Tujuh Hari Terkubur Hidup-Hidup: Catatan MrBeast dari Dalam Peti di Bawah Tanah
MrBeast ミスタービーストDalam video ini, Jimmy (MrBeast) mencoba bertahan tujuh hari penuh di dalam peti yang dikubur di bawah tanah. Dalam terjemahan subtitelnya, timbunan itu disebut "1 ton tanah". Ia menyebut tantangan ini sebagai hal paling menyeramkan yang pernah ia lakukan dan menegaskan bahwa semuanya "100% nyata". Sejak awal ia juga mengakui bahwa ia sangat meremehkan betapa beratnya tantangan ini. Video mengikuti perjalanannya dari hari pertama hingga ia digali keluar, termasuk ulah teman-temannya di permukaan, kondisi mentalnya yang terus menurun, dan momen kanal mencapai 200 juta subscriber saat ia masih di dalam peti.
Proses Penguburan dan Perlengkapan di Dalam Peti
Saat tanah mulai dijatuhkan ke atas peti, Jimmy merasa atapnya bergetar sampai ia refleks ingin menahannya. Ia mengatakan sedang mempercayakan nyawanya pada peti itu selama tujuh hari dan berharap peti tersebut tidak tiba-tiba rusak. Proses penguburan ternyata memakan waktu lama, sehingga begitu tantangan resmi dimulai, ia sudah ingin buang air kecil. Ia menyebut cara buang air di bawah tanah sebagai hal yang "ngga nyaman banget". Tak lama kemudian ia juga mengeluh kakinya mati rasa.
Perlengkapannya terbatas. Ada sebuah koper berisi makanan, hanya MRE (makanan siap saji yang cukup ditambah air panas) dan camilan. Ada pula wadah air lima galon dan sebuah koper "barang-barang penting" yang disiapkan timnya. Jimmy memperkirakan makanannya akan habis jauh sebelum tujuh hari berlalu. Soal keselamatan, ia menekankan harus selalu ada orang yang mengawasinya dan menjaga walkie-talkie setiap saat, supaya ia tidak kehabisan napas dan permintaannya selalu dijawab.
Strategi Tidur dan Gangguan dari Teman-Teman
Menjelang pukul 1 pagi di malam pertama, Jimmy menjelaskan strateginya, yaitu tidur sebanyak mungkin. Menurutnya tidur adalah kunci menyelesaikan tantangan ini, karena saat tidur ia tidak memikirkan bahwa dirinya terperangkap di dalam kotak. Ia sendiri mengakui cara itu tidak selalu berhasil. Lalat di dalam peti ikut mengganggunya.
Masalah yang lebih besar datang dari atas tanah. Ia lupa bahwa teman-temannya, termasuk Nolan, Karl, Tareq, dan Kris, akan terus mengusiknya dan tidak membiarkannya tidur. Candaan soal ibu Nolan menjadi lelucon yang terus diulang sepanjang video. Misalnya, ketika tanah terasa bergetar, Jimmy berkelakar bahwa suaranya seperti ibu Nolan yang melompat di permukaan.
Rutinitas Hari Pertama: Celana Pendek, MRE, dan Kebosanan
Di pagi hari, "misi pertama" Jimmy adalah memotong celana panjangnya menjadi celana pendek. Ia lalu mencoba MRE. Sementara itu, teman-temannya memanggang steak di atas kuburannya. Mereka sempat mengaku akan ikut makan MRE sebagai bentuk solidaritas, tetapi Jimmy mendengar Tareq di belakang berkata "ngga". Pasta MRE-nya ternyata masih garing, meski ia tetap bilang rasanya enak.
Kebosanan cepat menjadi masalah. Jimmy memukul-mukul dinding peti untuk hiburan sampai buku-buku jarinya sakit, lalu memasang kaus kaki di tangan agar bisa terus memukul. Ia mengaku sangat butuh hiburan.
Kamera yang Diturunkan Lewat Pipa
Suatu ketika Jimmy mendengar suara yang membuatnya takut dan meminta timnya menjelaskan apa yang terjadi, "apalagi karena nyawaku taruhannya". Mereka tidak bisa menjelaskan apa-apa. Belakangan terungkap bahwa tim memasukkan pipa sampai ke kuburan, menyedot tanahnya keluar, lalu menurunkan kamera kabel untuk melihat Jimmy "menderita". Salah satu dari mereka menyamakan prosesnya dengan operasi. Saat itu seekor lalat hinggap di kaki Jimmy dan mengagetkannya.
Foto Ibu Nolan dan Tebakan Soal Penyebab Menyerah
Menjelang akhir hari kedua, teman-temannya pergi ke RV. Jimmy memanfaatkan waktu untuk membuka koper barang-barang penting dan menemukan sebuah kartu berisi foto yang ia candai sebagai foto ibu Nolan. Nolan menyangkal dirinya yang menaruh foto itu.
Pada momen ini Jimmy menebak hal apa yang paling mungkin membuatnya menyerah. Jawaban pertamanya, ia tidak ingin buang air besar di bawah tanah. Jawaban berikutnya ia ulang-ulang: sakit punggung.
Hujan Lebat, Pesta Speaker, dan Baut yang Longgar
Hujan lebat dan petir membangunkan salah satu teman Jimmy, yang lalu membangunkan Nolan untuk mengecek apakah Jimmy baik-baik saja. Menurut mereka tempat itu terlihat seperti pemakaman, dan mereka khawatir karena tanah yang bercampur air menjadi berat.
Setelah itu teman-temannya memasang 15 speaker di atas kuburan dan menggelar "pesta". Jimmy sudah menduga Kris akan memutar musik jelek. Petinya bergetar dan teman-temannya berteriak seolah ada gempa. Di tengah getaran itu Jimmy menyadari ada baut di sisi peti yang ternyata belum terpasang, bahkan sudah longgar sejak awal. Ia bertanya apakah ia perlu khawatir. Getarannya membuat kepalanya sakit, dan entah bagaimana ada bunga di rambutnya, yang membuatnya panik.
Terowongan Rahasia Menuju Peti
Musik keras dari speaker ternyata punya fungsi lain. Teman-temannya mulai menggali terowongan dari samping menuju peti Jimmy, dan suara speaker menutupi suara penggalian. Mereka juga sengaja memutar suara konstruksi agar Jimmy tidak mendengar ekskavator. Dari dalam peti Jimmy hanya mendengar kebisingan tanpa ada yang menjawab walkie-talkie. Ia menyimpulkan hanya ada dua kemungkinan: ia akan mati, atau teman-temannya sedang melakukan sesuatu yang sangat bodoh. Ia menyamakannya dengan bermain video game, "kecuali kamu bisa membunuh seseorang dengan ngga sengaja".
Mereka begadang semalaman untuk menggali. Jimmy mencatat bahwa mereka melakukannya tanpa dibayar. Ketika terowongan akhirnya menembus peti, yang pertama dilihat Jimmy adalah dahi Nolan. Jimmy mengaku ini sama sekali bukan hal yang ia kira akan terjadi hari itu.
Lewat 50 Jam: Risiko Pembekuan Darah dan Rasa Selalu Diawasi
Setelah melewati 50 jam, Jimmy mengatakan ia sudah terkubur lebih lama dibanding saat ia melakukan tantangan serupa sebelumnya. Ia bercerita telah berjanji kepada dokternya untuk bergerak setiap hari agar darahnya tidak membeku, karena menurutnya berbaring tujuh hari berturut-turut bisa membunuh seseorang. Ia sempat meminta dumbel kepada teman-temannya, tetapi yang dikirim hanya dumbel 1 kg. Ia juga mengaku badannya sangat bau dan berusaha tidak memikirkan kemungkinan mati saat berdiri nanti.
Ada satu hal yang ia sebut aneh dari tantangan ini, yaitu banyaknya kamera yang merekamnya setiap saat. Di hari-hari awal itu tidak mengganggunya. Lama-kelamaan perasaan selalu ditonton mulai membuatnya kesal.
Foto yang "Menjaga Kewarasan" dan Cokelat Feastables
Lewat terowongan, Nolan bertanya bagaimana caranya agar foto ibunya disingkirkan. Jimmy menjawab foto itu satu-satunya hal yang membuatnya tetap waras, dan ia berencana membingkai serta menyimpannya selamanya.
Teman-temannya juga mengingatkan bahwa kanal hampir mencapai 200 juta subscriber, dan Jimmy akan melewati angka itu dari dalam peti. Jimmy berharap bisa melihatnya langsung. Nolan lalu menempelkan cokelat Feastables dengan selotip untuk Jimmy. Jimmy berkomentar bahwa itu pemasaran yang cukup bagus dari teman-temannya, karena sekarang Feastables akan muncul di setiap selang waktu dalam video.
Kondisi Mental yang Merosot
Malam berikutnya Jimmy merasa sangat lelah tetapi tidak bisa tidur, sesuatu yang katanya belum pernah ia alami. Ia menangis tanpa tahu sebabnya.
Pada hari kelima ia menyebut dua hari tersisa sebagai "mimpi buruk". Ia berpendapat manusia tidak seharusnya berbaring lima hari berturut-turut, dan mengatakan akan mencoba bersikap seolah-olah tidak depresi. Ketika teman-temannya mengabarkan akan menembak batu nisannya dengan senapan paintball, Jimmy menjawab dengan nada datar, "Itu terdengar menyenangkan. Aku boleh ikut?", lalu mengaku bahkan tidak tahu harus berkata apa kepada mereka. Saat ditanya apa yang ia lakukan untuk bersenang-senang, jawabannya: tidak ada, ia merasa menderita.
Ia mengaku sebenarnya sudah perlu buang air besar, tetapi ingin mencoba menahannya selama dua hari terakhir. Ia tidak punya motivasi melakukan apa pun, bahkan tidak punya cukup energi untuk menyiapkan makanan, karena buang air di dalam peti sangat sulit. Ia juga bercerita celana pendeknya tidak sengaja terkena air kencing, sehingga ia memotong bagian yang "terinfeksi" dan celananya kini jadi sangat pendek.
Mencapai 200 Juta Subscriber dari Bawah Tanah
Momen 200 juta subscriber dirangkai dengan segmen sponsor. Dalam segmen itu tim disebut mengakali koneksi internet agar Jimmy tetap terhubung walau berada sekitar tiga meter di bawah tanah, sehingga ia bisa memantau jumlah subscriber secara langsung.
Sambil menunggu angkanya naik, teman-temannya berbagi kenangan. Karl bilang dulu ia hanya orang biasa di Nebraska, lalu Nolan menyela bahwa sekarang Karl hanya orang biasa di North Carolina. Seseorang mengingat bahwa dulu mereka membicarakan hal ini di meja makan, dan kini mereka punya 200 juta subscriber, sambil menyebut bekerja bersama semuanya sebagai sebuah kehormatan. Chandler bercerita bahwa saat pertama bekerja di sana jumlah mereka hanya tujuh orang dan ia bertugas sebagai petugas kebersihan. Jimmy sendiri mengatakan ia mulai membuat video pada usia 11 tahun, kini berusia 25, dan tidak pernah membayangkan kanalnya akan sebesar ini. Ia berterima kasih kepada penonton dan mengenang masa ketika tidak ada yang menonton videonya. Angka 200 juta akhirnya tercapai dan mereka bersorak.
Saat teman-temannya bersiap pergi, Jimmy menahan mereka karena belum sempat menghubungi pacarnya. Ia minta waktu dua menit saja agar pacarnya tahu ia masih hidup.
Kembali Sendirian: "Aku Memburuk Sangat Cepat"
Setelah euforia itu, Jimmy kembali sendirian. Ia makan sambil menangis tanpa tahu alasannya. Menurutnya mencapai 200 juta bersama teman-temannya memang menyenangkan, tetapi sekarang ia terkurung lagi. Ia tidak tahu bagaimana bisa melewati dua hari lagi dan mengatakan kondisinya memburuk sangat cepat.
Ketika Nolan memanggil lewat walkie-talkie, Jimmy tidak menjawab, sampai Nolan tidak yakin apakah ia masih hidup. Jimmy akhirnya mengaku bahwa ia berusaha tetap bicara demi konten, padahal sebenarnya ia sama sekali tidak ingin bicara dan hanya ingin keluar. Teman-temannya menilai Jimmy berubah dari ketakutan dan banyak bicara menjadi sedih, dan mereka merasa perlu mencari cara untuk menghiburnya. Jimmy juga menceritakan bahwa botol-botol untuk buang airnya sudah habis terpakai, jadi kini ia buang air di kantong MRE setelah isinya dimakan lalu menutupnya. Ia menyebut tantangan ini menjijikkan dan ingin pergi.
Orang Tua Nolan sebagai Penghibur
Hiburan datang dari arah yang tak terduga: Nolan membawa orang tuanya. Jimmy sempat menanyakan soal "foto" tadi, lalu meminta mereka menceritakan hal memalukan tentang Nolan. Menurut orang tua Nolan, ceritanya banyak. Salah satunya, Nolan pernah bilang akan pergi ke prom, padahal ia hanya pergi sebentar ke rumah tetangga. Mereka juga bilang ingin melihat Nolan membawa pulang seorang gadis saat Natal. Jimmy mengatakan itulah yang ia butuhkan untuk menghibur diri, karena ia tahu kolom komentar akan heboh. Nolan membalas, "Aku benci Jimmy."
Malam Terakhir dan Ketakutan Soal Berdiri
Jimmy memerintahkan timnya agar semua orang sudah mulai menggali dalam 12 jam. Ia bertanya setengah bercanda apa yang akan mereka lakukan jika ia berdiri lalu mati karena darah membeku, dan salah satu dari mereka menjawab sudah tahu di mana akan "menempatkannya". Jimmy mengatakan belum pernah seantusias ini terhadap apa pun dalam hidupnya dan tidak sabar melihat sinar matahari. Ia masih tidak tahu mengapa ia terus menangis. Pada malam terakhir, satu-satunya yang ada di pikirannya adalah apakah ia masih bisa berdiri, karena menurutnya berbaring tanpa bergerak selama itu tidak normal.
Hari Ketujuh: Digali Keluar
Setelah genap tujuh hari, Jimmy menyebut masa menunggu teman-temannya menggali sebagai bagian terburuk dari tantangan ini, apalagi ditambah kekhawatiran akan mati saat berdiri. Ia yakin komentar pertama mereka nanti adalah bahwa ia bau. Karl memperkenalkan operator ekskavator yang ia sebut mirip Santa Claus, tetapi Jimmy hanya ingin dikeluarkan secepatnya. Ekskavator yang mendekat terasa menyeramkan baginya, sampai akhirnya ia bisa melihat sinar matahari. Ia bilang sulit menggambarkan rupa matahari setelah tujuh hari tidak melihatnya, dan ia kembali menangis tanpa bisa menahannya.
Seperti tebakannya, teman-temannya langsung berkomentar soal bau. Jimmy meminta mereka jangan merayakan dulu sebelum ia berdiri tanpa mati karena darah beku. Ia diminta duduk dan menunggu tim medis, yang menanyakan apakah ia mual atau pusing. Jimmy menjawab tidak tahu. Saat berdiri untuk pertama kalinya setelah seminggu, kakinya terasa lemah dan ia merasakan darah mengalir ke kepala, tetapi ia tidak apa-apa: "Oh, aku ngga mati."
Kejutan sesungguhnya menunggu di permukaan. Banyak orang sudah berkumpul, dan setelah tujuh hari Jimmy akhirnya bisa merayakan 200 juta subscriber dengan layak. Ia menutup video dengan berkelakar bahwa semua orang sudah melihat celana dalamnya, lalu seperti biasa mengakhirinya dengan ledakan.
Aku akan menghabiskan tujuh hari ke depan di bawah 1 ton tanah. Ini hal terseram yang pernah kulakukan. Baiklah, sepertinya sudah saatnya menguburku hidup-hidup.
Itu serem. Ini bakal serem banget. Ini ketakutan sebagian besar orang. Astaga. Tanah itu menyeramkan.
Bersiaplah. Turunkan muatannya. Astaga. Aku merasa aku perlu memegang atapnya.
Atapku bergetar. Aku mempercayakan nyawaku kepada peti ini selama tujuh hari ke depan. Semoga aja petinya ngga rusak tiba-tiba.
Dan tentu aja, ini udah jelas. Tapi ya, ini 100% nyata. Dan jujur aja, aku ngeremehin banget akan seberapa sulitnya ini.
Dan dengan itu, tantangannya secara resmi sudah dimulai. Aku sekarang terkurung di sini selama tujuh hari ke depan.
Mereka butuh waktu lama banget untuk menguburku dan sekarang aku ingin buang air. Dan tantangannya baru aja mulai. Kalau kamu penasaran bagaimana aku menggunakan toilet di bawah sini. Ya. Ini ngga nyaman banget.
Aku perlu selamat selama tujuh hari ke depan… Kakiku! Ada makanan dalam koper ini, cuman MRE dan cemilan. Kakiku mati rasa. Lima galon drum air di sana. Dan barang-barang penting yang dimasukkan mereka ke dalam koper ini, yang berarti aku akan kehabisan makanan jauh sebelum tujuh hari.
Tapi waspadalah. Ini berbahaya banget. Dan supaya aku ngga kehabisan napas, aku perlu mastiin ada yang terus mengawasiku.
Jimmy, kamu bisa dengar?
Ya, terdengar seperti ibu Nolan lompat di permukaan.
Kalau ada 12 orang, mungkin akan seperti itu.
Hampir jam 1 pagi. Firasatku kalian akan segera tidur. Seseorang perlu di dekat walkie-talkienya setiap saat. Jadi kalau aku perlu sesuatu, kalian harus ada yang jawab, oke?
Dan sekarang karena ngga ada yang perlu kulakukan, aku akan tidur, dan aku akan bangun dan merasa bugar atau tertimpa 1 ton tanah. Kuharap aku bangun merasa bugar.
Tidur adalah kunci untuk menyelesaikan tantangan ini, karena saat aku tidur, aku ngga memikirkan kalau aku terperangkap dalam kotak ini. Tapi itu ngga berhasil setiap saat.
Apa ada lalat di sini? Yang harus kulakukan adalah tidur sepanjang tantangan ini. Untuk tetap waras.
Lihat dia. Dia kelihatan nyaman banget. Jimmy Jam!
Ngga. Nolan menggambar di wajahmu.
Nolan, berapa lama lagi ibumu akan mengunjungi set?
Ngga, aku tahu kamu akan bilang sesuatu.
Moga-moga dia ngga merusak petinya. Tunjukkan dia.
Strategiku selama video ini adalah untuk terus tidur. Tapi aku lupa. Teman-temanku akan terus menggangguku dan tidak membiarkanku tidur. Ini akan ngga enak banget.
Aku ingin memulai hariku dengan mengubah celana panjang ini menjadi celana pendek.
Aku baru aja memukul kotak itu. Misi satu selesai. Aku punya celana pendek.
Ini koper makanan kita. Ayo coba MRE ini. MRE kepanjangannya "Makanan Siap Dimakan". Kamu cuma perlu tambah air panas, dan itu akan memasak makanannya.
Di sisi lain, anak-anak, mereka memanggang steak dan makan enak di atas kuburanku.
Kamu tahu, Jimmy, untuk kamu, kami akan makan MRE selagi kami di luar sini.
Benarkah? Ya. Ngga. Aku dengar Tareq di belakang bilang ngga.
Selamat menikmati pasta air panas di kantung.
Sementara itu, inilah kondisiku. Garing. Kenapa pasta garing? Ini enak.
Aku bosan banget, sampai-sampai aku memukul petiku untuk bersenang-senang sampai buku-buku jariku sakit. Jadi aku pasang kaus kaki di tanganku supaya aku bisa terus memukul dindingnya. Aku perlu banget hiburan.
Jimmy. Syukurlah, aku bosan banget. Sebentar.
Kamu ngapain? Itu membuatku takut. Apa kamu bisa jelasin kamu sedang apa? Apalagi karena nyawaku taruhannya? Baiklah.
Sayangnya, mereka ngga bisa jelasin apa pun. Yang mereka lakukan adalah mereka memasukkan pipa sampai ke kuburanku, menyedot kotorannya keluar, supaya mereka bisa letakkan kamera kabel ini dan menurunkannya dan melihat aku menderita.
Ya, itulah yang terjadi. Itulah yang terjadi. Saatnya untuk masuk. Ini seperti operasi. Apa itu?
Lalat di kakiku itu buat aku terkejut. Menjauhlah dariku.
Kamu bisa tahan ini? Terus aja lihat. Gerakkan… Kami lihat dia. Bersenang-senang? Selamat malam, Jimmy.
Dan saat hari kedua sudah mau selesai, mereka meninggalkanku untuk menghabiskan waktu di RV mereka. Dan karena aku ngga lakukan apa-apa, kurasa saat ini waktu yang bagus untuk membuka koper barang-barang penting mereka, dan lihat isinya apa.
Tunggu, dia membuka kartunya.
Apa ini ibu Nolan? Aku menemukan foto ibumu. Bro…
Kamu yang lakukan? Ngga, itu bukan aku. Nolan, apa ini ibumu?
Astaga, dia di dadanya. Astaga.
Selain itu, selagi aku menemukan gambar ini, aku harus menebak apa yang akan membuatku berhenti dari tantangan ini, yaitu aku ngga ingin buang air besar di bawah tanah. Sakit punggung, sakit punggung, sakit punggung. Dan mungkin sakit punggung.
Dan tentu saja, kamu bisa lihat ini udah cukup sulit untukku. Tapi seperti biasanya, kamu tahu kalau ini akan jauh lebih sulit.
Sedang hujan lebat sekarang. Aku terbangun karena suara petir. Nolan, bangun. Kita perlu mengecek Jimmy, mastiin dia ngga terkubur. Aku khawatir.
Ini terlihat seperti pemakaman. Menurutmu tanahnya lebih besar sekarang? Tanah plus air itu berat.
Jimmy. Kurasa aku punya ide untuk membangunkannya.
Apa ada yang sedang menggali? Ini biasa.
Aku belum pakai celana. Dan situasinya mulai kacau.
Jimmy, kamu bisa dengar kami? Kamu sedang apa di sana? Ada 15 speaker di atas kuburanmu.
Jadi kalau aku bisa tebak, Kris akan memainkan musik jelek.
Jimmy, ada pesta di atas sini.
Wah… Whoa! Petiku bergetar. Jimmy, ada gempa, astaga.
Tunggu, apa itu? Aku baru sadar ada baut yang belum terpasang di sisi petiku. Bautnya longgar di peti.
Dari dasar? Kamu bercanda. Benar-benar dari dasar. Apa aku harus merasa khawatir ini ngga terpasang ketat?
Naikkan volumenya.
Kamu sedang apa sekarang? Bergetar. Getaran ini membuat kepalaku sakit. Kenapa ada bunga di rambutku? Aku panik.
Oke, ayo gali terowongan. Kita akan mulai terowongannya dari sini dan menggalinya sampai ke peti Jimmy. Speakernya mengeluarkan suara jadi dia ngga akan dengar kita menggali.
Aku punya ide. Kita mainkan suara konstruksi di speaker. Dengan begitu dia ngga dengar ekskavatornya.
Dengan begitu dia ngga dengar ekskavatornya. Ada suara bising, dan ngga ada yang menjawab walkie-talkienya.
Jadi entah aku akan meninggal. Ini seperti bermain video game. Atau mereka akan lakukan sesuatu yang sangat bodoh. Kecuali kamu bisa membunuh seseorang dengan ngga sengaja.
Aku telah melewati 50 jam. Aku sekarang terkubur lebih lama dari yang sebelumnya aku lakukan tantangan ini. Aku janji kepada dokterku kalau aku akan bergerak setiap hari supaya darahku ngga membeku karena sepertinya berbaring selama tujuh hari berturut-turut bisa membunuhmu.
Aku menggali lubang. Kita akan menggemburkan tanahnya untuk Kris.
Aku meminta anak-anak untuk membawakan dumbbell dan mereka memberikanku dumbbell 1 kg. Aku bau banget.
Aku akan berusaha untuk ngga mikirin kalau aku bisa mati ketika aku berdiri dalam beberapa hari.
Kris, galilah semeter lagi. Aku ngga ahli sama sekali.
Aku bosan di dalam peti ini.
Kami terjaga sepanjang malam dan menggali terowongan ini dan ngga membayar dia untuk melakukannya.
Apa ini aman? Aku akan ambil lagi. Apa itu? Dan kalau kamu bicara tentang bokong Tareq. Apa itu? Kalian di belakangku.
Salah satu hal aneh dalam tantangan ini adalah ada banyak sekali kamera yang melapor setiap saat.
Kita harus gali beberapa cm lagi dan lalu kita akan sampai ke petinya.
Itu ngga menggangguku dalam beberapa hari pertama, tapi aku ngerasa kalau seseorang selalu melihatku dan itu mulai membuatku kesal.
Itu dia, itu dia. Kita hampir sampai. Suara apa itu yang kudengar?
Hai Jimmy. Apa? Hai Jimmy! Jimmy! Hey, Jimmy, kamu lihat kami? Aku lihat dahi Nolan. Ya, susah untuk dilewatkan.
Berapa lama yang dibutuhkan untuk menggali terowongan itu? Sepanjang malam, Jimmy. Bukan itu yang aku kira akan terjadi hari ini.
Hey Nolan, tunggu dulu. Apa opinimu tentang foto ini? Apa yang harus kulakukan untuk menyingkirkan foto ibuku itu? Inilah satu-satunya yang tetap membuatku waras. Bagaimana aku mendapatkannya kembali? Aku akan membingkainya dan menyimpannya selamanya. Maaf.
Kamu udah lama di peti ini sampai-sampai lupa tentang yang terjadi sama channelnya. Ya! Ya! Kita hampir mencapai 200 juta. Kamu akan mencapai 200 juta subscriber dalam peti itu. Andai aja aku bisa melihatnya langsung. Aku juga, kawan.
Nolan juga punya kejutan untukmu. Kami akan selotip Feastables ini untuk Jimmy. Astaga, panas di sini. Apa itu cokelat Feastables baru?
Hey, ini kalau dipikir-pikir pemasaran yang cukup bagus oleh kawan-kawanku. Sekarang dalam setiap selang waktu, Feastables akan di sana.
Kuharap besok lebih mudah. Rasanya aneh, aku capek banget, tapi entah kenapa aku ngga bisa tidur. Aku ngga tahu. Aku ngga pernah ngalamin ini sebelumnya. Kenapa aku nangis? Aku ngga tahu.
Oke. Sekarang hari kelima. Dua hari lagi dalam mimpi buruk ini. Kurasa manusia ngga boleh berbaring lima hari berturut-turut. Aku akan coba berperilaku seolah-olah aku ngga depresi. Hampir selesai!
Jimmy, kami ada senapan bola cat, dan kami akan tembak batu nisanmu. Itu terdengar menyenangkan. Aku boleh ikut?
Aku bahkan ngga tahu harus berkata apa kepada mereka. Jimmy, apa yang kamu lakukan untuk senang-senang? Ngga ada. Aku merasa menderita.
Kamu sudah buang air besar? Aku benar-benar harus buang air besar, tapi aku akan lihat apa aku bisa menahannya selama dua hari ke depan.
Aku ngga tahu kenapa, tapi aku ngga punya motivasi untuk lakukan apa-apa. Aku udah berbaring di sini selama lima hari dan aku ngga punya energi yang cukup untuk mempersiapkan makanan karena pergi ke kamar mandi di sini sangat sulit.
Jangan tanya aku "kok bisa?", celana pendekku ngga sengaja kena kencing. Aku akan potong bagian celana pendekku yang terinfeksi. Maaf karena celananya pendek banget sekarang. Itu menjijikkan.
Jimmy, kami di sini untuk berpesta. Kita hampir mencapai 200 juta subscriber. Kapan kita akan mencapainya? Berapa lama lagi? Aku bukan peneliti. Apa yang dia inginkan dari kita?
Aku merasa sedih sepanjang hari, tapi mengetahui kalau kami akan mencapai 200 juta subscriber, itu membuatku senang.
Karena kita akan mencapai 200 juta subscriber, ini adalah waktu yang pas banget untuk bicara tentang internet rumah Verizon. Itu bener juga.
Internet rumah 5G Verizon adalah seperti yang kamu dengar. Itu adalah internet nirkabel untuk rumah kamu yang memakai jaringan 5G Ultra Wideband super cepat Verizon. Dan jangan tanya aku bagaimana bisa, tapi geng menghacknya untuk memastikan jaringannya berfungsi selagi aku di bawah tanah.
Kami menyalakannya sekarang. Bagus. Oke, sekarang aku terhubung. Dan sekarang kamu akan lihat kami capai 200 juta.
Dan dengan menyolok kotak kecil ini, berkat Verizon, sekarang aku punya internet rumah 5G yang bisa diandalkan. Dan karena hack kami. Terkoneksi. Walaupun aku tiga meter di bawah tanah. Aku bisa lihat jumlah subscriberku saat ini.
Karl, apa kamu tahu kalau orang-orang yang menonton video ini di atas 18 tahun, kalau mereka memesan internet rumah Verizon, selagi persediaan masih ada, Verizon akan berikan Xbox Series S untuk mereka gratis. Mereka pasti benci uang. Jujur aja. Ya.
Dan kamu bisa dapatkan dengan harga mulai dari $35 per bulan. Jadi kalau kamu ingin internet yang cepat dan dapat diandalkan, kunjungi mrbeastverizon.com dan masukkan alamat kamu dan itu akan beritahu kamu apa layanannya tersedia di wilayahmu.
Dan sekarang ayo fokus ke sasaran subscriber 200 juta. Kita semakin dekat.
Sebelum ini aku hanya orang biasa di Nebraska dan… Sekarang dia hanya orang biasa di North Carolina. Aku dulu hanya orang biasa di Nebraska. Karl, ini momen mengharukan. Jangan tiru Nolan.
Gila banget mengingat kalau kita dulu berbicara tentang ini di meja makan dan sekarang kita punya 200 juta subscriber. Itu gila. Aku cuman ingin bilang suatu kehormatan bisa bekerja dengan semuanya. Ayo capai target-target lain.
Dan akhirnya, Chandler, tutup ini. Saat aku pertama kali kerja di sini, jumlah kita ada tujuh, dan aku petugas kebersihan, dan sekarang kita telah capai 200 juta subscriber dan aku bersyukur banget.
Aku mulai buat video saat aku berumur 11 tahun. Aku berumur 25 sekarang dan aku ngga pernah membayangkan channelnya akan sebesar ini. Maksudku, sebelum kita mencapai 200 juta subscriber,
Sebelum kita mencapai 200 juta subscriber, aku cuman ingin kalian semua tahu aku mengapresiasi kalian semua yang menonton video-videoku. Aku masih ingat hari-hari saat aku buat video dan ngga ada yang nonton. Terima kasih banyak. Kita akan lihat nomor-nomor ini naik.
Astaga! Kita berhasil. Begitu! Ya! Kita berhasil!
Kurasa saatnya kami pergi.
Tunggu dulu. Aku belum dapat kesempatan untuk menghubungi pacarku.
Ya, kami akan tinggal. Kami akan tinggal. Baiklah bro, kami akan di sini. Oke? Telepon dia.
Ayolah, colok kembali. Aku ingin bilang, dua menit aja. Jadi pacarku tahu aku masih hidup.
Ayo makan. Baiklah.
Aku ngga tahu. Aku melakukan ini selagi menangis dan aku ngga tahu kenapa aku menangis. Mencapai 200 juta dengan anak-anak tadi menyenangkan, tapi sekarang aku sendiri dan terkurung di sini lagi.
Sudah lima hari. Lima hari di peti ini. Aku ngga tahu bagaimana aku akan melewati dua hari lagi. Aku memburuk sangat cepat.
Yo, Jimmy, bagaimana kabarmu?
Ngga ada jawaban. Aku ngga tahu apa dia masih hidup.
Nolan, aku senang kamu memeriksa keadaanku dan peduli, tapi…
Apa kamu bertahan di sana?
Aku tahu…
Jimmy berubah dari ketakutan dan banyak ngomong, dan sekarang dia sedih.
Aku berusaha sebisa mungkin untuk berbicara kepada kalian untuk konten, tapi, jujur aja, aku ngga ingin bicara sama sekali. Aku ingin keluar dari sini.
Ya, dia mulai kehilangan akal. Kurasa kita perlu cari cara untuk menghiburnya. Jadi aku akan menghubungi beberapa orang.
Aku ngga tahu apa aku udah bilang ini kepada kalian, tapi aku sudah menggunakan semua botol buang airku, dan jadi saat aku perlu buang air, aku makan ini, dan lalu aku buang air di kantongnya dan menutupnya. Aku tahu itu terlalu mendetail. Tantangan ini menjijikkan dan aku ingin pergi.
Aku merasa sangat sedih sampai-sampai hanya ada satu hal di dunia ini yang bisa menghiburku.
Jimmy, aku membawa seseorang.
Siapa yang kamu bawa?
Orang tuaku.
Bagaimana kabarmu? Apa kamu udah bicara tentang ibu Nolan sejak kalian di sana?
Ngga, belum.
Dan gambarnya?
Aku ngga tahu kamu bicara apa.
Yang lebih penting, kalian punya sesuatu yang sangat memalukan yang kalian bisa bilang ke kami tentang Nolan?
Jimmy, ada banyak.
Itu membuat tantangan ini jauh lebih baik.
Dia bilang dia akan ke prom, tapi dia hanya pergi ke tetangga sebelah sebentar. Kami ingin melihatnya bawa gadis ke rumah saat Natal.
Itu aja yang kuperlukan untuk menghibur diri karena aku tahu kolom komen akan gila.
Aku benci Jimmy.
Ibuku punya satu pertanyaan lagi.
Silakan.
Baiklah, sekarang kamu pergi. Begitulah caranya.
Apa dia melempar walkie-talkie-nya lagi?
Aku tahu kalian semua suka tidur dan ngga suka bangun awal. Aku ngga peduli. Dalam 12 jam, aku ingin kalian semua menggali. Oke?
Itu terlalu awal bukan? Jam berapa ini? Asal kami bangun dengan alarm kami, kami akan bangun.
Apa yang kalian lakukan andai aja aku berdiri, darahku membeku dan aku mati di sini?
Aku tahu di mana aku akan menempatkanmu.
Sampai jumpa 12 jam lagi.
Sampai ketemu.
Aku akan tidur, dan kuharap saat aku membuka mata-mata ini di pagi hari, seseorang sedang menggaliku keluar dari peti ini. Jadi aku ngga tahu kenapa aku menangis. Kurasa aku ngga pernah sesemangat ini untuk apa pun dalam hidupku. Aku ngga sabar untuk lihat sinar matahari besok. Sampai jumpa besok pagi. Ini akan keren.
Berbaring untuk malam terakhirku. Yang bisa kupikirkan hanya apakah aku akan bisa berdiri ketika ini berakhir. Ngga normal untuk berbaring dan ngga bergerak selama ini.
Anak-anak. Sekarang sudah tujuh hari.
Ya.
Aku tahu kalian ngga suka kerja fisik, tapi bisakah kalian mengeluarkanku?
Kami akan mengeluarkanmu, Jimmy.
Ini adalah bagian terburuk dari tantangan ini. Karena aku menunggu teman-temanku untuk mengeluarkanku. Dan tentu saja, aku khawatir apakah aku akan mati saat aku berdiri.
Bawa ekskavatornya.
Aku yakin saat aku keluar, hal pertama yang mereka akan bilang adalah aku bau banget.
Jimmy, pria mirip Santa Claus ini akan mengeluarkanmu sekarang.
Karl, aku ngga peduli dia terlihat seperti apa. Keluarkan aja aku dari peti ini.
Gali, gali, gali, gali.
Tanah di atasku ini akan segera berubah jadi sinar matahari. Aku ngga sabar.
Oh, itu ekskavatornya. Oh, itu seram.
Aku bisa lihat sinar matahari.
Jimmy. Hey. Jimmy! Jimmy! Bagaimana kabarmu?
Sulit menggambarkan matahari terlihat seperti apa setelah tidak melihatnya selama tujuh hari berturut-turut. Astaga. Aku menangis lagi. Aku ngga tahu kenapa. Aku ngga bisa tahan.
Kita berhasil. Kita berhasil.
Satu-satunya pertanyaan yang tersisa sekarang adalah saat aku berdiri, apa aku akan mati karena darahku membeku? Kita akan tahu sebentar lagi.
Jimmy, kau siap?
Jangan jatuhkan di atasku.
Aku yakin di situ bau.
Kalian mudah ditebak. Aku bilang itulah yang akan kalian bilang. Jangan rayakan dulu sebelum aku berdiri dan ngga mati karena darah beku.
Setidaknya duduk sebentar. Tapi tunggu, tunggu, tunggu, tunggu, tunggu, tunggu. Tunggu medisnya datang. Kamu merasa mual? Pusing?
Aku ngga tahu.
Itu cukup bagus untukku, naiklah, Jimmy.
Ini pertama kalinya aku berdiri setelah seminggu. Astaga. Kakiku lemah.
Oh, aku ngga mati. Ya! Saatnya untuk pergi. Semuanya aman!
Aku merasa darahku mengalir ke kepalaku. Itu perasaan yang gila, tapi kejutan yang sebenarnya sedang menungguku di atas permukaan.
Oh wow, ada banyak sekali orang.
Setelah tujuh hari, aku akhirnya bisa merayakan 200 juta subscriber dengan cara yang benar.
Kita harus merayakan 200 juta, bro.
Sekarang karena kalian semua telah melihat celana dalamku, aku akan akhiri videonya. Dan seperti biasa, ayo akhiri dengan ledakan.
Artikel diterbitkan
