Lima Kebiasaan Hinata Kato untuk Mempercepat Penurunan Lemak Tubuh: EAA, Jalan Pagi, Pola Makan, Otot, dan Tidur

Buka di YouTube ↗
Ringkasan

Dalam video ini, Hinata Kato merekam satu hari penuh rutinitasnya saat ingin mengurangi lemak tubuh secara signifikan atau mengubah bentuk tubuh. Ia membuatnya karena akan menjalani syuting penting dalam satu sampai dua minggu ke depan dan karena sering ditanya cara menurunkan lemak tubuh. Sejak awal ia menegaskan sikapnya: ia mengutamakan efisiensi, ingin hasil yang nyata, dan mengaku agak keras pada diri sendiri. Karena itu, penonton tidak perlu meniru semuanya. Menurutnya, mencoba satu saja kebiasaan yang belum pernah dilakukan sudah luar biasa, dan itu bisa memicu motivasi untuk melakukan lebih banyak. Ia juga mengaku menyukai penalaran rasional, sehingga penjelasannya mungkin terdengar tegas.

18 menit baca

Dalam rekaman, penomoran aturannya tidak konsisten. Pola makan dan latihan kekuatan sama-sama disebut "aturan ketiga", lalu tidur disebut "aturan keempat". Namun isinya terdiri dari lima topik: minum EAA di pagi hari, jalan pagi dengan perut kosong, pola makan, membangun otot besar, dan tidur yang cukup.

1:57

Aturan pertama: minum EAA segera setelah bangun

Kebiasaan pertama Hinata adalah minum EAA (asam amino esensial) setiap pagi. Ada dua alasannya. Pertama, ia akan langsung melakukan latihan kardio. Kedua, menurutnya tubuh sedang kelelahan dan kekurangan nutrisi setelah sekitar sembilan jam tidur tanpa makan atau minum.

Ia menjelaskan bahwa protein dari makanan biasa perlu dipecah dulu di lambung dan usus. EAA tidak memerlukan proses itu, sehingga cepat masuk ke aliran darah dan mengirimkan nutrisi ke otot. Ia juga menyoroti beberapa kandungannya. Histidin ia sebut sebagai komponen yang mendorong pemecahan lemak. Metionin dan lisin ia sebut sebagai bahan dasar (prekursor) L-karnitin, senyawa yang menurutnya sangat penting untuk pembakaran lemak. Ia menambahkan bahwa semuanya adalah asam amino esensial yang tidak bisa diproduksi tubuh sendiri, sehingga harus diperoleh dari makanan.

Mengenai perbedaan BCAA dan EAA, ia menjelaskan bahwa BCAA hanya berisi tiga asam amino esensial (valin, leusin, isoleusin), sedangkan EAA berisi sembilan. Menurutnya, BCAA lebih populer karena EAA lebih mahal dan rasanya cenderung tidak enak karena kandungan nutrisinya lebih banyak, sehingga sulit dikonsumsi terus-menerus.

Produk yang ia minum adalah "MARUGOTO KYOHO-KUN". Ia menilainya sebagai EAA yang paling mudah diminum dari banyak yang pernah ia coba. Rasanya mirip anggur, sedikit asam seperti Ramune, dan bisa disebut versi anggur dari ILOHAS rasa persik. Produk ini tanpa pengawet dan pewarna. Ia tetap mencatat satu kekhawatiran: produk ini mengandung pemanis buatan. Menurutnya, pemanis selain acesulfame potassium berasal dari jagung dan tanaman lain, jadi yang menjadi masalah hanya acesulfame K. Ia mendengar perusahaan tersebut akan merilis EAA tanpa pemanis buatan dan menantikannya. Ia juga menekankan bahwa EAA merek apa pun boleh. Dulu ia sempat berkompromi dengan EAA berpewarna karena yang lain terasa tidak enak.

Soal cara minum, ia meminum sekitar sepertiga dulu, berganti pakaian, lalu menyesap sisanya sedikit demi sedikit sambil berolahraga sampai habis.

Saat berganti pakaian, ia sempat membahas bra olahraga. Menurutnya, bra yang menopang payudara dari bawah mencegah robeknya ligamen Cooper. Ia mengutip seseorang bernama Michael yang baru memeriksa payudaranya: payudara sebaiknya tidak dibiarkan berguncang, bahkan saat olahraga ringan, dan menjaga posisinya tetap ideal lebih penting daripada memperbesarnya. Ia sendiri mengakui topik ini tidak berhubungan dengan penurunan berat badan.

6:54

Peregangan dinamis sebelum kardio

Sebelum berjalan, Hinata selalu melakukan peregangan dinamis. Ia menggambarkannya sebagai cara memberi tahu otot untuk "bangun". Menurutnya, otot yang siap dipakai membakar lebih banyak kalori. Contohnya, otot bokong cenderung tidak bekerja baik setelah istirahat, sehingga tubuh memakai otot betis sebagai gantinya. Dengan mengaktifkan otot terlebih dahulu, metabolisme meningkat dan pembakaran kalori setelahnya, termasuk saat latihan kekuatan, ikut meningkat.

7:45

Aturan kedua: "PEKOPEKO WALKING" dan pengaturan treadmill

Metode kedua yang ia sebut adalah PEKOPEKO WALKING (PPW), yaitu berjalan dengan perut kosong setelah bangun pagi. Menurutnya, saat perut kosong lemak dibakar lebih dulu, sehingga ini bentuk kardio yang efisien.

Ia lalu memperkenalkan mitokondria sebagai "pabrik" yang mengubah nutrisi menjadi energi. Menurutnya, olahraga aerobik 30 menit sehari dapat meningkatkan massa atau memperbaiki kondisi pabrik tersebut, sehingga untuk menurunkan lemak, 30 menit aerobik per hari adalah yang terbaik. Waktunya fleksibel. Bisa 10 menit pagi, siang, dan malam, atau 30 menit sekaligus di malam hari. Namun untuk manfaat maksimal ia menyarankan pagi hari, setidaknya di akhir pekan. Intensitas yang ia anjurkan adalah kecepatan yang masih memungkinkan kita berbicara tanpa terlalu kehabisan napas. Ia juga menegaskan kardio di luar pagi hari tidak sia-sia, dan tidak harus memakai treadmill. Tubuhnya pun pernah berubah drastis hanya dengan berjalan di luar. Ia memakai treadmill akhir-akhir ini demi efisiensi.

Ia membagikan pengaturan treadmill yang sering ditanyakan: kemiringan 11 dan kecepatan 3,5. Kemiringan 11 kira-kira setara bukit. Meski maksimalnya 15, ia memilih 11 karena kaki tidak terlalu lelah dan ia bisa berjalan dengan kesadaran penuh pada otot-ototnya. Kecepatan 3,5 membuatnya tetap merasakan kerja paha dan bokong. Ia menyebut kombinasi ini sebagai pengaturan yang "tidak membuat kaki gemuk". Kemiringan terlalu tinggi membuatnya memakai bagian kaki yang salah, sedangkan kecepatan terlalu tinggi membuatnya bertumpu pada betis. Ia memilih kombinasi ini karena tubuhnya berubah drastis dengan pengaturan tersebut. Ia berjalan selama 30 menit.

9:39

Dari "harus" menjadi "ingin": cara mempertahankan rutinitas

Menjawab pertanyaan bagaimana ia bisa konsisten, Hinata bercerita bahwa ia berhenti berpikir "saya harus berjalan dan minum EAA karena ingin turun berat badan". Ia mengaku sebenarnya tidak tertarik menurunkan berat badan. Yang ia kejar adalah kondisi kulit dan bentuk tubuh, termasuk memperbesar payudara. Ia berjalan karena ingin membaca buku, menyusun tugas, dan menjernihkan pikiran. Menurutnya, mengarahkan perhatian ke hal lain selain berat badan mengubah "saya harus" menjadi "saya ingin". Ia mengutip pepatah "hanya kamu yang bisa membuat dirimu bahagia" dan menilai itu berlaku secara mental maupun fisik. Dalam memperbaiki penampilan dan bentuk tubuh, penting untuk tahu cara menyemangati diri saat motivasi turun.

10:39

Aturan ketiga: makanan untuk metabolisme lemak dan kontrol GI

Saat menyiapkan sarapan, Hinata menjelaskan aturan berikutnya: makan untuk memperbaiki kondisi tubuh, dengan fokus pada pengelolaan lipid dan nilai GI. Menurutnya, L-karnitin dan vitamin B2 berperan dalam metabolisme lemak, jadi ia memilih makanan kaya vitamin B2 dan makanan yang membantu produksi L-karnitin.

Ia juga menjelaskan mengapa tidak membatasi lemak secara ketat. Sebagai perempuan, ia ingin memperbaiki bentuk tubuh sambil mempertahankan ukuran payudara, mendapatkan lekuk tubuh, dan membangun otot. Untuk itu ia banyak belajar dan meraih gelar yang ia sebut Sarjana Nutrisi Kosmetik. Ia mengkritik diet ala binaragawan dan konten penurunan berat badan yang sering membatasi karbohidrat dan lemak. Menurutnya, gula berperan mengangkut nutrisi dan lipid menghasilkan hormon, sehingga keduanya nutrisi penting. Ia memilih mendapatkan lemak dengan cara yang baik. Ia juga menyatakan bahwa lemak tubuh bukan hal buruk dan baginya "gemuk itu bagus". Fokusnya adalah mengembalikan tulang dan otot ke posisi yang benar sambil mengecilkan sel-sel lemak.

Sarapannya terdiri dari beberapa komponen, masing-masing dengan alasan:

  • cuka dan mozuku sebagai serat untuk mengontrol GI;
  • jahe untuk sifat antioksidan dan sirkulasi darah, karena darahlah yang membawa nutrisi;
  • tahu, yang menurutnya diolah tubuh menjadi equol;
  • ikan makarel untuk omega-3 dan vitamin B2, diberi lemon untuk vitamin C (ikannya sempat gosong);
  • sup miso dengan telur, karena telur menurutnya bernilai 100 pada skala protein, ditambah bawang yang mengandung prebiotik;
  • kaldu dashi yang ia sebut mengandung peptida kolagen;
  • natto, sumber vitamin B2 lainnya.

Ia kembali menjelaskan analogi mitokondria dan L-karnitin. Mitokondria adalah pabrik pembakar lemak, dan nutrisi butuh "tiket" untuk masuk, seperti paspor untuk naik pesawat. Paspor itu adalah L-karnitin. Daging sapi, domba, dan babi menurutnya mengandung L-karnitin sekaligus bahan pembentuknya. Karena daging babi paling mudah dibeli, ia menyarankan tenderloin atau paha babi yang rendah lemak. Ia berencana memakannya saat makan siang.

Soal urutan makan, ia memulai dengan serat, lalu protein, lalu karbohidrat. Menurutnya, kenaikan gula darah yang bertahap menekan nafsu makan dan membuat lemak sulit menumpuk. Kontrol GI juga ia kaitkan dengan glikasi. Makanan ber-GI tinggi menurutnya dapat berkontribusi pada penuaan dini, sedangkan makanan ber-GI rendah membantu menjaga kesehatan kulit. Ia merangkum "hidangan yang dipikirkan matang" sebagai kombinasi serat rendah GI, makanan yang baik untuk usus, nutrisi pendorong pembakaran lemak seperti L-karnitin dan vitamin B2, serta protein, karbohidrat, dan lemak dalam jumlah cukup. Menurutnya, pola ini menekan nafsu makan di malam hari dan baik untuk kesehatan, kulit, bentuk tubuh, dan payudara.

13:32

Memasak sebagai kesenangan, bukan kewajiban

Kepada yang merasa tidak punya waktu untuk memasak, Hinata mengaku dulu juga begitu. Namun semakin banyak ia belajar tentang komponen nutrisi, semakin menyenangkan baginya menyusun makanan yang memberi nutrisi yang ia butuhkan. Ia juga mengungkapkan bahwa ia sering menyiapkan makanan lebih awal. Karena tinggal sendiri, sup miso hari itu bisa dimakan sampai lusa. Mozuku cepat dibuat dan makarel cukup dipanggang.

Pergeseran pola pikir yang sama berlaku di sini. Setelah berhenti menganggap memasak sebagai kewajiban untuk turun berat badan, ia justru lebih menikmatinya. Ia menyebut tiga manfaat memasak: menyesuaikan makanan dengan kebutuhan tubuhnya, melatih kemampuan memasak untuk calon suaminya kelak, dan membagikan resep kepada penonton sebagai bagian dari pekerjaannya. Menurutnya, perubahan cara pandang inilah yang mungkin membuatnya bertahan. Ia juga menyebut kebiasaan kecil: ia tidak mencicipi sup miso langsung dari sendok sayur karena makanan mudah rusak oleh bakteri dari air liur.

Setelah sarapan, ia bercerita bahwa ia akan syuting di rumahnya bersama seorang ahli tulang yang memeriksa apakah metodenya sudah benar, mulai dari mengecilkan kaki dan lengan atas hingga menciptakan lekuk tubuh dan pembesaran payudara.

16:59

Makan siang: magnesium, vitamin B, dan daging babi kukus

Makan siangnya juga disusun berdasarkan kandungan nutrisi. Okra ia pilih karena kaya magnesium, yang menurutnya penting untuk pembentukan otot, dan serat larut. Hanya satu okra karena ia tidak terlalu lapar. Komatsuna juga kaya magnesium dan menurutnya cocok dipadukan dengan vitamin B1 dan mineral dalam daging babi. Jamur shiitake mengandung seng dan vitamin B. Brokoli ia puji karena kaya vitamin B2, B6, seng, protein, vitamin C, dan antioksidan sulforafan. Semuanya dikukus sekitar 10 menit bersama paha babi. Menurutnya, paha babi mengandung lebih banyak L-karnitin dibanding bagian pinggang atau perut babi. Ia menyantapnya dengan saus ponzu buatan sendiri.

Sambil memasak ia minum minuman protein OIKOS. Ia menyukai rasanya dan mencatat kandungannya nol lemak, tetapi ada pemanis buatan. Ia belum yakin dengan bahan susunya dan berencana menelitinya nanti. Untuk orang yang kesulitan membakar lemak, ia menyebut beberapa pilihan: suplemen L-karnitin, makan daging babi, atau minuman yang mengandung bahan pembentuk karnitin.

Ia menjelaskan mengapa sering memakai pengukus. Menurutnya, memasak dengan pengukus menghasilkan aroma yang luar biasa, mengenyangkan, dan termasuk metode rendah AGEs. Ia menjelaskan AGEs dengan sederhana sebagai hal yang membuat kita cepat tua, terkait metode yang membuat makanan kecokelatan seperti menggoreng atau memanggang. Sebaliknya, makan mentah, merebus, dan mengukus menurutnya rendah AGEs dan tidak mempercepat penuaan. Pengukusnya ia beli di Kappabashi seharga 500 yen. Kain alas pengukus yang bisa dipakai ulang ia beli seharga 100 yen di Seria, lalu ia potong sesuai ukuran.

Setelah makan, ia menyarankan olahraga aerobik ringan selama 10 sampai 15 menit untuk mencegah lonjakan gula darah. Menurutnya, kebiasaan ini juga mencegah penuaan, rasa kantuk, dan penumpukan lemak. Karena itu ia mencoba berjalan kaki ke tujuan setelah makan. Jika tidak bisa keluar, ia menyarankan sekadar berdiri dan bergerak di tempat. Menurutnya, kebiasaan kecil seperti ini efektif karena terakumulasi.

18:59

Menanggapi kritik: belajar menjelaskan dengan lebih baik

Di tengah memasak, Hinata membahas kritik besar yang baru saja diterima salah satu videonya. Ia merasa tidak berbohong karena hanya melakukan hal yang masuk akal, tetapi mengakui cara penjelasannya kurang baik. Selama ini ia berbicara kepada penonton seperti kepada teman, tanpa memikirkan bagaimana setiap kalimat akan ditafsirkan. Kemudian para profesional medis menunjukkan bahwa hal yang ia ucapkan secara sambil lalu tidak benar. Ia secara terbuka menilai cara mereka menyampaikan kritik kurang baik. Namun ia menyimpulkan bahwa akar masalahnya adalah kurangnya penjelasan darinya sendiri, dan akan sangat disayangkan jika ia kehilangan kepercayaan penonton karena hal itu.

Ia menyebut dirinya berada di persimpangan sebagai influencer. Ia sedang belajar cara menjelaskan dan merasa itu sangat sulit. Bahasa yang terlalu formal terasa kurang dekat dengan penonton, tetapi gaya santai berisiko kurang tepat. Ia berharap kelak bisa menyampaikan hal yang tepercaya sekaligus santai, tetapi mengaku masih "seperti bayi" dalam hal ini, sehingga video ini mungkin terasa berbeda dari biasanya. Ia juga mengakui bahwa dulu, ketika menghadapi situasi seperti ini, ia berhenti mengunggah video atau menghilang. Kali ini ia bertekad tidak lari, menghadapi masalahnya secara langsung, dan berusaha mendapatkan kembali kepercayaan penonton.

22:54

Aturan berikutnya: membangun otot besar

Aturan yang ia sebut "ketiga" untuk kedua kalinya adalah membangun otot besar. Penjelasannya membedakan dua peran: latihan aerobik membakar lemak, sedangkan otot mencegah lemak menumpuk. Semakin banyak otot, semakin tinggi metabolisme basal. Ia juga menjelaskan bahwa latihan kekuatan memberi tekanan pada tubuh, sehingga tubuh menerima perintah untuk membangun lebih banyak "pabrik" karena butuh lebih banyak energi. Bertambahnya pabrik ini memudahkan pembakaran lemak. Kesimpulannya, kardio dan latihan kekuatan sama-sama penting, dan keduanya perlu dilakukan dengan penuh pertimbangan. Ia mengklaim telah mengubah tubuhnya berkali-kali dengan berolahraga berdasarkan prinsip mekanika tubuh, termasuk menaikkan dan menurunkan berat badan dengan cepat.

Ia baru saja minum L-karnitin dan menyarankan agar suplemen ini tidak diandalkan sendirian. Menurutnya, efektivitasnya maksimal bila digabung dengan olahraga. Ia juga menyebut olahraga menyenangkan karena melepaskan hormon kebahagiaan.

Menurutnya, otot besar terutama ada di paha, bokong, punggung, dan dada, sehingga ia sering melatih paha belakang, bokong, dan punggung. Untuk bokong, ia menyukai latihan yang menargetkan gluteus medius, lalu hip bridge untuk bagian bulat bokong, serta peregangan untuk serat anterior gluteus medius.

Ia juga memperagakan latihan punggung yang menurutnya efektif untuk bahu membungkuk. Dalam kondisi itu, bahu berputar ke dalam. Langkahnya:

  1. Berbaring, putar bahu ke luar dengan telapak tangan menghadap ke atas, lalu gunakan tulang belikat untuk menarik lengan ke dalam sebanyak 20 kali.
  2. Letakkan lengan di samping tubuh dan tarik ke dalam dengan tulang belikat.
  3. Arahkan lengan diagonal ke atas dan tarik ke dalam dengan tulang belikat.

Alasannya, menurut Hinata, di sekitar tulang belikat terdapat sel yang mudah terbakar, yang ia sebut "sel cokelat".

25:24

Protein setelah latihan

Dalam 30 menit setelah latihan kekuatan, Hinata minum protein. Menurutnya, mengisi protein dalam rentang waktu ini membuat otot tumbuh, tetapi tidak akan membuat tubuh terlalu berotot. Ia menyukai ORGAIN karena sepenuhnya organik, mengandung superfood, memakai stevia sebagai pemanis, dan bebas susu sehingga bisa diminum oleh orang yang intoleran laktosa. Belakangan dalam rekaman ia juga memuji rasa protein Nestlé dan menduga enaknya karena perusahaan itu produsen cokelat.

Karena merasa kurang serat hari itu, ia mencampur protein dengan 100 cc susu kedelai dan 100 cc amazake. Ia lalu menambahkan kenari, yang menurutnya kaya omega-3, vitamin E, dan seng. Karena merasa sudah banyak makan lemak hari itu, ia hanya menambahkan satu sendok teh keping cokelat yang hanya berbahan biji kakao. Menurutnya, keping cokelat ini tinggi polifenol dan antioksidan. Ia beralasan tubuh teroksidasi hanya karena kita hidup, sehingga perlu dilawan dengan antioksidan. Ia mengaku belum ingin menua, meski mungkin kelak bisa menerima keriput. Hasilnya ia samakan dengan Frappuccino mocha cokelat gelap Starbucks, dan sejak rutin membuatnya ia tidak pernah lagi ke Starbucks.

Angka protein yang ia sebut agak membingungkan. Ia mengatakan sudah mengonsumsi sekitar 60 g protein hari itu sehingga totalnya menjadi 80 g, lalu menyebut mengonsumsi 100 g protein setiap malam sebelum tidur. Saat menurunkan berat badan, ia mengaku mengonsumsi protein 1,5 sampai 2 kali berat badannya. Ia juga sempat meragukan apakah minuman yang ia buat benar-benar berisi 20 g protein.

27:26

Aturan terakhir: tidur yang cukup

Aturan yang ia sebut keempat adalah tidur yang cukup. Ia menutup hari pukul 11 malam dengan pelindung mulut terpasang, dan mengatakan akhir-akhir ini selalu tidur pada jam itu. Menurutnya, siapa pun yang ingin memperbaiki kulit, menurunkan berat badan, atau memperbesar payudara perlu cukup tidur, karena saat tidur hormon pertumbuhan dilepaskan, sel kulit berganti, dan otot tumbuh.

Hinata menutup video dengan ajakan untuk terus memperbaiki diri, masing-masing sesuai kecepatannya sendiri.