Bertahan 119 Hari di Mansion MrBeast: Ujian bagi Orang-orang yang Menyebut Tantangannya "Gampang"

Buka di YouTube ↗
Ringkasan

Premis video ini sederhana. Siapa pun yang paling akhir meninggalkan sebuah mansion bernilai jutaan dolar akan menjadi pemiliknya. Yang membuatnya berbeda adalah cara MrBeast (Jimmy) memilih pesertanya. Ia mengatakan bahwa setiap kontestan dipilih karena pernah menyatakan di depan publik bahwa tantangan di videonya gampang dan bahwa mereka yakin akan menang jika ikut. Sepanjang 119 hari, Jimmy berkali-kali mengulang tantangan dari video lamanya untuk menguji klaim itu. Lima belas orang masuk ke mansion, dan pada akhirnya hampir semuanya mengakui bahwa tantangan tersebut tidak mudah.

22 menit baca

Aturan dan mansion yang diperebutkan

Mansion itu memiliki tujuh kamar tidur, tiga ruang game, bioskop pribadi, perpustakaan, dan gym. Para kontestan menyambutnya dengan percaya diri. Ada yang bertanya bagaimana mungkin mereka diharapkan kembali ke apartemen setelah tinggal di tempat seperti ini, dan ada pula yang bercanda bahwa ia tidak pernah membaca buku saat melihat perpustakaan. Aturannya hanya satu: siapa pun yang melewati garis merah di pintu dinyatakan kalah.

Tidak ada aturan soal jam tidur maupun pembagian kamar. Ketika seseorang bertanya, jawabannya "siapa cepat dia dapat". Salah satu kontestan sudah memperkirakan bahwa suasana yang tenang di awal tidak akan bertahan lama.

3:43

Hari pertama dan kedua: remote TV, pintu, dan saus ranch

Televisi langsung menjadi barang paling berharga di rumah itu. Pada malam pertama, Chaise diam-diam mengambil remote dan melemparnya ke tempat yang sulit dijangkau. Kontestan lain kesal karena TV adalah satu-satunya hiburan mereka. Seorang kontestan bahkan menilai pelakunya cerdik, sebab tanpa TV banyak orang akan bosan dan mungkin memilih pergi.

Pada pagi berikutnya, beberapa orang mulai merasakan beratnya jauh dari rumah. Chaise mengaku sangat merindukan ibunya. Jimmy menyoroti ironi pengakuan itu, karena di video lain Chaise pernah mengejek kontestan MrBeast yang merindukan istri atau anak mereka. Di hari kedua itu juga ada seorang kontestan yang memutuskan pulang. Orang ini pernah berkata bahwa yang paling membuatnya kesal adalah kontestan yang menyerah di hari pertama karena rindu anjingnya. Ketika Jimmy memintanya mengakui bahwa tantangannya tidak semudah kelihatannya, ia tetap menjawab bahwa tantangan itu gampang.

Chaise tidak pergi. Ia justru melampiaskan emosinya pada rumah. Ia mengakui telah menendang pintu dan melempar barang-barang pada hari kedua, padahal ia sendiri pernah memperkirakan para kontestan baru akan "gila" setelah hari ketujuh atau kesepuluh. Pertengkaran memuncak dan kasur dilempar keluar dari kamar. Jimmy mengatakan ia sangat ingin datang menghentikan kekacauan itu, tetapi memilih membiarkannya karena mereka pernah menyebut tantangannya gampang.

Situasi semakin buruk ketika Kweli diam-diam mengacak kamar Chaise sebagai lelucon. Karena tidak tahu siapa pelakunya, Chaise membalas ke semua orang dengan menyemprotkan saus ranch ke karpet dan kamar-kamar. Ketika Jimmy datang melihat langsung, ia mendapati pintu rusak, tangga penuh saus barbeku, dan sebuah kasur yang dilempar dari balkon. Jimmy mengatakan saat itulah ia sadar bahwa mungkin inilah kontestan paling gila yang pernah ia miliki.

Kekacauan itu justru menyatukan sebagian kontestan. Kevin, yang mengaku benci tinggal di rumah kotor, mulai bersih-bersih dan orang lain ikut membantu. Menurut narasi Jimmy, melihat yang lain membersihkan rumah membuat Chaise ingin menebus kesalahannya. Ia lalu membuat alat untuk mengambil remote TV terakhir, dan berhasil. Malam itu suasana di mansion damai, dan semua orang menonton TV bersama selama berjam-jam.

8:50

Hari kelima: tiga "haters" mundur sekaligus

Pada hari kelima, seorang kontestan mengaku ingin pulang karena rindu kucingnya. Jimmy memutar klip lama orang itu, yang mengejek kontestan yang merelakan hadiah satu juta dolar demi pulang memberi makan kucingnya bernama Cuddles. Kontestan itu sempat berpura-pura membatalkan niatnya, lalu tetap pergi.

Tak lama kemudian dua orang lagi menyusul. Salah satunya Chaise, yang kini ingin pulang menemui ibunya. Jimmy mengingatkan bahwa Chaise pernah berkata sanggup bertahan 200 hari di sebuah yacht, sedangkan sekarang baru hari kelima. Ketika ditanya apakah ia mau meminta maaf kepada kontestan yang dulu diejeknya, Chaise menolak. Jimmy menyebut bahwa dalam lima hari, tiga "haters" terbesarnya sudah menyerah.

Kekacauan berlanjut dan nugget seharga sebuah mansion

Kepergian Chaise tidak membuat rumah lebih tenang. Para kontestan melempar buku untuk melihat berapa banyak yang bisa mencapai lapangan basket, mengotori dapur, dan membuang alat gym keluar dengan alasan kontestan yang suka nge-gym akan ikut keluar. Sebuah jendela pecah. Seorang kontestan mengaku tidak yakin bisa bertahan lama dan menyesalkan rumah indah itu dihancurkan oleh orang-orang yang sedang memperebutkannya.

Pada hari kesepuluh, Jimmy menawarkan 30 nugget Chick-fil-A kepada siapa pun yang mau menyerah. Ruben menerima tawaran itu. Jimmy menyebutnya merelakan rumah sejuta dolar demi camilan seharga 10 dolar, lalu menunjukkan video lama Ruben yang mengejek kontestan yang merindukan keluarga setelah 30 hari dengan mengatakan bahwa keluarga bisa menunggu.

12:24

Tantangan borgol: dari bertengkar menjadi bersaudara

Untuk tantangan pertama yang diambil dari videonya sendiri, Jimmy menghadirkan versi "Chained to Your Ex". Para kontestan harus memilih rekan lalu diborgol bersama dalam batas waktu rahasia, yang menurut Jimmy bisa sehari atau setahun. Siapa pun yang melepas borgol tereliminasi. Ketika ditanya bagaimana dengan urusan toilet, Jimmy menjawab mereka harus memikirkannya sendiri. Para kontestan akhirnya membuat lubang di pintu kamar mandi.

Hal-hal yang biasanya sederhana langsung menjadi sulit. Ada yang merasa terganggu karena rekannya lambat bangun, dan ada yang merekam vlog yang ia sebut sebagai vlog terakhirnya. Pada hari ke-12, beberapa orang menyerah, termasuk Alec yang mengakui di depan kamera bahwa tantangan Jimmy susah, dan Jay. Yang tersisa adalah Pierce, Uthy, Mark, Kevin, Asher, Aaron, Kweli, dan Ryan.

Borgol ternyata mempererat beberapa pasangan. Ryan mengatakan ia dan Kweli kini bersahabat. Kweli bercerita bahwa ayahnya dipecat tahun lalu, dan jika ia memenangkan satu juta dolar, sebagian besar uangnya akan diberikan kepada orang tuanya agar ayahnya bisa pensiun. Setelah mendengar cerita itu, Ryan bertekad membantu Kweli menang.

Pasangan Asher dan Aaron justru tidak akur. Mereka berdebat soal perbedaan sudut pandang, dan dalam percakapan tentang keluarga Asher berkata bahwa ia tidak peduli pada saudaranya. Aaron menilai Asher tidak punya ikatan emosional dengan orang-orang di rumah maupun keluarganya, meski mengakui Asher sangat pintar. Kepercayaan diri Asher, yang sampai menyebut mansion itu "rumah aku", mulai mengganggu orang lain. Aaron mengatakan ia ingin mengeliminasi Asher.

Kevin, Mark, dan Uthy memperhatikan bahwa sejak remote kembali, kontestan lain menghabiskan waktu menonton TV. Uthy berpendapat bahwa TV-lah yang membuat orang betah, sehingga pada hari ke-21 ia merusak dua televisi dengan harapan rasa bosan akan memicu efek domino. Malam berikutnya satu kontestan keluar dan tersisa tujuh orang. Ketika ditanya apakah ia senang, Uthy menjawab, "Ini kompetisi."

Hari ke-23 ditandai oleh kerinduan pada hidup di luar. Seorang kontestan sedih karena akan melewatkan pesta dansa dan kelulusan, dan menyadari bahwa hidup terus berjalan sementara ia berada di mansion. Mark kemudian menyerah. Jimmy memutar video lama Mark yang menyebut "bego" kontestan yang ingin pulang karena rindu istri dan kelulusan anaknya, dan Mark mengakuinya. Seorang kontestan berkomentar bahwa MrBeast memilih orang-orang yang berani menggonggong tetapi tidak berani menggigit, dan bahwa mereka sebenarnya tidak jahat.

Tanpa TV, para kontestan mencari hiburan lain. Narasi video menggambarkan mereka berubah menjadi "manusia gua". Rantai dilepas pada hari ke-40 setelah Jimmy memasang garis polisi sehari sebelumnya sebagai kejutan.

19:44

Bunker dan pemindai tangan

Untuk tantangan berikutnya, para kontestan sendiri memilih "Bunker". Dalam video aslinya, alarm berbunyi dan kontestan punya kurang dari satu menit untuk menyentuh pemindai tangan. Jika gagal, mereka tereliminasi. Ada kontestan yang memutuskan tidur di dekat pemindai agar tidak berisiko.

Jimmy mengatakan ia sengaja menjadwalkan alarm di waktu terburuk, misalnya dini hari atau saat mereka sedang mandi. Namun semua kontestan tetap selalu tiba tepat waktu, bahkan meminta tantangan yang lebih sulit. Pada hari ke-50, Jimmy memangkas batas waktunya menjadi 30 detik. Seorang kontestan sampai memindahkan semua barangnya ke perpustakaan agar dekat dengan pemindai. Para kontestan mengatakan tantangan baru ini justru membuat mereka kompak.

22:50

Asher melawan semua orang dan kamar isolasi

Satu orang tetap belum bisa berbaur. Asher menyebut dirinya penantang terkuat dan mengatakan yang lain takut kalah darinya. Pada hari ke-60, kontestan lain sepakat bahwa Asher harus pergi. Asher membalas dengan mengosongkan makanan dari kulkas, pantry, dan freezer, sekaligus menyingkirkan alat masak, agar tidak ada yang bisa makan. Ia mengatakan akan melakukan apa pun untuk menang.

Jimmy mengatakan ia sebenarnya berencana menunggu sampai hari ke-70, tetapi perilaku Asher membuatnya bertindak lebih cepat. Pada hari ke-65 ia mengulang tantangan dari video saat ia mengurung dua orang selama 100 hari. Kontestan harus berpasangan di kamar isolasi. Ketika pasangan mulai terbentuk, tidak ada yang mau bersama Asher, dan Asher sendiri menganggap hal itu wajar. Pasangan akhirnya terdiri dari Kweli dan Pierce, Kevin dan Uthman (Uthy), serta Ryan dan Asher. Jatah makan mereka hanya beras, oat, dan daging sapi dalam porsi kecil. Sebagian kontestan berhasil menyelundupkan buku dan cokelat di ransel, dan Jimmy menyebut mereka sudah mengakali sistem.

Selama kontestan diisolasi, Jimmy bersama Lowe's merenovasi mansion yang telah mereka rusak. Pekerjaannya tidak hanya mengecat ulang dinding yang dicoret-coret dan terkena mustard serta saus, tetapi juga merombak setiap kamar.

Di dalam kamar isolasi, para kontestan mengisi waktu dengan membaca, berolahraga, dan bermain game. Setelah beberapa hari, beratnya mulai terasa. Seorang kontestan mengatakan bahwa dari punya segalanya kini mereka tidak punya apa-apa, dan itu mengajarkan untuk tetap rendah hati. Pierce melewatkan hari kelulusan SMA-nya pada hari ke-70. Makanan yang monoton memperburuk keadaan. Ketika Jimmy bertanya apa bagian tersulit, semua menjawab makanan. Jimmy mengaku sebenarnya ingin membantu, tetapi tidak melakukannya karena mereka pernah menyebut tantangannya gampang. Ia juga mengatakan wajar jika mereka mulai "gila" setelah seminggu, karena ia sendiri merasakannya saat tujuh hari di ruang isolasi.

26:58

Ryan menghitung sampai 100.000

Pada hari ke-75, Ryan memutuskan menghitung sampai 100.000, meniru video yang menurut Jimmy merupakan video viral pertamanya dan awal channel-nya. Jimmy mengatakan bahwa selama bertahun-tahun orang menyebut video itu konyol dan mudah.

Ryan mulai sering salah dan tersendat, dengan lompatan angka seperti dari 11.260 ke 13.000. Ketika Jimmy berkunjung, Ryan sudah sampai sekitar 29.000 dan mengakui bahwa ini jauh lebih sulit dari perkiraannya. Jimmy mengatakan ia menghormati Ryan, berjanji timnya akan memeriksa rekaman untuk memastikan tidak ada angka yang terlewat, dan menjanjikan sesuatu yang spesial jika Ryan berhasil. Ryan ingin terus terjaga agar bisa menyelesaikannya sekaligus seperti yang dilakukan Jimmy. Jimmy, berdasarkan pengalamannya, mengatakan bahwa menghitung dari 50.000 ke 100.000 lebih sulit daripada dari 1 ke 50.000.

Pada hari ke-79, Ryan mengatakan ia tidak tahu sedang berada di mana atau siapa dirinya, mulutnya pegal, dan ia mulai "melihat angka". Jimmy mengatakan senang akhirnya ada orang lain yang memahami beratnya menghitung sampai 100.000. Di kamar sebelah, Kweli mendengarkan dan ikut menyemangati. Di angka-angka terakhir, kontestan lain ikut meneriakkan hitungannya hingga Ryan mencapai 100.000. Narasi video menyimpulkan bahwa memfokuskan pikiran pada satu hal bisa menyemangati orang-orang di sekitar.

Asher tidak terkesan. Ia tetap menganggap menghitung sampai 100.000 itu gampang, dan Ryan membalas dengan mengatainya bodoh. Asher juga terus membicarakan rencana pembagian uang sejuta dolarnya, termasuk 15.000 dolar untuk motor, sehingga yang lain kesal. Ryan menyatakan misi utamanya adalah memastikan ia tidak kalah sebelum Asher, demi memperbesar peluang Kweli.

Perubahan Asher

Karena orang lain sering membicarakan ketidaksukaan mereka, menurut narasi video tinggal menunggu waktu sampai Asher mendengarnya sendiri. Jimmy menilai Asher pintar, tetapi kelemahan terbesarnya, yaitu ego, menutupi kepintarannya. Ia mengingatkan bahwa Asher baru berusia 18 tahun.

Asher bercerita bahwa hampir seumur hidup ia bersekolah di rumah, sehingga belajar langsung tentang cara orang berinteraksi sangat berharga baginya. Ia mengatakan dulu menganggap segala hal sebagai tantangan, dan kini merasa bisa menjadi orang yang lebih baik serta berkembang secara emosional. Pada hari ke-89 ia meminta maaf secara resmi kepada yang lain karena membuang makanan tanpa membayangkan posisi mereka. Ia juga mengatakan mereka tetap bisa bersaing tanpa saling menyebalkan.

33:35

Tiga bulan, 100.000 sen, dan pintu yang tetap terkunci

Pada hari ke-90, Jimmy menepati janjinya kepada Ryan dengan membawa 100.000 koin satu sen. Para kontestan mengingatkannya pada masa ketika Jimmy memberikan koin sen sesuai jumlah juta subscriber-nya, dan Jimmy menambahkan contoh saat ia membeli mobil dengan koin sen. Ia lalu berpura-pura akan membuka isolasi, tetapi membatalkannya dengan alasan mereka bilang videonya terlalu gampang. Para kontestan pun berteriak bahwa video Jimmy tidak gampang.

Pada hari ke-95, Jimmy datang dan mengaku ada yang tereliminasi, lalu mengakui bahwa ia berbohong. Ia datang untuk memperlihatkan mansion yang sudah direnovasi, sekaligus agar kamar isolasi bisa dibereskan. Ia meminta mereka berjanji tidak merusak rumah lagi, dan mereka bersumpah dengan janji kelingking. Malam itu menjadi malam pertama mereka tidur di luar ruang isolasi setelah 31 hari.

Jimmy juga mengatakan bahwa video ini berlangsung begitu lama hingga Pierce melewatkan acara wisuda SMA. Ia menghubungi kepala sekolah Pierce, menyiapkan jubah dan topi wisuda, dan menghadirkan guru BK Pierce lewat layar TV untuk menyaksikan Jimmy menyerahkan ijazahnya. Jimmy menyebut bahwa meski Pierce sudah tiga bulan di mansion, pihak sekolah tetap meluluskannya. Perayaan itu ditutup dengan kue yang dilempar ke wajah Pierce atas permintaannya sendiri.

38:01

Telepon acak: hadiah atau hukuman

Tantangan berikutnya: selama 30 hari, Jimmy akan menelepon sebuah ponsel pada waktu yang benar-benar acak. Siapa pun yang mengangkat akan mendapat apa pun yang ia tawarkan, entah hadiah atau hukuman.

Panggilan pertama diperebutkan lewat batu-gunting-kertas, dan Ryan yang mengangkat ternyata memenangkan 10.000 dolar, yang kemudian dikirim dalam koper penuh uang. Panggilan berikutnya berupa hukuman: penerimanya harus menghabiskan 24 jam di dalam bathtub. Para kontestan pun menyusun strategi masing-masing. Ryan, yang sudah mendapat 10.000 dolar, memilih menjauhi telepon. Ada yang memutuskan tidak akan pernah mengangkatnya, dan ada yang justru bersemangat untuk mengangkat lagi.

Pada hari ke-99, Kweli, yang baru selesai menjalani isolasinya, mengaku diam-diam mulai lelah dan muak setelah sekian lama jauh dari semua orang. Pada hari ke-100, Jimmy memilih tidak memberi hukuman dan mengirim piza serta kue. Lalu telepon berdering untuk Kweli. Instruksinya, Kweli harus menyerahkan telepon kepada orang di mansion yang paling tidak ia percayai. Telepon itu jatuh ke tangan Asher. Tawaran Jimmy kepada Asher: jika Asher mau menghabiskan 24 jam di ruang isolasi, Kweli akan mendapat 10.000 dolar atas nama Asher. Pilihan sepenuhnya ada di tangan Asher.

Kweli mengakui situasinya aneh, karena orang yang paling sering bertengkar dengannya kini memegang kesempatan agar ia mendapat 10.000 dolar. Jimmy membingkainya sebagai pertanyaan apakah pemain paling egois akan melakukan sesuatu yang tidak mementingkan diri sendiri. Asher menerimanya. Di ruang isolasi ia merenung bahwa mungkin ia tidak akan pernah sedekat Kweli, Ryan, dan Pierce, yang sudah seperti saudara, atau Kevin dan Uthman yang selalu bersama. Ia berharap hubungan itu masih bisa diperbaiki.

Pada hari ke-102, Kweli mendapat pilihan dari Jimmy: bertukar tempat dengan Asher sehingga waktunya diulang. Jika Kweli bertahan 24 jam, keduanya mendapat 10.000 dolar. Jika tidak bertukar, Asher menyelesaikan tantangannya dan hanya Kweli yang mendapat uang. Kweli memilih bertukar dan berada di ruang isolasi lebih dari 28 jam. Pada hari ke-103, keduanya mendapat hadiah. Seorang kontestan memuji mereka karena bekerja sama dan tidak membiarkan Jimmy mengadu domba. Menurut narasi, kedamaian kembali ke mansion, setidaknya untuk satu malam.

Panggilan berikutnya datang dari KSI. Hukumannya, lagu "Thick of It" diputar berulang-ulang dari speaker selama 24 jam. Baru 18 menit berjalan, seorang kontestan sudah mengeluh telinganya "berdarah", dan ada yang berseru akan merelakan mansion jutaan dolar asal tidak mendengar lagu itu lagi. Para kontestan juga mengatakan bahwa mencoba tidur dengan lagu itu terus diputar jauh lebih parah daripada mendengarnya di siang hari.

48:03

Babak final: tangan di mansion, 600.000 dolar di depan mata

Menjelang akhir, enam kontestan tersisa: Ryan, Kweli, Uthman, Pierce, Kevin, dan Asher. Masing-masing mengungkapkan alasannya bertahan. Ada yang pernah berpindah-pindah tempat tinggal, diusir, dan tidak punya rumah. Ada yang mengatakan keluarganya sedang kesulitan keuangan dan bergantung padanya. Ada pula yang mengingatkan bahwa Jimmy pernah bilang video ini bisa berlangsung dua sampai empat tahun, sehingga ia datang dengan persiapan sampai akhir.

Pada hari ke-116, Jimmy melakukan sesuatu yang ia sebut belum pernah ia lakukan sepanjang sejarah channel-nya. Ia ikut serta dalam tantangan terakhir: siapa yang terakhir melepas tangan dari mansion, menang. Ia membawa 600.000 dolar tunai. Setiap kontestan yang menyerah sebelum Jimmy mendapat 100.000 dolar, tetapi jika Jimmy menyerah lebih dulu, semua tawaran uang batal. Jimmy menambahkan bahwa jika ia yang menang, mansion tetap menjadi miliknya. Tantangan baru dimulai setelah semua setuju, dan setiap orang dipasangi kamera tangan.

Pilihan ini membagi para kontestan. Uthy mengatakan ia datang tanpa membawa apa-apa sehingga tidak rugi apa-apa jika pulang dengan tangan kosong. Ia menolak 100.000 dolar dan bercerita bahwa ia pernah kehilangan segalanya, tidak punya rumah, dan tidur di mobil. Bagi sebagian lain, uang itu terlalu menggoda, apalagi tidak ada yang yakin Jimmy mau bertahan lebih dari 24 jam.

Kweli menjadi yang pertama melepas tangan dan mengambil 100.000 dolar. Ryan, yang pernah dirantai bersamanya selama 31 hari, mengatakan sejak awal ia bertekad bahwa jika Kweli maju, ia ikut maju. Ryan kemudian menyusul, begitu pula Pierce, yang mengakui bahwa tantangan Jimmy memang sulit. Yang tersisa adalah Asher, Uthy, Kevin, dan Jimmy.

Menurut para peserta, tantangan ini sangat sulit dijelaskan. Makan, mencuci tangan, dan ke toilet menjadi rumit, tetapi yang paling sulit adalah tidur. Jimmy memilih tidur lebih dulu dengan alasan para kontestan punya insentif untuk menjaganya. Jika tangannya lepas, dua di antara mereka akan pulang tanpa apa-apa. Kevin bahkan menduduki tangan Jimmy agar tetap menempel, karena ia ingin semua yang tersisa pulang membawa sesuatu.

Pada hari ke-117, Kevin melepas tangan dan mengambil 100.000 dolar. Ia mengatakan tidak kecewa meski tidak mendapat mansion. Jimmy lalu langsung ikut menyerah, yang berarti Asher dan Uthy tidak lagi bisa mendapatkan uang. Hanya satu dari mereka yang akan pulang membawa sesuatu: mansion itu.

54:07

Dua orang terakhir

Salah satu finalis mengatakan ia berjuang bukan untuk dirinya, melainkan untuk ayahnya. Uthy menyebut itu alasan yang terhormat, lalu menambahkan bahwa sayangnya ia tidak mudah bersimpati. Asher terus terjaga agar tidak kalah, sementara Uthy berhasil tidur beberapa jam tanpa memindahkan tangannya. Saat Jimmy berkunjung, Asher mengaku tidak ingat apa yang ia lakukan satu jam terakhir, meski belum sampai berhalusinasi, dan mengatakan sudah lebih dari 32 jam tidak tidur. Ia berencana tidur malam itu dengan tangan tersangkut di jendela, dan bersikeras bahwa ia tidak banyak bergerak saat tidur. Uthy memperkirakan bahwa di pekerjaannya dulu, ia butuh lebih dari 20 tahun untuk bisa membeli rumah seperti ini, dan kemenangan akan mengubah hidupnya serta keluarganya.

Rumah itu kini terasa seperti rumah hantu. Dulu ada 15 orang yang tertawa di sana, sekarang tinggal dua. Jimmy merangkum bahwa dari semua yang berjanji tidak akan pernah pergi, hanya Asher dan Uthy yang menepati janji itu setelah melewati pertemanan dan kesulitan selama empat bulan.

Akhirnya Jimmy memanggil Uthy dan memutar rekaman kamera tangan Asher di hadapannya. Rekaman itu menunjukkan dengan jelas bahwa tangan Asher terlepas. Asher dinyatakan tereliminasi, dan Uthy menjadi orang terakhir setelah 119 hari di dalam mansion. Jimmy menyerahkan akta kepemilikan yang memuat nama Uthy dan tanda tangannya, dan Uthy berlari keluar sambil berteriak kepada semua orang bahwa ia mendapatkan mansion itu.