatakan sedang berusaha merawat tubuh dengan lebih baik, tetapi tidak menganjurkan pembatasan total. Jika semuanya dibatasi, hidup menjadi sulit, termasuk makan bersama teman atau makan secara teratur. Sarannya, bila memungkinkan, pilihlah makanan dengan lebih sedikit pemanis buatan dan pilih pemanis nabati. Jika bisa lebih cermat, pilihlah produk tanpa bahan tambahan. Ia sendiri mengurangi zat aditif secara bertahap dan melakukan apa yang membuat tubuhnya "bahagia".

Alasan utamanya adalah usus. Ia menyebut otak dan usus saling terhubung dan usus dikatakan sebagai "otak kedua". Karena itu, menurutnya, apa yang dimakan dapat memengaruhi kulit, kekencangan otot, kebahagiaan otak, bahkan kesehatan mental.

15:08

Resep 5: Smoothie Pisang Cokelat Kental

Resep kelima kembali memakai 200 ml susu almond. Ia sendiri bercanda bertanya apakah penonton tidak bosan mendengar penjelasan tentang serat dan vitamin E. Ia menambahkan satu sendok protein rasa pisang dari NATURECAN dan banyak es. Pisang yang ia pakai sudah sangat matang, dan ia bercanda pisang itu mungkin sudah menjadi fosil, tetapi menilai bintik-bintiknya hanyalah tanda gula dan masih bisa dimakan.

Ia menambahkan sekitar dua putaran madu, dengan klaim bahwa madu menjadi oligosakarida dan aktif di usus, serta secangkir keping cokelat favoritnya. Setelah diblender, ia merasa esnya kurang dan mungkin perlu lebih banyak. Rasanya ia gambarkan sebagai rasa yang akan disukai pecinta smoothie pisang. Karena cokelatnya kakao 100% yang kaya polifenol, ia menyebut minuman ini bagus untuk diet, kecantikan, dan kulit. Menurut perkiraannya, kandungan proteinnya sekitar 23 gram.

Perubahan yang Ia Rasakan setelah Mengubah Pola Makan

Di resep pisang cokelat, ia bercerita tentang kondisinya akhir-akhir ini. Ia menikmati proses ini, rutin berolahraga, dan berat badannya turun. Ia juga merasa sangat puas sehingga hari-harinya terasa bahagia. Ketika memikirkan penyebabnya, ia menyebut perubahan pola makan di bawah bimbingan seorang spesialis usus. Berbeda dari sebelumnya, ia kini berfokus pada resep-resep yang menyehatkan usus.

Ia melaporkan beberapa perubahan dari pengalamannya sendiri. Keinginan untuk makan berlebihan berkurang, kulitnya berubah, dan tumitnya tidak lagi kering. Ia juga sedang senang membuat kue keju dan sering membuatnya, tetapi merasa berat badannya cenderung tidak naik. Semua ini ia sampaikan sebagai pengalaman pribadi, bukan hasil yang dijamin.

17:50

Resep 6: Smoothie Kinako

Resep keenam adalah smoothie kinako (bubuk kedelai sangrai). Dasarnya 200 ml susu kedelai tanpa pemanis, lalu es. Ia juga menunjukkan produk yang disebut mengandung wijen hitam dan kinako. Menurutnya, kinako yang ada di rumah pun boleh dipakai, karena kinako menambah protein dan rasa. Ia menambahkan secangkir kinako tanpa pemanis.

Proteinnya rasa kinako, mengandung biji chia, kelor, dan inulin, serta dimaniskan dengan gula merah dan fruktooligosakarida. Menurutnya, fruktooligosakarida sangat baik untuk aktivitas usus. Ia memakai empat sendok makan. Harganya sekitar 3.000 yen, yang menurutnya tidak mahal. Kekurangannya, satu porsi hanya menyediakan sekitar 12 gram protein. Untuk menutupinya, ia mengandalkan susu kedelai: menurut hitungannya, 200 ml susu kedelai menambah sekitar 10 gram protein.

Pisang juga ditambahkan, tetapi boleh dilewatkan, untuk menambah serat, kalium, vitamin, dan karbohidrat. Ia menyebut minuman ini baik untuk usus dan seperti "serum kecantikan yang bisa diminum". Butiran kinako masih terlihat, dan hasilnya menurutnya mirip susu kinako. Ia menutup bagian ini dengan mengatakan bahwa resep-resep ini membuat diet terasa menyenangkan dan mudah, karena menjadi cara enak untuk mengonsumsi sesuatu yang baik bagi tubuh.

20:03

Resep 7: Smoothie Protein Mango Lassi

Resep terakhir dibuat setelah jalan pagi, ketika ia terlalu malas membuat sarapan. Inspirasinya adalah mango lassi di restoran kari yang ia sukai. Menurutnya hasilnya enak sekali dan menjadi lassi mangga yang lembut seperti keju.

Dasarnya tetap 200 ml susu almond, dengan banyak es karena minumannya kental. Proteinnya rasa tropis dari NATURECAN. Ia tidak yakin apakah karena protein ini atau karena yoghurt, tetapi rasanya seperti krim keju, persis seperti es krim Häagen-Dazs rasa nanas dan krim keju favoritnya. Ia sendiri bertanya apakah resepnya sudah terlalu jauh dari mango lassi.

Ia menambahkan dua sendok yoghurt. Bagi yang sedang diet, yoghurt Bulgaria rendah lemak juga enak, sedangkan yoghurt Yunani membuatnya lebih kental. Menurutnya, yoghurt juga menambah protein. Lalu mangga ditambahkan sebagai "tokoh utama". Ia menjelaskan bahwa biasanya ia memasukkan pisang karena mengonsumsi karbohidrat dan protein bersama-sama, menurutnya, membantu nutrisi mencapai otot lebih cepat dan penting untuk membentuk tubuh ramping. Kali ini, peran rasa manis dari pisang tampaknya digantikan oleh mangga.

Hasilnya ia gambarkan sebagai lassi yang kental, seperti kue keju. Setelah itu ia berencana berdandan dan merekam video lain.

22:43

Penutup: Resep untuk Tujuh Hari

Di akhir, ia mengatakan sudah menyertakan resep untuk tujuh hari karena terlalu banyak yang ingin ia rekomendasikan. Pesannya untuk penonton: minumlah smoothie ini sebagai pengganti camilan manis. Ia menyebut smoothie protein sebagai "teman yang sangat penting" baginya. Ia juga menyebut telah membuat situs berisi menu penurunan berat badan yang ia susun, serta mengajak penonton melihat resep, pakaian, dan konten kecantikan di Instagram-nya, tempat ia senang membalas DM.