100 Polisi, 12 Jam, dan Setengah Juta Dolar: Upaya MrBeast dan Empat Temannya Meloloskan Diri

Buka di YouTube ↗
Ringkasan

Aturannya diumumkan Jimmy (MrBeast) di awal video. Di belakangnya ada 100 polisi sungguhan. Jika ia dan keempat temannya, yaitu Darius, Alison, Tareq, dan Nolan, tertangkap sebelum hari berakhir, para polisi memenangkan setengah juta dolar. Jika mereka lolos, polisi tidak mendapat apa-apa. Setiap peserta membawa tas berisi 100.000 dolar. Siapa pun yang bertahan dari kejaran polisi selama 12 jam memenangkan uang itu untuk ibunya. Di pihak polisi, setiap penangkapan memberi departemen mereka 100.000 dolar.

12 menit baca

Video ini menjawab satu pertanyaan: apakah persiapan berbulan-bulan cukup untuk mengalahkan 100 polisi di sebuah kota? Untuk persiapan itu, Jimmy memasang ratusan kamera, perangkap, ruangan rahasia, dan terowongan di seluruh kota.

0:09

Awal yang Kacau: Darius Tertangkap dalam 10 Menit

Tantangan dimulai dengan kejar-kejaran. Polisi sudah tepat di belakang mereka ketika Jimmy berkata ia punya rencana. Rombongan meledakkan sesuatu yang menurut mereka "harusnya mengulur waktu", lalu lolos untuk sementara.

Persembunyian pertama sudah disiapkan. Darius bersembunyi di dalam benteng yang tertutup jerami, dan yang lain segera berganti pakaian. Alison bersembunyi di tempat sampah. Tanpa mereka sadari, polisi sudah membuntuti. Tareq meminta yang lain menemuinya di Pasar, sementara Darius tetap di benteng jeraminya.

Petugas yang datang langsung curiga pada tumpukan jerami itu. Mereka mendengar sesuatu, memerintahkan orang di dalamnya mengangkat tangan, dan menemukan Darius. Baru 10 menit berjalan, Darius sudah ditahan. Lewat radio, ia meminta teman-temannya lari dan mencari persembunyian. Seorang polisi lalu berkata Darius tidak perlu minta maaf kepada mereka, melainkan kepada ibunya, yang sedang menonton.

Di markas, polisi mendapat arahan. Lima tersangka sedang kabur dan mereka digambarkan "lihai, licik, dan tidak dapat ditebak". Petugas diminta melaporkan semua informasi dan apa pun yang terlihat tidak biasa.

1:56

Menembus Barisan Polisi Lewat Selokan

Dari kamera-kameranya, Jimmy melihat polisi berbaris lurus dan menyisir kota sambil memeriksa setiap sudut dan celah. Menurutnya, strategi itu punya satu kelemahan. Jika mereka bisa melewati barisan tersebut, polisi tidak akan mencurigai gedung-gedung yang sudah diperiksa. Karena itu, menurut Jimmy, kalau mau menembus barisan, sekaranglah waktunya.

Caranya adalah sistem selokan di bawah kota, yang menurut Jimmy tidak diketahui polisi. Rombongan menyelinap lewat terowongan itu. Jimmy menyebut bahwa ia menyimpan sebuah "Detonator" di ruang aman dan berharap polisi belum sampai ke sana. Jimmy menalar bahwa barisan polisi berjalan tepat di atas mereka selama mereka di selokan. Jadi ketika keluar, mereka seharusnya sudah berada di belakang barisan dan cukup berlari melintasi lapangan. Ia juga mengakui bahwa jika semuanya tertangkap, videonya akan hancur.

Setelah tiga jam, Jimmy memutuskan mereka harus berpencar. Tareq memilih kereta dan meminta Alison menemuinya di sana. Jimmy mengajak Nolan pergi sejauh mungkin dari barisan polisi, lalu berpisah dengannya sambil berkata bahwa ini bisa jadi pertemuan terakhir mereka.

Persembunyian di kereta tidak bertahan lama. Polisi menemukan seseorang dan berteriak "Kau ditahan", dan lewat radio terdengar laporan "Jimmy, kita ketahuan". Jimmy mengarahkan Tareq ke sudut kiri belakang, ke tempat persembunyian yang terbuka dengan menarik dindingnya. Polisi tetap masuk dan memerintahkan semua orang mengangkat tangan. Seseorang di sana menyebut kejadian itu sebagai hal paling memalukan seumur hidupnya. Transkrip tidak menjelaskan siapa persisnya yang tertangkap dalam adegan ini, tetapi belakangan Tareq dan Alison terbukti masih bebas.

3:40

Ruang Rahasia yang Ditemukan dan Rencana Cadangan

Jimmy pergi ke sebuah sekolah karena di sana ada ruang rahasia yang menurutnya tidak akan ditemukan polisi. Ternyata polisi menemukannya. Detonatornya selamat karena ia menaruhnya di tas bersama uang. Ada satu hal lagi yang tidak disadari polisi: sebuah remote di sana bisa membuat TV beralih ke setiap kamera di seluruh kota.

Di titik pertengahan tantangan, Jimmy menyimpulkan bahwa sebagian besar persembunyian sudah terbongkar dan Darius sudah ditangkap. Karena itu ia menjalankan "rencana utama cadangan", yang dimulai dari Nolan. Ia menyebut langkah ini mungkin bagian paling berisiko di video karena Nolan harus naik ke atas sebuah gedung tinggi.

Nolan sengaja menampakkan diri kepada polisi, yang langsung bergerak mendekat. Lalu terjadi rangkaian ledakan sebagai pengalihan. Jimmy terus terang mengakui bahwa ia "hanya benar-benar ingin ada banyak ledakan". Menurutnya cara itu mungkin kurang praktis, tetapi terlihat hebat. Polisi kehilangan pandangan dan berkata mereka tidak akan bisa menangkap Nolan. Nolan menyebut momen itu hal paling hebat yang pernah ia lakukan.

5:39

50 Doppelganger dan Bioskop yang Terkunci

Rencana berikutnya menurut Jimmy lebih berguna. Ia memperkenalkan doppelganger, yaitu orang yang berpenampilan mirip dirinya, dan mengaku punya lebih dari 50 doppelganger di kota. Mereka diminta pergi ke bioskop, memancing polisi masuk, lalu mengunci pintunya.

Polisi melihat sekelompok orang yang semuanya membawa ransel dan berbaju hitam, lalu mengejar mereka ke bioskop sambil meminta bantuan. Yang tidak mereka sadari, bioskop itu hanya punya satu jalan masuk dan tidak punya jalan keluar. Pintu dikunci dari luar. Karena tahu polisi akan terjebak selama beberapa jam, Jimmy memutar salah satu "video klasiknya", yaitu video menghitung sampai 100.000.

8:26

Duel COD Mobile dan Penangkapan Tareq

Nolan kemudian terkunci di sebuah gudang dengan pintu yang macet. Jimmy menjelaskan bahwa Nolan sengaja ditempatkan di sana. Ia harus memenangkan duel 2v2 di COD Mobile, sponsor video ini, dan jika berhasil ia akan mendapat sesuatu yang "sangat istimewa" untuk sisa tantangan.

Sementara itu, Tareq bersembunyi di sebuah kafe kecil yang menurutnya tenang. Polisi melihat seseorang di ambang pintu, lalu masuk dari depan sambil menjaga pintu belakang. Mereka menemukan pintu jebakan yang terkunci. Tareq sempat sangat ketakutan karena merasa dikepung, dan polisi meminta seseorang menghalangi pintu jebakan itu. Akhirnya ia ditangkap, dan polisi mengambil uang 100.000 dolarnya dengan kalimat "Kini milik kami". Tareq melapor lewat radio bahwa ia resmi tertangkap. Jimmy memanfaatkan momen itu sebagai pengalihan untuk menjauh selagi polisi merayakan.

Nolan memenangkan duelnya. Kode pintunya ternyata "000", dan ia mengaku seharusnya bisa menebaknya. Di dalam kotak ada kacamata malam, baju ghillie yang menurut Nolan membuatnya bisa menyamar di mana pun, granat asap, dan sebuah UAV. Dengan UAV itu, Nolan bisa melihat posisi semua orang, termasuk Tareq dan Darius yang sudah di penjara.

10:39

Malam Hari: Menghindar dengan Bantuan UAV

Malam tiba. Seorang petugas dengan nama panggilan "Nightcrawler" melaporkan bahwa kota terasa seperti kota mati. Polisi memutuskan menunggu para tersangka berbuat salah. Mereka juga bersiap mencegat jika ada yang menyelinap keluar dan berencana menggeledah semuanya sekali lagi.

Jimmy mengungkap bahwa sistem selokan punya jalan masuk bawah tanah ke penjara, lalu bertanya apakah mereka sebaiknya membantu Tareq dan Darius kabur. Untuk berkumpul kembali, Nolan memantau dari atas dengan UAV. Ia memberi tahu Alison bahwa tidak ada polisi di dekatnya. Ia juga memperingatkan Jimmy bahwa ada polisi tepat di depannya. Jimmy, yang mengira jalannya sudah aman, langsung berbaring di samping mobil dan mematikan semua lampu, termasuk lampu kamera, agar tersembunyi di bayangan. Ia lolos dan berterima kasih kepada Nolan karena nyaris tertangkap.

Jimmy dan Alison bertemu di belakang bioskop. Jimmy kemudian mematikan mode malam pada kamera untuk menunjukkan apa yang sebenarnya dilihat polisi tanpa senter. Penonton bisa melihat semuanya di rekaman, tetapi menurut Jimmy kondisi itu sulit dilihat dengan mata telanjang. Itulah yang ia tawarkan sebagai penjelasan mengapa mereka belum ditemukan.

Kesalahan Nolan: Mengejek Polisi dengan Donat

Dalam perjalanan ke bioskop, Nolan berhenti untuk melakukan sesuatu yang "sangat ingin" ia lakukan. Di dalam bioskop, video hitungan sudah mencapai angka sekitar 2.275. Nolan menunjukkan donat kepada para polisi yang terjebak dan bertanya apakah donat itu tidak terlihat lezat. Jimmy memintanya untuk tidak melakukannya, tetapi polisi sudah bereaksi dengan "Sekarang dimulai, Nolan."

Ejekan itu memberi polisi informasi baru. Mereka mulai melacak pakaian para tersangka dan menyebarkan kabar bahwa salah satu tersangka mungkin memakai baju ghillie.

13:22

Menyusup ke Penjara

Jimmy mengakui bahwa rencana berikutnya akan menjadi "sangat luar biasa" atau "hal terbodoh" yang pernah mereka lakukan, dan bahwa mereka bertiga bisa tertangkap sekaligus. Ada sebuah gedung dengan terowongan bawah tanah yang langsung menuju penjara, yang juga merupakan markas polisi. Jika ketahuan, terowongan itu satu-satunya jalan keluar. Jimmy menyadari mereka sedang memasuki satu-satunya tempat yang selama ini mereka hindari. Alasannya ia sampaikan sendiri: ia tidak bisa membiarkan Tareq dan Darius pulang tanpa membawa apa pun untuk ibu mereka.

Untuk mengalihkan perhatian, Jimmy mengirim doppelganger ke markas polisi dengan donat Krispy Kreme. Para petugas menerimanya, tetapi tetap curiga bahwa itu pasti pengalihan dan Jimmy berada di suatu tempat.

Jimmy, Alison, dan Nolan berjalan di bawah seluruh kota. Jimmy menunjukkan rekaman utuh untuk memperlihatkan betapa panjangnya terowongan itu. Di dekat penjara, lorong tampak kosong dan sel terlihat di ujungnya. Mereka mendengar suara Darius, dan tantangan tinggal dua jam lagi. Begitu mereka masuk, seorang polisi melihat mereka. Mereka langsung lari sementara Darius berteriak meminta dijemput. Jimmy menyuruh Nolan menjatuhkan granat asap. Polisi melaporkan bahwa tersangka menjatuhkan bom asap dan pengejaran dianggap tidak aman. Upaya pembebasan itu gagal.

Alison Menghilang, lalu Muncul Kembali

Di tengah pelarian, Alison tertinggal. Jimmy dan Nolan mengira ia tertangkap atau sengaja berkorban, dan memutuskan harus segera keluar karena polisi mungkin sudah menunggu. Polisi menyebar ke ujung selatan dan utara, membuat perimeter, dan menyadari bahwa terowongan hanya punya satu jalan keluar.

Ternyata Alison tidak tertangkap. Ia bersembunyi di sebuah lubang di dinding terowongan dan mematikan lampunya agar tidak terlihat. Lewat radio ia menghubungi yang lain, dan mereka sepakat berkumpul di lokasi terakhir, yaitu area peti kemas.

16:39

Akhir di Peti Kemas

Polisi menyisir dengan senter. Salah satu anggota rombongan bersembunyi di hutan, tetapi petugas memeriksa tepi hutan dan melihat "mata di antara pepohonan". Penangkapan berikutnya pun terjadi. Narasi Jimmy merangkum situasinya: 11 jam sebelumnya mereka berangkat untuk melakukan hal yang mustahil, dan bahkan di kota yang sepenuhnya dirancang untuk mengecoh dan berlari lebih cepat dari 100 polisi, tantangan ini tetap terbukti sebagai ujian sesungguhnya. Yang tersisa hanyalah bertahan.

Polisi mengepung area peti kemas dan memindai 360 derajat untuk berjaga-jaga jika para tersangka bergerak. Jimmy masuk lebih dalam di antara peti kemas dan mendapati jalan buntu. Ia mengakui, "Aku membuat kesalahan." Polisi membuat perimeter di sisi utara jalan, menemukan mereka, dan memborgol yang tersisa.

Hasilnya, dengan sisa waktu satu setengah jam, polisi resmi menangkap kelima peserta dan memenangkan setengah juta dolar. Terowongan, kamera, doppelganger, ledakan, dan perlengkapan dari kotak hadiah membuat rombongan Jimmy bertahan lebih dari sepuluh jam, tetapi tidak cukup untuk menyelesaikan 12 jam penuh.