Majd, Garis Merah, dan Coach Wall: Kisah Tantangan Turun 45 Kg demi $250.000

Buka di YouTube ↗
Ringkasan

Video ini mengikuti Majd, teman Jimmy (MrBeast), yang menerima tantangan turun 45 kg dalam waktu maksimal setahun dengan hadiah $250.000. Di permukaan, ini tantangan uang dan kebugaran. Di sepanjang video, Jimmy berulang kali menegaskan bahwa perjalanan Majd berbeda dari semua yang pernah mereka rekam. Pusat ceritanya akhirnya adalah hubungan Majd dengan pelatihnya, Coach Wall, dan kehilangan yang terjadi di tengah tantangan.

15 menit baca
1:13

Aturan Main: Rumah Baru dan Garis Merah

Jimmy menyiapkan rumah baru untuk Majd. Rumah itu dilengkapi gym pribadi, makanan sehat tanpa batas, dan semua yang dibutuhkan untuk menurunkan 45 kg. Ada satu syarat: rumah itu dikelilingi garis merah. Jika Majd melanggarnya sebelum berat badannya turun 45 kg, tantangan berakhir dan ia tidak mendapat apa-apa. Jimmy menyebut ini tantangan terlama yang pernah mereka buat, mungkin salah satu yang terlama yang pernah ada.

Di hari kedua, Majd membuat omelet untuk sarapan. Ia menyebut perubahan ini cukup besar, karena sebelumnya ia hanya makan selai kacang dan minum minuman energi. Latihan pertamanya langsung membuatnya kewalahan. Jimmy berkomentar bahwa Majd sepertinya baru menyadari betapa sulitnya tantangan ini. Karena itu tim memperkenalkan pelatih pribadinya, Coach Wall. Saat itu Majd bahkan belum bisa melakukan squat dengan benar.

Ketika ditanya apa yang akan berubah dalam hidupnya setelah turun 45 kg, Majd menjawab ia akan lebih bahagia, hidup lebih lama, dan bisa lebih sering bersama keluarga. Yang paling penting baginya adalah keponakannya.

3:00

Bulan Pertama: Belajar Hidup Sehat dari Nol

Majd hanya ditimbang sebulan sekali, jadi selama bulan pertama ia tidak tahu seberapa besar kemajuannya. Coach Wall mengajarinya makan sehat, yang menurut narasi video baru pertama kali ia lakukan seumur hidup, termasuk cara memanggang makanan. Rencana dari pelatihnya mencakup hingga 18.000 langkah per hari, angkat beban lima hari seminggu, dan asupan 2.500 kalori per hari. Majd menyebut ini perubahan hidup dan menegaskan ia ingin turun berat badan dengan cara yang sehat.

Pada hari ke-30, beratnya turun dari 147 kg menjadi 137 kg. Jimmy mengumumkannya sebagai penurunan 9 kg, sekitar 20% dari total target. Hari itu Jimmy juga memperkenalkan sistem baru: setiap 30 hari akan ada tantangan kecil untuk menambah hadiah. Tantangan pertama berkaitan dengan push-up, yang di hari pertama tidak dikuasai Majd. Setelah penimbangan kedua di hari ke-60, setiap push-up akan dihargai $1.000.

Coach Wall menjelaskan arah program ke depan: kalori akan terus dikurangi, aktivitas ditingkatkan, dan kardio ditambah. Menurutnya tantangan akan semakin berat seiring berjalannya video. Majd sendiri menekankan bahwa turun 9 kg bukan alasan untuk berpuas diri, karena targetnya 45 kg.

6:54

Rutinitas, Pemeriksaan Dokter, dan Baju yang Mengecil

Majd berlatih push-up bersama sahabatnya, Chandler. Ia membuat smoothie pertama seumur hidupnya dan menjalani rutinitas yang ia akui berulang: sarapan, berjalan di trek, dan main basket. Ia pernah mencapai 15.000 langkah sehari, dan celananya terus melorot. Coach Wall menganggap itu tanda mereka berada di jalur yang benar.

Tim juga menekankan bahwa memaksa tubuh hingga batas setiap hari tidak sehat. Karena itu Majd mendapat hari istirahat dan pemeriksaan mingguan dari dokter. Dokter menyatakan ia sehat, staminanya meningkat, dan ia sebaiknya melanjutkan program. Majd menggambarkan pola pikirnya: setiap pagi ia memilih untuk menang, dan ia percaya penuh pada dirinya sendiri.

Pada hari ke-50, Jimmy mencatat bahwa Majd konsisten mengikuti diet, rutin berolahraga, dan berjalan lebih dari 8 km per hari. Sebagai hadiah, Majd menerima baju satu ukuran lebih kecil, yaitu 2XL. Tahap berikutnya adalah XL, lalu L, lalu M. Menurut perkiraan Jimmy, saat itu Majd sudah berada di jalur untuk memenangkan setidaknya $20.000 tambahan dari tantangan push-up.

Kehilangan Semangat dan Luka Lama

Setelah itu, menurut narasi Jimmy, Majd mungkin menjadi terlalu percaya diri. Dalam beberapa hari berikutnya ia tampak kehilangan minat. Ia mengaku tidak bersemangat dan lelah. Coach sedang tidak bisa datang, dan di luar turun salju.

Tim kemudian memahami penyebab sebenarnya. Ayah Majd meninggal setahun sebelumnya. Majd bercerita bahwa waktu itu ia juga sedang menurunkan berat badan dan sempat melakukan panggilan video dengan ayahnya, yang mengatakan ia terlihat hebat. Setelah kehilangan itu, berat badannya naik dari hampir 122 kg kembali ke 147 kg dalam hitungan bulan. Kali ini ia bertekad tidak akan mengecewakan ayahnya, yang menurutnya bersamanya dan sedang melihat.

Coach Wall hadir untuknya lebih dari sekadar pelatih. Ia menyebut Majd anak yang baik dan berbakti, lalu menegaskan bahwa ia selalu ada untuk Majd. Narasi video menyebut Majd tampaknya menemukan kembali kekuatan untuk terus berjuang.

9:33

Hari ke-60: 31 Push-Up dan Kejutan Keluarga

Pada penimbangan kedua, berat Majd turun dari 137 kg ke 130 kg. Artinya ia sudah mencapai 38% dari target. Dalam tantangan push-up, ia berhasil melakukan 31 kali, sehingga $31.000 ditambahkan ke hadiahnya. Jimmy menyebut jumlah push-up Majd kini lebih dari dua kali lipat dibanding awal tantangan.

Tantangan berikutnya diumumkan hari itu juga. Setiap dolar yang bisa Majd bawa mengelilingi gedung akan ditambahkan ke hadiah. Jika ada uang yang jatuh, ia tidak mendapat apa-apa. Jimmy memperingatkan bahwa Majd bisa saja tergoda membawa terlalu banyak, misalnya $500.000, lalu gagal mencapai garis finis.

Kejutan berikutnya adalah kedatangan keluarga Majd: ibunya, kakaknya, kakak iparnya, dan Dani. Mereka boleh tinggal selama yang mereka mau. Selama kunjungan itu keluarga membantu membersihkan gym dan menyiapkan makanan. Latihan kini difokuskan pada kekuatan genggaman, daya tahan, bahu, dan punggung atas, dengan simulasi membawa tas berisi uang. Video juga menunjukkan Coach Wall sudah dianggap bagian dari keluarga, termasuk saat mereka menyanyikan lagu ulang tahun dalam bahasa Arab.

13:00

Pesan Terakhir dan Kabar Duka

Saat Jimmy sedang di luar negeri untuk syuting video lain, ikatan Coach dan Majd semakin erat. Coach mengirim pesan suara kepada Majd. Ia mengatakan keren sekali mereka bisa menjalani ini bersama dan membangun persahabatan yang dalam. Ia juga mengatakan Majd orang yang baik, peduli, dan penuh kasih, dan akan memberi pengaruh positif kepada jutaan orang.

Jimmy kemudian menyebut apa yang terjadi berikutnya sebagai hal terburuk yang pernah terjadi di salah satu videonya. Karena Jimmy masih di luar negeri, seorang produser bernama Will yang menyampaikan kabar kepada Majd. Awalnya Majd mengira ia akan dipecat dari tantangan. Will kemudian memberi tahu bahwa Coach Wall ditemukan meninggal di apartemennya sehari sebelumnya. Majd tidak percaya dan memohon agar Will tidak berbohong.

Dalam hari-hari berikutnya, banyak orang datang membantu Majd menghadapi kesedihannya. Keputusan untuk melanjutkan atau menghentikan video sepenuhnya diserahkan kepadanya. Majd bercerita bahwa ini kedua kalinya ia mengalami kehilangan, dan kali ini pun di luar sedang turun salju. Ia terus melihat ke arah pintu, berharap Coach masuk lewat sana.

Setibanya di AS, Jimmy langsung menemui Majd. Ia memilih tidak menampilkan percakapan mereka. Intinya, ia ingin Majd tahu bahwa kesedihannya wajar dan video bisa dihentikan saat itu juga jika Majd tidak ingin melanjutkan. Majd menolak berhenti. Ia mengatakan tidak bisa mengecewakan Coach, dan kini ia menjalani tantangan untuk dirinya sendiri sekaligus untuk Coach. Untuk menghormati mentor dan sahabatnya itu, Majd menolak pelatih pengganti untuk tantangan berikutnya.

17:00

Hari ke-100: Plakat untuk Coach dan $40.000 di Tangan

Sebelum tantangan hari ke-100, Jimmy memberi Majd plakat untuk mengenang Coach Wall. Majd memasangnya tepat di dekat pintu, tempat yang terus ia lihat sambil berharap Coach datang. Ia mengatakan plakat itu akan menjadi motivasinya ke depan.

Penimbangan hari itu menunjukkan Majd sudah turun lebih dari 23 kg dari 147 kg, sehingga ia resmi mencapai setengah jalan. Untuk tantangan membawa uang, tersedia $100.000. Majd sempat ditawari membawa $50.000, tetapi memilih $40.000 dan mengatakan semuanya untuk Coach Wall. Ia berjalan cepat, bahkan sempat berlari. Chandler menjaga agar ia tidak menyentuh garis merah. Meski kelelahan, Majd menolak beristirahat dan berhasil mencapai finis. Hadiahnya naik menjadi $321.000.

19:15

Tantangan Lari 1 Mil

Pada hari pertama, Majd butuh 17 menit 1 detik untuk lari 1 mil (1,6 km). Tantangan berikutnya adalah menyelesaikan 1 mil di bawah 8 menit 30 detik, kira-kira setengah dari waktu awalnya, dengan hadiah $25.000. Tes dasar pertamanya menghasilkan 12 menit 50 detik, jadi ia harus memangkas sekitar lima menit. Majd mengaku ini sulit karena ia hanya melakukan kardio dua kali seminggu, itu pun bukan kardio jenis ini. Target latihan awal mereka sekitar 10 sampai 11 menit per mil.

Majd kemudian menerima kotak berisi perlengkapan lari, termasuk sepatu, setelan lari, dan suplemen. Ia juga berlatih dengan cara-cara yang ia temukan sendiri. Sepuluh hari sebelum lomba, ia kembali mendapat baju yang lebih kecil. Ia mulai video ini dengan ukuran 3XL dan kini resmi memakai XL.

Pada hari ke-130, Majd berlari tujuh putaran. Ia melaju cepat di awal, lalu melambat secara signifikan menjelang akhir, sampai tim ikut berlari bersamanya di putaran terakhir. Ia finis dalam 8 menit 4 detik dan memenangkan $25.000. Ketika ditanya untuk siapa ia melakukannya, Majd menjawab untuk Coach Wall, yang selalu ada untuknya setiap hari.

Rekap penimbangan saat itu: 147 kg di hari pertama, 137 kg di hari ke-30, 130 kg di hari ke-60, 123 kg di hari ke-100. Kini totalnya sudah turun 32 kg sejak awal.

24:26

Jeff Nippard dan Tantangan Bergantung

Saat awal tantangan, Majd hanya mampu bergantung di palang selama 6 detik. Tantangan baru: dalam tepat 30 hari, setiap detik ia bertahan bernilai $1.000. Jimmy mendatangkan Jeff Nippard, yang ia perkenalkan sebagai pelatih binaragawan dengan gelar biokimia dan influencer kebugaran terpintar yang ia temukan. Jeff menilai Majd bisa melakukan pull-up. Majd mengaku selalu ingin bisa pull-up seumur hidupnya, dan Jimmy menawarkan $10.000 untuk satu pull-up saja.

Menurut narasi, Majd harus mengubah rencana latihannya secara signifikan untuk fokus pada kekuatan tubuh bagian atas. Dalam tiga hari bersama Jeff, waktu bergantungnya meningkat menjadi 45 detik. Majd sendiri menebak sekitar 37 detik. Setelah itu Jeff meninggalkannya untuk berlatih sendiri selama 27 hari. Majd menyebut di sinilah tantangan sebenarnya dimulai.

Dalam periode ini Majd mulai merasakan ototnya berkembang. Asupannya diturunkan menjadi 1.800 kalori per hari, dan ia menjalani jadwal tidur ketat: makan terakhir pukul 10, tidur sebelum pukul 12. Latihannya meliputi tiga set bergantung selama 10–20 detik dengan kapur. Majd mengatakan tujuan utamanya adalah menyelesaikan tantangan, turun 45 kg, dan memastikan dunia melihat dampak Coach.

27:23

Hari ke-161: 106 Kg dan Bergantung 30 Meter di Udara

Majd menebak beratnya 112 kg. Timbangan menunjukkan 106 kg, sehingga tinggal 5 kg lagi. Menurut Jimmy, Majd sudah berjalan 10.000 langkah setiap hari, dietnya selalu tepat, dan ia tidak pernah melewatkan satu latihan pun.

Tantangan bergantung dilakukan di palang yang diangkat crane setinggi 30 meter. Jimmy berulang kali menggoda Majd, mengingatkan bahwa ia tidak harus melanjutkan diet atau tetap di lingkaran merah, tetapi ia memilih untuk lanjut. Sambil bergantung, Majd mengatakan bahwa yang paling berat sebenarnya adalah hubungannya dengan Coach, karena mereka sudah begitu dekat. Ia bertahan 1 menit 1 detik, sekitar sepuluh kali lipat dari percobaan pertamanya. Setelah itu ia melakukan pull-up, bukan hanya satu tetapi tiga, tanpa bantuan. Total $71.000 masuk ke hadiahnya, sehingga hadiah yang awalnya $250.000 kini menjadi $417.000.

Jimmy menyatakan itu tantangan mikro terakhir. Mulai saat itu Majd ditimbang setiap hari, dan video berakhir begitu beratnya turun 5 kg lagi.

31:36

Menjelang Akhir: Refleksi dan "Baju Lemak" 44 Kg

Majd merasa campur aduk. Ia kagum pada perubahannya dalam kurang dari enam bulan. Ia mengatakan dirinya yang dulu pasti akan bertanya "Ini siapa?" jika melihatnya sekarang. Ia sudah melihat musim berganti selama terjebak di lingkaran merah, dan ia bersyukur atas pengalaman ini. Menurutnya, Coach adalah pengaruh terbesar dalam semua ini, dan ia yakin Coach akan bangga padanya. Jimmy menambahkan bahwa Coach memberi Majd semua yang ia butuhkan, tetapi setelah keluar dari lingkaran, terserah Majd untuk menerapkan apa yang sudah dipelajari. Perjalanan sebenarnya baru dimulai di luar.

Baju pertama yang dipakai Majd di sana kini terlihat sangat longgar. Hal ini memberi Jimmy ide untuk membuat "baju lemak", replika tubuh Majd di hari pertama yang dibuat dengan memindai tubuhnya dan melihat di mana lemaknya berkurang. Beratnya persis 44 kg. Majd merasa itu seperti orang lain. Ia diajak berjalan dan berlari memakainya, dan Jimmy menyandingkannya dengan rekaman lari Majd di hari pertama. Ketika ditanya lebih suka tubuh hari ke-1 atau hari ke-175, Majd jelas memilih hari ke-175.

33:45

Timbangan Terakhir

Lewat penimbangan harian, Majd terus mendekati target hingga hanya kurang 0,2 kg dari angka 102 kg. Video menyajikan statistik selama enam bulan: Majd memotong asupan kalori hariannya sebanyak 600 kalori, mengurangi massa lemak lebih dari 50%, melakukan 3.950 push-up, dan 17.600 tembakan basket. Menurut dokternya, jika ia terus seperti ini, umurnya bisa bertambah sekitar lima tahun.

Sebelum penimbangan, Majd menonton pesan yang ia rekam untuk dirinya sendiri di hari pertama. Dalam pesan itu ia berbicara kepada versi masa depannya: kamu terlihat ramping dan sehat, dan yang terpenting kamu tidak akan mau kembali ke keadaan seperti sekarang. Ia menyebut ini sesuatu yang akan dilakukan seumur hidup dan berjanji tidak akan membiarkan dirinya jatuh.

Hari ke-178 dihadiri teman-teman Majd, bahkan David Letterman, yang menurut Jimmy mengaku penggemar Majd. Transkrip tidak menyebut angka di timbangan terakhir. Video lalu melompat ke depan untuk menunjukkan transformasi lengkapnya: Majd, setelah setengah tahun dan 178 hari di lingkaran, bertemu kembali dengan keluarganya dan dengan gembira menyebut dirinya mungkin akan menikah. Kalimat terakhirnya kembali kepada Coach. Tanpa Coach Wall, katanya, ia tidak akan bisa melakukan ini. Coach pernah bilang akan keren kalau mereka bisa melakukan ini bersama, dan hari ini adalah hari ketika mereka melakukannya bersama.