100 Polisi, 12 Jam, dan Setengah Juta Dolar: Upaya MrBeast dan Empat Temannya Meloloskan Diri
MrBeast ミスタービーストAturannya diumumkan Jimmy (MrBeast) di awal video. Di belakangnya ada 100 polisi sungguhan. Jika ia dan keempat temannya, yaitu Darius, Alison, Tareq, dan Nolan, tertangkap sebelum hari berakhir, para polisi memenangkan setengah juta dolar. Jika mereka lolos, polisi tidak mendapat apa-apa. Setiap peserta membawa tas berisi 100.000 dolar. Siapa pun yang bertahan dari kejaran polisi selama 12 jam memenangkan uang itu untuk ibunya. Di pihak polisi, setiap penangkapan memberi departemen mereka 100.000 dolar.
Video ini menjawab satu pertanyaan: apakah persiapan berbulan-bulan cukup untuk mengalahkan 100 polisi di sebuah kota? Untuk persiapan itu, Jimmy memasang ratusan kamera, perangkap, ruangan rahasia, dan terowongan di seluruh kota.
Awal yang Kacau: Darius Tertangkap dalam 10 Menit
Tantangan dimulai dengan kejar-kejaran. Polisi sudah tepat di belakang mereka ketika Jimmy berkata ia punya rencana. Rombongan meledakkan sesuatu yang menurut mereka "harusnya mengulur waktu", lalu lolos untuk sementara.
Persembunyian pertama sudah disiapkan. Darius bersembunyi di dalam benteng yang tertutup jerami, dan yang lain segera berganti pakaian. Alison bersembunyi di tempat sampah. Tanpa mereka sadari, polisi sudah membuntuti. Tareq meminta yang lain menemuinya di Pasar, sementara Darius tetap di benteng jeraminya.
Petugas yang datang langsung curiga pada tumpukan jerami itu. Mereka mendengar sesuatu, memerintahkan orang di dalamnya mengangkat tangan, dan menemukan Darius. Baru 10 menit berjalan, Darius sudah ditahan. Lewat radio, ia meminta teman-temannya lari dan mencari persembunyian. Seorang polisi lalu berkata Darius tidak perlu minta maaf kepada mereka, melainkan kepada ibunya, yang sedang menonton.
Di markas, polisi mendapat arahan. Lima tersangka sedang kabur dan mereka digambarkan "lihai, licik, dan tidak dapat ditebak". Petugas diminta melaporkan semua informasi dan apa pun yang terlihat tidak biasa.
Menembus Barisan Polisi Lewat Selokan
Dari kamera-kameranya, Jimmy melihat polisi berbaris lurus dan menyisir kota sambil memeriksa setiap sudut dan celah. Menurutnya, strategi itu punya satu kelemahan. Jika mereka bisa melewati barisan tersebut, polisi tidak akan mencurigai gedung-gedung yang sudah diperiksa. Karena itu, menurut Jimmy, kalau mau menembus barisan, sekaranglah waktunya.
Caranya adalah sistem selokan di bawah kota, yang menurut Jimmy tidak diketahui polisi. Rombongan menyelinap lewat terowongan itu. Jimmy menyebut bahwa ia menyimpan sebuah "Detonator" di ruang aman dan berharap polisi belum sampai ke sana. Jimmy menalar bahwa barisan polisi berjalan tepat di atas mereka selama mereka di selokan. Jadi ketika keluar, mereka seharusnya sudah berada di belakang barisan dan cukup berlari melintasi lapangan. Ia juga mengakui bahwa jika semuanya tertangkap, videonya akan hancur.
Setelah tiga jam, Jimmy memutuskan mereka harus berpencar. Tareq memilih kereta dan meminta Alison menemuinya di sana. Jimmy mengajak Nolan pergi sejauh mungkin dari barisan polisi, lalu berpisah dengannya sambil berkata bahwa ini bisa jadi pertemuan terakhir mereka.
Persembunyian di kereta tidak bertahan lama. Polisi menemukan seseorang dan berteriak "Kau ditahan", dan lewat radio terdengar laporan "Jimmy, kita ketahuan". Jimmy mengarahkan Tareq ke sudut kiri belakang, ke tempat persembunyian yang terbuka dengan menarik dindingnya. Polisi tetap masuk dan memerintahkan semua orang mengangkat tangan. Seseorang di sana menyebut kejadian itu sebagai hal paling memalukan seumur hidupnya. Transkrip tidak menjelaskan siapa persisnya yang tertangkap dalam adegan ini, tetapi belakangan Tareq dan Alison terbukti masih bebas.
Ruang Rahasia yang Ditemukan dan Rencana Cadangan
Jimmy pergi ke sebuah sekolah karena di sana ada ruang rahasia yang menurutnya tidak akan ditemukan polisi. Ternyata polisi menemukannya. Detonatornya selamat karena ia menaruhnya di tas bersama uang. Ada satu hal lagi yang tidak disadari polisi: sebuah remote di sana bisa membuat TV beralih ke setiap kamera di seluruh kota.
Di titik pertengahan tantangan, Jimmy menyimpulkan bahwa sebagian besar persembunyian sudah terbongkar dan Darius sudah ditangkap. Karena itu ia menjalankan "rencana utama cadangan", yang dimulai dari Nolan. Ia menyebut langkah ini mungkin bagian paling berisiko di video karena Nolan harus naik ke atas sebuah gedung tinggi.
Nolan sengaja menampakkan diri kepada polisi, yang langsung bergerak mendekat. Lalu terjadi rangkaian ledakan sebagai pengalihan. Jimmy terus terang mengakui bahwa ia "hanya benar-benar ingin ada banyak ledakan". Menurutnya cara itu mungkin kurang praktis, tetapi terlihat hebat. Polisi kehilangan pandangan dan berkata mereka tidak akan bisa menangkap Nolan. Nolan menyebut momen itu hal paling hebat yang pernah ia lakukan.
50 Doppelganger dan Bioskop yang Terkunci
Rencana berikutnya menurut Jimmy lebih berguna. Ia memperkenalkan doppelganger, yaitu orang yang berpenampilan mirip dirinya, dan mengaku punya lebih dari 50 doppelganger di kota. Mereka diminta pergi ke bioskop, memancing polisi masuk, lalu mengunci pintunya.
Polisi melihat sekelompok orang yang semuanya membawa ransel dan berbaju hitam, lalu mengejar mereka ke bioskop sambil meminta bantuan. Yang tidak mereka sadari, bioskop itu hanya punya satu jalan masuk dan tidak punya jalan keluar. Pintu dikunci dari luar. Karena tahu polisi akan terjebak selama beberapa jam, Jimmy memutar salah satu "video klasiknya", yaitu video menghitung sampai 100.000.
Duel COD Mobile dan Penangkapan Tareq
Nolan kemudian terkunci di sebuah gudang dengan pintu yang macet. Jimmy menjelaskan bahwa Nolan sengaja ditempatkan di sana. Ia harus memenangkan duel 2v2 di COD Mobile, sponsor video ini, dan jika berhasil ia akan mendapat sesuatu yang "sangat istimewa" untuk sisa tantangan.
Sementara itu, Tareq bersembunyi di sebuah kafe kecil yang menurutnya tenang. Polisi melihat seseorang di ambang pintu, lalu masuk dari depan sambil menjaga pintu belakang. Mereka menemukan pintu jebakan yang terkunci. Tareq sempat sangat ketakutan karena merasa dikepung, dan polisi meminta seseorang menghalangi pintu jebakan itu. Akhirnya ia ditangkap, dan polisi mengambil uang 100.000 dolarnya dengan kalimat "Kini milik kami". Tareq melapor lewat radio bahwa ia resmi tertangkap. Jimmy memanfaatkan momen itu sebagai pengalihan untuk menjauh selagi polisi merayakan.
Nolan memenangkan duelnya. Kode pintunya ternyata "000", dan ia mengaku seharusnya bisa menebaknya. Di dalam kotak ada kacamata malam, baju ghillie yang menurut Nolan membuatnya bisa menyamar di mana pun, granat asap, dan sebuah UAV. Dengan UAV itu, Nolan bisa melihat posisi semua orang, termasuk Tareq dan Darius yang sudah di penjara.
Malam Hari: Menghindar dengan Bantuan UAV
Malam tiba. Seorang petugas dengan nama panggilan "Nightcrawler" melaporkan bahwa kota terasa seperti kota mati. Polisi memutuskan menunggu para tersangka berbuat salah. Mereka juga bersiap mencegat jika ada yang menyelinap keluar dan berencana menggeledah semuanya sekali lagi.
Jimmy mengungkap bahwa sistem selokan punya jalan masuk bawah tanah ke penjara, lalu bertanya apakah mereka sebaiknya membantu Tareq dan Darius kabur. Untuk berkumpul kembali, Nolan memantau dari atas dengan UAV. Ia memberi tahu Alison bahwa tidak ada polisi di dekatnya. Ia juga memperingatkan Jimmy bahwa ada polisi tepat di depannya. Jimmy, yang mengira jalannya sudah aman, langsung berbaring di samping mobil dan mematikan semua lampu, termasuk lampu kamera, agar tersembunyi di bayangan. Ia lolos dan berterima kasih kepada Nolan karena nyaris tertangkap.
Jimmy dan Alison bertemu di belakang bioskop. Jimmy kemudian mematikan mode malam pada kamera untuk menunjukkan apa yang sebenarnya dilihat polisi tanpa senter. Penonton bisa melihat semuanya di rekaman, tetapi menurut Jimmy kondisi itu sulit dilihat dengan mata telanjang. Itulah yang ia tawarkan sebagai penjelasan mengapa mereka belum ditemukan.
Kesalahan Nolan: Mengejek Polisi dengan Donat
Dalam perjalanan ke bioskop, Nolan berhenti untuk melakukan sesuatu yang "sangat ingin" ia lakukan. Di dalam bioskop, video hitungan sudah mencapai angka sekitar 2.275. Nolan menunjukkan donat kepada para polisi yang terjebak dan bertanya apakah donat itu tidak terlihat lezat. Jimmy memintanya untuk tidak melakukannya, tetapi polisi sudah bereaksi dengan "Sekarang dimulai, Nolan."
Ejekan itu memberi polisi informasi baru. Mereka mulai melacak pakaian para tersangka dan menyebarkan kabar bahwa salah satu tersangka mungkin memakai baju ghillie.
Menyusup ke Penjara
Jimmy mengakui bahwa rencana berikutnya akan menjadi "sangat luar biasa" atau "hal terbodoh" yang pernah mereka lakukan, dan bahwa mereka bertiga bisa tertangkap sekaligus. Ada sebuah gedung dengan terowongan bawah tanah yang langsung menuju penjara, yang juga merupakan markas polisi. Jika ketahuan, terowongan itu satu-satunya jalan keluar. Jimmy menyadari mereka sedang memasuki satu-satunya tempat yang selama ini mereka hindari. Alasannya ia sampaikan sendiri: ia tidak bisa membiarkan Tareq dan Darius pulang tanpa membawa apa pun untuk ibu mereka.
Untuk mengalihkan perhatian, Jimmy mengirim doppelganger ke markas polisi dengan donat Krispy Kreme. Para petugas menerimanya, tetapi tetap curiga bahwa itu pasti pengalihan dan Jimmy berada di suatu tempat.
Jimmy, Alison, dan Nolan berjalan di bawah seluruh kota. Jimmy menunjukkan rekaman utuh untuk memperlihatkan betapa panjangnya terowongan itu. Di dekat penjara, lorong tampak kosong dan sel terlihat di ujungnya. Mereka mendengar suara Darius, dan tantangan tinggal dua jam lagi. Begitu mereka masuk, seorang polisi melihat mereka. Mereka langsung lari sementara Darius berteriak meminta dijemput. Jimmy menyuruh Nolan menjatuhkan granat asap. Polisi melaporkan bahwa tersangka menjatuhkan bom asap dan pengejaran dianggap tidak aman. Upaya pembebasan itu gagal.
Alison Menghilang, lalu Muncul Kembali
Di tengah pelarian, Alison tertinggal. Jimmy dan Nolan mengira ia tertangkap atau sengaja berkorban, dan memutuskan harus segera keluar karena polisi mungkin sudah menunggu. Polisi menyebar ke ujung selatan dan utara, membuat perimeter, dan menyadari bahwa terowongan hanya punya satu jalan keluar.
Ternyata Alison tidak tertangkap. Ia bersembunyi di sebuah lubang di dinding terowongan dan mematikan lampunya agar tidak terlihat. Lewat radio ia menghubungi yang lain, dan mereka sepakat berkumpul di lokasi terakhir, yaitu area peti kemas.
Akhir di Peti Kemas
Polisi menyisir dengan senter. Salah satu anggota rombongan bersembunyi di hutan, tetapi petugas memeriksa tepi hutan dan melihat "mata di antara pepohonan". Penangkapan berikutnya pun terjadi. Narasi Jimmy merangkum situasinya: 11 jam sebelumnya mereka berangkat untuk melakukan hal yang mustahil, dan bahkan di kota yang sepenuhnya dirancang untuk mengecoh dan berlari lebih cepat dari 100 polisi, tantangan ini tetap terbukti sebagai ujian sesungguhnya. Yang tersisa hanyalah bertahan.
Polisi mengepung area peti kemas dan memindai 360 derajat untuk berjaga-jaga jika para tersangka bergerak. Jimmy masuk lebih dalam di antara peti kemas dan mendapati jalan buntu. Ia mengakui, "Aku membuat kesalahan." Polisi membuat perimeter di sisi utara jalan, menemukan mereka, dan memborgol yang tersisa.
Hasilnya, dengan sisa waktu satu setengah jam, polisi resmi menangkap kelima peserta dan memenangkan setengah juta dolar. Terowongan, kamera, doppelganger, ledakan, dan perlengkapan dari kotak hadiah membuat rombongan Jimmy bertahan lebih dari sepuluh jam, tetapi tidak cukup untuk menyelesaikan 12 jam penuh.
Di belakangku ada 100 polisi, dan jika kami ditangkap di akhir hari, mereka menang setengah juta dolar. Namun, jika kami lolos, mereka tak dapat apa-apa. Mulai pewaktunya.
Jalan, Jimmy, jalan. Sial, mereka tepat di belakang kita. Tenang, aku ada rencana. Jimmy. Ayo, ayo. Ayo pergi dari sini. Kita ke mana? Hei, hei. Astaga. Ayo kita ledakkan.
Itu harusnya mengulur waktu.
Aku dan keempat temanku baru saja lolos dari 100 polisi sungguhan untuk sementara. Semoga berhasil, semua. Mereka bisa tangkap kami sampai akhir hari. Ayo, ayo.
Biar kami bisa lawan, aku pasang ratusan kamera selama berbulan-bulan,
Yang Akan Datang
perangkap, dan ruangan rahasia. Semoga saja ini cukup agar kami tidak tertangkap. Kau ditahan.
Semuanya, ke tempat kalian. Jangan ditahan. Baiklah, semoga berhasil. Kita bereskan van itu. Aku yang terakhir ditangkap.
Jimmy, kita akan ke mana? Tujuan pertamaku ada di depan. Harusnya kita banyak kardio. Ayo mulai.
Kami di persembunyian pertama. Darius bersembunyi di dalam benteng yang tertutup jerami. Kami semua segera berganti pakaian. Aku ganti sekarang. Baiklah. Dan Alison… Kami di sini bersama sampah.
Dan tanpa kami sadari… Kami padamkan apinya. Semuanya berpencar. …para polisi sudah membuntuti kami. Ini polisi.
Tareq, kami di jalan. Selesai. Temui aku di Pasar.
Bagaimana tumpukan jerami ini? Terlihat mencurigakan. Di mana kita? Ini polisi. Mereka sangat dekat. Aku dengar mereka. Ini sesuatu. Kita menemukan seseorang.
Angkat tanganmu. Angkat tanganmu. Kita dapat apa? Apa? Siapa namamu? Darius. Lepaskan aku. Lepaskan aku.
Benar, baru 10 menit dan Darius sudah ditahan.
Aku melihat banyak polisi. Mereka berbaris dan menyisir kota. Aku sudah di Pasar. Tareq, kami datang. Baiklah. Aku siap.
Baiklah. Tareq, berikan petanya. Mereka jelas berbaris lurus dan memeriksa setiap sudut dan celah. Kelemahan satu-satunya strategi itu adalah jika kita bisa lewati barisan itu, mereka takkan curiga kita di gedung sudah dicek. Jika mau tembus barisan, sekarang waktunya. Ikut rencanaku. Polisi tak tahu ada terowongan di kota.
Astaga. Mereka tidak tahu. Kita bisa atasi ini. Ayo terus bergerak.
Aku menyelinap lewat sistem selokan di bawah kota. Kita mungkin bisa kabur setelah sampai di atas tanah. Ada ruang aman tempatku punya detonator. Semoga polisi tak ke sana sebelum kita.
Hei, kawan! Dia ada 100.000 di sini. Ya.
Hei, jika kalian dengar aku… Entah bagaimana mereka menemukanku. Jangan, Darius. Tolong lari. Cari persembunyian…
Darius, kau tak perlu minta maaf pada kami. Seharusnya pada ibumu. Ya. Dia menontonnya sekarang.
Ya. Bagi kita yang berhasil selamat dari kejaran polisi 12 jam, tidak seperti Darius, memenangkan 100.000 dolar untuk ibu mereka.
Markas Polisi
Ada lima tersangka yang kabur. Mereka ini lihai, licik, dan tidak dapat ditebak. Semua intel, apa pun yang terlihat tak biasa, kami harus tahu itu. Dan ingat, setiap penangkapan beri departemen kita 100.000 dolar.
Kita di tempat terbuka, teman.
Jika logikaku benar, barisan mereka benar-benar berjalan di atas kita saat kita di selokan. Jadi, kita sudah di belakang barisan. Seharusnya kita lari melintasi lapangan. Sesederhana itu. Dan jika kita semua ditangkap, video ini akan hancur.
Tareq menjatuhkan HT. Baik. Lihat, kau tidak melihat polisi.
Sudah tiga jam. Saatnya kita berpisah. Siapa ingin kereta? Aku tak ingin. Aku tak suka kereta. Aku. Baik. Turun. Baik. Nolan, ikut aku. Baik. Kita ingin ke mana? Sejauh mungkin dari barisan.
Di sinilah aku meninggalkanmu. Baiklah. Ini boleh jadi terakhir kita bertemu. Baiklah.
Alison, aku di kereta. Temui aku di sana. Hei, kurasa itu dia. Tidak. Teman-teman, teman-teman, kabar buruk. Kabar buruk. Berhenti di sana. Kau ditahan.
Jimmy, kita ketahuan. Tareq, ke sudut kiri belakang. Ada tempat bersembunyi. Tarik dindingnya. Terbuka. Polisi, ada orang di sini? Polisi datang. Angkat tangan kalian.
Ini pasti hal paling memalukan yang pernah aku alami seumur hidupku. Diam.
Alasan aku mencoba pergi ke sekolah adalah karena di sini ada ruang rahasiaku yang takkan mereka temukan.
Tidak. Tunggu sebentar. Ini tidak baik. Ini tidak baik. Tidak, mereka menemukan ruang rahasiaku.
Meski ruang rahasiaku ditemukan, detonatornya tak diambil. Kutaruh di tas dengan uangnya. Ini akan berguna nanti. Kau akan tahu. Untungnya, polisi tak sadar remote ini memungkinkan TV ini untuk beralih ke setiap kamera di seluruh kota.
Kucuriga ia kembali ke sekolah ini, jadi kau harus mundur. Baik. Baik. Baik.
Nolan, aku mendapatkan detonatornya. Baiklah.
Ini mungkin bagian paling berisiko di video. Untuk melakukan ini, aku harus ke atas gedung tinggi. Pada titik ini, kami sudah setengah jalan dalam tantangan. Sebagian besar persembunyian kami terbongkar dan Darius telah ditangkap. Itulah sebabnya yang akan kau lihat adalah rencana utama cadanganku. Semoga berjalan seperti yang aku inginkan. Dan semuanya dimulai dengan apa yang akan Nolan lakukan.
Polisi
Hai. Hai, ada apa? Itu Nolan. Maju. Itu dia. Ya, aku melihatnya. Ambil kameranya. Ambil kameranya, ayo!
Untuk pengalihan ini, aku hanya benar-benar ingin ada banyak ledakan. Mungkin kurang praktis, tapi tampaknya hebat sekali.
Tak bisa melihat. Sial. Kita takkan menangkapnya.
Ya Tuhan. Ya ampun. Aku sayang Ibu. Kita harus pergi. Kita harus pergi.
Astaga, itu hal paling hebat kulakukan. Nolan, sama-sama. Bagaimanapun juga, rencanaku berikutnya lebih berguna.
Perkenalkan, ini doppelganger-ku. Tunggu, coba tersenyum. Baiklah. Dia bukan satu-satunya. Aku punya 50 lebih doppelganger di kota.
Bawa semua doppelganger-ku ke bioskop. Pancing polisi masuk
MrBeast $1.000.000
Sedang Tayang
dan kunci pintunya. Bisa kulakukan. Semoga berhasil. Ayo. Ayo.
Memindai. Teman-teman, ayo masuk. Lewat sini. Hei, polisi negara bagian. Berhenti. Tunggu.
Semua bawa ransel, berbaju hitam. Mereka lari ke bioskop. Minta bantuan. Polisi. Jangan bergerak. Mereka ke mana? Di sini.
Tapi polisi tak sadar, hanya ada satu jalan masuk dan tak ada jalan keluar. Hei, dia kunci pintunya.
Hei, dia kunci pintunya.
Tahu polisi akan terjebak selama beberapa jam, kusuguhkan mereka salah satu video klasikku. Videoku menghitung sampai 100.000. Satu, dua, tiga, empat, lima.
Nolan, kita mengunci banyak polisi di dalam bioskop. Kau sampai di rumah aman?
Kurasa sudah kutemukan. Ada sebuah pintu. Apa ini? Apa ini? Baiklah. Tunggu. Baiklah, ini aneh. Jimmy, aku terkunci di gedung dan ada pintu macet.
Kau terkunci di gudang itu.
Pintu ini terkunci juga. Bagus. Bagus.
Dan alasan kau berada di sana adalah karena kau harus menang duel 2v2 di COD Mobile demi mensponsori video ini, jika berhasil, kau akan mendapatkan hal sangat istimewa yang akan sangat memudahkanmu di sisa video ini.
Nolan, menanglah di COD Mobile, atau kita celaka.
Baik. Harus bergegas.
Aku hanya harus fokus agar tidak tertangkap. Ada kafe kecil, bagus dan tenang. Aku akan bersembunyi di sana. Ayo. Ayo. Ayo. Baiklah.
Hei, ada seseorang di ambang pintu itu.
Ada yang datang.
Kita masuk dari depan. Ya, kujaga belakang. Ada yang bersembunyi di sini.
Dulu sering bermain Call of Duty, jadi ini seharusnya mudah. Peta Ghost Call of Duty.
Menampilkan aksi multipemain klasik dan battle royale, Call of Duty Mobile adalah pengalaman FPS seluler yang terbaik.
Ada pintu jebakan, tapi terkunci. Pintunya tak terbuka. Keluarlah.
Ini hadiah termudah seumur hidupku.
Sudahlah, aku kalah.
Mainkan COD Mobile segera setelah video ini. Jika melakukannya, kau mendapatkan kartu nama MrBeast dan langsung masuk ke Musim 7. Di sana kau bisa mendapatkan Poin COD gratis terbatas waktu hanya dengan bermain selama acara COD Point Rush.
Aku mungkin keluar.
Cukup masuk dan bermain untuk mendapatkannya. Pindai QR atau klik link di deskripsi untuk mengunduh Call of Duty Mobile.
Ya. Lihat itu? Menang. Berkat COD Mobile, bisa masuk, karena kodenya adalah 000. Seharusnya aku bisa menebaknya. Kita lihat apa isinya. Tidak mungkin.
Sepertinya polisi mengepungku. Aku sangat takut.
Aku mendapatkan satu. Seseorang, halangi pintu jebakannya! Tangkap dia. Tangkap dia. Ayo.
Tidak.
Berhenti. Kau ditahan. Kau ditahan.
Butuh berapa orang? Cukup? Ada 100 orang di luar?
Ini uang 100.000-mu? Ya. Bisa kau tidak… Kini milik kami.
Jimmy, Nolan, Alison, aku resmi tertangkap.
Tareq ditangkap, kujadikan ini pengalihan. Selagi mereka merayakan, aku akan menjauh.
Begini kepada semua tahanan? Itu dia.
Kulihat kau tertangkap. Selmu sudah menantimu.
Tidak mungkin. Apa isinya? Teropong? Apa? Ini kacamata malam. Ini baju ghillie. Aku bisa menyamar di mana pun. Baiklah, apa lagi di sini? Granat asap. Apa ini? Ini UAV. Kau lihat di mana semua orang. Tareq dan Darius di penjara. Ini sangat hebat.
Pusat, ini Nightcrawler. Di sini seperti kota mati. Ada yang melihat sesuatu?
Kita tunggu mereka berbuat salah.
Teman-teman, sistem selokan punya jalan masuk bawah tanah ke penjara. Kita bantu Tareq dan Darius kabur?
Aku sudah muak. Darius, bisa gapai tanganku?
Jangan cepat-cepat. Jangan tertangkap.
Kekuatan kawan.
Aku sampai sana 5 menit lagi.
Jika mereka menyelinap keluar, dan itu mungkin terjadi, kau akan bersiap di posisimu untuk mencegat mereka. Kami akan geledah semuanya lagi, untuk jaga-jaga. Kami akan temukan.
Aku masih di jalan ke bioskop.
Hei, ini Nolan. Aku sedang melihat UAV. Jimmy, ada banyak polisi di sekitar.
Tunggu, kau di atas? Ya, itu aku.
Alison, tak ada polisi di dekatmu. Lanjutkan.
Kami sedang bergerak. Jika aku melihat lampu senter, aku harus khawatir.
Jimmy, ada polisi tepat di depanmu.
Astaga, polisi. Ada dua polisi di sebelah sana. Kukira sudah aman, tetapi belum. Beri aku waktu.
Jimmy, kau harus sembunyi.
Aku akan berbaring di samping mobil. Lampu ini harus kumatikan. Kumatikan. Kumatikan.
Aku sedang bersembunyi di bayangan. Kumatikan semua lampu, bahkan kamera ini.
Hei. Hei, kalian, kemari!
Ada seorang polisi di dalam Holladay. Ya, kami kejar mereka.
Aku tak percaya lolos. Terima kasih, Nolan. Aku hampir tertangkap. Baiklah, teman-teman. Aku sedang menuju bioskop. Alison, di mana kau?
Aku di belakang bioskop. Jimmy, aku melihatmu, di belakangmu.
Itu dia kau. Baiklah. Senang bertemu lagi. Astaga.
Kalian heran kami belum ditemukan. Matikan mode malam. Ini yang mereka lihat tanpa senter. Jadi, tentu saja kalian dapat melihat semuanya, tapi sulit dilihat mata telanjang.
Nolan, aku bersama Alison. Seberapa jauh kau?
Aku sudah melihat bioskopnya. Beri aku 4-5 menit.
Akui Satu
Nah, bagaimana kalau kau bergegas kemari sekarang?
Tunggu sebentar. Ada yang sangat ingin kulakukan.
…2275…2276…2277…2278…
Itu Nolan!
Kau lihat ini? Tidakkah donat ini terlihat lezat?
Jangan lakukan itu! Hei. Kita perlu bicara soal ini. Sekarang dimulai. Sekarang dimulai, Nolan.
Kuselesaikan ini.
Kau mestinya tak memulainya. Lacak apa yang mereka kenakan. Nolan pakai baju ghillie.
Baiklah, dengar, kami dapat info. Satu tersangka mungkin pakai baju ghillie.
Yang akan kita lakukan akan menjadi sangat luar biasa atau hal terbodoh yang kami lakukan dan kami bertiga akan tertangkap. Semoga ini sangat luar biasa.
Ada gedung dengan terowongan bawah tanah yang langsung ke penjara yang juga merupakan markas polisi. Jika mereka lihat kita, itulah satu-satunya jalan keluar. Kita benar-benar memasuki satu-satunya tempat yang coba kita hindari kini.
Membebaskan mereka dari bui mungkin hal terbodoh yang pernah kubuat, tapi tak bisa kubiarkan Tareq dan Darius pulang tanpa apa pun untuk ibu mereka. Jadi, kuutus doppelganger-ku ke markas polisi dengan rencana cerdas untuk alihkan perhatian polisi.
Apa kau mau donat? Krispy Kreme! Krispy Kreme! Ya, ayo kita lihat. Aku punya banyak, kawan. Jangan ke mana-mana. Jangan ke mana-mana.
Ini pasti pengalihan. Dia ada di suatu tempat. Kita harus waspada. Ya.
Baiklah, kesempatan terakhir untuk mundur.
Tidak, aku akan di tengah. Aku merasa aman di sini.
Aku di belakang agar lari lebih cepat dari kalian.
Kita akan berjalan di bawah seluruh kota. Aku akan tunjukkan rekaman utuh panjangnya terowongan ini.
Alison, kita sampai. Kita sudah sampai. Maksudku, sampai di terowongan raksasa lagi. Astaga. Terowongan lain, Alison.
Kemari. Baiklah. Sudah semakin dekat.
Sst. Di balik tikungan ini ada penjara. Lihat apa ada polisi.
Apa yang kau lihat? Kelihatannya kosong. Aku lihat sel penjara di ujung lorong.
Baru sekitar, apa? 10 jam untukmu? Kalau kau tidak diam. Kau akan bunuh kita.
Aku dengar Darius. Aku dengar Darius. Dia bangun.
Omong-omong… Tersisa dua jam di tantangan. Sesedekat itu? Ya.
Aku tak lihat polisi. Haruskah kita periksa? Ya, ayo kita periksa. Sst. Baiklah, ayo masuk. Ayo.
Ini adalah hal terbodoh yang pernah aku lakukan.
Kau melihat seseorang? Tidak, situasi aman. Mungkin di sini aku akan mundur.
Tunggu, tunggu. Berhenti. Hei. Ada polisi. Lari! Lari! Dia lihat kita!
Ini ide buruk, ide yang sangat buruk. Polisi negara! Henti!
Jimmy, jika itu kau, tolong jemput aku! Tolong! Dia tak dengar. Coba lagi? Tolong!
Jimmy, jalan di depanku. Silakan. Baik. Jalan, jalan, jalan. Nolan, jatuhkan granat asap itu.
Mereka menjatuhkan sesuatu. Tersangka jatuhkan bom asap. Pengejaran tidak aman. Para tersangka masih buron di terowongan.
Kita mungkin terjebak. Mereka tahu jalan keluarnya. Tidak, kita bisa tamat. Ini bisa jadi akhir kita.
Alison? Kita kehilangan dia? Ya Tuhan. Alison berhenti? Tak bagus. Tak bagus.
Kita harus segera keluar, mereka mungkin menunggu. Ayo, Nolan. Aku mengikutimu. Lewat sini. Alison berkorban. Kita harus menjauh. Mereka akan menyerbu.
Unit mencari di ujung selatan. Kirim unit ke ujung utara. Perimeter, kawan. Ayo ke jalan sekarang. Satu tersangka berbaju ghillie. Jalan keluar terowongan hanya satu. Penuhi jalan keluar. Ayo, ayo, ayo.
Aku meninggalkan mereka di terowongan. Aku bersembunyi di dalam dinding. Aku akan matikan lampuku agar tidak terlihat.
Ayo bentuk barisan tempur di sini. Kita akan ke gedung-gedung itu.
Nolan, Jimmy, dengar? Ya, Alison, itu kau? Ya, kawan, aku menemukan lubang. Tunggu, mereka tak menangkapmu? Tidak, aku bersembunyi di lubang di dinding. Itu sangat membantu. Temui kami di peti kemas. Cepat, polisi datang. Ya, hampir setengah jalan.
Kita akan berkumpul di lokasi terakhir ini. Ayo laksanakan. Ayo. Ke mode malam. Ke mode malam. Tetapi kita perlu… Aku melihat senter. Sorotkan lampu ke semua benda ini. Lewat sini. Ayo, ayo.
Kawan, polisi mendekat. Mereka dekat. Aku sembunyi di hutan. Aku ragu tentang ini.
Di tepi hutan. Ayo periksa tepi hutan. Tidak, mereka datang. Astaga, itu lampunya. Itu lampunya. Itu… Kita berputar di sini. Sinari mereka di sana. Tidak, kurasa mereka datang. Astaga. Di sana. Di sana. Aku melihat mata. Di antara pepohonan.
11 jam yang lalu, kami berangkat untuk melakukan hal yang mustahil. Bahkan di kota yang sepenuhnya dirancang untuk mengecoh dan berlari lebih cepat dari 100 polisi, ini tetap terbukti ujian sesungguhnya.
Lepaskan aku.
Dan sekarang, memasuki menit-menit terakhir kami, aku tertangkap. Yang tersisa bagi kami, tidak, adalah bertahan.
Baiklah, kawan. Kau ditahan. Berhenti. Ayo pergi. Temukan yang itu juga. Ya? Jimmy takkan pernah tertangkap.
Area pencarian yang akan kita datangi ada di sini, area target. 360, kawan-kawan. Mereka di sana. Mereka di sana. Ayo kita ke kiri. Tidak, mereka ke arah sana. Pindai 360 sekarang, kalau mereka bergerak saat kita memeriksa perimeter.
Kemari. Ikuti aku. Atur ulang dan jalan. Jalan. Jalan, cepat. Terus berjalan. Pasti di peti kemas.
Jimmy! Kawan, kita terkepung. Ayo, masuk lebih dalam. Tidak. Ini jalan buntu. Ini jalan buntu. Aku membuat kesalahan.
Hei, buat perimeter. Ayo kita buru mereka. Kita dikepung oleh polisi. Sisi utara jalan, buat perimeter. Sst, sst, sst. Mereka di sana. Mereka di sana. Menyebar. Menyebar. Sempurna. Ayo.
Polisi negara bagian. Hei, jangan bergerak. Tiarap. Tidak. Borgol dia. Kita hampir berhasil.
Kau menangkapku. Astaga, polisinya banyak sekali. Sisa waktu satu setengah jam, mereka resmi menangkap kami berlima dan memenangkan setengah juta dolar itu. Selamat.
Sebelum aku masuk penjara, bisakah kau membantuku dan ambil bukuku di tasnya? Aku tidak keberatan. Letaknya persis di bawah semua uang itu. Benar. Kujamin buku itu ada.
Nah, ini dia. Ini The Most Dangerous Games, sebuah buku baru yang aku tulis bersama James Patterson. Mungkin ini aneh sebab banyak yang tak baca, tapi aku janji jika kalian suka video MrBeast, kalian pasti menikmati buku ini.
100 kontestan ikut permainan terbahaya di seluruh dunia dengan taruhan tertinggi demi satu miliar dolar dan demi umat manusia.
Dan mulai 1 September, jika kalian beli bukunya dan ikut, satu orang akan kami beri 1 juta dolar. Jadi, pindai kode QR di wajahnya, maaf soal itu, atau kunjungi tempat kalian biasa beli buku.
BELI BUKUKU UNTUK MENDAPATKAN KUE
Artikel diterbitkan · Diperbarui
