Rutinitas Malam Hina untuk Menurunkan Berat Badan: Usus Sehat, Protein, dan Peregangan

Buka di YouTube ↗
Ringkasan

Dalam video ini, Hina (Hinata Kato dari Hina Channel) merekam rutinitas malamnya sebagai lanjutan dari video rutinitas pagi sebelumnya, meski pengambilan gambarnya dilakukan di hari yang berbeda. Karena tidak yakin kapan "malam" dimulai, ia memakai logika "PM", yaitu mulai tengah hari. Rekaman pun dimulai pukul 12 siang dan berakhir menjelang tengah malam. Sepanjang hari itu ia menjelaskan pola makannya yang berfokus pada kesehatan usus dan asupan protein, cara membersihkan riasan dan merawat kulit, serta keyakinannya bahwa peregangan sama pentingnya dengan olahraga dan diet untuk mengubah bentuk tubuh.

17 menit baca
1:06

Makan siang: sup miso pedas dan "samgyeopsal yang tidak bikin gemuk"

Rekaman dibuka saat Hina makan siang. Menunya sup miso pedas yang ia sebut baik untuk usus, ditemani samgyeopsal versi diet. Ia mengatakan masakan ini hampir sama dengan hidangan di sebuah restoran Korea bernama YEONGCHEON YOUNGHWA, tempat ia pernah makan dan menurutnya sangat enak. Neneknya orang Korea, dan Hina belajar membuat sup miso pedas langsung darinya, sehingga ia menyebut sup ini sebagai versi "asli". Saus samgyeopsal-nya pun menurutnya terasa autentik. Ia menyinggung bahwa SASSHI konon pernah pergi ke restoran itu empat kali dalam sehari, dan ia berharap SASSHI mau mencoba resep ini.

Hina menyebut makanan ini sebagai bagian dari pekerjaannya. Resepnya tersedia di Instagram, TikTok, Twitter, dan komunitas YouTube-nya. Ia menekankan bahwa makanan ini terlalu enak untuk dipercaya sebagai makanan diet. Ia juga menyarankan daun perilla sebagai pendamping samgyeopsal.

Prinsip makan: usus, lemak, dan angka-angka asupan

Hina mengaku tidak menjalani diet ketat. Ia menjaga berat badan "pada hari-hari yang ia bisa". Alasannya memilih makanan seperti ini adalah kesehatan usus. Menurutnya, usus yang bersih membuat kulit bersih dan berat badan lebih mudah turun. Ia juga menyebut bahwa hormon bahagia diproduksi di usus, sehingga usus yang sehat membuat kita merasa sehat dan berpikir positif.

Ia menjelaskan pola makan hariannya: makanan kukus di pagi hari, makanan berprotein tinggi di siang hari, dan makanan ringan di malam hari karena setelah itu ia hanya tidur. Ia juga makan kiwi beserta kulitnya untuk membantu aktivitas usus.

Hina lalu mengingatkan soal lemak. Ia berpendapat perempuan sebaiknya tetap mengonsumsi sekitar 40 gram lemak per hari, karena kekurangan lemak berisiko membuat menstruasi berhenti dan buruk bagi kesehatan. Ia juga berbagi pengalamannya sendiri: berat badannya pernah turun 6 kg dengan pola makan yang terdiri dari 150 gram karbohidrat, 80 gram protein, dan vitamin.

3:28

Belajar ke HONEPURO dan bekal harian

Setelah makan dengan cepat, Hina bergegas ke HONEPURO. Di sana ia sedang diajari metode diet yang menurutnya mengubah struktur tulang. Ia mengatakan rutin belajar di sana karena banyak orang menonton channel-nya, dan ia ingin menyampaikan ilmu yang akurat kepada penonton.

Untuk bekal, ia membawa air mineral yang mengandung silika dari Family Mart, ditambah bubuk berisi vitamin C 3000 dan vitamin D. Ia meminum ini hampir setiap hari bila memungkinkan, demi kulitnya. Menurutnya, jika harus membeli air di luar, memilih air bersilika lebih ekonomis karena harganya sama saja.

Mandi kilat, perawatan kulit, dan rapat soal protein

Sepulang dari HONEPURO, Hina terburu-buru. Ia bercerita, dengan sedikit ragu apakah boleh diungkapkan, bahwa ia akan menghadiri rapat dengan sebuah perusahaan besar tentang pembuatan produk protein. Ia mandi, memakai Ceracure (losion yang menurutnya mengandung tujuh jenis ceramide tipe manusia), lalu P-1 Vaseline yang ia sebut tahan oksidasi. Setelah itu ia menata rambut, yang menurutnya hari itu sangat bagus, dan berjanji akan mengajarkan caranya lain kali.

5:53

Frappuccino protein dan hitungan protein harian

Karena lapar dan merasa kekurangan protein, Hina membuat "Frappuccino protein" sebelum berangkat rapat. Bahannya:

  • susu almond, yang menurutnya kaya vitamin E dan serat makanan; ia menjelaskan vitamin E tidak bisa diproduksi tubuh sehingga harus dikonsumsi;
  • kakao 100%, yang ia sebut mengandung banyak polifenol;
  • es batu;
  • protein favoritnya buatan Nestlé, yang ia sebut organik, bebas gluten, terbuat dari kacang merah, dan mengandung biji chia serta makanan super lainnya; protein ini cocok untuknya karena ia tidak bisa mengonsumsi produk susu;
  • pisang, karena serat dan vitamin adalah "makanan untuk usus".

Hina menjelaskan bahwa karbohidrat dan protein yang dikonsumsi bersamaan lebih mudah sampai ke otot, sehingga membantu membentuk tubuh yang tidak mudah naik berat badannya. Hasilnya adalah frappuccino rasa mocha cokelat hitam dengan 20 g protein. Ia menghitung bahwa sejak pagi ia sudah mengonsumsi 66 g protein, sekitar 70 g untuk hari itu. Dari pengalamannya, 80–90 g protein per hari membantunya menjaga berat badan sehat, jadi sisa 10–20 g akan ia penuhi saat makan malam.

Ia lalu merias wajah sambil merekam konten TikTok, Reels, dan video pendek. Karena waktunya mepet, ia tidak sempat merapikan alis. Ia mengatakan rapat itu akan dibatalkan kalau ia tidak bisa hadir, tetapi kalau bisa hadir, rencananya akan dilanjutkan.

8:39

Makan malam: ayam rebus dan kekhawatiran soal AGE

Hina pulang dalam keadaan lelah dan membawa belanjaan. Karena sudah makan banyak di pagi dan siang hari, ia membuat makan malam ringan. Ia menghindari nasi putih dan menyusun menu yang mendukung aktivitas usus, dengan karbohidrat dari sayuran dan protein dari ayam. Menurutnya, berhati-hati dengan karbohidrat dan lemak saat diet tidak sulit karena makanannya tetap enak.

Bahan yang ia sebut baik untuk usus antara lain brokoli, jamur shimeji, kacang hijau, bawang bombay, dan bawang putih. Tomat ia pakai untuk likopen, dan ayam untuk protein. Ia mengaku belakangan khawatir soal AGE, zat yang ia kaitkan dengan glikasi pada kulit. Karena itu ia lebih memilih mengukus atau merebus. Ia menjelaskan bahwa merebus dengan api besar menghasilkan banyak AGE, jadi ia memakai api kecil, yang menurutnya juga membuat ayam lebih empuk. Caranya cukup memotong bahan lalu merebusnya. Ia mengakui ini percobaan pertama, sehingga resep finalnya mungkin berbeda, dan bumbu disesuaikan dengan selera. Ia juga bercerita menghabiskan sepanjang hari setiap hari untuk meneliti resep diet. Belakangan ia menambahkan kedelai ke dalam rebusan, lalu mematikan api dan membiarkan sisa panas melunakkan bahan.

10:15

Latihan postur sambil menunggu masakan

Selama masakan direbus, Hina berlatih. Ia biasa merekam video olahraga di ruang tamu, tetapi latihan pribadinya dilakukan di kamar tidur karena ada cermin untuk memeriksa bentuk tubuh. Menu hari itu adalah peregangan dan latihan untuk melangsingkan punggung, bokong, dan kaki, yang ia lakukan setiap hari dan menurutnya akan mengubah bentuk kaki.

Ia menyebut latihan ini sebagai latihan perubahan postur, yaitu latihan otot dalam untuk menjaga postur yang baik. Ia merasa postur tubuhnya sudah berubah dan lehernya kini terlihat panjang, dan ia berterima kasih kepada dirinya di masa lalu karena merilis video latihan tersebut. Ia bergantian melakukan latihan postur dan latihan beban dengan dumbel serta karet resistensi yang ada di rumah. Ia juga berencana mencoba Bulgarian split squat dengan dumbel yang sedikit lebih berat.

Soal waktu latihan, Hina mengatakan ia berlatih sekitar pukul 6 sampai 8 malam. Alasannya, setelah sarapan dan makan siang, tubuh sedang punya energi paling banyak sehingga kalori yang terbakar lebih banyak, dan menurutnya latihan di luar waktu itu kurang efektif. Namun ia juga menyebut latihan ini efektif dilakukan pagi atau sore hari, sehingga pada praktiknya ia berlatih kapan pun sempat. Peregangan sendiri ia lakukan di malam hari.

12:15

Membersihkan riasan tanpa gesekan

Sambil menunggu sisa panas melunakkan masakan, Hina mandi dan membersihkan riasan. Ia menekankan dua hal: membersihkan setiap pori secara menyeluruh dan menghindari gesekan. Menurutnya, gesekan berdampak buruk pada kulit karena bisa menyebabkan kerutan dan kulit kendur. Karena itu ia memakai pembersih wajah berbentuk busa untuk menghapus riasan. Ia mengakui busa itu terlihat seperti tidak akan mampu mengangkat riasan, tetapi ia percaya pada produk itu karena saat pori-porinya diperiksa secara menyeluruh, hasilnya tidak kotor. Itu sudah botol keenam yang ia pakai.

Ia mengganti alat untuk tiap bagian wajah. Untuk mata, ia memakai pembersih khusus. Untuk pipi, ia memakai perangkat FOREO yang membersihkan pori dengan getaran; busa diletakkan di FOREO lalu dioleskan tanpa menggosok, termasuk ke area rahang. Untuk hidung, ia memakai sikat halus yang ia beli di "toko kuning" di Shibuya, meski ia lupa nama tokonya. Menurutnya, sisa alas bedak di hidung bisa menimbulkan bintik hitam, jadi ia membersihkannya pelan-pelan dengan sikat itu. Hidungnya juga ia scrub sekitar dua minggu sekali. Setelah itu ia mencuci muka dengan lembut, mengecek dengan kapas, dan menunjukkan bahwa pori-porinya terlihat bersih. Ia mengaku sering dipuji soal kulitnya.

Hina juga memberi catatan bahwa meski ia menyebut produk-produk itu favoritnya, kadang ia memakai produk lain. Ia tidak memaksa penonton untuk ikut membeli.

15:19

Perawatan setelah mandi: pilih yang cocok untuk kulit sendiri

Setelah mandi, Hina memakai losion dengan tujuh ceramide tipe manusia. Ia berulang kali menegaskan bahwa ia tidak sedang berkata "kamu harus membeli ini", dan bahwa yang penting adalah membaca kondisi kulit sendiri lalu memilih produk yang cocok. Ia memberi contoh dari kulitnya saat itu. Ia baru saja menghilangkan bulu di suatu area sehingga kulitnya memerah, jadi ia sedang dalam masa istirahat. Ia hanya mengoleskan sebuah krim di sisi kiri wajah karena tidak ingin seluruh kulitnya teriritasi, lalu menunjukkan bahwa satu sisi tampak bersih sementara sisi lain kasar. Ia menjelaskan bahwa ia sengaja membahas ini karena khawatir sebagian penonton berpikir, "kalau Hina pakai ini, aku juga akan cantik."

Panduan umum yang ia berikan: losion ceramide tipe manusia untuk kulit kering seperti miliknya, vitamin C pada hari-hari terpapar sinar UV, dan retinol dalam takaran yang disesuaikan serta hanya di area berkerut. Ia lalu memakai P-1 Vaseline. Menurutnya, kulit kering bisa memicu kerutan, sehingga ia juga memakai Vaseline di pagi hari agar kulit tetap lembap. Ia menekankan pentingnya menghindari oksidasi. Menurutnya, oksidasi menyebabkan kulit menggelap, dan kalau produk yang dioleskan ke kulit ikut teroksidasi, membersihkan riasan dengan teliti pun jadi sia-sia. Karena itu ia memilih kosmetik yang tidak mudah teroksidasi.

Untuk tubuh, ia rutin memakai body scrub beraroma madu dari GIOVANNI untuk merangsang pergantian kulit. Hari itu produknya habis, dan ia bilang momen menghabiskan satu produk adalah perasaan terbaik. Setelah itu ia memakai krim tubuh CEZANNE yang juga mengandung ceramide tipe manusia. Untuk bulu mata, ia memakai pelapis untuk bulu mata yang dikeriting dan krim penumbuh bulu mata yang dioleskan dengan kuas tipis di bawah selaput lendir, bukan pada bulu mata itu sendiri. Menurutnya, bulu mata bawahnya kini tumbuh lebih panjang. Ia menambahkan bahwa perawatannya berbeda setiap hari. Pada hari kulitnya sangat merah, ia memakai krim perawatan kemerahan atau krim penghilang noda. Hari itu ia hanya memakai losion dan Vaseline karena kulitnya sedang merah.

19:25

Mencicipi masakan: enak, tetapi masih perlu diperbaiki

Hina menyebut makan malamnya menghasilkan sedikit AGE, membantu peremajaan, dan baik untuk kecantikan kulit serta aktivitas usus. Ia memakannya karena ingin tidak cepat menua, ingin kulit indah, ingin usus tetap aktif, dan ingin turun berat badan. Karbohidrat ia dapat dari sayuran dan tomat, protein dari kedelai dan ayam. Ia bercanda bahwa dirinya mungkin jenius, dan menyarankan menambah bubuk kari bila rasanya kurang cocok.

Namun ia juga mencatat kekurangannya. Ayamnya agak keras, dan menurutnya akan lebih lembut kalau dimasukkan belakangan, jadi urutan memasukkan bahan perlu diperbaiki. Makan malamnya sengaja dibuat sedikit. Sebagai gantinya, ia akan minum smoothie protein setelahnya sehingga tidak merasa lapar, lalu makan sarapan dan makan siang yang besar keesokan harinya. Menurutnya, kalau pola ini sudah jadi rutinitas, diet tidak terasa menyiksa. Ia juga menyebut cara ini bagus karena tidak membuat payudara kendur.

21:10

Waktu pribadi dan protein sebelum tidur

Setelah mencuci piring, Hina mengaku lelah dan belakangan selalu sibuk. Malam itu ia menghabiskan sekitar tiga jam untuk dirinya sendiri: meneliti gaya berpakaian dan riasan, menguji kemampuan bahasa Inggris, bermain game, merencanakan video, dan melakukan riset. Ia mengatakan meski punya beberapa hari libur, sebagian besar waktunya dihabiskan seperti ini. Ia juga menyebut tidak bisa berhenti melakukan perawatan karena tahu besoknya ia akan terlihat manis dan berkilau.

Sekitar tiga jam kemudian, ia membuat protein sebelum tidur. Kali ini tanpa pisang karena sudah mau tidur, tetapi tetap dengan sumber vitamin E dan sedikit cokelat. Ia memilih protein kedelai karena menurutnya diserap lebih lambat. Ia mengingatkan bahwa, seperti disebut di video rutinitas pagi, ia sedang berpuasa, sehingga tubuhnya akan kelaparan menjelang tidur. Protein kedelai ia pakai untuk memasok protein secara bertahap, seperti "menyimpannya di gudang", agar tubuh tidak memecah otot. Ia menyamakan rasanya dengan minum Starbucks sebelum tidur.

21:55

Peregangan: setara dengan olahraga dan diet

Sambil meminum protein, Hina melakukan peregangan dari video peregangan pelangsingan kaki. Ia mengaku memiliki tubuh bagian bawah bertipe "gelombang", sehingga kakinya sulit mengecil. Namun begitu peregangan ini masuk ke rutinitas latihannya, berat badannya turun dengan cepat. Ia menyebut peregangan ini mengangkat bokong dan memanjangkan kaki, dan bahwa manajernya kehilangan 2 cm dalam 10 hari setelah melakukannya. Ia juga memuji HONEPURO terkait hal ini, dan melakukan peregangan ini setiap malam sebelum tidur.

Di tengah sesi, ia menyisipkan cerita kecil. Meski seorang YouTuber, ia tidak berlangganan YouTube Premium. Alasannya, ia menjual bra olahraga bernama N7 dan ingin melihat iklan web seperti apa yang menarik perhatiannya, sebagai bahan riset.

Poin utamanya di bagian ini adalah tiga hal yang mengubah tubuh: olahraga, diet, dan peregangan. Hina mengaku dulu mengira diet dan olahraga saja sudah cukup. Kini ia menganggap peregangan sama pentingnya, bahkan sampai menyarankan memotong porsi olahraga menjadi setengah dan menggantinya dengan peregangan dengan rasio 5:5.

Ia lalu memakai alat untuk melemaskan otot, yaitu tongkat (pole) dan bola. Ketiak ia kendurkan dengan tujuan memperbesar dada. Punggung ia goyangkan agar pinggang tampak lebih ramping. Bagian tertentu dari pole ia pakai untuk otot kepala dan untuk merawat leher lurus (straight neck). Bola ia letakkan di antara tulang belikat atau di bawah ketiak. Ia juga meregangkan bokong, dan karena punggungnya melengkung, ia mengendurkan otot tertentu untuk memperbaikinya. Ia sempat berkomentar bahwa gerakannya menyakitkan, tetapi tubuhnya fleksibel.

24:32

Suplemen, sikat gigi, dan penutup hari

Setelah peregangan, Hina minum tiga suplemen andalannya:

  • Astaxanthin konsentrasi tinggi, yang ia sebut antioksidan konon 1000 kali lebih kuat daripada vitamin dan ditemukan pada makhluk berwarna merah seperti salmon dan kepiting. Ia meminumnya untuk kecantikan kulit.
  • Seng sitrat, gabungan seng dan asam sitrat.
  • Equol sekitar 10 mg, yang ia jelaskan sebagai senyawa dari kedelai yang diubah di usus menjadi zat mirip hormon wanita. Ia meminumnya untuk pembesaran payudara dan perawatan kulit.

Ia mengatakan paling banyak hanya bisa mengonsumsi tiga suplemen sekaligus.

Karena memakai kawat gigi, Hina menyikat gigi dalam waktu lama. Ia memakai sikat interdental dan benang gigi khusus ortodontik, pasta gigi pemutih yang mengandung hidrogen peroksida, dan sikat gigi elektrik berujung halus. Bagian yang tidak terjangkau sikat elektrik ia sikat manual dengan lembut, sambil berhati-hati agar gusinya tidak turun. Setelah menyikat lidah, ia memakai CONCOOL untuk mencegah gigi berlubang.

Pukul 11.40 malam, ia memakai alat di mulut yang membuatnya sulit berbicara. Ia menyebut bahwa saat serius menurunkan berat badan dulu, ia melakukan ini dan turun 7 kg. Namun kini fokusnya lebih pada membentuk tubuh daripada menurunkan berat badan. Ia lalu menunjukkan sudut favorit di kamarnya, termasuk penghangat lilin yang ia suka karena mengeluarkan aroma lewat panas lampu tanpa perlu menyalakan api, sehingga lilin lebih awet dan wanginya tetap harum. Ia juga menunjukkan bahan belajarnya, lalu mematikan lampu dan menutup hari dengan berkata akan terus berusaha memperbaiki diri besok.

Di akhir video, Hina mengumumkan bahwa ia telah menyelesaikan sebuah situs web berisi kumpulan menu yang menurutnya membantu menurunkan berat badan, dan tautannya ia cantumkan di deskripsi. Ia juga mengajak penonton mengikuti Instagram-nya, tempat ia banyak membagikan resep, pakaian, dan tips kecantikan serta membalas DM.