Empat Pria, Satu Toko Penuh Makanan, dan Hadiah Satu Juta Dolar: Kisah 202 Hari Menghabiskan 4,3 Juta Kalori
MrBeast ミスタービーストDalam video ini, MrBeast (Jimmy) memberi empat kontestan tantangan yang menurut mereka sendiri "mustahil". Mereka harus menghabiskan seluruh isi sebuah toko bahan makanan tanpa pernah keluar dari toko. Jika berhasil, mereka mendapat satu juta dolar. Keempatnya adalah Juan, Jackson, serta kakak-beradik Reyhan dan Eldin. Mereka bukan orang baru di toko itu. Video ini mengikuti bagaimana mereka menyusun strategi, kehilangan sebagian hadiah, menerima bantuan dari berbagai pihak, sampai akhirnya menyuap gigitan terakhir di depan keluarga dan ratusan penonton.
Latar Belakang: Dari Lawan Menjadi Satu Tim
Keempat pria ini sebelumnya bersaing dalam video toko bahan makanan pertama, sebuah tantangan "siapa yang terakhir keluar". Menurut narasi Jimmy, pada hari ke-67 tidak satu pun dari mereka mau menyerah. Ia lalu menawarkan kesempatan untuk melanjutkan dan melipatgandakan hadiah empat kali dengan satu syarat: toko diisi ulang dan mereka harus menghabiskan semuanya. Di bagian akhir video, Jimmy menyebut hadiah kompetisi awal itu 250 ribu dolar. Karena itu, hadiah empat kali lipatnya menjadi satu juta dolar.
Saat tantangan baru dimulai, mereka sudah cukup terkenal. Orang-orang berdiri di luar toko hanya untuk menonton mereka. Ditanya apakah aneh terus ditatap penggemar seharian, salah satu kontestan menjawab hal itu justru membuat mereka semangat.
Skala Masalah: 4,3 Juta Kalori dan Aturan "Satu Kalori Satu Dolar"
Langkah pertama mereka adalah mendata seluruh isi toko dan menghitung kalorinya. Daftarnya antara lain 105 bungkus roti tawar, 34 kaleng pir, 96 V8, 271 tuna, 400 toples bumbu, dan 22 kaleng salsa. Totalnya 4,3 juta kalori. Jimmy menghitung bahwa jika masing-masing dari empat orang makan 2.000 kalori sehari, perlu lebih dari setahun untuk menghabiskannya.
Aturan inti tantangan ini menyangkut makanan yang rusak. Setiap kalori yang basi atau kedaluwarsa mengurangi satu dolar dari hadiah. Jika lebih dari seperempat makanan rusak, seluruh hadiah hilang. Ada juga garis merah di lantai yang tidak boleh diinjak atau dilewati. Untuk memastikan tidak ada kalori yang dibuang diam-diam, tim produksi menempatkan orang yang memantau setiap bagian toko 24 jam sehari.
Karena itu strategi awal mereka berfokus pada makanan yang paling cepat busuk. Buah dan sayur dipindahkan dari rak ke freezer. Saat blueberry tumpah ke lantai, Jimmy bercanda bahwa itu "80 kalori alias 80 dolar". Para kontestan menolak membuangnya dan tetap memakannya. Makan malam pertama adalah cheesesteak buatan salah satu kontestan, yang sengaja dipilih supaya bisa memakai banyak paprika. Pada malam pertama itu mereka baru menghabiskan sekitar 10.000 kalori.
Pembagian Peran dan Rutinitas Harian
Pada hari kedua dan ketiga, pembagian kerja mulai terbentuk. Jackson memeras jeruk dan mengubah buah menjadi jus atau smoothie. Reyhan dan Juan memotong lalu membekukan kembang kol. Hampir seluruh roti juga dibekukan karena roti mengandung banyak kalori dan mereka "tidak mau kehilangan satu sen pun". Di hari ketiga mereka menghitung total 65.941 kalori yang sudah dimakan. Saat Jimmy bertanya apakah mereka sudah mencapai satu persen, semuanya menjawab belum.
Untuk menjaga semangat di tahap berikutnya, mereka memutuskan menghabiskan dulu makanan yang tidak mereka sukai, misalnya bawang yang membuat salah satu kontestan hampir ingin berhenti. Olahraga juga menjadi bagian dari strategi. Logika mereka: membakar kalori sebanyak mungkin supaya bisa makan lebih banyak. Produksi juga mengganti makanan tidak sehat di toko dengan versi yang lebih sehat, misalnya Froot Loops diganti sereal protein, dan menyediakan pelatih pribadi bernama John yang melatih mereka setiap hari.
Dari sini rutinitas mereka mapan. Juan memulai hari dengan menyapa penggemar di luar. Jackson membuat smoothie. Reyhan, menurut narasi, belajar membuat 4,3 juta kalori itu terasa enak. Ia bercerita membaca buku masak setiap malam untuk mencari ide.
Eldin dan Kemerosotan Semangat
Narasi menggambarkan kelompok ini seperti "mesin yang terawat baik, kecuali satu orang". Eldin mengaku sedih karena mereka sudah sangat lama di sana dan kini berempat melawan 4,3 juta kalori. Ia bahkan mengatakan hal itu membuatnya ingin kembali ke tantangan siapa yang terakhir keluar. Suasana hatinya membuatnya sering kesiangan, melewatkan latihan, dan kadang menolak makan.
Jimmy lalu datang dan ikut berlatih bersama mereka untuk membangkitkan semangatnya. Setelah itu Eldin mengatakan ia merasa lebih kuat dan menikmati hidup. Ia tetap ingin berada di luar, tapi menyadari bahwa makin cepat mereka makan, makin cepat mereka keluar. Setelah lebih dari seminggu, Jimmy mencatat belum ada satu kalori pun yang terbuang dan hadiah satu juta dolar masih utuh.
Hari ke-10: Troli Tutup Mata dan Sepuluh Binaragawan
Pada hari ke-10 Jimmy membawa tantangan pertama. Ia dan para kru berkeliling toko dengan mata tertutup sambil mendorong troli. Para kontestan memandu dari atas dan hanya punya waktu satu menit. Jimmy berjanji apa pun yang masuk troli akan "dibantu dihabiskan". Jika dipandu dengan benar, menurutnya troli bisa terisi sekitar 100.000 kalori.
Kenyataannya kacau. Para kru menabrak rak dan tembok, salah paham soal kanan dan kiri, dan troli hanya terisi sedikit. Jimmy lalu mengungkapkan siapa yang akan membantu menghabiskan isinya: sepuluh binaragawan. Karena isi troli sedikit, dampaknya kecil, dan para binaragawan sendiri mengakui bantuan mereka tidak terlalu berarti.
Narasi kemudian merangkum posisi mereka. Setelah 10 hari, mereka sudah makan 200 ribu kalori. Sebagian besar berasal dari buah dan sayur yang hampir habis, tetapi jumlah itu bahkan belum 10 persen dari total kalori toko. Lorong-lorong masih penuh.
Hari ke-100 di Toko dan Hadiah untuk Keluarga
Hari ke-11 tantangan ini bertepatan dengan hari ke-100 mereka tinggal di toko sejak video pertama, dan juga ulang tahun salah satu kontestan. Untuk merayakannya, Jimmy membawa troli berisi 40.000 dolar: masing-masing 10.000 dolar untuk keluarga setiap kontestan, karena mereka sudah 100 hari jauh dari rumah. Para kontestan menyebut siapa penerimanya. Ada yang memilih istrinya, yang berulang tahun keesokan harinya. Ada yang memberikannya kepada orang tua untuk berlibur. Ada pula yang menyebut istrinya sebagai orang yang mengurus anak-anaknya.
Narasi menekankan bahwa isolasi panjang membuat keempat orang ini menjadi semacam keluarga sendiri. Salah satu dari mereka membuat tanda Hari Ibu untuk istri, saudara perempuan, dan ibu kontestan lain, termasuk versi bahasa Spanyol. Mereka juga saling mencukur rambut. Reyhan, yang ingin cepat pulang, mulai mengambil alih memasak untuk seluruh kelompok.
Hari ke-20: Kalori yang Dibakar Menjadi Donasi
Di hari ke-20 Jimmy mengubah olahraga menjadi kegiatan amal. Keempat kontestan memakai Fitbit Air. Selama sepuluh hari berikutnya, setiap kalori yang mereka bakar akan dikeluarkan dari toko dalam bentuk makanan, dimasak, lalu dibagikan kepada orang yang membutuhkan. Jimmy meminta pelatih John memastikan tidak ada yang memaksakan diri dan menegaskan bahwa jika John menyuruh istirahat, mereka harus menurut.
Esok paginya pukul 6 semua sudah bangun dan berolahraga berjam-jam, kecuali Eldin yang bangun sekitar pukul 9.30–10. Ia mencoba ikut latihan tapi menyerah karena kelelahan dan mengaku merasa kalah. John menjelaskan penyebabnya dengan sederhana: yang lain unggul dua jam setiap hari. Eldin disebut tertinggal sekitar lima ribu kalori, sementara yang lain membakar lebih dari 4.000 kalori per hari. Yang memimpin justru Juan, kontestan tertua, yang disebut sudah melompat-lompat selama lima jam.
Kerugian Pertama: 6.614 Dolar karena Sayuran Beku
Ketika Jimmy bertanya apakah ada makanan basi, keempatnya yakin jawabannya nol. Jimmy lalu memperkenalkan Quinn, spesialis keamanan makanan. Quinn menunjukkan sayuran yang terlalu lama di freezer dan menurutnya sudah tidak aman dimakan. Para kontestan membantah karena menurut mereka sayurannya masih tampak bagus. Ada yang mengakui kubis Brussel-nya agak kecokelatan. Jimmy mengatakan inilah alasan ia membayar Quinn: ia tidak mau ada yang sakit.
Isi troli sayuran itu dihitung: 6.614 kalori, berarti 6.614 dolar dipotong dari hadiah. Sempat muncul saling menyalahkan soal siapa yang seharusnya mengurus tanggal kedaluwarsa, sebelum yang lain mengingatkan bahwa mereka satu tim. Salah satu kontestan mengatakan rasanya seperti ditampar, karena mereka sudah bekerja keras supaya tidak kehilangan uang tapi tetap kehilangan.
Untuk mengangkat semangat, Jimmy membawa Alison dari video lain yang sedang diproduksi. Dalam video itu Alison harus dirantai dengan orang asing setiap lima hari, dan kali ini pasangannya Juan. Para kontestan mengatakan Alison makan sebanyak mereka.
Hasil Donasi Pertama: 201.768 Kalori
Pada hari ke-30 diumumkan bahwa mereka, termasuk Alison, membakar 201.768 kalori dalam 10 hari. Jumlah makanan sebesar itu dibawa ke dapur lalu ditumis, digoreng, direbus, dipanggang, dan dimasak di air fryer. Salah satu kontestan bercerita bahwa ia dan saudaranya, Eldin, datang dari Eropa sebagai imigran. Dulu mereka tidak langsung punya makanan dan tidak punya banyak uang, jadi kini mereka senang bisa memberi kembali kepada komunitas. Menurut narasi, lebih dari 300 orang menerima makanan.
Setelah itu Alison harus pergi untuk dirantai dengan orang asing berikutnya, dan suasana toko kembali sepi. Salah satu kontestan bercerita anaknya bertanya apakah ayahnya bisa melewati garis merah. Ia hanya bisa menjawab bahwa ia akan segera pulang. Setiap kali melewati lorong-lorong itu, katanya, ia teringat bahwa ia belum akan pulang.
Fase "Makan, Makan, Makan" dan Gesekan di Dalam Tim
Reyhan lalu memasak tanpa henti. Mereka makan empat kali sehari ditambah empat smoothie, dan Reyhan menyebut angka 37.000 kalori sehari, atau sekitar 40 ribu jika minuman dihitung. Ia melihat kulkas dan freezer mulai kosong dan yakin mereka akan segera keluar. Narasi justru menunjukkan rak yang masih penuh dan menyebut obsesi itu membuatnya mengambil lebih banyak daripada yang sanggup mereka habiskan.
Ketegangan pun muncul. Eldin menolak menghabiskan kentang, dan Reyhan menegurnya dengan keras: ia tidak boleh mengeluh setiap hari, tidak boleh "kayak anak kecil", dan makanan yang tidak habis akan mengurangi hadiah. Seseorang menyarankan menyimpannya di kulkas, tetapi Reyhan menjawab tidak akan ada yang memakannya kalau disimpan di sana.
Untuk menenangkan pikiran, Reyhan membuat tempat makan burung dari biji-bijian toko. Setiap pagi ia duduk di dock dan menikmati suara burung, katanya rasanya seperti di spa. Ia menunggu seharian, tetapi tidak ada satu burung pun yang datang.
Surat dari Juan
Salah satu momen paling emosional muncul dari hal kecil. Juan bercerita bahwa suatu hari di kasir, Reyhan bertanya apakah ia bisa membaca dan menulis bahasa Inggris. Juan menjawab tidak. Reyhan memberinya pulpen dan mulai membuat tes dengan kata-kata pendek. Juan mengaku sempat frustrasi karena tidak bisa mengeja, tetapi Reyhan menyemangatinya. Lama-kelamaan Juan bisa menyusun kalimat pendek, lalu akhirnya menulis surat terima kasih yang panjang untuk Reyhan.
Reyhan menyebut menerima surat itu sebagai salah satu momen terbaik dalam hidupnya dan berjanji menyimpannya seumur hidup. Narasi menafsirkan bahwa setelah beberapa hari Reyhan terlalu fokus pada diri sendiri dan keluarganya, surat itu mengingatkannya bahwa membantu orang lain, bahkan orang asing, terkadang bisa menjadi hadiah terbesar.
Masih dalam semangat itu, Jimmy mengumumkan kaus bergambar wajah masing-masing kontestan. Setengah hasil penjualan setiap kaus diberikan kepada kontestan yang wajahnya tercetak. Menurut Jimmy, ide ini muncul karena setelah video pertama banyak orang bertanya bagaimana cara membantu mereka mendapat uang tambahan. Kaus itu dibagikan langsung kepada kerumunan penggemar di luar toko.
Hari ke-40: Lapangan Futbol Mini dan Pemain yang Mengantuk
Di hari ke-40 Jimmy membawa rumput dan membuat lapangan futbol mini. Kontestan ditempatkan di lapangan lalu harus menangkap bola memakai troli. Setiap tangkapan, dimulai dari garis 10 yard dan bertambah setiap 10 yard, memberi mereka tambahan pemain futbol yang akan membantu makan selama 24 jam. Salah satu pemain mengaku bisa makan 20 ribu kalori sehari, dan Jimmy memperkirakan sepuluh pemain seperti itu bisa membuat mereka pulang seminggu lebih cepat.
Juan, yang mengaku tidak pernah main futbol waktu kecil, berhasil menangkap bola. Eldin gagal menangkap lemparan quarterback ECU, Mitch, yang sebenarnya bisa memberi enam pemain. Jackson lalu menangkap lemparan jauh yang menaikkan jumlah pemain dari tiga menjadi tujuh. Mereka sengaja merekrut pemain terbesar dan paling lapar. Namun menurut narasi, makan ribuan kalori secepat mungkin justru membuat para pemain mengantuk. Setelah 24 jam, pelatih mereka datang dan membawa mereka keluar.
Juan kemudian dipinjam lagi untuk video rantai orang asing selama beberapa hari. Jimmy tidak membocorkan hasilnya. Begitu Juan kembali, semangat kelompok langsung naik.
Hari ke-50: Keluarga Masuk ke Toko
Di hari ke-50, keluarga para kontestan diizinkan tinggal 24 jam di toko setelah berbulan-bulan tidak bertemu. Kunjungan ini juga dijadikan sesi makan, dengan jadwal makan dan smoothie setiap jam. Salah satu istri memasak, dan suaminya menyebut itu mungkin masakan terenak selama empat bulan di sana. Menurut narasi, keluarga merekalah yang paling banyak menyumbang kalori dibanding kelompok bantuan lain.
Setelah keluarga pergi, toko kembali sepi, tetapi semangat mereka disebut "membara". Salah satu kontestan bercerita ia sering bermimpi tentang keluarganya dan masih terngiang suara anak-anaknya memanggil "Ayah". Ia menyebut sudah 140 hari sejak pertama masuk dan tidak akan keluar sebelum membuat keluarganya bangga. Mereka berolahraga gila-gilaan dengan rencana yang sama: bakar banyak kalori supaya bisa makan banyak kalori.
Cedera Juan dan "Operasi Menyembuhkan Juan"
Dorongan itu memakan korban. Pergelangan kaki Juan sakit dan bengkak. Kontestan lain menyuruhnya istirahat dan mengompresnya dengan es, tetapi menurut mereka ia tidak terlalu menurut. Saat diperiksa, kakinya disebut meradang dan sakit saat dipakai berlari. Ia dilarang memakai treadmill, diberi kruk, dan diminta tidak menahan beban selama 2–3 hari. Juan sendiri mengakui ia tidak mendengarkan dan terus mondar-mandir.
Di saat yang sama, dock tempat mereka biasa menghirup udara luar dikunci tanpa penjelasan. Mereka mulai rindu sinar matahari. Jimmy kemudian mengungkapkan alasannya: area itu diubah menjadi teras dengan garis merah yang dipindahkan, sehingga mereka bisa berjemur di luar. Di sana ia juga memberi peringatan bahwa hari ke-60 mungkin menjadi hal tersulit yang pernah mereka lakukan.
Para kontestan lalu menjalankan apa yang disebut narasi sebagai Operasi Menyembuhkan Juan. Mereka membuat Juan tetap duduk dengan mengajaknya berlatih bahasa Inggris sambil dibuatkan smoothie, dan menyiapkan kolam kecil sebagai terapi air buatan sendiri. Juan berencana banyak istirahat selama empat hari. Menurut narasi, cara ini berhasil: Juan kembali berjalan normal dan mengatakan kakinya jauh lebih baik.
Hari ke-60: Treadmill Emas dan Lari 100 Mil
Tantangan hari ke-60 adalah "treadmill emas". Saat itu toko berisi 2,4 juta kalori, dan begitu timer 24 jam dimulai, angka itu terus turun. Berapa pun angkanya saat mereka mencapai 100 mil, sebanyak itulah kalori yang dikeluarkan Jimmy dan disumbangkan. Jika gagal mencapai 100 mil dalam 24 jam, tidak ada kalori yang diambil. Artinya mereka berpacu dengan waktu: makin lambat, makin kecil hasilnya. (Di segmen ini juga ada promosi sepatu Kizik yang dibagikan kepada para kontestan.)
Juan memulai dengan kecepatan tujuh. Jimmy mengingatkan, jika Juan cedera lagi, tim kehilangan satu kontestan. Mereka belum punya rencana pembagian giliran, lalu memutuskan masing-masing berlari satu mil bergantian. Mereka juga menyiapkan pos air dan camilan serta beristirahat di sela giliran. John memperkirakan kecepatan awal mereka mungkin bertahan sampai mil ke-30, tetapi karena tantangannya setara empat maraton, mereka akan melambat sekitar mil ke-50. Menurut narasi, prediksi itu hampir tepat.
Juan mengaku belum pernah berlari sejauh itu, dan mil pertama yang pernah ia lari baru beberapa hari sebelumnya. Ia tidak merasa capek, hanya lututnya yang sakit. Seorang kontestan kram. Penghitung kalori sempat turun di bawah satu juta, dan jika mereka terus melambat, angkanya bisa mencapai nol sehingga semua usaha sia-sia. Mereka mengingat alasan masing-masing: anak-anak yang bangga pada ayahnya, orang tua, sahabat bernama Casey. Untuk mil terakhir didatangkan tukang pijat.
Hasilnya 600 ribu kalori dikeluarkan dari toko. Jimmy membandingkannya dengan kelompok yang lebih atletis yang pernah melakukan tantangan serupa dan hanya mencapai 350 ribu. Para kontestan memperkirakan menghabiskan 600 ribu kalori sendiri akan butuh minimal dua bulan.
Tamu-Tamu yang Membantu Makan
Setelah itu datang beberapa tamu. Jim dan Monika, teman Jimmy yang sedang mengikuti video keliling dunia dengan Lamborghini, masuk ke toko dengan mobilnya dan tidak boleh pergi sebelum makan setidaknya 10 ribu kalori. Para kontestan tidak boleh membantu mereka makan. Mereka membuatkan smoothie sekitar 5 ribu kalori dan pasta, sementara Eldin berkeliling toko naik Lamborghini.
Kunjungan itu mengingatkan para kontestan bahwa kehidupan di luar terus berjalan, terutama bagi Juan. Ia bercerita bahwa di negara tempat ia lahir, setiap tanggal 4 Juli ia bermain sepak bola, tradisi yang sudah ia ikuti selama 25 tahun. Tahun ini pertama kalinya ia absen. Narasi menyebut Juan beberapa hari terpisah dari kelompok tanpa makan satu kalori pun, dan setelah lebih dari 150 hari ia sadar banyak yang ia lewatkan. Ditanya apakah ingin keluar, Juan menjawab ingin pulang. Jimmy lalu membawa turnamen sepak bola itu ke dalam toko. Teman dan keluarga Juan membantu menghabiskan 55 ribu kalori, dan Juan menyatakan sangat bahagia.
Meski begitu, sisa makanan masih banyak, terutama kacang kalengan. Para kontestan mulai memakan hal-hal yang tidak mereka sukai, misalnya jus bawang yang baunya disamakan dengan ruang ganti anak SMA, dan smoothie berisi protein labu, rice cake, lima porsi sirup maple, dan cokelat batangan yang ternyata menurut mereka "tidak terlalu parah".
Melawan Joey Chestnut demi Mobil Baru
Mendengar para kontestan membicarakan mobil impian (mobil sport, truk kerja, dan SUV untuk Reyhan yang ingin punya anak lagi), Jimmy membawa masuk mobil-mobil itu. Untuk memenangkannya, mereka harus melawan pemakan kompetitif Joey Chestnut. Lima orang, termasuk Jimmy, harus menghabiskan 8 pon kacang sebelum Joey menghabiskan 16 pon, angka yang disebut rekor dunia. Setelah adegan panik saling membantu, tim Grocery Boys berhasil.
Menurut narasi, kekalahan tidak memengaruhi Joey karena ia baru saja memecahkan rekor dunia lagi, sementara keempat kontestan masing-masing memenangkan mobil baru. Jimmy menyebut kalori yang tersisa kini resmi di bawah satu juta, artinya mereka sudah makan 75 persen kalori toko. Ada pula adegan bercanda "penangkapan" Silverado biru berpelat J-U-A-N karena kedapatan membawa 15 Feastables, dan para kontestan membongkar rak untuk memberi ruang bagi mobil mereka. Narasi menyebut mobil-mobil itu menjadi pengingat tentang tim yang terbentuk di antara mereka. Mereka saling memuji: Juan selalu bersih-bersih dan bangun paling awal, Jackson menjadi panutan di gym, Eldin selalu membuat yang lain tertawa.
Hari ke-100: Kontestan Video Pertama Kembali
Di hari ke-100 tantangan, Jimmy mendatangkan para kontestan video toko pertama untuk membantu makan selama satu jam. Ia mengingatkan bahwa 189 hari sebelumnya orang-orang asing ini masuk ke toko dan tanpa sadar mengikuti kompetisi berhadiah 250 ribu dolar. Mereka mengunjungi tempat-tempat lama seperti "Benteng Beku" yang kini jadi gym dan lorong tempat Xavian tinggal dulu. Gunner membawakan panci dan wajan baru untuk Juan.
Kunjungan itu membuat Jimmy menyadari bahwa para kontestan sebenarnya bukan sudah 100 hari di toko, melainkan 190 hari, karena saat toko diisi ulang mereka harus menunggu 22 hari lagi. Menurut narasi, kesadaran itu membuat mereka makin ingin keluar secepatnya. Blender dipakai untuk terakhir kalinya, telur beku dan udang terakhir dihabiskan. Mereka juga mencapai tonggak yang mereka tetapkan empat bulan sebelumnya: jika sudah sampai ke steak, berarti mereka menang.
Rencana Lamaran Jackson
Saat yang lain merayakan garis finis yang makin dekat, Jackson mengumumkan bahwa setelah lama berpikir selama di toko, ia ingin melamar pacarnya. Ia gugup meminta izin kepada orang tua pacarnya dan terus menundanya, sampai Jimmy mendatangkan mereka. Jackson memuji putri mereka dan meminta izin menikahinya, dan mereka langsung mengiyakan. Ia memilih cincin berbentuk oval karena pacarnya menginginkan cincin yang unik. Juan, yang mengaku tidak punya cincin untuk istrinya, juga dipersilakan memilih satu.
Penghargaan Data Fitbit dan Sisa Kalori Terakhir
Menjelang akhir, Jimmy mengadakan penghargaan berdasarkan data Fitbit Air dan aplikasi Google Health yang dipakai selama 110 hari, setelah para kontestan setuju membagikan datanya. Jackson membakar kalori terbanyak, 451.299 kalori. Eldin tidur paling lama, 1.054 jam 4 menit. Reyhan memasak kalori terbanyak, 2.011.555. Juan mencatat langkah terbanyak, 2.735.000 langkah. Masing-masing juga mendapat langganan seumur hidup Google Health Premium dengan pelatih kesehatan pribadi, yang menurut Jimmy dimaksudkan agar hasil yang mereka capai di toko bisa dipertahankan di dunia nyata.
Ketika sisa kalori kurang dari 50 ribu dan tinggal dua hari, Jimmy mengumumkan bahwa mereka resmi telah memakan 4,3 juta kalori dan hanya kehilangan 6.614 dolar. Reyhan menyiapkan makan malam terakhir dengan roti, keterampilan yang menurutnya paling berharga yang diajarkan ibunya. Ia juga menyimpan satu kejutan untuk perang makanan terakhir, mengulang momen dari masa lalu ketika mereka mengira akan segera pulang. Narasi menyebut adegan itu bukan kebosanan atau tindakan menyakiti diri, melainkan bentuk penghormatan pada perjalanan yang sudah mereka lalui.
Gigitan Terakhir
Setelah lebih dari 200 hari, ratusan penggemar berdiri di tengah hujan untuk menyaksikan makanan terakhir. Tersisa 3.882 kalori. Di depan keluarga dan, menurut Jimmy, "setengah warga kota", ia mengingatkan bahwa 202 hari sebelumnya keempat pria ini masuk toko untuk berbelanja, dan kini mereka telah mengalahkan lebih dari 90 orang. Diiringi teriakan "Makan!", mereka menghabiskan gigitan terakhir dan dinyatakan bebas pergi.
Pada malam terakhir mereka mengaku belum tahu seperti apa rasanya kembali ke kehidupan normal setelah bersama 24 jam sehari tanpa orang lain. Salah satu dari mereka mengatakan tidak mungkin melakukan ini dengan orang lain. Mereka masuk tanpa saling kenal dan keluar sebagai sahabat. Di luar, Jimmy mengumumkan mereka memenangkan satu juta dolar. Juan memberikan cincin kepada istrinya dan mengingatkan cincin lama yang dulu harus dikembalikan karena mereka tidak punya uang. Jackson melamar pacarnya, yang menjawab "iya". Jimmy menutup video dengan mengatakan bahwa cara video ini berakhir "gila banget".
Aku baru aja beli seisi toko bahan makanan ini dan, serius ya, ini gila. Kalau keempat kontestan ini habisin semua yang ada di dalam, mereka dapat satu juta dolar.
Oh. Ya ampun. Wow. Maksudmu semuanya? Semuanya.
Kalian akan coba sesuatu yang belum pernah dilakuin. Menghabiskan seluruh makanan sebanyak satu kota. Jutaan dan jutaan kalori, tanpa pernah keluar dari toko ini.
Itu mustahil.
Pilih lorong. Ayo kita mulai, guys. Ini bisa makan waktu setahun, entahlah. Kita mulai dari sini. Semua ini masih bagus sampai 2028, jadi nggak perlu khawatir.
Kalian punya banyak rumput laut di sini. Menurut kalian gimana? Aku belum pernah makan ini sih, tapi kali ini harus. Ya. Iya.
Jadi, apa rencananya, guys? Aku nggak tahu. Makanannya ada banyak banget. Kita harus mendata seluruh isi toko. Kita hitung semua kalorinya.
105 bungkus roti tawar. 34 kaleng pir. 96 V8. Karena ini lorong baru. 271 tuna. 400 toples bumbu. 22 kaleng salsa. Ayo. Selesai.
Banyak banget. Makanannya banyak banget. Aduh, aduh, kebanyakan. Kebanyakan banget.
Buah dan sayuran jelas yang pertama bakal busuk. Iya. Ke bagian buah dan sayur. Juan, sini. Ambil pisang.
Cheers. Cheers. Gigitan makanan pertama. Udah satu gigit. Tinggal satu juta lagi.
Kalian lagi ngelihat 4,3 juta kalori makanan. Artinya? Kalau mereka berempat masing-masing makan 2.000 kalori sehari, butuh lebih dari setahun untuk menghabiskan semua makanan di sini.
Jadi, buah dan sayur pasti bakal busuk duluan, kan? Kita harus habisin duluan itu. Kita harus mindahin semua buah dan sayur ini dari rak ke freezer.
Membiarkan makanan kedaluwarsa adalah hal terburuk yang bisa mereka lakukan, karena setiap kalori yang rusak artinya satu dolar dari hadiah mereka hilang. Jadi, kalau lebih dari seperempat makanan di toko ini rusak, seluruh hadiah mereka akan habis.
Oke, buah beri ini. Wah! Oh, aduh.
Ada sekitar 80 kalori blueberry di lantai. Alias 80 dolar. Guys, udah buang aja sih.
Nggak, nggak, nggak, nggak. Nggak apa-apa. Cuma 20 dolar per buah. Kita aman. Kita bisa makan ini. Meski udah tergeletak di lantai selama beberapa menit, rasanya masih enak.
Kita udah selesai mindahin semua buah dan sayur ke freezer supaya nggak busuk. Kita makan apa untuk makan malam?
Makanan pertama, aku mau bikin cheesesteak. Ini salah satu makanan favoritku. Ditambah lagi, kita bisa pakai banyak paprika.
Makanan pertama di toko bahan makanan. Cheers. Kerja bagus.
Toko ini punya 4,3 juta kalori makanan. Sejauh ini, kalian baru makan 10.000 kalori, ya. Ini bakal lama banget.
Satu hal lagi. Kalian nggak boleh menginjak atau melewati garis merah.
Satu. Dua. Tiga. Tim. Ya ampun. Kita lihat aja nanti.
Ya ampun. Ada kamera yang terus mengarah ke aku.
Matiin lampunya. Selamat malam, Eldin. Selamat malam, Jimmy. Selamat malam, Reyhan. Selamat malam, Jackson. Selamat malam, Juan. Selamat malam, Jimmy.
Ayo mulai hari ini. Wow. Banyak banget makanan yang harus kita habisin.
Apa kabar, guys? Ini hari kedua di toko bahan makanan. Rencananya, bekuin sayuran dan buat jus dari buah. Kami berusaha habisin sayuran dan buah secepat mungkin supaya nggak ada yang busuk.
Jadi, masing-masing orang punya tugas di sini. Jackson membuat jus jeruk segar yang langsung diperas. Reyhan dan Juan mengurus kembang kol. Ngebekuin kembang kol. Dan mereka juga memastikan semua itu nggak busuk.
Ayo kita bikin lorong roti jadi lebih baik. Ini lorong rotinya. Kami mau bekuin hampir semuanya supaya nggak ada yang busuk karena roti mengandung banyak kalori. Semoga semuanya bisa tahan lama. Kami nggak mau kehilangan satu sen pun dari hadiah satu juta dolar ini.
Semangatnya tinggi. Kami semua senang. Sejauh ini, kami melahap kalori kayak nggak ada apa-apanya. Kami memang agak capek. Kami cuma harus terus lanjut.
Selamat hari ketiga. Apa kabar, guys? Hei! Mantap. Belum ada yang keluar, ya. Itu pertanda bagus.
Gimana kalau kita pasang ini di sini? Berhasil gak ya? Yes. Nah, begitu. Udah kayak rumah sendiri, ya? Wah, ini kelihatan bagus banget.
Aneh nggak kalau ada penggemar yang terus menatap kalian seharian? Nggak, itu malah bikin semangat.
Dan itu karena ini bukan video pertama mereka. Mereka awalnya musuh dalam tantangan toko bahan makanan, siapa yang terakhir keluar. Tapi di hari ke-67, saat nggak satu pun dari mereka mau nyerah, aku kasih mereka kesempatan untuk terus lanjut dan menggandakan hadiahnya empat kali lipat dengan satu syarat. Aku mengisi ulang seisi toko dan mereka harus habisin semua yang ada di dalamnya.
Dan sekarang kalian benar-benar terkenal di seluruh dunia. Orang-orang sampai berdiri di luar toko cuma melihat kalian. Iya, aku merasa nggak enak.
Ini hari ketiga. Apa nih rencananya? Untuk buah-sayur, kami ambil banyak dan dipotong. Semuanya di freezer. Semua rotinya sekarang ada di freezer.
Pekerjaan bagus dalam mengawetkan makanan yang sebentar lagi bakal busuk, tapi… Menurut kalian, sejauh ini kita udah makan lebih dari satu persen? Belum. Belum. Nggak juga. Belum. Waduh.
Banyak banget makanan di lorong-lorong ini. Banyak banget. Ini bakal lama. Kayak yang kalian lihat, freezer kita masih penuh makanan. Makanannya emang banyak banget. Kalau dipikir-pikir, emang banyak.
Untuk jaga semangat di tahap selanjutnya, mereka memutuskan menghabiskan makanan yang nggak mereka suka dulu.
Aduh, aku nggak mau makan bawang ini. Nggak apa-apa, bro, santai. Nggak apa-apa. Jangan nangis. Aku hampir berhenti sekarang karena…
Jangan taruh di lantai, bro. Lima dolar, ini.
Tentunya, untuk mastiin mereka nggak membuang kalori tanpa kami sadari. Kami punya orang yang mantau setiap bagian toko ini 24 jam sehari. Tapi jelas, mereka udah menganggap ini sangat serius.
Tambah 320, tambah 90. 220, 300… 17.404, jadi sejauh ini kita udah makan 65.941 kalori.
Kita harus olahraga karena itu bagian besar dari acara ini. Kalau nggak, kita tamat. Strategi kita membakar kalori sebanyak mungkin supaya kita bisa makan lebih banyak.
Tapi untuk memastikan mereka tetap lebih sehat. Ini sereal protein. Ini sereal sehat. Kami singkirkan Froot Loops. Kami ganti yang lebih berkualitas dan seisi toko, kami ganti semua makanan yang nggak sehat dengan versi yang lebih sehat.
dengan versi yang lebih sehat. Tapi bukan itu aja. Aku juga ngebawain kalian pelatih pribadi yang bisa melatih kalian setiap hari.
Coba lihat, Juan. Coba. Oh, iya. Iya. Juan, menurutmu gimana reaksi keluargamu kalau di akhir video kamu jadi kekar? Pasti bakal kaget banget. Iya. Istrimu pasti bilang, “Ya ampun.” Iya.
Latihan selesai. Mereka berhasil. Amigos.
Sampai titik ini, mereka udah punya rutinitas. Juan memulai setiap hari dengan menyapa para penggemarnya. Selamat pagi, semua.
Jackson mengubah makanan menjadi jus atau smoothie. Jackie smooth. Jackie, smooth.
Dan Reyhan belajar membuat 4,3 juta kalori terasa enak. Aku baca buku masak setiap malam untuk melihat apa yang bisa kubuat. Paham maksudku?
Cheers, guys. Juan? Kenapa kamu makannya lambat banget?
Kelompok ini udah kayak mesin yang terawat baik. Kecuali satu orang.
Aku agak sedih sekarang. Kami udah lama banget di sini. Dan kami berempat melawan 4,3 juta kalori. Jadi agak bikin pengen balik ke tantangan siapa yang terakhir keluar.
Ayo, bro. Ayo lanjut. Ayo, bangun, bro. Kok kamu belum capek juga, sih? Juan, mau tiduran sama aku? Nggak.
Mood Eldin yang jelek bikin dia kesiangan dan melewatkan latihan. Selamat pagi, kawan. Dan kadang, dia bahkan menolak makan. Kamu lapar? Kita harus makan bersama.
Jadi, aku putusin dateng untuk melihat apa aku bisa membantunya semangat lagi. Aku mau latihan bareng karena kita harus bakar kalori supaya bisa makan kalori. Ayo, gas.
Ayo habisin seisi toko ini. Ayo. Ayo. Ayo, bro, ayo. Semangatin dia. Semangatin. Ayo semangat.
Jimmy ikut latihan bareng kami. Aku merasa enak. Aku ngerasa lebih kuat. Tim ini luar biasa. Aku menikmati hidup. Jelas aku mau berada di luar, bukan di sini. Tapi semakin cepat kami makan, semakin cepat kami bisa keluar.
Udah lebih dari seminggu, dan kalian belum membuang satu kalori pun. Jujur ya, mereka lebih baik dari yang kukira. Hadiah satu juta dolar itu masih utuh. Kita lihat apa itu berubah minggu depan. Jaga diri, guys.
Hari ke-10. Jimmy. Hei. Ini buat apa? Syukurlah kamu nanya. Kita semua masing-masing punya penutup mata. Aku nggak bisa lihat.
Sebentar lagi, aku dan para cowok akan berkeliling toko dengan mata tertutup. Dan kalian punya waktu satu menit untuk kasih tahu kami apa yang harus dimasukin ke sini. Apa pun yang kami masukin, akan kami bantu habisin.
Jimmy, aku di sini. Kamu lihat aku? Aku yang ngatur kamu. Oke. Oh, nggak. Kalian nggak akan ada di sana. Kalian akan ada di atas sana. Kalau nyuruhnya bener, kalian bisa masukin sekitar 100.000 kalori ke troli. Ya ampun.
Para kontestan, kalian siap? Siap, Pak. Kami siap. Mulai.
Jimmy, belok kanan lalu… Lurus aja. Tunggu, tunggu. Dia ambil troliku. Aku nggak bisa lihat. Bro, tunggu, dia ambil troliku. Kenapa? Jimmy, terus lurus aja. Aku takut. Apaan ini? Aduh!
Terus. Kanan, kanan. Kananmu atau kananku? Belok kiri. Belok kiri. Lihat, lihat, lihat. Belok kiri. Ayo! Terus lurus. Belok kiri. Ke sini.
Oh, kamu mau aku ngambil barang dari sini? Semuanya. Semua kantong itu.
Nolan, Nolan, balik, balik! Aku nggak tahu harus ke mana. Aku nggak bisa lihat. Nolan, kamu mau ke mana? Ini bagus? Ini bagus? Mulai ambil semua barang dari rak.
Tolong aku! Aku nggak bisa lihat apa-apa. Aku nggak bisa lihat apa-apa. Aku nabrak! Nolan. Nolan! Nolan, Nolan. Ambil semua itu dan masukin ke trolimu. Di situ. Ayo masukin.
Satu kotak penuh, satu kotak penuh, Nolan. Apa? Satu kotak penuh! Satu kotak penuh. Nolan! Ambil satu kotak penuh. Ambil semuanya, Nolan. Ambil semuanya. Apa?
Waktunya habis. Waktunya habis. Waktunya habis. Waktunya habis. Oke, selesai? Kalian payah banget kalau disuruh dengar. Apa? Kukira mereka bakal nyuruh kami dengan lebih baik.
Jadi, saat aku bilang kami akan bantu habisin, maksud aku adalah… ayo masuk. Aku bawa sepuluh binaragawan untuk bantu habiskan semua yang ada di troli kalian. Semua yang ada di troli kalian, semua yang ada di troli kalian. Tentunya, isinya nggak banyak.
Ya ampun. Kenapa kalian nggak ambil lebih banyak, bro? Aku udah coba. Ini apa? Kalian ambil apa? Apa ini? Aku baru aja nabrak tembok. Kalau jadi mereka, kami udah habisin semuanya.
Aku nggak tahu seberapa membantunya ini. Mungkin sedikit, tapi kelihatannya nggak terlalu terbantu.
Para binaragawan nggak terlalu berdampak kayak yang diharapkan para cowok, dan begitu aja, mereka kembali berjuang sendiri.
Dan setelah 10 hari menjalani tantangan, mereka udah makan 200 ribu kalori, sebagian besar berasal dari buah dan sayur, yang hampir mereka habisin, tapi bahkan belum 10 persen dari total kalori di toko ini. Lorong-lorongnya masih penuh kayak yang kalian lihat. Aku nggak mau di sini selama setahun.
Hari ke-11 tantangannya juga menandai hari ke-100 mereka tinggal di toko ini, dan kebetulan hari ini juga ulang tahunku. Selamat ulang tahun! Makasih, guys. Makasih. Apa kabar? Ada apa nih?
Untuk ngerayain 100 hari di toko bahan makanan ini, di dalam troli ada 40.000 dolar. Karena kalian udah jauh dari keluarga 100 hari terakhir, kami akan kasih masing-masing keluarga kalian 10.000 dolar untuk bantu mereka selama kalian di sini.
Siapa di keluargamu yang mau dikasih 10 ribu? Istriku. Besok ulang tahun istriku. Dia istri terbaik di dunia. Ibu terbaik di dunia.
Mama, Papa, semoga kalian senang. Uang ini buat kalian, buat kalian liburan. Nikmatin waktu kalian, senang-senang, ya.
Selamat ulang tahun, Mama. Aku sayang Mama. Makasih udah selalu ada.
Aku sayang istriku karena dialah yang mengurus anak-anakku. Iya, akan aku kasih uang itu. Jaga diri, guys.
Menghabiskan banyak waktu terisolasi hanya bersama, telah membuat keempat orang ini menjadi keluarga mereka sendiri.
Aku bikin tanda. Buat Hari Ibu. Bagus. Kerja bagus. Makasih. Aku bikin ini untuk istrimu, dan mungkin untuk saudara perempuanmu dan ibumu? Ya. Dan ini untuk bahasa Spanyol. Akan aku selesaiin. Mantap.
Karena mau cepet pulang, Reyhan ngambil langkah berani dan mulai memasak untuk semua kelompok. Saatnya memasak ayam, Juan. Eldin! Aku nggak mau masak tanpa kamu mengawasiku. Oh, orang ini, kelihatan ngantuk banget.
Dan saat saudaranya nggak kesiangan. Potongan rambut ala toko bahan makanan, Eldin. Juan lagi duduk sekarang.
Aku juga potong rambutku, kayak yang kalian lihat. Sekarang peranku sebagai tukang cukur.
Aku percaya kamu. Mungkin kamu bisa motong rambut dengan baik, bro.
Dan sebagian besar, anggota kelompok lain masih cukup termotivasi.
Bro, aku nggak tahu gimana kalian semua masih bisa jalan sekarang. Kamu belum menyentuh salah satu mesin ini.
Kalau aku jalan sekarang, aku bakal muntah.
Boys! Boys, boys! Ayy! Boys, kalian bakal suka tantangan hari ke-20. Kalian semuanya pakai Fitbit Air, iya kan?
Selama sepuluh hari ke depan, setiap kalori yang kalian bakar akan dikeluarkan dari toko bahan makanan ini dan diberikan ke orang-orang yang membutuhkan. Jadi kalau selama sepuluh hari ke depan kalian bakar 100.000 kalori, maka di hari ke-30 kami ambil makanan 100.000 kalori, masak di sana, terus dikasih ke orang yang membutuhkan.
Ayo. Ayo kita mulai. Mantap banget.
Dan hitungan sepuluh harinya dimulai sekarang. John, ayo mulai kerja. Ayo. Ayo. Kita gas. Ayo, silakan.
Pelatih kalian yang selama ini melatih kalian. Tolong pastiin mereka nggak maksain diri. Mereka emang punya motivasi besar untuk bakar kalori. Kalian harus tetap aman saat ngelakuin. Dan kalau dia bilang kalian nggak boleh latihan dan harus istirahat, kalian harus dengerin ya, oke?
Sekarang, kalian bisa lihat di pojok kanan atas layar jumlah kalori yang mereka bakar. Mereka punya waktu sampai hari ke-30 untuk bakar kalori sebanyak mungkin dengan aman. Dan jumlah kalori itu akan nentuin jumlah makanan yang akan kami masak untuk diberikan ke orang-orang yang butuh.
Jam 6 pagi esok harinya, semua orang udah bangun dan olahraga berjam-jam. Bangun, bangun, bangun. Kecuali Eldin.
Selamat pagi, Si Manis Tukang Tidur. Kesiangan hari ini, kesiangan banget, bro.
Aku bangun sekitar jam 10, setengah sepuluh, dan sumpah, sejak itu aku belum duduk sama sekali.
Kamu masih duduk, Bro. Ayo, bakar kalori! Kami bangun berjam-jam sebelum kamu dan udah lakuin semua itu. Kamu cuma tinggal nyusul.
Dan meskipun Eldin berusaha ikut latihan…
Aku nggak bisa. Udah. Bisa, kok. Ayo, kenapa? Tinggal bagian atas. Ayo. Ayo. Aku nggak bisa, harus tenangin badan dulu. Nggak ada kata nggak bisa, aku yakin kamu bisa. Nggak bisa, Bro.
Eldin sedang istirahat.
Aku capek banget. Serius… Ini bukan main-main. Sekarang aku agak merasa kalah karena yang lain membakar lebih banyak kalori dari aku. Tapi, Bro, aku udah berusaha sekuat tenaga.
John, gimana bakar kalori lebih banyak? Gimana caranya?
Mereka unggul dua jam darimu setiap hari. Itu aja. Ya… Ya. Harus bangun lebih pagi.
Lihat kamu rebahan. Lihat dia rebahan lagi, Bro. Ya ampun. Orang ini tertinggal sekitar lima ribu kalori dan masih berani-beraninya rebahan. Diam, Bro. Parah banget.
Sementara Eldin kesulitan membakar kalori. Sejak aku bangun, dia udah di atas sini. Yang lainnya membakar lebih dari 4.000 kalori sehari. Dan ternyata, yang paling tua di antara mereka, Juan, justru memimpin.
Kamu udah lompat-lompat selama lima jam, Juan. Kenapa nggak duduk sebentar? Istirahat dikit. Sebentar lagi.
Dan meskipun Eldin mungkin tertinggal dalam tantangan ini, dia masih fokus pada tujuannya.
Hadiah satu juta dolar tetap satu juta dolar. Kami belum membuang apa pun. Kami nggak akan membiarkan makanan terbuang.
Boys, boys, boys, aku kangen kalian. Ada makanan yang basi, nggak? Nggak. Nol. Nggak. Semuanya aman aja. Nggak ada. Hadiahnya masih satu juta dolar. Makasih.
Nggak ada makanan yang basi ya, sejauh ini. Nggak ada yang basi. Nggak. Bukan itu yang dibilang ahli keamanan makanan ke aku. Becanda, ya? Ikut aku, boys. Oh, gawat… Ya ampun.
Ini Quinn, spesialis keamanan makanan kita. Bisa kamu jelasin?
Di sini ada sayuran yang udah terlalu lama berada di freezer, dan udah nggak aman untuk dimakan.
Jadi, ini udah nggak aman dimakan, ya? Kelihatan masih bagus. Ini bagus. Sayangnya, ini udah nggak aman untuk dimakan.
Ini nih. Ini alasan aku bayar dia. Aku nggak mau ada yang sakit. Nggak. Kelihatannya emang mulai membusuk. Semuanya masih bagus. Kubis Brussel ini agak kecokelatan. Kelihatannya baik-baik aja. Entahlah. Sempurna? Kelihatannya masih bagus. Bro, aku nggak mau makan ini.
Jadi, kami hitung semua kalori makanan yang basi untuk ngelihat berapa banyak uang yang hilang. Tiga… Ini nggak bagus. Sama sekali nggak bagus.
Di dalam troli ini ada 6.614 kalori. Artinya, aku harus ambil 6.614 dolar dari hadiah kalian. Waduh. Dan dengan begitu, jumlah hadiahnya udah di-update.
Nggak seru ah. Payah. Harusnya kamu yang urus soal kadaluwarsa, Bro. Kok bisa gini? Jangan saling nyalahin. Sempurna! Kita tim. Jangan main salah-salahan. Mulai membaik.
Semangat kami turun. Rasanya benar-benar nampar ketika kerja keras supaya nggak kehilangan uang, tapi malah kehilangan.
Aku tahu tadi nggak menyenangkan, tapi menurutku yang mau kutunjukkan bisa bikin kalian semangat.
Enam ribu dolar? Apa itu? Mungkin keluarga? Atau orang-orang yang bantu kita. Siapa tahu. Mungkin.
Aku bawakan bala bantuan. Alison, yang ada di video lain yang sedang kami syuting, di mana dia harus dirantai dengan orang asing setiap lima hari. Dan untuk lima hari ini, pasangannya adalah Juan.
Aku bisa makan. Aku bantu kalian! Aku udah lewatin hari pertamaku. Lihat ini keren. Aku makan kayak orang kelaparan.
Untung ada Alison. Dia makan sebanyak yang kami makan.
Sejujurnya, aku masih sedih karena kehilangan enam ribu dolar, dan kami tahu kami nggak akan membiarkan itu terjadi lagi.
Hari ke-30! Jimmy! Mau tahu kalori yang udah kalian bakar? Ayo. Kasih tahu kami. Berapa? Kasih tahu kami.
201.768 kalori selama 10 hari terakhir. Mantap! Mantap, mantap, mantap! Termasuk Alison… Dan kita udah punya totalnya… Langsung ke dapur, ayo mulai masak! Ayo!
Kita semakin dekat, semakin dekat, semakin dekat, dan semakin dekat untuk keluar dari sini. Ini bukan cuma kemenangan buat kami, tapi juga kemenangan buat komunitas.
Ini 201.700 kalori di meja ini. Ayo bantu orang-orang yang membutuhkan. Ayo. Kami siap memasak!
Kami menumis, menggoreng, merebus, menggoreng lagi, menggoreng dengan air fryer, air fryer, air fryer, air fryer, air fryer.
Air fryer, memanggang, memanggang. Kami benar-benar masak habis-habisan.
Aku dan saudaraku, Eldin, datang ke sini dari Eropa sebagai imigran, jadi kami dulu nggak langsung punya makanan. Kami juga nggak punya banyak uang. Tapi sekarang kami bisa berbagi kembali ke komunitas yang udah kasih banyak ke kami. Ini pengalaman luar biasa buat kami. Jadi, kami terus kasih makan banyak orang.
Itu berarti makanan senilai 200 ribu kalori. Ayo! Ayo kita antar!
Oke, silakan. Ini minumanmu. Hei, ambil Feastables dan beef jerky sebanyak yang kalian mau!
Hei, boys. Kalian bisa dengar? Ya, Pak. Iya. Ini makanan kalian yang akan bermanfaat. Ayo! Yay!
Antriannya sampai keluar pintu, guys. Mantap. Andai kalian ada di sini. Kalian hebat. Oke, sampai jumpa. Santai aja, bro. Makasih!
300 orang lebih baru aja dapat makanan, 200 ribu kalori udah didonasikan. Bro, kita lakukan ini.
Tapi perayaannya terasa campur aduk karena udah waktunya merantai Alison ke orang asing baru dan keluar dari toko bahan makanan.
Ada kata-kata terakhir, guys? Dadah! Dah, Alison. Juan, aku sayang kamu!
Waduh. Dan sekarang langsung sepi di sini. Sedih banget. Alison. Kami bakal kangen. Kembali ke rutinitas membosankan kami sekarang.
Kami masih di sini. Kami akan tetap di sini selama apa pun yang dibutuhkan untuk habiskan semua yang ada di sini.
Jadi… Tubs… Ayah, Ayah mau ngelewatin garis merah? Dia bilang… Nggak, Bro, nggak bisa. Kenapa?
Anakku bilang, “Ayah, bisa ngelewatin garis merah?” Dan aku cuma bisa duduk di sana dan bilang, “Ayah akan segera pulang, Sayang.” Dan setiap kali aku melewati lorong-lorong ini, semacam pengingat aku tahu aku belum akan pulang, tapi nggak sabar untuk pulang.
Saatnya memasak. Dan Reyhan benar-benar melakukan itu. Makanan demi makanan. Makanan demi makanan. Makanan demi makanan.
Aku harus tunjukin aku nggak menyerah. Kami makan empat kali sehari, empat smoothie. Aku berusaha habiskan semua yang ada di piringku. Tapi aku kenyang banget.
Eldin. Yo. Ngapain, Bro? Aku kenyang.
Kami kenyang. Reyhan udah nggak sabar pulang. Reyhan udah beberapa hari ngajak semua orang buat pulang.
Terus makan. Makan, makan, makan. Itu aja. Masak banyak makanan. Dan kami kenyang banget. Makan begitu banyak. Aku hamil makanan. Sebentar lagi lahir, Jimmy.
Dan kalau soal perkembangan, Reyhan benar-benar jauh meninggalkan timnya.
Kami habiskan 37.000 kalori sehari. Kalau ada minuman, udah 40 ribu kalori. Banyak kulkas kelihatan kosong. Itu benar-benar penuh. Banyak freezer kelihatan udah habis. Itu benar-benar penuh. Kita segera keluar dari sini.
Kita bakal di sini untuk waktu yang sangat lama.
Dan obsesinya membuatnya mengambil lebih banyak daripada yang sanggup mereka habiskan.
Aku nggak akan makan semua kentang ini. Eldi, kamu nggak bisa tiap hari ngeluh karena nggak mau makan. Aku masih punya lebih banyak di air fryer. Orang ini masak sepuluh ribu kentang tapi nggak bisa habisin.
Duduk dan makan sampai habis. Kasih dirimu waktu, terus mulai makan. Nggak peduli, itu punyamu, Eldin. Aku nggak peduli mau kamu apain, yang penting semuanya habis. Kalau nggak, itu akan ngurangin hadiah kita.
Kalau kamu mau nangis dan nggak mau makan, Eldin, ya taruh aja. Jangan kayak anak kecil. Masukin aja ke kulkas. Gapapa. Makan aja nanti. Nggak ada yang akan makan kalau di kulkas. Taruh di sana. Aku yang makan. Jangan manja deh. Wah, santai aja bro.
Cranberry. Cranberry.
Kenyataannya, masih ada jutaan kalori yang harus dihabiskan, guys. Mereka belum akan pergi dalam waktu dekat, dan Reyhan sangat ingin menemukan sesuatu untuk menenangkan pikiran.
Saat punya satu toko bahan makanan penuh, imajinasi tak terbatas.
Aku punya ide. Kenapa kita nggak bikin tempat makan burung dari biji-bijian yang ada di toko? Setiap pagi aku pergi ke dock dan selalu dengar suara burung. Aku nggak tahu apakah ini akan berhasil.
Kalau berhasil, kita bisa memberi makan semua burung. Memang kelihatannya aku gila, tapi menurutku ini bakal berhasil. Eldin pasti bakal bilang, “Kamu ngapain, Bro? Kamu baru bangun, udah mutusin ngasih makan burung?” Bukan begitu. Aku memang duduk di sana setiap pagi. Aku suka dengerin burung. Rasanya kayak lagi di spa. Bahkan sekarang kalian bisa dengar di background. Semoga berhasil.
Dan dia menghabiskan sebagian besar hari dengan menunggu. Dan menunggu. Dan menunggu. Sampai akhirnya…
Nggak ada burung, nggak ada burung, nggak ada apa-apa. Nggak… Nggak ada burung. Nggak. Diam deh.
Reyhan itu orang yang baik. Dan hari ini aku bikin kejutan kecil untuknya. Aku kasih ke dia.
Apa ini?
Reyhan orang yang sangat baik. Suatu hari kami berada di kasir dan dia menanyakan sesuatu kepadaku. Dan dia tanya aku apakah aku bisa baca bahasa Inggris.
Kamu bisa baca itu? Nggak. Kamu bisa nulis? Nggak. Tunggu. Ini pulpen. Aku nggak bisa ngeja. Coba dulu.
Dan dia mulai bikin tes untukku dengan kata-kata pendek. Ini beberapa kata yang susah buat kami.
Aku tahu, aku nggak bisa eja. Kamu hebat. Nggak, nggak, nggak. Kamu hebat. Jangan frustrasi kalau salah.
Aku bisa membuat kalimat pendek. Memang belum sempurna, tapi aku semakin mahir setiap saat.
Ya. Bagus. Kamu ngajarnya bagus banget! Bagus, Bro. Kamu udah bisa baca. Makasih, Reyhan, udah bantu aku… Sekarang aku bisa nulis.
Awalnya dia bahkan nggak bisa nulis kalimat, tapi akhirnya dia bisa menulis surat ucapan makasih yang panjang.
Dapat surat ini adalah salah satu momen terbaik dalam hidupku. Aku akan simpan ini seumur hidup. Makasih banyak ya, Reyhan.
Beberapa hari terakhir, Reyhan begitu fokus pada dirinya sendiri dan keluarganya. Tapi surat sederhana dari Juan mengingatkannya bahwa membantu orang lain, bahkan orang yang sama sekali asing, terkadang bisa jadi hadiah terbesar. Meski kita nggak bisa lihat langsung hasilnya.
Dan dengan semangat yang sama, aku ingin lakukan sesuatu yang beda, bukan cuma untuk kontestan kita, tapi juga untuk kalian semua yang nonton.
Boys! Jimmy! Ya, Jimmy!
Setelah kami rilis video toko bahan makanan pertama, banyak yang nanya, gimana aku bisa bantu mereka dapat uang tambahan? Kami mikir, bikin kaos dengan wajah mereka, lalu tiap kali kalian beli, hasil penjualannya kita bagi sama mereka?
Jadi, kalau kalian mau lihat kaosnya, guys, ayo masuk! Hei! Ohh! Ya, Bro! Tunggu! Tunggu!
Ini kaus Jackson, ini kaus Reyhan, kaus Eldin, dan ini kausnya Juan. Majd pakai warna tim hijau!
Wajahku sendiri ada di kaus MrBeast. Beli kaus ini. Jimmy juga pake.
Tiap kali orang beli kaus Juan ini, kamu dapat setengah dari hasilnya. Aku bangga banget sama kalian.
Untuk ngerayain kaus baru ini, aku punya satu kejutan spesial.
Hei! Ayo! Ya ampun. Siapa yang mau kaus? Aku! Ahh! Ayo! Biar aku…
Makasih udah datang dan dukung kaus ini.
Segini banyak orang yang datang ke toko tiap hari cuma buat lihat mereka. Mereka termasuk kontestan terbaik yang pernah ada di video kami.
Kalau kalian mau dukung mereka, langsung ke mrbeast.store. Tiap beli kaus yang ada wajah mereka, setengah hasil penjualannya buat mereka. Ayo beli sekarang.
Ayo beli sekarang! Woo! Keren banget. Di-clip dong.
Oke. Ini buat kamu. Masukkin. Masukkin. Apaan, sih?
Iya, terusin. Aman. Kamu nggak kena garis, jadi jangan khawatir. Terus aja. Oh. Nggak jadi. Ya, terus aja. Aman.
Ini hari ke-40, boys! Ayo! Awas, dia datang! Awas!
Ini hari ke-40. Aku bawa rumput buat kalian. Menurut kalian, kenapa? Karena kita belum lihat rumput selama seratus hari. Berarti rasanya kayak di luar lagi? Nggak, bahkan nggak mendekati jawabannya.
Hei hei hei hei hei hei hei! Yeahaha! Yeahahaha!
Sekarang kita punya lapangan futbol mini, jadi aku jelasin permainannya. Mulai dari garis sepuluh yard, salah satu kontestan bakal ditempatkan di lapangan, terus dilempar bola. Kalau berhasil nangkep bolanya pakai troli dalam 24 jam ke depan, satu pemain bakal ditambah ke tim mereka. Dan setiap berhasil sepuluh yard lagi, kontestan bisa rekrut satu pemain tambahan.
Kalau kalian mainnya benar, kalian bisa rekrut sepuluh pemain futbol buat bantu kalian makan makanan di toko ini selama 24 jam ke depan.
Kalian bisa makan berapa kalori dalam sehari? Banyak. 20 ribu! Cowok gede di sana bilang dia bisa makan 20 ribu kalori. Jadi, kalau ada sepuluh orang kayak dia… Kalian mungkin bisa pulang seminggu lebih cepat. Tapi siapa duluan?
Tunjukkan kami kemampuanmu, Juan. Ayo, Juan! Yeah!
Jujur, aku nggak pernah main futbol waktu kecil, guys. Jadi aku lumayan tegang. Siap, Juan? Jimmy. Jimmy. Jimmy. Semangat!
Mereka gampang banget dapat satu pemain futbol, apa mereka bisa dapat dua lagi?
Jimmy! Sini! Ayo, Jimmy. Ayo, Jimmy. Waduh. Oh! Mantap! Mantap!
Eldin, kalau kamu nangkep ini, bisa dapet enam pemain futbol. Dan kali ini, quarterback ECU, Mitch, yang bakal lempar bolanya.
Mitch. Mitch. Mitch. Yaah, Eldin! Payah.
Sekarang tinggal Jackson. Yeah! Kalian punya tiga pemain futbol. Ini bakal nambah jadi tujuh. Kalau kamu nangkep ini, kamu bisa pulang seminggu lebih cepat.
Lumayan jauh, Mitch. Sini. Sini. Oke, ayo mulai. Ayo mulai! Mantap!
Quarterback ECU ini beneran jadi penyelamat. Dan supaya kemenangan mereka maksimal, mereka merekrut pemain-pemain terbesar dan paling lapar di tim. Selama 24 jam ke depan, mereka dikasih makan sebanyak mungkin kalori.
Kita mau cari Feastables. Bro!
Dan meskipun 24 jam mereka dimulai dengan baik, ternyata makan ribuan kalori secepat mungkin malah bikin mereka semua ngantuk.
Tapi 24 jam ya tetap 24 jam, mau kalian makan, tidur, atau nggak ngapa-ngapain.
Jadi, pas waktunya habis, aku suruh pelatih mereka dateng buat ngeluarin para pemain.
Kalian dari mana aja? Ayo. Cepetan dikit. Oke, guys, waktunya keluar. Ayo! Jangan pergi dong. Bro, sini aja! Dadah, guys. Ayo. Satu malam lagi, Coach.
Sekarang kita ngapain? Nggak tahu.
Mereka kecewa banget karena para pemain futbol harus pergi, tapi yang harus kulakuin setelah ini bahkan lebih berat lagi.
Kamu bawa dia lagi? Nggak mungkin. Kamu bawa Juan dari kami. Jangan, Juan!
Benar. Aku harus bawa Juan ke belakang toko buat ikut tantangan video orang asing yang dirantai ini.
Juan nggak bakal bareng kami selama beberapa hari, jadi agak nyebelin.
Jadi, selama beberapa hari ke depan, tim Juan cuma bisa nonton dia bertanding. Aku nggak bakal bocorin akhirnya. Nggak!
Tapi setelah semuanya selesai… Boys. Aku balikin Juan, nih. Selamat datang kembali! Juan, kami kangen kamu!
Juan balik lagi, dan semangat mereka langsung naik. Ayo, Juan! Ayo! Agak mencurigakan.
Dan itu jadi bikin mereka langsung lanjut lagi buat ngabisin isi toko.
Kelihatannya toko ini udah benar-benar dikosongin. Kita pasti udah balik ke jalur yang benar. Juan emang luar biasa. Siapa sih yang nggak suka sama orang ini?
Dan di hari ke-50, aku mau bikin reuni mereka makin seru. Bawa keluarganya!
Setelah berbulan-bulan nggak ketemu, keluarga mereka bakal menghabiskan 24 jam berikutnya bareng mereka di toko ini.
Kirsty lagi bikinin aku lukisan kecil. Halo. Dia gambar hati. Aku masuk video MrBeast. Kita masuk video MrBeast!
Jadi, ini bukan sekadar kunjungan keluarga biasa. Setiap jam waktunya makan! Setiap jam waktunya… Setiap jam waktunya smoothie.
Untung istriku ada di sini. Aku datang buat makan dan bantuin, Bro.
Ini masakan istriku, jadi mungkin ini bakal jadi masakan terenak yang kita makan selama empat bulan di sini.
Di sini, keluarga mereka bebas makan sebanyak-banyaknya, dan makanannya juga tersedia banyak. Ya, dia pengen banget cowoknya pulang loh. Yeah!
Dibanding kelompok lain, keluarga mereka paling banyak nambahin kalori sejauh ini. Ini nunjukin kalau orang yang benar-benar sayang sama kamu bakal ada buat kamu.
Dah, anak-anak. Udah deh, jadi sepi lagi.
Seenggaknya kita masih bersama, bro. Iya, aku tahu.
24 jam cepat banget berlalu ya, Bro.
Ketemu keluarga bikin semangat mereka langsung membara. Sekarang mereka ngotot banget sampai batas kemampuan mereka buat ngabisin isi toko dan pulang.
Sejak hari keluarga itu, aku sering mimpi tentang keluarga. Aku masih dengar suara, “Ayah, Ayah,” dan aku masih dengar suara itu dari mereka. Dan itu suara terbaik di dunia.
140 hari yang lalu, aku masuk ke sini. Aku nggak bakal keluar sebelum bikin keluargaku bangga. Hadiah satu juta dolar. Kita bawa pulang.
Biar bisa cepat keluar, mereka olahraga gila-gilaan.
Aku sama Jacks baru turun dari treadmill. Eldin dan Juan sekarang lagi di treadmill. Kami nggak berhenti.
Rencananya simpel. Bakar banyak kalori biar bisa makan banyak kalori.
Gila. Aku kenyang banget.
Mereka benar-benar ngotot banget buat keluar dari toko ini, tapi salah satu kontestan mungkin terlalu memaksakan diri.
Ayo jalan.
Nggak, aku nggak bisa jalan.
Ayo dong!
Nggak, aku tadi berhenti sebentar. Jangan kebanyakan jalan karena pergelangan kakiku agak sakit, tapi nggak apa-apa. Aku bakal coba makan sebanyak yang aku bisa karena harus pulang ke keluarga.
Walaupun kakinya baru cedera, Juan tetap nggak mau membiarkan kakinya jadi beban buat dia atau cowok-cowok lainnya.
Kaki Juan sakit dan bengkak, jadi kami suruh dia santai aja. Kami bilang suruh dikompres pakai es, tapi dia nggak terlalu nurut.
Juan, kamu harus ke tempat tidur. Istirahatin kakimu, Juan.
Nggak apa-apa.
Dan sayangnya, Juan malah bikin keadaannya makin parah.
Kita bakal lakuin semacam tes dasar, buat lihat kemampuan kalian.
Kakinya kayak nanas.
Nggak. Udah mendingan.
Belum, Juan. Yeah, coba aku lihat.
Ini meradang. Sakit gak kalo lari? Sakit.
Hari ini kamu jangan pake treadmill. Aku gak mau kamu kenapa-napa.
Ada kejutan hari ini karena aku harus pake ini. Lihat? Aku nggak perlu banyak menahan beban atau ngapa-ngapain selama 2–3 hari. Dan aku gak dengerin.
Walaupun semua orang nyuruh Juan istirahat, dia tetap nggak bisa diam.
Jadi Juan lagi jalan-jalan. Dan kami butuh dia sembuh. Juan! Tapi orang ini nggak berhenti. Berhenti mondar-mandir!
Dia itu harus tiduran. Tapi masalahnya, aku nggak tahu apa dia suka pakai kruk ini. Jadi aku kepikiran buat bawa dia. Mungkin pakai troli belanja.
Pergi ke dapur. Dapur? Iya. Lampu merah, lampu hijau.
Juan! Juan! Juan! Juan! Ayo, bro! Ayo, bro!
Orang-orang yang kutemui di sini sekarang jadi teman seumur hidupku. Udah dekat banget. Aku merasa dapat seorang paman dari Juan. Dan aku dapat dua saudara dari Reyhan dan Eldin.
Mereka sibuk banget nyemangatin Juan sampai nggak sadar salah satu hal favorit mereka telah diambil.
Dock-nya dikunci. Kami nggak tahu kenapa. Pengen matahari.
Enak ya kalau ada matahari? Bisa keluar sebentar pasti enak.
Nggak bisa ngakses dunia luar sama sekali mulai bikin mereka jadi kepikiran. Jadi, kupikir udah waktunya kasih tahu alasannya.
Aku denger kakimu sakit.
Iya. Nggak terlalu sakit sih, tapi aku tetap main.
Melihat Juan kesusahan, aku mau kasih sesuatu yang menyenangkan.
Inget beberapa hari lalu kalian bilang pengen berjemur di luar lah, keluar, dan kena sinar matahari langsung? Nggak mungkin.
Darius, tarik! Santai. Nggak mungkin. Nggak, nggak. Matahari!
Kalau kalian ke sini, kalian bakal lihat garis merahnya ternyata udah dipindahin.
Oh, Blackstone!
Duduk, guys. Sini nongkrong.
Dan biar jelas ya, guys, ini garis merah baru kalian. Kalau kalian nyentuh ini kayak yang barusan kulakuin, kalian keluar. Gimana nih terasnya?
Keren banget. Nilainya sempurna, bro.
Aku mau kalian nikmatin waktu buat istirahat ini. Santai, karena hari ke-60 mungkin akan agak berat di sini.
Kenapa? Ada apa?
Santai aja. Jangan khawatir soal… mungkin hari ke-60 bakal jadi hal tersulit yang pernah kita lakuin.
Bro, dia lagi ngomong.
Iya, tapi sekarang santai aja dulu. Nikmatin dulu. Duduk dulu. Jangan tegang banget.
Kenapa kita butuh kakimu, Juan? Ada apa, nih?
Aku bakal banyak istirahat selama empat hari, terus kita lihat gimana hasilnya.
Jadi, besoknya mereka kerja sama menjalankan Operasi Menyembuhkan Juan.
Nggak, nggak, nggak, bukan "I". Bukan "I"? Bukan "I", bukan, karena "mi" bakal jadi "my".
Kalian lagi ngapain?
Ini salah satu cara biar dia tetap duduk di sini dan nggak banyak gerak.
Sambil mereka latihan bahasa Inggris, aku bakal bikinin dia smoothie.
Ayo! Kita kasih makan otak biar bisa belajar.
Mereka bahkan nyiapin kolam renang buat Juan.
Kita lagi santai, nih. Kayak lagi di pantai.
Aku datang, temanku.
Versi terapi air buatan mereka sendiri.
Oh, enak banget! Kakiku di dalam air.
Dan ajaibnya, ini ternyata mulai berhasil.
Jangan sampai jatuh dari pinggir. Ingat pergelangan kakimu. Jangan bikin aku stres.
Kacang kalengan, 63 ribu kalori di kacang kalengan. Lumayan. Lumayan.
Juan udah jalan-jalan kayak biasa.
Aku senang banget. Kakiku jauh lebih baik. Apa pun yang datang, bakal kucoba. Aku nggak mau berhenti.
Ini hari ke-60 dan Juan udah sembuh, jadi waktunya tantangan.
Guys, seberapa pengen kalian keluar dari sini? Pengen banget!
Lepas penutup mata kalian. Biar aku tunjukin, treadmill emas.
Berat juga.
Jadi begini, ya. Begitu kalian siap, penghitung waktu 24 jam dimulai. Sekarang ada 2,4 juta kalori di toko ini, dan begitu timer dimulai, angkanya bakal terus turun dan turun. Berapa pun angkanya saat kalian mencapai 100 mil, sebanyak itu juga kalori yang bakal aku keluarin dan kasih ke orang yang butuh.
Ayo!
Tapi kalau kalian gagal lari 100 mil dalam 24 jam… Aku nggak bakal ambil kalori apa pun dari toko ini. Siapa yang mau mulai?
Tunggu, aku butuh sepatu.
Untung kamu bilang. Guys, bawa masuk!
Oh, bro! Oh yeah! Kita dapat sepatu!
Ini bukan sepatu biasa. Ini Kizik, salah satu sepatu paling nyaman di dunia. Aku sendiri pakai Kizik setiap hari. Kalian bakal suka gak ya?
Ini enteng. Bro, enak banget!
Salah satu hal terbaik dari Kizik, kakimu tinggal masukin aja. Menurutmu bisa lari 100 mil pakai ini? Oh, bisa.
Nggak perlu ikat tali sepatu lagi. Emang masih ada? Dapatkan diskon 15 persen untuk model favoritku di Kizik.com/MrBeast.
Menurutku langsung aja, ya. Balik ke lampu keren ini.
Guys, siapa yang mau mulai? Aku bisa. Juan, mau aku yang mulai? Aku bisa.
Oke, Juan, tekan quick start. Dan kita mulai.
Seperti yang kalian lihat, jumlah kalorinya sekarang mulai turun dan jarak 100 mil kalian mulai naik di sini. Kalau kamu berhasil 100 mil sekarang, aku bakal ngeluarin 2,4 juta kalori dari toko ini.
Sekarang, kamu lari dengan kecepatan berapa? Oh, dia lari dengan kecepatan tujuh. Kalau kamu bisa terus bertahan sampai selesai, itu gila sih. Kayaknya kamu nggak bakal kuat.
Dia baik-baik aja. Nyaman.
Tapi kalau Juan sampai salah urat, kalian kehilangan satu kontestan.
Bro, kita harus gantian, ya. Kapan pun kalian mau, tinggal bilang. Kita langsung naik dan mulai. Oke. Gitu aja.
Oke. Gitu aja.
Dan biar nggak ada yang terlalu memaksakan diri, aku bawa pelatih mereka, John.
Gimana? Baik. Kamu bisa lari berapa mil? Aku bisa lima mil. Lima.
Pergelangan kakimu aman? Iya, mungkin bisa tiga.
Kalian udah bikin perhitungan? Cara bagi giliran? Nggak. Kita harus cari cara. Iya.
Dan saat Juan mendekati mil pertamanya, mereka akhirnya punya rencana.
Satu persen selesai. Tinggal 99 lagi. Eldin, naik. Ayo naik. Hati-hati.
Strategi kami sekarang pada dasarnya, masing-masing orang lari satu mil sementara yang lain istirahat.
Harus turun. Harus naik. Yeah! Ayo!
Biar stamina mereka tetap terjaga, mereka bukan cuma ganti pelari tiap satu mil, tapi juga nyiapin tempat isi tenaga dengan air dan camilan, lalu banyak istirahat di sela-selanya.
Mereka larinya kencang banget. Menurutmu mereka bisa terus begini?
Sampai mil ke-30, kecepatan ini mungkin masih kuat, tapi ini kayak empat maraton sekaligus. Mereka pasti bakal kehabisan tenaga. Menurutku di mil ke-50, mereka mulai melambat.
Dan hampir persis kayak yang John prediksi.
Udah setengah jalan.
Rasa capek mulai terasa dan kecepatan mereka menurun.
Hati-hati. Ini tantangan tersulit dalam hidupmu, Juan? Nggak apa-apa. Cuma lututku. Iya.
Seumur hidup aku belum pernah lari sebanyak ini. Mil pertama yang pernah kulari itu baru beberapa hari lalu.
Tapi mereka nggak boleh terlalu melambat, karena meskipun ini ujian ketahanan, mereka juga masih berpacu dengan waktu. Makin lama mereka, makin cepat penghitung kalorinya turun dan makin capek tubuh mereka.
Aku kram, nih! Aduh!
Yang nyebelin, aku bahkan nggak capek. Kamu nggak capek? Sama sekali. Cuma lututku sakit.
Dan sekarang jumlah kalorinya resmi di bawah satu juta. Gawat. Kalau mereka nggak bisa mempertahankan kecepatan, penghitungnya bisa sampai nol. Dan semua lari ini bakal sia-sia.
Mau dipijat atau pakai alat bantu lari apa pun, mereka tetap harus berjuang sampai finis. Mereka harus lebih semangat dan mengingat lagi alasan mereka melakukan ini.
Aku bangga sama ayahku. Aku tahu dia lakuin ini buat kami.
Aku pengen ketemu orang tuaku. Kalau aku lari sedikit lagi, bisa cepat ketemu mereka.
Aku cuma selangkah lagi buat pulang dan ketemu sahabatku, Casey.
Ayah. Lihat, Tarzan terus berlari. Aku janji. Aku lari sampai pulang.
Dan karena kalian semua udah di mil terakhir, kami bawa beberapa tukang pijat buat kalian.
Ayo! Ayo! Ayo!
Yeah. Biar ototnya rileks. Eldin, siap-siap. Ayo! Ganti! Syukurlah.
Sekarang kamu bisa tiduran di sini. Sana, pijat dulu. Kamu udah selesai, Jagoan.
Ayo. Mil terakhir.
Kelompok yang lebih atletis pernah lakuin ini, jumlah akhirnya 350 ribu. Dari semua perkiraan, kalian patahin semua rekornya. Kalian hebat banget!
Tanpa buang waktu, mereka mengumpulkan 600 ribu kalori yang bukan cuma bakal memberi makan orang yang membutuhkan, tapi juga bikin beban mereka sedikit lebih ringan.
Dan ini 600 ribu kalori makanan! Ayo!
Kalau harus dihabisin, lama banget. Minimal dua bulan.
Bro, ini keren banget. Orang-orang dapat makanan dan kita juga makin dekat buat ngosongin toko ini.
Makasih banyak, MrBeast! Kami menghargai semua ini. Makasih!
600 ribu kalorinya udah keluar dari toko. Kita makin dekat buat memenangkan troli belanja penuh uang ini.
Karena mereka berhasil kasih begitu banyak makanan sama orang yang butuh, kupikir aku kasih mereka beberapa mulut lagi buat diberi makan.
Ini teman-temanku, Jim dan Monika. Mereka lagi ikut video di mana mereka… Keliling dunia pakai Lamborghini ini, dan mobilnya boleh mereka simpan. Videonya bakal tayang akhir tahun.
Selamat datang di toko bahan makanan! Tapi jangan keluar mobil, bawa aja mobilnya masuk.
Yeah. Kita masuk. Nggak mungkin. Hei!
Ya udah sana makan. Biar aku duduk sebentar di sini.
Jim dan Monika nggak boleh keluar dari toko sampai mereka makan seenggaknya 10 ribu kalori.
Mereka boleh bantu? Nggak. Kalian berdua harus makan 10 ribu kalori. Lihat tuh Monika sampai sedih.
Biar aku rasain duduk di Lamborghini.
Aku bisa bikin smoothie, isinya sekitar 5 ribu kalori. Isinya apa? Semuanya.
Ya ampun! Ini mimpi yang jadi nyata.
Dia ngapain? Dia ngapain? Dia ngapain, sih? Dia ngapain?
Sementara Eldin lagi keliling naik mobil, yang lain bikinin Jim dan Monika makanan enak.
Smoothie pertama dari toko bahan makanan. Gimana? Ini enak. Iya. Dan satu lagi.
Jim dan Monika belum pernah nyobain masakan dari toko ini.
Dan satu lagi. Dan satu lagi. Ya ampun, Bro, aku kenyang banget.
Waktunya makan lagi. Mungkin kita bikin pasta spageti sekalian.
Temanku, kamu harus bantu kami. Ayo, Temanku!
Ya ampun, Bro! Aku nggak percaya ini. Di sini mereka cuma makan, olahraga, sama pup. Itu aja. Cuma itu yang mereka lakuin.
Setelah makan 10 ribu kalori, Jim dan Monika akhirnya boleh pergi. Dan itu mengingatkan cowok-cowok bahwa kehidupan di luar toko terus berjalan. Terutama Juan, yang ternyata masih menyimpan sesuatu dalam hati.
Di negara tempat aku lahir, tiap tahun kami main sepak bola tanggal 4 Juli, dan aku kepikiran… Kemarin adalah pertama kalinya aku nggak ikut.
Udah berapa lama lakuin itu? Berapa tahun? 25 tahun. Kamu ikut tiap tahun selama 25 tahun dan sekarang kamu nggak bisa ikut?
Rasanya… berat banget buatku. Tapi sekarang aku kangen teman-temanku.
Juan menghabiskan beberapa hari terakhir terpisah dari kelompok dan nggak makan satu kalori pun. Setelah lebih dari 150 hari ikut tantangan ini, Juan sadar banyak yang udah dia lewatkan.
Juan, kamu mau keluar? Aku mau pulang.
Tapi aku memastikan Juan nggak perlu melewatkan tradisinya. Bawa masuk!
Juan! Bro, ini temanku.
Aku bawa turnamen sepak bola Juan ke sini.
Dan tentunya, aku membiarkan mereka makan sampai malam. Teman-teman dan keluarga Juan membantu menghabiskan 55 ribu kalori.
Mereka harus habiskan semuanya, jadi hari ini kami bantu.
MrBeast, dia kasih kesempatan teman-temanku datang dari negara tempat aku lahir. Aku mau bilang makasih banyak untuk momen ini. Aku bahagia. Aku bahagia banget.
Tapi meskipun dibantu oleh teman-teman Juan, perjalanan mereka masih panjang.
Juan. Makanannya masih sisa banyak. Mau gimana lagi, aku harus makan.
Kita udah mendonasikan begitu banyak kacang,
Tapi kacangnya masih banyak banget. Sekarang kita mulai makan makanan yang sebenarnya nggak mau kita makan karena rasanya nggak enak.
Kita bakal coba jus bawang. Baunya kayak ruang ganti anak SMA. Juan, menurutmu ini ide bagus? Kita lihat aja. Oke, guys.
Jimmy! Boys, tunggu dulu. Aku ke sini buat nyobain smoothie kelas dunia.
Jadi, kita masukin bubuk protein labu, rice cake, sama lima porsi sirup maple. Jimmy kayak, “Aku ngapain ikut beginian?” Ini organik, pasti bagus buat kamu. Menurutmu kalau ditambah cokelat batangan enak nggak? Oh, iya. Nggak bakal bikin kenapa-kenapa.
Kasih juga ke tim kamera. Nih. Cheers. Semuanya ikut nyobain dong. Cheers. Cheers.
Yeah, nggak terlalu parah. Lumayan, kan? Rasa labunya malah bikin rasanya enak tahu.
Jadi kangen sama Lamborghini. Lihat bekas ban yang aku bikin pakai Lambo ini. Keren banget!
Kalian suka mobil yang kayak gimana? Mobil sport sih keren. Aku mau truk buat kerja. Oh ya? Aku kayaknya mau mobil sport. Reyhan, kalau kamu? Aku mau punya anak lagi, jadi jelas aku butuh mobil SUV. Harus kasih Reyhan limosin, dia mau punya banyak anak.
Oke, guys. Aku tadi dengar kalian ngomongin mobil. Guys, bawa masuk. Jackson, ini mobil yang selama ini kamu omongin, kan? Iya, Bro! Ini dia. Ya ampun!
Reyhan, gimana menurutmu mobil keren ini? Masukin semua anak ke sini! Keren banget! Aku suka banget. Iya! Ini cocok buat kamu!
Buat menangin mobil-mobil ini, harus berhadapan dengan pemakan kompetitif nomor satu yang pernah ada sepanjang sejarah alam semesta. Joey Chestnut.
Yeah! Apa? Oh, nggak. Jimmy, gimana kita bisa lawan dia? Aku gabung tim kalian, ya.
Kita berlima ngelawan Joey. Kita punya delapan pon kacang, dia punya 16 pon. Kalau masih ada satu kacang aja di sisi ini saat dia menghabiskan semua kacangnya, kita kalah. Oh, dan 16 pon kacang itu rekor dunia.
Grocery Boys, hitungan tiga. Satu. Dua. Tiga. Grocery Boys!
Oke. Mantap. Seruput. Wow. Dia nyeruput. Oke, Joey udah habisin satu mangkuk. Satu mangkuk habis, satu mangkuk habis! Jimmy, kamu harus makan kacangnya lebih cepat, Bro. Jackson lagi melahap kacang-kacang ini.
Siapa yang butuh bantuan? Siapa yang butuh bantuan? Jimmy, sini. Awas, Jimmy! Tenang, Bro, aku bantuin. Aku bahkan belum habis satu. Minum jus kacangnya.
Juan terus jalan. Juan nggak berhenti! Ayo, ayo, ayo. Bagus, Bro. Joey, kok kamu bisa begini, Bro? Jimmy, stop! Jimmy! Jimmy! Jackson! Jackson! Jackson, bantu! Jackson! Tolong! Jimmy! Cepet!
Selesai. Kita aman? Kayaknya mereka udah selesai. Kita berhasil!
Kalah dalam kompetisi ini sama sekali nggak bikin Joey terpengaruh karena dia bertanding di level yang berbeda. Joey baru aja memecahkan rekor dunia lagi, dan kalian masing-masing baru aja menangin mobil baru.
Sekarang jumlah kalori mereka resmi di bawah satu juta. Mereka hampir keluar dari toko bahan makanan ini. Artinya, mereka udah makan 75 persen kalori yang ada di toko ini.
Aku senang banget. Nggak pernah kepikiran bakal di toko bahan makanan atau dapat mobil di toko bahan makanan, jadi ini keren banget. Istriku memang lagi butuh mobil, dan boom!
Aku tahu mereka bakal suka mobil baru mereka, tapi aku nggak nyangka mereka bakal sesuka ini.
Ayo ke gym. Ayo, boys. Ayo. Ayo mulai kerja. Udah sampe.
Kami dapat laporan penangkapan. Kami sedang mengejar. Kami punya Silverado biru. Plat nomornya J-U-A-N. Silakan keluar dari kendaraan.
Wah, lihat apa yang kita punya di sini. Ada 15 Feastables rasa cookies and cream di sini. Jadi, anak-anak ini bakal kami bawa ke penjara daerah.
Oh… kok kita bisa ketahuan, Bro? Kamu sih makan mulu. Ini jelas-jelas melanggar aturan. Ya ampun. Mereka kabur! Mereka kabur! Berhenti! Berhenti!
Setelah Eldin keluar penjara, para cowok kepikiran buat memberi lebih banyak ruang untuk mobil baru mereka.
Kami putuskan buat memindahkan semua yang di sana ke sini. Ayo, angkut. Kita siap? Ayo.
Jadi, raknya udah hilang. Toko baru, nih. Ayo.
Menangin mobil-mobil ini bukan cuma soal seneng-seneng. Mobil-mobil itu jadi pengingat nyata tentang tim luar biasa yang udah terbentuk di antara mereka, dan membantu mereka sadar betapa mereka saling membutuhkan.
Tanpa Juan, aku nggak tahu deh. Juan itu selalu bersih-bersih. Dia selalu bangun. Tanpa dia, tempat ini rasanya nggak bakal beres.
Kalau Jack, dia pada dasarnya orang yang kami jadikan panutan di gym. Dia gila-gilaan angkat beban.
Eldin, terima kasih karena selalu bikin aku ketawa. Semua punya perannya masing-masing dan itu luar biasa.
Saat itu aku punya kesempatan buat ngingetin mereka dari mana semua ini bermula.
Boys. Ini hari ke-100. Hari ke-100. Ayo, ayo. Menurut kalian, apa yang bakal terjadi? Semoga ada cara buat ngeluarin kalori dari toko ini. Ayo masuk.
Para kontestan dari video toko bahan makanan yang pertama. Seratus delapan puluh sembilan hari yang lalu, orang-orang yang sama sekali nggak saling kenal masuk ke toko bahan makanan ini dan tanpa sadar ikut kompetisi berhadiah 250 ribu dolar, yang dengan cepat berubah jadi video paling kacau yang pernah kami buat.
Hei, guys, Gunner bawain sesuatu buat Juan. Oh, ayo. Oh, wow. Oke. Juan, ayo buka. Oke.
Kenapa kamu bawain dia yang baru? Jangan begitu, Temanku. Kayaknya dia butuh panci dan wajan.
Dan aku bawa kembali semua kontestan dari video pertama. Karena mulai sekarang, penghitung waktu satu jam dimulai. Mereka bisa bantu kalian makan selama satu jam ke depan. Boys, suruh mereka kerja.
Kalau kalian mau tetap di sini dan masak, tetap di sini. Dan separuh lainnya, kita bakal ke sana buat cari barang-barang di toko untuk bikin satu meja besar.
Di video pertama, ini Benteng Beku. Benteng Beku. Sekarang jadi gym. Coba dulu kita punya ini.
Xavian, ini lorong tempat kamu tinggal selama video pertama, nih. Iya! Sekarang udah nggak kayak lorong lagi. Iya. Kamu kangen, nggak? Aku kangen nyiksa mereka.
Kenapa kita nggak bangun dan cium aroma bunga? Hei, semuanya, waktunya makan.
Aku kangen banget sama kalian. Kami sering banget ngomongin kalian. Aku bersyukur banget atas semua bantuan ini karena kami mau pulang secepat mungkin dari sini. Udah lebih dari enam bulan kami di sini.
Pasti ini bikin kalian ingat lagi sama video pertama. Makan bareng… Mereka masih sama aja. Dulu kami makan bareng setiap hari. Ayo kita lakuin lagi karena kami butuh bantuan kalian.
Hei, kami kelihatan beda nggak? Iya. Dari bentuk badan, kalian kelihatan kayak rajin nge-gym. Akhirnya kalian tambah berisi juga.
Juan, gimana rasanya lihat mereka semua di sini? Bantuin kalian? Aku senang banget bisa lihat wajah mereka lagi dan tetap bersama di sini di toko bahan makanan. Iya. Ayo, kita makan.
Kalian semua datang ke sini buat belanja bahan makanan. Dan empat di antara kalian nggak pergi. Ayo! Tambah lagi stoknya. Setiap gigitan yang kalian makan sekarang bantu mereka keluar dari sini lebih cepat. Buat Grocery Boys.
Dan dengan itu, semuanya, waktunya habis. Dadah, Guys.
Melihat orang-orang yang datang sama para cowok ini bikin aku sadar kalau mereka ternyata bukan udah 100 hari di toko bahan makanan ini. Tapi sebenarnya udah 190 hari. Karena saat kami menambah stoknya, mereka harus nunggu lagi selama 22 hari. Dan itu bikin mereka sadar kalau mereka harus keluar dari sini. Secepatnya.
Jadi, editor, bisa taruh di dada Jackson? Kalori kami sebanyak ini. Keluar dari sini.
Hari ini hari terakhir blender. Nggak ada lagi. Selesai. Kita selesai.
Telur beku. Kalian pasti nggak suka, tapi kita harus makan ini. Kalau udah sampai hari nol, aku siap pulang.
Ini udang terakhir. Aku tahu ada satu orang yang pasti senang banget di sini. Kenapa nggak? Aku nggak suka udang. Kita hampir sampai. Tinggal sedikit lagi. Jimmy. Sampai ketemu, Bro.
Empat bulan lalu, kita bilang kalau udah sampai steak, kita tahu kita menang. Dan sekarang… Kita udah di steak. Makan malam kita malam ini.
Dan saat para cowok merayakan karena udah mendekati garis finis, pikiran Jackson justru tertuju pada awal yang baru.
Jadi, setelah lama memikirkan semuanya selama kami di sini, aku kayaknya udah mutusin. Aku kayaknya mau melamar pacarku. Kurasa dia orangnya.
Dia nggak sabar bagiin rencananya kepada semua orang. Aku mau ngelamar pacarku. Aku senang banget dengarnya. Tapi kelupaan dua orang yang sangat penting.
Aku harus minta izin orang tua pacarku buat melamarnya. Aku gugup banget.
Dan karena dia sangat gugup, dia terus menundanya. Nggak ada yang tahu mereka bakal bilang apa.
Boys. Jimmy! Jimbo! Jadi, kupikir aku perlu sedikit mendorongnya.
Hai. Apa kabar, Guys? Hei! Aku serahin ke Jackson, ya. Dia punya sesuatu yang mau dia tanyain.
Hai, halo. Hai. Aku punya pertanyaan yang sangat penting buat kalian. Aku agak gugup lakuin ini, tapi kalian besarkan putri yang luar biasa. Dia sangat berarti buat aku. Dan aku cuma mau tahu, apakah aku boleh meminta putri kalian… maksudku, apa aku boleh minta izin kalian untuk nikahin putri kalian?
Ya ampun. Iya! Iya. Mantap! Wah! Cepat banget. Mantap.
Sekarang kita udah dapet izinnya, bawa masuk cincinnya. Dia memang ingin cincinnya unik. Jadi, menurutku yang oval ini cocok. Keputusan besar.
Ini dia. Oke, Juan, kamu udah punya cincin, kan? Nggak, nggak. Aku nggak punya cincin. Kamu mau beliin istrimu cincin juga? Kami punya di sini, loh. Iya. Bisa? Iya. Ayo, cariin istrimu cincin.
Tunggu, apa? Lihat aja. Nih. Menurutmu gimana? Pegang dulu. Menurutku ini… Itu cantik. Aku suka itu. Iya. Oke.
Makasih banyak, Jimmy. Aku suka, dan dia juga pasti suka. Aku tahu ini cincinnya, jadi aku tahu dia orangnya. Makasih, Jimmy.
Karena para cowok udah sangat dekat dengan garis finis, waktunya untuk merayakan pencapaian terbesar mereka.
Selama 110 hari terakhir, kalian memakai pelacak Google Fitbit Air yang terhubung dengan aplikasi Google Health, dan mereka setuju untuk bagiin datanya, jadi kita bisa lihat siapa yang paling luar biasa dalam hal tertentu. Mulai dari siapa yang bakar kalori paling banyak.
Drum roll, dong! Itu bukan drum roll, tapi nggak apa-apa. Pemenangnya… Jackson! Yeah! Mantap! Membakar 451.299 kalori. Terima kasih, terima kasih.
Berikutnya, Fitbit Air nggak cuma melacak kalori yang kalian bakar saat olahraga, tapi juga memantau pemulihan kalian. Makanya penghargaan berikutnya "Jam Tidur Terbanyak", Eldin! Mantap. Dia tidur selama 1.054 jam 4 menit. Ya ampun.
Trofi berikutnya, ada "Kalori yang Dimasak Terbanyak". Dan dengan aplikasi Google Health, bisa memotret makanan apa pun atau scan barang apa pun. Ini memberi tahu semua data nutrisi dari makanan yang kalian makan.
Reyhan! Mantap! Yeah! Makasih, Jimmy. Untuk "Kalori yang Dimasak Terbanyak", 2.011.555.
Trofi terakhir kita untuk "Langkah Terbanyak". Pemenangnya adalah Juan! Juan! Yeah! 2.735.000 langkah. Juan, selamat ya. Terima kasih. Selamat ya. Terima kasih banyak.
Dan aku mau ngasih tahu kalau kalian masing-masing memenangkan langganan seumur hidup Google Health Premium. Dengan pelatih kesehatan pribadi. Aye! Yo! Jadi, hasil yang kalian dapat di toko bahan makanan bisa dipertahankan di dunia nyata. Nggak bakalan aku lepas.
Waktunya angka besar lagi. Kurang dari 50 ribu kalori lagi. Tinggal dua hari.
Para cowok resmi udah makan 4,3 juta kalori dan cuma kehilangan 6.614 dolar. Karena tahu masih ada makanan untuk satu hari lagi, Reyhan menyiapkan makanan terakhir mereka.
Hal terbaik yang dilakukan ibuku adalah mengajariku cara bikin roti. Ini bakal jadi makan malam terakhir yang spesial.
Dan dia juga punya satu kejutan terakhir. Aku udah menyimpan ini buat hari ini. Apa? Siap bikin tempat ini berantakan? Oke, kasih aku satu. Ayo, lempar. Aku udah menyimpan ini. Ayo.
Terakhir kali kita melakukan ini, kita kira kita bakal pulang.
Aku tahu sekilas ini kelihatannya kayak kebosanan atau aksi menyakiti diri sendiri tanpa pikir panjang. Tapi ini sebenarnya bentuk penghormatan. Mereka menghidupkan kembali kenangan tentang dari mana mereka berasal dan apa yang udah mereka lalui.
Ayo! Guys, besok kita pulang! Yeah! Malam terakhir di toko bahan makanan! Kita akan pulang!
Setelah lebih dari 200 hari, ini hari terakhir mereka di toko bahan makanan. Dan kisah mereka udah jauh melampaui dinding toko ini, karena ratusan penggemar datang dan berdiri di tengah hujan.
untuk melihat mereka makan makanan terakhir.
Oh, Bro. Oke, Guys! Tunjukkin semua kalori yang tersisa di toko. Ayo. Tinggal berapa kalori, sih? Ada 3.882. Setelah ini… Kita pulang! Selesai.
Di depan semua orang yang kalian kenal dan sayang. Dan setengah warga kota kita. 202 hari yang lalu, empat pria ini masuk ke toko bahan makanan ini untuk membeli makanan. Dan sekarang, setelah mengalahkan lebih dari 90 orang, tibalah saatnya makanan terakhir.
Makan! Makan! Makan! Makan! Makan! Makan! Makan! Makan! Makan! Makan! Untuk makanan terakhir. Cheers. Cheers.
Jadi, ini bukan cuma soal makan. Aku gemeter karena nggak sabar mau keluar dari sini. Ini hari yang besar. Melihat anak-anakku, aku berusaha nyumpel makanan ke mulutku.
Dan sekarang, gigitan terakhir. Setelah ini kalian selesai. Ayo kita pulang! Makan! Yeah!
Ayo! Kalian bebas pergi! Ayo! Yakin udah siap? Tiga. Dua. Satu.
200 hari lalu, aku putuskan melakukan salah satu eksperimen sosial paling gila dalam sejarah untuk cari tahu apa yang terjadi kalau orang yang sama sekali nggak kenal mencoba bertahan paling lama di toko bahan makanan. Dan kemudian, empat orang memilih tinggal dan makan sampai berhasil keluar. Dan yang akhirnya terjadi… Sejujurnya, aku nggak tahu kenapa aku sendiri yang cerita.
Aku bakal kangen kalian, boys. Ini malam terakhir kita, Bro. Bakal luar biasa. Aku bahkan nggak tahu besok bakal kayak apa. Keluar dari sini. Kita udah lama di sini, dan sekarang harus langsung balik ke kehidupan normal. Paham, kan?
Fakta bahwa kita bersama setiap hari selama 24 jam penuh. Nggak ada orang lain. Jujur, aku nggak mungkin lakuin ini bareng orang lain. Dan kalau dipikir-pikir, kita masuk ke sini tanpa saling kenal. Lihat kita sekarang. Jadi sahabat. Sahabat selamanya. Ya.
Kalian baru aja menangin satu juta dolar!
Aku bahkan nggak bisa… Ini apaan, sih? Ayo, Sayang! Iya!
Ayah! Iya? Kita pulang sekarang? Iya.
Kamu ingat cincinmu yang dulu harus kukembalikan? Kita nggak punya uang waktu itu, tapi sekarang, aku punya cincin ini buat kamu.
Aku cinta kamu. Aku juga cinta kamu. Kamu wanita yang luar biasa. Kita tumbuh bersama. Tinggal bersama. Tinggal satu hal lagi.
Yeah! Bilang iya! Iya! Aku bilang iya!
Gila banget cara video ini berakhir. Gila sih. Makasih udah nonton.
Artikel diterbitkan · Diperbarui
