Enam Mantan, Satu Pulau, dan Hadiah 250 Ribu Dolar: Siapa yang Paling Dipercaya Ashley?
MrBeast ミスタービーストDalam video ini, MrBeast (Jimmy) mempertemukan seorang perempuan bernama Ashley dengan enam mantan pacarnya di sebuah pulau tropis selama 30 hari. Aturannya sederhana, tetapi taruhannya besar. Setiap lima hari, Ashley mengeliminasi satu mantan. Mantan terakhir yang bertahan akan menentukan nasib hadiah 250 ribu dolar: membaginya dengan Ashley atau mengambil semuanya sendiri. Karena itu, pertanyaan utama permainan ini bukan soal siapa yang paling kuat bertahan hidup. Yang dipertaruhkan adalah siapa yang bisa membuat Ashley percaya bahwa dia tidak akan dikhianati di akhir.
Aturan Permainan dan Para Peserta
Ashley membuka penutup matanya dan mendapati enam mantan pacarnya berdiri di depannya. Saat ditanya apakah ada yang ingin dia katakan kepada mereka, jawabannya singkat: "Nggak ada kata-kata." Suasana canggung langsung terasa. Salah satu mantan menyindir bahwa Ashley tidak datang ke pesta ulang tahunnya, padahal mantan itu datang ke pesta ulang tahun Ashley.
MrBeast menegaskan bahwa ini bukan tantangan ketahanan. Pulau itu sudah menyediakan hampir semua yang dibutuhkan, sampai ada peserta yang bilang mereka bisa tinggal di sana seumur hidup. Tugas para mantan adalah membuat Ashley jatuh hati lagi dan meyakinkannya bahwa mereka bisa dipercaya.
Ashley memperkenalkan diri sebagai warga Fort Lauderdale, Florida. Dia bilang datang untuk mencari pengalaman seru dan ingin melihat ke mana hubungan-hubungan lamanya akan berlanjut. Dia juga terbuka soal perbedaan hubungannya dengan tiap peserta. Dengan Mitchell ada koneksi romantis, ada beberapa yang akan dia godai, dan ada yang hanya teman. Soal kepercayaan, dia berkata tidak ingin menyebut dirinya tidak percaya pada orang, tetapi mereka harus membuktikannya dulu.
Para peserta punya pendekatan yang berbeda sejak awal. Salah satunya berencana bermain santai dan halus, menjadi teman tulus yang bisa dipercaya untuk membagi uang, lalu menambahkan, "atau mungkin nggak dibagi juga." Gary terang-terangan menyebut mereka teman baik, tetapi dia datang untuk menang, dan baginya ini "transaksi bisnis."
Hari-Hari Awal: Memanjakan "Princess" dan Kejujuran yang Berbahaya
Para mantan langsung berlomba memanjakan Ashley. Ada yang memasang hammock untuknya, ada yang mengambilkan air dingin, ada yang berjanji menghadang beruang kalau muncul. Danny memuji kulit Ashley yang menurutnya "flawless" dan membuatkan anting dari kerang. Dia mengaku terang-terangan bahwa hadiah itu untuk membantu peluangnya memenangkan uang. Ashley sendiri menyebut Danny dan Mitchell "rajanya camp ini."
Tidak semua peserta ikut berusaha. Jake menjawab "Nggak" ketika Ashley bertanya apakah dia benar-benar mencintainya, lalu bilang Ashley "ketuaan" untuknya. Narator menyebut sikap ini mungkin bukan strategi terbaik.
Menjelang eliminasi pertama, Ashley mulai berpikir lebih serius tentang siapa yang bisa dia percaya. Dia mengaku cukup yakin Mitchell akan mengambil semua uangnya. Mitchell sendiri tidak membantah. Dia bilang tidak mau bermain dengan perasaan, bahwa Ashley tahu cara berpikirnya, dan bahwa kalau dia sampai di akhir, dia mungkin akan mengambil semuanya.
Eliminasi Pertama: Jake Pulang
Pada hari kelima, Ashley berdiri di belakang palu, sementara setiap mantan berdiri di belakang "hati" masing-masing. Hati itulah yang akan dihancurkan saat seseorang tereliminasi. Ashley mengaku dia lebih genit kepada Mitchell, meski itu tidak berarti dia tidak menyayangi yang lain. Kalau harus memilih siapa yang paling tidak dia percaya, jawabannya mungkin Jake.
Jake malah bertepuk tangan ketika namanya disebut. Ashley, yang mengaku gugup dan koordinasi tangan-matanya buruk, akhirnya menghancurkan hati Jake. "Bye, Jake. Aku bakal kangen. Nggak juga sih," katanya. Lima peserta tersisa.
Mitchell: Kedekatan yang Tidak Cukup untuk Dipercaya
Setelah itu Ashley mengadakan beberapa tantangan kecil, seperti lomba lari dan membuat api, untuk membantunya menentukan eliminasi berikutnya. Dia juga bercanda bahwa mungkin itu cuma alasan untuk menonton "cowok ganteng ngelakuin hal-hal keren." Mitchell akhirnya tinggal di dekat Ashley untuk mengurusnya.
Hari kedelapan memperlihatkan retaknya hubungan mereka. Saat sarapan oatmeal, Mitchell bilang perempuan yang seharusnya memasak dan dia bagian bersih-bersih. Dia juga berkomentar oatmeal akan lebih enak dengan selai kacang, dan Ashley menyebutnya "jago ngerusak momen." Mitchell lalu mengeluh bahwa apa pun yang dia katakan atau lakukan tidak pernah cukup bagus untuk Ashley.
Ada juga momen hangat. Mitchell menangis sedikit dan bilang dia bersyukur Ashley ada di sana, lalu mereka berpelukan. Namun Ashley tetap ragu. Dia mengaku punya "soft spot" untuk Mitchell dan ingin percaya padanya, tetapi menurutnya bisa saja setelah pulang mereka tidak bicara berminggu-minggu. Seorang peserta lain juga menilai hubungan Mitch dan Ashley terlihat asli, tetapi bisa juga palsu.
Pulau Tantangan: Malam Mewah untuk Gary
Pada hari kesembilan, para peserta dibawa dengan kapal ke "Pulau Tantangan." Pemenang tantangan mendapat 24 jam bersama Ashley, lengkap dengan kasur, pijat, dan makan tiga menu. Peserta lain dilarang bicara dengan Ashley sampai eliminasi keesokan harinya. Tantangannya berurutan: menggali kunci dari pasir, membuka gembok palu, menghancurkan batu, lalu mendorong tong ke atas tanjakan.
Gary menang dengan sangat mudah, bahkan tertawa sepanjang jalan. Logan sempat menyusul, sementara Derrick dan Mitch masih menggali meski lokasi kuncinya sudah ditandai. Kru bahkan menyebut pemandangan itu "agak sedih ditontonnya."
Di malam mewah itu, Ashley dan Gary bicara tentang masa lalu mereka. Mereka sempat punya hubungan sebelum Ashley berpacaran dengan Grant, lalu hubungan itu pelan-pelan menghilang karena Gary mulai dekat dengan orang lain. Gary menambahkan bahwa orang bisa saja sibuk dan dia tidak menganggapnya sebagai penghinaan.
Sementara itu, suasana di camp tegang. Seorang peserta memperkirakan yang pulang pasti antara Danny, Logan, atau dirinya sendiri, dan menilai peluangnya 50/50. Ada juga yang yakin dirinya akan tereliminasi hari itu.
Plot Twist Hari Kesepuluh: Mitchell Tereliminasi
Pada hari kesepuluh, Ashley berterima kasih kepada semua peserta, termasuk yang mungkin meninggalkan pekerjaan demi datang. Lalu dia menoleh ke Mitchell: "Sekarang waktunya kamu… balik kerja lagi." Momen ini disebut sebagai plot twist, karena Mitchell sebelumnya terlihat sebagai favoritnya. Sebelum pergi, Mitchell meninggalkan pesan yang terdengar seperti kode, "Hitungin bintang buat aku, boys," yang membuat Ashley bingung dan menyebutnya "bahasa anak frat."
Setelah itu Ashley menjelaskan alasannya. Dia tidak akan memainkan permainan ini dengan perasaan. Yang lebih dia pikirkan adalah siapa yang benar-benar akan membagi uangnya.
Danny: Si Paling Menyebalkan yang Nyaris Pulang
Setelah eliminasi Mitchell, para peserta merasa perlu melakukan sesuatu yang besar. Mereka membangun jalur dari pondok ke semua kamar tidur, tetapi terlalu asyik sampai lupa pada Ashley. Ketika Ashley bertanya apakah mereka mau membantunya, jawabannya "Nggak." Ashley merasa mereka lupa inti permainan dan lupa bahwa dia, "princess di pulau ini," ada di sana. Dia jadi bosan dan bilang rasanya ingin menyingkirkan mereka semua.
Makan malam seafood yang disiapkan untuk menebusnya malah berakhir buruk. Danny berkata kepada Ashley bahwa dia merasa Ashley selalu mengeluh dan tidak suka semua hal di setiap situasi. Komentar MrBeast di layar menandai momen itu: "…dan di sinilah Danny dipulangkan." Meski begitu, narator mengingatkan bahwa secara teknis Danny masih punya beberapa hari lagi di pulau.
Ashley lalu mengajak Danny bicara serius. Dia tidak yakin Danny benar-benar peduli padanya. Kalau dia menelepon seseorang dalam keadaan darurat, katanya, orang seperti Derrick atau Gary pasti akan meninggalkan apa pun untuk membantu, dan dia tidak yakin Danny akan melakukan hal yang sama. Danny minta maaf, bilang Ashley akan selalu menjadi temannya, dan berjanji berusaha lebih keras. Di balik itu dia mengaku tidak tahu masa depannya. Mungkin percakapan itu membuatnya sadar sesuatu, katanya, atau mungkin membuatnya ingin mencuri uangnya dari Ashley. "Nggak ada yang tahu."
Estafet Puzzle Hari ke-15: Danny Selamat, Logan Pulang
MrBeast memberi para peserta kesempatan menentukan nasib sendiri. Mereka harus berenang jauh ke laut untuk mengambil potongan puzzle, lalu menyusun "hati Ashley yang hancur." Orang pertama yang berhasil mendapat imunitas.
Danny berlari seolah hidupnya dipertaruhkan, dan memang dia butuh tambahan lima hari. Para peserta memakai strategi berbeda. Dua orang mengambil potongan paling jauh dulu, dua lainnya mengambil yang paling dekat. Semuanya segera kelelahan. Danny menemukan cara cerdik: saat yang lain beristirahat di air, dia beristirahat sambil menyusun puzzle. Gary kemudian meniru strategi itu. Logan menjadi yang pertama mengumpulkan semua potongan, tetapi terlalu kelelahan. Derrick mengambil warna yang salah dan sempat menyusun hati terbalik. Kru mengamati bahwa puzzle-nya sebenarnya mudah, tetapi para peserta sudah kehabisan tenaga karena berenang.
Danny menang dan hatinya dipasangi kandang "anti palu." Di antara tiga peserta yang tersisa, Logan yang dieliminasi. Setelahnya suasana camp langsung muram, dan Ashley mengaku kangen Logan serta merasa mungkin telah salah pilih.
Hari ke-17: Ashley Menarik Diri, Danny Main "Mind Game"
Danny belum berhenti membuat masalah. Dia menyebut otak perempuan lebih membingungkan daripada Minecraft. Ashley kesal dan menjauh sementara. Gary dan Derrick sepakat bahwa masalahnya adalah sikap Danny yang tidak hormat. Menurut mereka, pendapat bisa disampaikan tanpa bersikap tidak sopan.
Pada hari ke-17 Ashley menutup diri dari semua orang. Para peserta tahu mereka butuh Ashley tetap bertahan kalau ingin punya peluang mendapat uang. Derrick dan Gary memberinya ruang seperti yang dia minta. Danny justru melihatnya sebagai kesempatan untuk membuat Ashley tersenyum lagi. Dia membuat "Logan kecil" untuk menghibur Ashley yang sedang "di lubang depresi," dan menyebut hari itu langkah besar bagi hubungan mereka. Setelah mood Ashley membaik, dia memimpin sesi yoga yang lucu: tarik napas penuh cinta dan pengabdian, buang napas semua sifat toxic dan kebiasaan bohong.
Danny mengklaim dirinya sedang memainkan "mind game." Menurutnya, karena dia terus membuat Ashley tertawa, peserta lain jadi malas mengobrol dengan Ashley, dan itu membuat Ashley bertanya-tanya apakah mereka sebenarnya peduli padanya. Ashley mengaku sedang mempertimbangkan untuk mempertahankan Danny "cuma buat hiburan." Derrick menjelaskan bahwa dia sesekali menyendiri untuk menganalisis dan menyusun strategi akhir. Namun dia tidak menunjukkannya ke Ashley, sehingga Ashley bingung dan bahkan mulai yakin Derrick sebenarnya tidak menyukainya. Di sisi lain, salah satu peserta menegaskan ada satu orang yang tidak akan dia percaya memegang satu dolar, apalagi 250 ribu dolar, yaitu Danny. Ashley sendiri bilang setiap lima hari rasanya seperti membubarkan band.
Hari ke-20: Tantangan Keseimbangan dan Rahasia 50 Ribu Dolar
Kali ini Ashley ikut bertanding. Semua peserta berdiri di atas platform di laut, dan yang terakhir jatuh akan mendapat keputusan penting. Derrick jatuh paling dulu, baru di detik ke-35. Peserta lain bertahan jauh lebih lama dari perkiraan, lebih dari satu jam. Setelah sekitar 90 menit, kru memutar kapal di sekitar platform untuk membuat ombak. Gary jatuh, lalu Ashley, dan Danny menang tantangan keduanya.
Hadiahnya adalah kotak berisi 50 ribu dolar. Danny boleh menyimpannya untuk diri sendiri, atau menambahkannya ke hadiah utama untuk memulihkan kepercayaan Ashley. Risikonya, Ashley bisa saja menerima tambahan itu lalu tetap mengeliminasinya. Kalau disimpan, Danny tidak wajib memberi tahu isi kotaknya. Danny memilih menyimpan uang itu dan merahasiakannya, karena takut dijadikan target eliminasi.
Di eliminasi hari ke-20, Danny hanya berkata bahwa apa pun keputusannya tidak akan mengubah peluang siapa pun, jadi dia memilih menyimpannya sendiri. Dia berjanji akan memberi tahu kalau lolos eliminasi. Ashley langsung menuju Danny dan mempertahankannya. Alasannya, meski Danny menyebalkan, dia yang paling membuatnya tertawa, membuat hari-hari terasa cepat, dan terus memenangkan tantangan. "Demi kepentinganku sendiri," katanya.
Pilihan antara Derrick dan Gary jauh lebih sulit. Ashley mengakui performa Derrick buruk di semua tantangan, sementara Gary kuat dan tegar. Namun pada akhirnya ini soal siapa yang lebih dia percaya, dan Gary yang dieliminasi. Gary pergi dengan lapang dada. Dia menyebutnya pengalaman yang tidak ada duanya dan bilang tidak sabar melihat akhir ceritanya.
Dua Besar: Tawa Danny Melawan Kesabaran Derrick
Dengan lima hari tersisa, semuanya kini soal uang. Danny mengaku datang karena tahu ada kesempatan mendapat uang, dan bilang "jawaban sebenarnya" untuk menang adalah membuat Ashley tertawa sebanyak mungkin. Strategi itu sempat berjalan. Ashley menyebut Danny sangat tidak sopan, tetapi membuatnya tertawa.
Derrick punya strategi sendiri. Dia sengaja membiarkan Danny mengobrol dengan Ashley, karena Danny bisa saja bicara terlalu banyak sampai menjerumuskan dirinya sendiri. Strategi ini cepat berhasil. Pada hari ke-22, saat mencoba mengajari Ashley sesuatu, Danny bicara kepadanya seolah dia bodoh, dan mereka bertengkar lagi. Derrick pun makin bersemangat. Dia mengaku sampai berhenti kerja demi datang ke sana, jadi 250 ribu dolar itu jauh lebih berarti daripada yang orang kira. Dia juga menyebut dengan bangga bahwa 125 ribu dolar akan masuk ke rekening "Ashley Nicole Moore."
Danny, menurut narator, nekat melakukan apa pun. Dia sendiri berkata dia mungkin bisa "ngegaslight sampai menang," meski lalu menambahkan tidak tahu juga. Dia mendatangi Ashley untuk minta maaf atas sikapnya yang terlalu agresif, dengan alasan dia melihat banyak potensi pada Ashley dan suka mendorong orang yang berpotensi. Dia juga bercerita bahwa ibunya tampaknya mulai terkena Alzheimer dan masih banyak yang ingin dia lakukan untuk ibunya. Narator menyebut ini manipulasi emosional yang anehnya tampak berhasil, karena setelah itu mereka berpegangan tangan.
Derrick merasa posisinya lemah karena menurutnya dua orang lainnya punya kekuatan dan dia tidak. Dalam salah satu percakapan dengan Ashley, disebutkan bahwa tidak boleh ada skenario di mana Ashley pulang tanpa ratusan ribu dolar. Ashley mengaku keputusannya punya banyak lapisan. Derrick mungkin bukan kompetitor terbaik, tetapi selalu jadi teman yang baik dan setia. Danny, katanya, mungkin salah satu orang paling egois yang pernah dia kenal, tetapi dia sangat menyayanginya dan Danny lucu.
Hari ke-25: Tambahan 50 Ribu Dolar dan Keputusan Ashley
Sebelum eliminasi final, MrBeast memberi peta harta karun. Kalau mereka menemukan 50 ribu dolar yang dikubur di pantai dalam satu jam, uang itu ditambahkan ke hadiah utama. Perburuan ini dikaitkan dengan promosi film The Sheep Detectives, dengan petunjuk berupa gambar domba. Mereka berhasil menemukannya, sehingga taruhan naik menjadi 300 ribu dolar.
Dalam pidato terakhir, Derrick bilang menjadi teman Ashley adalah hal luar biasa. Dia senang melihat sisi Ashley yang penuh kasih terus bersinar selama 25 hari, dan dia menyayangi Ashley apa pun yang terjadi. Danny bilang dia paling bersyukur atas rollercoaster emosi yang mereka lalui. Dia juga menyatakan Ashley pantas mendapat setengah uang itu siapa pun yang dipilih, lalu menambahkan kalimat misterius: kalau Ashley memilih orang yang tepat, mungkin ada kesempatan mendapat lebih banyak uang. Danny menolak menjelaskan maksudnya.
Ashley berkata kepada Danny bahwa dia tidak pernah tertawa sekeras itu dengan siapa pun, tetapi juga tidak ada yang membuatnya sekesal Danny. Kepada Derrick dia berkata bahwa kalau mereka tidak bertemu empat tahun lalu, mungkin dia tidak akan berdiri di sana sekarang, dan bahwa Derrick selalu melindungi serta mendukungnya. Baginya semua ini bermuara pada kepercayaan dan rasa hormat, dan dia sulit mempercayai Danny. Danny tereliminasi. Dia bilang sudah merasakan ini akan terjadi.
Danny lalu membuka rahasianya: dia menyimpan 50 ribu dolar dari tantangan sebelumnya. Reaksi Ashley di luar dugaan. Dia bersyukur, karena menurutnya Danny sudah bertahan 25 hari dan pantas pulang membawa sesuatu. Danny bilang dia tidak kecewa sama sekali dan senang pulang membawa kemenangan.
Twist Terakhir: Palu di Tangan Derrick
Setelah Derrick terpilih, posisinya dibalik. Ashley kini harus berdiri di belakang podium dengan hatinya sendiri. Selama lima hari ke depan, kalau Derrick menghancurkan hati itu, dia mendapat seluruh 300 ribu dolar tanpa membagi. Kalau tidak, MrBeast akan memberi masing-masing 150 ribu dolar.
Derrick bergulat dengan pilihan itu. Dia bertanya-tanya apakah keluarganya akan mengerti kalau dia meninggalkan 150 ribu dolar begitu saja, dan dia menyampaikan permintaan maaf kepada mereka. Keesokan paginya, di hari ke-26, dia berdiri sangat dekat dengan hati Ashley sambil memegang palu, sampai Ashley memintanya tidak sedekat itu meski hanya bercanda. Derrick bilang dia tidak tahu kapan lagi dia akan mendapat kesempatan menghancurkan hati seseorang dan membawa pulang 300 ribu dolar, dan bahwa itulah yang diinginkan keluarganya. Lalu dia berkata kepada Ashley bahwa dia menyayanginya dari lubuk hati terdalam dan yakin Ashley akan mengerti keputusannya.
Keputusannya ternyata: "Aku nggak bakal hancurin hatinya." Ashley sempat menuduhnya mengerjai mereka. Derrick melempar palu ke api, dan MrBeast mentransfer 150 ribu dolar kepada masing-masing. Video ditutup dengan catatan MrBeast bahwa setidaknya kali ini Ashley juga pulang membawa uang, dan Ashley hanya bisa berkata, "Syukurlah."
Lepas penutup matanya!
Ashley. Ini adalah enam mantan pacarmu. Dan mantan terakhir yang berhasil bikin dia balikan bakal menang 250 ribu dolar.
Ada yang mau kamu bilang ke mereka?
Nggak ada kata-kata.
Yuk kita langsung ke camp.
Aku ngundang kamu ke pesta ulang tahunku. Aku agak sedih kamu nggak dateng.
Aku lagi sibuk.
Dia dateng gak, ke pesta ulang tahun kalian?
Oh, dia dateng ke pesta ulang tahunku.
Karena para cowok ini bakal tinggal di pulau tropis dengan semua hal yang mungkin mereka butuhin…
Kita bisa tinggal di sini seumur hidup.
Tantangan ini bukan soal ketahanan. Tapi bikin dia balikan dan jadi orang terakhir yang masih bertahan di sini.
Setiap lima hari, Ashley bakal mengeliminasi salah satu dari kalian, dan siapa pun yang tersisa di akhir bakal dihadapkan sama keputusan penting. Bagi hadiahnya sama Ashley atau ambil semuanya sendiri.
Itu aja. Have fun!
Selama 30 hari ke depan, kayaknya Ashley nggak bakal perlu ngapa-ngapain kecuali kalau dia mau.
Nggak, kita harus pasang hammock buat dia. Harus jadi yang pertama ngelakuin sesuatu.
Aku duduk santai aja di sini, di tempat teduh. Para cowok ini bakal ngerjain semuanya.
Aku Ashley. Aku tinggal di Fort Lauderdale, Florida. Aku datang ke sini buat cari pengalaman seru. Aku cuma pengen lihat hubungan-hubungan ini bakal ke mana sambil nikmatin waktu di sini.
Nih buat kamu, princess-ku, ratuku.
Jelas aku punya hubungan yang beda sama masing-masing cowok. Ada koneksi romantis sama Mitchell.
Seneng ada di sini?
Kamu ngasih tatapan mancing buat ciuman? Cepet banget?
Nggak! Nggak.
Ada beberapa cowok lain yang bakal aku godain juga. Terus ada juga yang cuma temenan aja. Aku udah punya gambaran siapa yang harus pulang, tapi kita lihat nanti.
Tujuan eksperimen ini bukan bertahan hidup. Tapi buat bikin Ashley jatuh hati lagi dan meyakinkan dia kalau kamu bisa dipercaya.
Aku nggak mau bilang aku nggak percaya orang, tapi mereka harus ngebuktiin dulu.
Orang kayak aku bakal main santai, halus, dan jadi teman tulus yang bisa dia percaya buat bagi uangnya. Atau mungkin nggak dibagi juga.
Ooh, Gary.
Pada akhirnya kita teman baik, tapi aku datang ke sini buat menang. Ini transaksi bisnis.
Dan karena semuanya pengen menangin hati Ashley, mereka ngelakuin segala cara buat bikin dia terkesan.
Lihat Danny kerja keras banget!
Aku terus lihat sekeliling dan mikir, ini nggak mungkin nyata.
Tapi sementara beberapa cowok mulai berhasil bikin Ashley tertarik…
Ashley, mau ke pantai dan ngajarin aku yoga?
Oke.
Luangin waktu sebentar buat nentuin niat harimu hari ini.
Yang lain malah jual mahal.
Jadi kamu beneran cinta aku nggak sih?
Nggak. Kamu ketuaan buat aku.
Jake, diem deh.
Yang mungkin bukan strategi terbaik.
Hari pertama gimana semuanya?
Seru juga! Lumayan, lumayan.
Hari kelima nanti gimana milih siapa yang pulang? Bakal susah nih.
Belum ada yang pasti.
Belum ada yang bener-bener masuk daftar eliminasi?
Belum.
Tapi aku perhatiin kamu kayaknya lebih suka Mitchell deh.
Aku nggak tau kenapa, tapi iya. Banyak banget faktor di sini.
Emang banyak faktor.
Untungnya dia punya 29 hari buat mikirin itu.
Sekarang hari ketiga. Rasanya aku masih nyesuaiin diri kalau ini tuh nyata. Ini beneran kejadian. Dan aku masih nikmatin waktuku di sini.
Dan semua mantannya pengen itu terus berlanjut, karena mereka tahu kalau memperlakukan dia kayak princess bakal bikin mereka tetap bertahan.
Ambilin Ashley air dingin yang enak. Hal-hal kecil gini yang bakal penting nantinya.
Pastikan nggak ada apa-apa yang terjadi sama Ashley. Kalau ada beruang muncul, harus lewat aku dulu.
Kamu dandan dan segala macem juga di sini? Padahal nggak perlu. Kulitmu udah flawless.
Makasih, Danny.
Danny dan Mitchell tuh kayak rajanya camp ini. Keren banget sih.
Di bawah sini adem juga. Bagus, Danny.
Ash, aku nemuin kerang ini buat kamu, biar kamu selalu inget aku.
Aww, makasih. Cantik banget.
Ashley bakal dapet anting kecil yang lucu buat ngebantu peluangku menangin semua uang ini.
Anting alami spesial buat kamu, Ash.
Danny! Cantik banget.
Kalian udah tamat.
Ini bikin hatiku seneng banget.
Ashley bakal bikin eliminasi pertama, dan sejauh ini aku nggak tau gimana dia bakal mutusin.
Eliminasi makin dekat. Aku rasa hari ini aku perlu ngobrol lebih banyak, biar makin jelas siapa yang harus…
Jadi kalau kamu harus milih orang buat sampai akhir, siapa?
Aku pilih kamu, Ashley.
Harusnya aku kepikiran itu.
Kayaknya Ashley mulai makin serius mikirinnya. Menurut aku dia jadi makin mikir soal, “Harus nentuin nih. Siapa yang bisa aku percaya?”
Menurutmu ada nggak cowok yang nggak bakal bagi uangnya sama kamu?
Aku agak yakin Mitchell bakal ambil semuanya.
Iya. Aku nggak mau main pake perasaan.
Dia nggak percaya aku. Dia tau cara pikirku gimana. Jujur aja, aku nggak terlalu peduli. Santai aja. Nyambung ya nyambung, nggak ya nggak. Bisa aja malah makin jauh. Dan itu nggak apa-apa. Aku emang pengen menangin uang itu. Semua 250 ribunya. Karena kalau aku sampai di titik itu, mungkin bakal aku ambil semuanya. Harus ngelakuin apa yang perlu dilakuin.
Selamat malam. Sayang banget sama kamu.
Oh oke, aku kira aku cinta sejati kamu.
Kayaknya itu nggak pernah kepikiran sih.
Iya sih. Kamu ketuaan buat aku.
Hari keempat udah selesai. Kayaknya aku udah bikin keputusan, jadi… Lanjut ke hal yang lebih besar dan lebih baik.
HARI 4
HARI 5
Ashley, jelas kamu berdiri di belakang palunya. Cowok-cowok, berdiri di belakang hati masing-masing. Setiap lima hari, Ashley bakal ngehancurin salah satu hati kalian dan ngirim kalian pulang tanpa apa-apa. Tapi siapa pun yang bertahan terakhir bakal bisa memutuskan mau ambil semua uangnya sendiri? Atau dibagi sama Ashley?
Gimana nih menurutmu?
Mereka semua baik. Aku seneng banget di sini. Nggak bisa semuanya tetap di sini?
Aku perhatiin kamu kayaknya lebih suka Mitchell.
Lebih genit sama dia, tapi bukan berarti aku nggak sayang yang lain.
Dan di sisi lain, aku perhatiin Jake… nggak begitu. Ya kan?
Kalau harus pilih siapa yang nggak aku percaya, mungkin Jake.
Yeah!
Eh, kamu ngapain tepuk tangan? Berarti dia kemungkinan bakal ngeeliminasi kamu.
Yah. Maaf.
Ashley, mau ambil palunya?
Ashley, mau ambil palunya? Guys, aku gugup banget. Koordinasi tangan dan mataku jelek banget. Dia bisa aja malah mukul Jake.
Dah, guys, senang kenal kalian. Bye, Jake. Aku bakal kangen. Nggak juga sih, tapi…
Sekarang tinggal lima orang. Udah nebak bakal begitu? Nggak. Dari jauh udah keliatan. Apa? Kalian tau kan lima hari lagi bakal ada eliminasi lagi? Iya. Iya, tadi dia bilang gitu kayaknya. Satu langkah lebih dekat ke 250 ribu dolar.
Dan buat bantu Ashley bikin keputusan berikutnya, dia mutusin buat nyuruh para cowok kompetisi.
Aku bakal nyuruh kalian balapan. Siapa yang bakal finis kedua? Bersedia. Siap. Mulai!
HARI 6. Yeah. Gacor tuh. Gary lagi gacor.
Aku masih belum bener-bener tau siapa yang mau aku pulangin berikutnya, jadi tantangan kecil ini kayaknya bakal bantu aku mutusin. Atau mungkin cuma buat aku nonton cowok ganteng ngelakuin hal-hal keren?
Aku nggak tau, aku harus cari tau dan pastiin semua orang bisa bikin api. Oke. Siap? Mulai!
Apa rencanamu di sini, Logan? Agak khawatir sih… Dia nggak punya waktu buat ngomong.
Aku berhasil bikin api. Kayaknya Mitchell bakal harus tetap di sini sama aku dan ngurusin aku.
Kita bakal bikin pertunjukan bakat. Diam!
HARI 8. Mau oatmeal? Nggak usah. Aku tadinya mau ambilin satu lagi… Sampai kita dapet… Nggak. Nggak usah. Aku mau kok, Mitchell. Makasih.
Kayaknya cewek yang harusnya masak deh. Aku bagian bersih-bersih.
Silakan. Makasih. Ini enak banget. Bakal lebih enak kalau ada selai kacang. Kamu emang jago ngerusak momen.
Apa pun yang aku bilang atau lakuin nggak pernah cukup bagus buat Ashley. Itu masalahnya. Kamu ngajak ribut sekarang? Apa pun yang aku bilang pasti bikin kamu kesel. Jadi… Apa?
Aku nggak tau kenapa, tapi aku dapet feeling aneh banget. Hubungan Mitch sama dia tuh keliatannya emang asli, tapi juga bisa aja palsu.
Kamu lagi mikirin apa sekarang? Maksudku, kamu tau gimana aku. Kamu tau aku orangnya kayak gimana. Aku punya integritas dan prinsip.
Aku cengeng banget. Kamu nangis? Sedikit. Aku cuma bersyukur kamu ada di sini. Sini peluk. Aku seneng kita ngelakuin ini.
Mitchell jelas tau aku punya soft spot buat dia. Aku pengen bilang aku percaya dia, tapi kenyataannya nanti mungkin dia pulang dan kita nggak ngobrol berminggu-minggu, dan… Tergantung juga dia lagi mikir apa.
Semakin lama aku di pulau ini, aku makin ngerasa lepas dari realita dunia luar.
Gimana kabar kalian? Apa kabar semuanya? Ini hari kesembilan. Kita punya kejutan buat kalian. Besok hari kesepuluh. Dan kejutan ini bakal bantu kamu, Ashley, bikin keputusan.
Oke. Wow. Tantangan kecil. Kami siap. Yuk naik kapal ini! Kita naik kapal.
Ini kita di mana? Selamat datang di Pulau Tantangan!
Lihat alat besar di sana itu? Iya, bro. Jelas dong. Kalian bakal ikut tantangan buat dapetin malam spesial sama Ashley. Dan ada fasilitasnya juga.
Jadi pemenang tantangan bakal dapet 24 jam sama Ashley di sini. Kamu dapet kasur, pijat, makan tiga menu, dan sisanya nggak boleh ngobrol sama Ashley sampai eliminasi besok.
Aduh. Seru, seru. Aku gugup. Iya. Game-nya apa? Kita harus ngapain?
Mantan pertama yang berhasil gali kuncinya dari pasir, buka gembok palu, hancurin batu, dan dorong tong ke atas tanjakan bakal menang malam bareng Ashley yang mungkin bisa nyelametin dia di eliminasi berikutnya.
Ayo! Semoga yang terbaik yang menang. Tiga. Dua. Satu. Mulai!
Oh! Dalam banget. Gali, gali! Ayo! Aku dapet. Gary berhasil gali kuncinya dari pasir. Dia pengen menang banget. Tapi Logan nggak jauh di belakang. Buka gembok palunya.
Jujur aja, aku kira nyari kuncinya bakal gampang, tapi ternyata nggak juga. Ini nggak bagus.
Gary bener-bener ninggalin semuanya jauh di belakang. Gary kayaknya nggak kesulitan sama sekali di tantangan ini. Gampang banget!
Oh, itu bukan kuncinya? Aduh… Belum ada yang deket sama Gary. Dia malah ketawa sepanjang jalan!
Entah gimana Derrick dan Mitch masih aja gali-gali. Aku bingung banget! Aneh banget padahal kita literally udah nandain tempat kuncinya dikubur. Guys, ini agak sedih ditontonnya.
Logan mulai nyusul. Dikit lagi. Fokus. Fokus. Gary menang! Yeah, Logan, kamu boleh berhenti sekarang.
Selamat. Makasih. Makasih. Yuk ke sana. Ayo lakuin. Dan, boys, ayo balik ke kapal. Sisain Feastables buat kita ya? Prioritas mereka jelas banget. Dah, guys. Dah.
Aku ngerasa kayak nggak cocok ada di situasi kayak gini. Iya, setelah hidup susah berhari-hari.
Kita sempat ada hubungan sebelum aku pacaran sama Grant. Iya. Rasanya hubungan kita dulu tuh cuma… pelan-pelan hilang aja. Aku mulai deket sama orang lain. Orang-orang bisa aja sibuk dan aku nggak nganggep itu penghinaan atau apa pun.
Mantap.
Sementara Ashley dan Gary menikmati malam mewah mereka… Di camp, para cowok cuma bisa stres mikirin siapa yang bakal dipilih Ashley besok.
Malam sebelum eliminasi tuh bikin down banget, bro. Kayaknya kamu aman. Pasti Danny, Logan, atau aku sendiri. Jujur aja aku ngerasa peluangku besok 50/50. Beneran salah satu dari kita.
Kamu mikir apa? Aku rasa aku bakal dieliminasi hari ini. Makasih.
Hari kesepuluh. Ini hari penting. Hari eliminasi. Harus cepat diselesaiin. Jadi… Saatnya eliminasi.
Nah, ini dia. Boy. Apa kabar semua? Halo. Makasih, makasih.
Jadi, Gary, Ashley, gimana malam kalian? Seru sih. Makan enak, pijet enak. Santai banget. Kalian kangen aku? Ya jelas. Banget. Iya, kangen parah.
Kamu udah bikin keputusan? Kayaknya udah. Aku pulang nih. Kayaknya aku yang pulang.
Walaupun aku seneng kalian semua datang, ya jelas aku harus nyoret kalian satu-satu. "Nyoret satu-satu" sadis banget tuh. Sadis. Oh, iya.
Oke, Ashley. Kalau kamu udah siap, pilih siapa yang mau kamu eliminasi.
Silakan ambil palunya dan hancurin hatinya.
Kayak yang aku bilang, aku makasih banget kalian semua udah datang. Sebagian mungkin ninggalin kerjaan atau aktivitas demi ada di sini. Jadi sayangnya buat aku, sekarang waktunya kamu… balik kerja lagi.
Plot twist.
Mitch, ada pesan buat anak-anak?
Hitungin bintang buat aku, boys. Siap, bro. Hubungin titik-titiknya. Bikin bintangnya sejajar.
Ini mereka ngomong kode apaan sih? Aku bakal kangen kamu. Aku nggak ngerti. Kayak bahasa anak frat gitu? Jangan terlalu kangen ya. Aku bakal baik-baik aja.
Boys, kalian bisa balik ke camp. Kalian aman. Oke. Makasih. Untuk sekarang. Untuk sekarang. Balik lagi ke rutinitas.
Gila sih pengalaman sepuluh hari terakhir ini, bro. Wow.
Guys, aku harus duduk dulu. Iya. Sama. Aku speechless. Perasaanku campur aduk sekarang. Iya. Perasaanmu gimana?
Aku nggak bakal mainkan game ini dengan pakai perasaan. Pinter sih. Banget. Aku lebih mikirin siapa yang beneran bakal bagi uangnya sama aku dibanding yang lain.
Sementara mereka lagi rebutan 250 ribu dolar, aku juga pengen kasih uang ke kalian. Karena kita udah hampir sampai setengah miliar subscriber, sesuatu yang nggak pernah aku bayangin bisa kejadian. Dari lubuk hati paling dalam, makasih buat semua dukungannya selama bertahun-tahun ini. Dan buat ngerayainnya, aku bakal kasih 1.000 dolar ke subscriber random setiap hari selama 30 hari ke depan, jadi jangan sampai kelewatan. Subscribe!
Setelah eliminasi dadakan Mitchell, anak-anak ngerasa mereka harus ngelakuin sesuatu yang luar biasa buat ngedeketin Ashley lagi.
Jadi kita bakal bikin jalur dari pondok yang kita bikin ke semua kamar tidur. Nggak, Ash, kamu bakal seneng banget sama ini.
Tapi kayaknya mereka malah kebablasan.
Guys? Bro, ini bakal keren banget.
HARI 11
Entah apa kalian lupa atau gimana… Tiga, dua, satu. Jatuhin, jatuhin. …kalau aku juga ada di sini, tapi… Ayo dong. Mungkin lain kali dipikirin juga kalau kalian… Mau bantu nggak? Nggak. Yah.
Jadi menurutku sekarang kita nggak perlu ngebentuk…
Kayaknya mereka lupa inti gamenya dan lupa kalau aku ada di sini. Princess di pulau ini. Sekarang aku malah bosen. Rasanya pengen nyingkirin mereka semua aja. Dasar cowok.
Ashley mana?
Waktu semua kenyamanan gagal, mereka coba manjain Ashley pakai makan malam seafood.
Ayo, Logan. Ayo. Logan! Ayo, Logan! Ayo, Logan!
Ini bakal enak banget, Ashley. Cuma dapet segitu aja?
Aku ngerasa kamu tuh selalu ngeluh, Ashley. Aku serius. Ya gak? Bilang aja kalau aku salah. Aku cuma ngerasa di tiap situasi kamu tuh selalu nggak suka semuanya! Dan aku jadi ngerasa bersalah. Aku pengennya kamu bahagia.
Oke. Maaf.
Komentar MrBeast di atasnya: "…dan di sinilah Danny dipulangkan." Hari ke-15.
Padahal technically Danny masih punya beberapa hari lagi di pulau buat bikin keadaan makin kacau.
Aku suka Harry Potter. Aku cuma nonton beberapa filmnya. Aku baca semua bukunya. Aku nggak pernah ngerasa itu terlalu seru sih.
Oke deh, sampai ketemu lagi semuanya. Hari ke-15 aku pulang cuma gara-gara komentar itu. Aku bakal kangen kalian. Maksudnya? Aku kayaknya bakal dieliminasi di hari ke-15.
Bro, kamu tinggal santai aja. Bangun kepercayaan itu lama, tapi ngerusaknya cuma butuh satu momen, ngerti nggak? Iya sih. Kalian bener banget. Liat aja nanti gimana.
Ashley akhirnya ngajak dia ngobrol serius dan jelasin kenapa semuanya nggak berjalan baik.
Aku nggak yakin kamu beneran peduli sama aku. Kalau aku telepon orang pas lagi darurat dan butuh bantuan, orang kayak Derrick atau Gary pasti bakal ninggalin apa pun buat bantu aku. Dan aku nggak yakin kamu bakal lakuin itu.
Ashley, aku pengen kamu tahu, aku tetap pengen jadi temen kamu. Di pikiranku, kamu bakal selalu jadi temenku. Jadi aku bakal berusaha lebih lagi. Dan aku minta maaf karena belum ngelakuin itu sebelumnya.
Aku lagi emosional banget.
Guys, aku nggak tahu masa depan bakal gimana. Tapi yang aku tahu, aku bakal kerja mati-matian buat sampai ke akhir. Mungkin itu bikin aku jadi sadar sesuatu. Mungkin itu bikin aku pengen nyuri uangnya dari dia. Nggak ada yang tahu. Aku cuma berharap ada sesuatu yang terjadi yang bikin peluangku buat bertahan lebih lama jadi lebih besar.
HARI 15
Dan Danny nggak tahu kalau aku memang lagi bawa kesempatan itu.
Game hari ini bakal menarik banget. Ini tontonan olahraga buatku? Oh iya. Kamu jelas cuma jadi penonton. Bagus. Iya. Aku suka nggak ngapa-ngapain. Bagus. Yuk jalan.
Dengan hadiah 250 ribu dolar dipertaruhkan, aku pengen kasih kalian kesempatan buat buktiin cinta kalian ke Ashley. Jadi apakah kalian pulang hari ini atau nggak, itu sebenarnya ada di tangan kalian sendiri.
Tantangan berikutnya adalah estafet puzzle buat nyusun ulang hati Ashley yang hancur. Kalian harus berenang jauh ke laut buat ambil potongan puzzle kalian. Orang pertama yang balik dan berhasil nyusun hati Ashley bakal dapet immunity hari ini. Ashley nggak bakal bisa mengeliminasi dia.
Ayo gas.
Ini hati Ashley. Kamu harus nyusunnya duluan sebelum yang lain. Ya jujur aja sih, kamu bakal pulang. Mungkin. Jangan sampai bikin dia menang.
Guys, kalian siap? Yup. Tiga. Dua. Satu.
Danny larinya kayak hidupnya di game ini dipertaruhkan. Dia emang butuh tambahan lima hari itu buat ngebujuk Ashley supaya tetep mempertahankan dia sampai akhir.
Tapi Danny berenangnya jauh banget! Dua orang ngambil yang paling jauh. Dua orang lagi ngambil yang paling dekat. Kita lihat siapa strateginya yang berhasil.
Dan Logan yang pertama keluar! Ayo, ayo! Logan udah bawa balik potongan pertamanya. Derrick juga.
Ayo, Danny. Jangan sampai tereliminasi sekarang. Ayo.
Pas keempat cowok itu mulai bawa potongan pertama mereka, mereka sadar kalau tantangan ini ternyata susah banget.
Mereka capek banget. Iya, mereka udah ngos-ngosan semua. Ini gila sih.
Logan, kamu keren banget. Kamu pasti bisa!
Dia istirahat sambil nyusun. Danny berhasil ngakalin semuanya. Waktu yang lain istirahat di air, Danny malah istirahat sambil nyusun puzzle.
Aku nggak nyangka bakal kayak gini. Untuk sekarang, Danny lagi unggul. Guys, aku serius nggak tahu bakal gimana kalau Danny menang.
Gary mulai ngikutin strategi Danny buat istirahat sambil nyusun puzzle.
Logan lagi kesusahan banget di sana. Logan cuma ngapung doang. Bentar, kayaknya Derrick ambil warna yang salah. Harusnya dia ambil potongan warna oranye. Logan jadi yang pertama punya semua potongannya. Danny masih belum dapet potongan ketiganya.
Kamu masih bisa menang. Yang di sini. Oke, Danny balik lagi. Danny lari. Kalau kamu nyusun puzzle ini sekarang, kamu menang. Ayo Danny, sedikit lagi.
Skala 1 sampai 10, seberapa ngos-ngosan kamu? Sebelas. Logan, kamu hebat. Sekarang semua potonganmu udah lengkap kan?
Karena dia udah nyusun sebagian besar puzzlenya, Danny lagi unggul. Dia bisa langsung ngunci kemenangan sekarang juga. Di titik ini, siapa pun yang pertama nyelesaiin puzzle bakal jadi pemenangnya.
Aku jadi cemas banget sekarang. Ayo G, kamu bisa. Dia mulai nyusul. Ayo G, ayo G, gas! Gas! Gas! Gas! Gas! Game ini masih bisa dimenangkan siapa aja.
Aku belum pernah bikin bentuk hati. Biasanya aku yang hancurin hati.
Aku bingung banget. Aku kira bagian susahnya itu berenangnya. Tapi ternyata mereka semua udah kecapekan banget. Logan, kayaknya kamu bisa tidur siang kalau mau.
Guys, ini hidup atau mati. Yang ini taruh sini. Ayo. Derrick malah bikin hati kebalik di sini. Puzzle-nya gampang banget, tapi mereka udah capek banget gara-gara berenang.
Ada perkembangan besar. Dia berhasil nggak nih? Belum selesai sampai dia naro di sini. Danny menang! Dia berhasil! Dia berhasil!
Jangan dibunuh dong, Majd. Itu buat kamu, Ashley. Makasih, sayang.
Gimana menurutmu soal kandang di sekitar hati Danny? Kayaknya dia nggak suka. Tapi aku suka banget. Anti palu. Yakin nih? Nggak usah dites juga kali. Silakan, sekarang giliran kamu ngomong, Ashley.
Aku nggak kepikiran apa-apa sekarang. Apa di sini ada yang mau ngomong? Salah satu dari kalian bertiga bakal pulang hari ini. Aku yakin kamu bakal bikin keputusan yang tepat. Aku sayang kamu apa pun yang terjadi.
Ini berat buat kamu ya. Menurutmu gara-gara Danny selamat, kamu jadi target berikutnya nggak? Kan kalian deket banget. Ada kemungkinan. Iya. Seratus persen.
Danny emang hampir aja pulang, tapi sekarang dia bakal bertahan lima hari lagi. Paling juga cuma lima hari.
Aku nggak sanggup. Aku nggak tahu dia bakal ngapain. Kayaknya Ashley juga nggak tahu dia bakal ngapain.
Berat sih. Semangat, bro. Kamu juga.
Aku sama sekali nggak nyangka. Begitulah hari ke-15 berjalan. Bayangin hari ke-25 pas tinggal mereka berdua doang. Bakal gila sih.
Setelah Logan dieliminasi, suasana di camp langsung down banget. Aku kangen Logan. Aku sedih banget. Rasanya aku salah pilih.
Danny mati-matian pengen dapet hati Ashley lagi supaya masih punya peluang menang.
Aku tahu sebenernya kamu pengen aku tetap di sini, Ash. Aku bangun tiap hari berusaha seneng kamu ada di sini, terus kamu malah bikin komentar aneh lagi.
Otak cewek tuh jauh lebih bikin bingung daripada Minecraft. Ya kan? Tapi kayaknya dia malah bikin semuanya makin parah.
Aku cuma lagi nggak pengen deket-deket Danny sekarang. Kayaknya aku perlu menjauh dulu sebentar.
Kamu itu jantungnya camp ini. Kami butuh kamu. Ambil waktu sebanyak yang kamu perluin, tapi balik lagi ya.
Nggak mungkin Ashley tahan sampai hari ke-25 sama Danny, bro. Nggak mungkin. Bisa-bisa Ashley ngamuk.
Masalahku tuh soal sikap nggak hormatnya. Aku setuju. Kamu bisa nyampein pendapat ke cewek tanpa harus nggak sopan.
Dia bakal luluh nanti kalau waktunya tepat. Kamu tinggal kasih dia waktu sehari aja.
Di hari ke-17, Ashley mulai nutup diri dari semua orang. Tapi para cowok tahu mereka butuh Ashley tetap bertahan kalau masih mau punya kesempatan dapet 250 ribu dolar.
Aku cuma pengen pulang bawa uang, berapa pun itu. Kesempatan buat cowok yang bakal bagi 250 ribu dolar itu sama Ashley. Jujur aja, rasanya uangnya udah jadi milikku.
Derrick dan Gary ngasih Ashley ruang seperti yang dia minta, sementara Danny ngelihat Ashley yang lagi menjauh sebagai kesempatan buat bikin dia senyum lagi dan balikan.
Kayaknya dia udah males aku tetap di sini, tapi siapa tahu. Lagi ngapain? Lagi di lubang depresi. Mau sesuatu yang bikin kamu seneng? Aku bikin Logan kecil. Aku sedih banget. Nggak apa-apa, Ash. Nggak apa-apa.
Hari ini langkah besar buat aku sama Ashley, soal koneksi kita dan perasaan di antara kita.
Setelah mood Ashley membaik, suasana di camp juga jadi jauh lebih hidup.
Oke, ayo yoga dan sekarang tutup mata kalian. Tarik napas penuh cinta dan pengabdian buat aku. Buang napas semua sifat toxic dan kebiasaan bohong kalian.
Danny, kamu masih buang napas yang itu? Aku masih buang napas nih. Aku masih buang napas.
Kayaknya aku kehilangan sel otak gara-gara nongkrong sama kamu, dan anehnya aku suka. Itu teknikku.
Kelihatan banget bedanya Danny yang selalu berusaha ngehibur dibanding Gary dan Derrick yang sibuk di dunia mereka sendiri.
Mungkin ada satu atau dua hari aku lebih banyak diem dan nyendiri, tapi kadang aku emang harus mundur sebentar, menganalisis semuanya, bikin strategi buat nanti pas di akhir supaya tahu apa yang harus aku lakuin buat dapetin 250 ribu dolar itu.
Tapi Derrick nggak nunjukkin itu ke Ashley, bikin Ashley bingung sebenarnya dia lagi mikirin apa.
Derrick lagi ngapain sih? Dia kayak muter-muter doang di sini. Kalau kamu nggak eliminasi dia, Ash, rasanya malah nggak adil buat dia.
Aku rasa aku lagi main mind game ke semua orang di pulau ini. Sama Ashley, aku cuma bikin dia ketawa terus. Cowok-cowok lain tuh, gara-gara aku sering ngajak Ashley pergi dan bikin dia ketawa terus, jadi makin males buat ngobrol sama Ashley. Dan itu bikin Ashley mikir, "Mereka sebenarnya mau ada di sini nggak sih? Mereka beneran peduli sama aku nggak? Mereka temen aku bukan sih?" Rasanya semuanya mulai nyambung.
Aku beneran lagi kepikiran buat mempertahanin kamu cuma buat hiburan. Kayaknya mereka berdua gak terlalu berusaha.
Menurutmu lebih baik dibuat bosen sama mereka atau dihibur sama aku? Kamu lebih pilih yakin seseorang bakal bagi setengah uangnya, atau khawatir dia bakal nyuri semuanya?
Aku mulai yakin Derrick sebenarnya nggak suka sama aku.
Ada satu orang yang nggak bakal aku percaya pegang uang satu dolar, apalagi 250 ribu dolar. Dan itu Danny.
Situasinya bakal makin gila, dan aku suka banget lihatnya.
Aku cemas banget soal besok. Rasanya tiap lima hari aku kayak lagi bubarin band.
Tidur yang nyenyak, Danny. Kamu juga ya, Ash.
Ini hari ke-20. Kalian siap buat tantangan hari ini? Gas. Oke, ayo ke kapal.
Biasanya tiap tantangan kita langsung tahu bakal ngapain begitu sampai. Sekarang kita lihat ada empat platform. Ada satu platform gede juga.
Ashley, kamu ikut tantangan ini. Gimana perasaanmu? Aku seneng. Aku excited sih.
Aturannya simpel. Kalian semua bakal naik ke platform ini. Dan orang terakhir yang jatuh bakal bikin keputusan penting yang mungkin bisa bantu dia menangin seluruh kompetisi ini.
Tiga. Dua. Satu. Mulai! Mulai!
Ashley santai banget kayak nggak ada beban. Lihat tuh. Sebenernya mereka semua masih stabil banget sekarang. Sepi banget, tegang banget.
Oh, nggak! Aduh! Derrick udah jatuh duluan di detik ke-35. Baru 35 detik. Dia keluar.
Peserta yang tersisa bertahan jauh lebih lama dari yang aku kira.
Oke guys, resmi udah 20 menit. Aku bisa lihat otot betis kalian terus nyesuaiin tiap detik. Jangan ajak aku ngomong.
Resmi udah lewat satu jam di platform.
Setelah 90 menit mati-matian bertahan di platform, sekarang waktunya lihat apakah mereka siap bikin semuanya jadi lebih susah lagi.
Jadi kalau kita bawa kapal muter-muter di sekitar kalian, nggak masalah kan? Coba kasih jempol kalau oke. Masukin kapalnya!
Kita bakal mulai ronde pertama ombak dan lihat siapa yang bakal jatuh dari platform ini. Oh! Danny hampir jatuh ke air. Kita lihat siapa yang bakal jatuh dari platform.
Gary jatuh! Tinggal dua peserta. Siapa yang bakal menangin hak keputusan ini? Oh, ini bakal gimana nih? Oh, Danny hampir kehilangan keseimbangan. Oh! Ashley. Ashley jatuh ke air.
Danny jadi pemenangnya. Danny resmi menang tantangan keduanya. Ini bisa jadi keuntungan besar buat dia. Mantap!
Ashley, ini tantangan pertama kamu di game ini. Gimana rasanya jadi ada di sisi peserta? Seru sih. Kamu keren.
Ashley, Derrick, dan Gary, silakan balik ke pulau. Danny, tetap di sini buat ambil keputusan yang tadi kita omongin. Dadah.
Mau tahu isi kotak ini? Kamu baru aja menang 50 ribu dolar karena berhasil menang tantangan. Kamu bisa simpan uang 50 ribu dolar ini buat diri sendiri, atau kamu bisa tambahin ke hadiah utama. Itu mungkin bisa bantu kamu dapetin lagi kepercayaan Ashley dan bikin dia mempertahankan kamu di game. Tapi ada risikonya: dia bisa aja tetap nerima tambahan hadiah itu terus mengeliminasi kamu juga.
Kalau kamu simpan 50 ribu dolar ini, kamu nggak harus bilang ke mereka isi kotak ini apa. Ini keputusan besar.
Gila, banyak banget cara buat mainin ini, guys. Betul. Kamu mau coba ngedeketin Ashley lagi atau ambil uang yang udah pasti? Aku bakal simpan ini.
Selamat, Danny. 50 ribu dolar ini milikmu. Ayo! Yeah!
Danny nyimpen 50 ribu dolar itu dan merahasiakannya, takut yang lain bakal nargetin dia buat dieliminasi kalau mereka tahu.
Selamat datang di eliminasi hari ke-20. Jelas, pemenang tantangan tadi dapet kesempatan buat bikin keputusan besar. Danny, mau kasih tahu opsi yang kamu dapet?
Apa pun keputusan yang aku ambil, pada akhirnya nggak bakal ngubah peluang siapa pun buat bertahan lebih lama atau nggak. Jadi aku lebih pilih nyimpen sendiri aja.
Kalau kamu lolos eliminasi, bakal kasih tahu aku? Iya. Mungkin eliminasi berikutnya juga.
Ada kata-kata terakhir buat Ashley sebelum dia bikin keputusan besar?
Makasih buat kesempatannya. Tantangan tadi benar-benar nguras mental dan fisik. Nggak main-main. Dan itu nunjukkin seberapa kuat mental dan daya tahan kamu.
Dari eliminasi terakhir sampai sekarang, hal yang paling bikin aku bahagia adalah perkembangan dan pemahaman di hubungan kita. Banyak naik turun, tapi aku ngerasa sekarang jauh lebih jelas soal posisiku dan yang harus aku lakuin di hubungan kita.
Kita mulai dari enam orang, sekarang bakal jadi dua besar. Ashley, silakan kalau udah siap. Ini susah. Aku benci ini. Oh, dia langsung ke arahku.
Danny, walaupun kamu ngeselin, kamu juga yang paling bikin aku ketawa dan bikin hari-hari di sini terasa lebih cepat lewat. Dan bonusnya, kamu terus menang tantangan. Jadi demi kepentinganku sendiri, aku bakal tetap pertahanin kamu. Makasih banyak.
Tapi untuk sekarang, tinggal kalian berdua. Derrick, performamu jelek banget di semua tantangan. Gary, kamu malah jago banget di tantangan. Kamu selalu kuat dan tegar selama semua ini. Tapi aku duduk di sini mikirin siapa yang paling aku percaya dan maaf banget…
Apa? Gary? Performa kamu udah bagus banget. Pada akhirnya cuma soal aku lebih percaya sama dia. Santai bro.
Ini pengalaman yang benar-benar unik dan nggak ada duanya. Salut buat semua orang di sini. Aku cuma nggak sabar lihat gimana akhir cerita ini beberapa minggu lagi. Semangat.
Makasih Gary. Love you. Dah, Gary.
Karena tinggal lima hari lagi sebelum eliminasi final, semuanya sekarang soal 250 ribu dolar itu.
Aku datang ke sini karena tahu ada kesempatan dapet uang. Aku emang suka banget sama 250 itu. Jawaban sebenarnya buat menang tuh cuma bikin Ashley ketawa sebanyak mungkin.
Oke. Dan strategi lamanya ternyata masih berjalan mulus banget.
Danny tuh nggak sopan banget, tapi dia bikin aku ketawa. Aku kelitikin kamu sampai mati.
Kelihatannya Derrick mulai tersisih, tapi dia punya strategi sendiri.
Kadang Ashley sama Danny lagi ngobrol dan aku biarin aja, karena satu, Danny bisa aja ngomong kebanyakan sampai bikin dirinya kena masalah, dan itu nguntungin aku.
Dan ternyata strategi itu nggak butuh waktu lama buat berhasil.
Hari 22. Boom. Kalau udah sampai titik ini, boom. Nggak, itu… Terus kamu tinggal jatuhin seluruh badanmu. Oke, itu nggak bakal kejadian buat aku. Bisa kok. Pelajaran hidup.
Kadang kamu tuh udah bikin aku pengen deket sama kamu, terus tiba-tiba ngomong ke aku kayak aku orang bodoh, jadi aku nggak yakin kamu jago ngajarin.
Nggak, aku jago ngajarin. Oke, sip. Aku tuh emang jago. Yep.
Ini yang terjadi kalau kamu kebanyakan ngomong.
Hampir aja hari ke-22 lewat tanpa masalah sama Danny. Tapi tenang aja, kita ribut lagi kok.
Bro, Ashley marah lagi sama aku.
Kesalahan Danny malah kelihatan bikin Derrick makin semangat main dengan strateginya sendiri.
Hari baru, uang baru!
Hari baru, uang baru!
Belum tentu juga.
Bener sih.
Buat datang ke sini, aku sampai berhenti kerja. Jadi 250 ribu dolar itu jauh lebih penting dari yang kalian kira.
125 ribu dolar masuk rekening Ashley Nicole Moore.
Aku mainnya strategis banget, ngobrol sama dia siang hari.
Nah itu baru indah. Makanya uang ini memang milik Ashley Nicole Moore!
Aku kepikiran satu wanita spesial.
Terus malamnya, mulai bangun obrolan, bangun vibes, dan berharap itu ada nilainya buat dia, bro.
Kasih dia kamera kecil aja. Iya.
Tapi Danny nekat ngelakuin apa pun demi memastikan dia dapet uang itu.
Aku mungkin bisa aja ngegaslight sampai menang. Nggak tahu juga.
Aku cuma pengen mampir. Cuma mau minta maaf soal sikapku yang terlalu agresif ke kamu. Aku cuma benar-benar lihat banyak potensi di diri kamu, dan aku suka ngedorong orang yang punya potensi.
Bahkan sampai memanfaatkan rasa empati Ashley.
Kayaknya ibuku mulai kena Alzheimer. Dia mulai sering lupa banyak hal. Iya, masih banyak banget yang pengen aku lakuin buat ibuku.
Dan anehnya, manipulasi emosional Danny kayaknya berhasil.
Mau pegangan tangan? Ini nyaman sih.
Hari ke-25 bakal menarik banget. Posisiku nggak terlalu bagus karena mereka berdua punya power dan aku nggak.
Tapi Derrick masih punya satu ide terakhir yang mungkin bisa bikin Ashley pilih dia di akhir.
Kalau pulang dari sini tanpa apa-apa, aku bakal ngerasa bersalah banget.
Nggak boleh ada skenario di mana kamu keluar dari sini tanpa uang ratusan ribu.
Susah sih. Banyak banget layer buat bikin keputusan ini. Derrick mungkin bukan kompetitor terbaik, tapi dia selalu jadi teman yang baik dan setia buat aku.
Aku sayang banget sama Danny. Dia mungkin salah satu orang paling egois yang pernah aku kenal, tapi aku sayang banget sama dia dan dia lucu. Sekarang itu isi pikiranku. Tapi, entah kalau urusannya sama Jimmy.
Udah berminggu-minggu di pulau ini, dan semuanya berujung di sini. Keputusan terbesar di video ini. Gimana rasanya balik lagi?
Lututku agak gemeteran.
Aku juga bakal gitu sih, karena ada kemungkinan 50 persen kamu pulang tanpa apa-apa.
Ini bukan posisi yang menyenangkan.
Kalau hadiah utamanya ditambah 50 ribu dolar, bakal bikin lebih gampang nggak?
Ya aku nggak bakal nolak sih.
Tareq, sini bentar. Sebelum kamu eliminasi salah satu dari mereka. Ini ada peta harta karun yang nunjukkin lokasi 50 ribu dolar dikubur di pantai. Dan kalau kalian nemuin itu dalam satu jam ke depan, aku bakal tambahin ke hadiah utama. Mulai sekarang, kalian punya waktu satu jam buat cari harta karun yang dikubur itu.
Perburuan ini terinspirasi dari film baru The Sheep Detectives. Lihat dombanya?
Yep.
Iya, ke situ. Kenapa diem aja?
Ayo gas, ayo gas!
Nanti aku jelasin soal The Sheep Detectives. Boys, ini kesempatan terakhir kalian buat bikin dia milih kalian.
Kita ini nyari apa sih?
Domba!
Ya ampun. Mereka cepet banget.
Di sini? Ke kiri?
Pasti ini tempatnya. Iya. Ini spotnya? Pasti lorong itu. Bentar.
Sama kayak mereka kerja sama buat nemuin 50 ribu dolar yang disembunyiin, di The Sheep Detectives, para domba juga kerja sama buat mecahin kasus pembunuhan. Filmnya lucu, aneh, tapi hangat juga. Dan jujur aku nggak pernah nyangka aku butuh lihat domba mecahin kasus kriminal.
Kayaknya ini tempatnya.
Itu kelihatan mencurigakan!
Oh! Whoa! Kakimu nabrak apa tadi?!
Kalian ada yang suka Hugh Jackman?
Iya! Suka banget!
Apa?
Dia bintang utama The Sheep Detectives yang dibunuh. Dan sekelompok domba harus kerja sama buat mecahin misterinya.
Wow. Aku jadi pengen nonton.
Kayaknya kita nemu sesuatu nih bro!
Apa tuh?
Ini dia.
Ayo tarik keluar! Ayo. Kalau kalian lagi cari tontonan seru weekend ini, nonton aja filmnya. Sekarang udah tayang di bioskop.
Ayo!
Selamat buat tambahan 50 ribu dolarnya! Ekstra 50 ribu!
The Sheep Detectives yang diadaptasi dari buku ini sekarang tayang di bioskop, cek aja.
Oke, sekarang setelah kalian nemuin tambahan 50 ribu dolar, akhirnya waktunya Ashley bikin keputusan.
Aku bahkan nggak bisa bayangin kalau aku di posisi Ashley bakal mutusin gimana. Jelas kamu suka sama mereka karena kalian pernah pacaran.
Aku nggak suka semua yang pernah aku pacarin, tapi aku suka mereka.
Jadi, ada 300 ribu dolar dipertaruhkan. Ada yang mau ngomong sesuatu?
Jadi teman kamu dan jadi bagian dari semua ini tuh luar biasa. Lihat sisi kamu yang penuh kasih dan perhatian terus bersinar selama 25 hari ini tuh indah banget, dan aku seneng orang lain juga bisa lihat dan jadi bagian dari itu. Dan kamu tahu aku sayang kamu apa pun yang terjadi.
Kayaknya aku harus tepuk tangan buat yang itu.
Makasih banyak.
Makasih, makasih.
Semoga beruntung, Danny.
Nggak, aku cuma mau bilang hal yang paling aku syukuri tuh, jujur aja itu soal rollercoaster emosi yang kita lewatin bersama di sini dan gimana hubungan kita pas ninggalin pulau ini nanti. Kamu pantas dapet setengah uang ini, siapa pun yang kamu pilih. Dan kalau kamu pilih orang yang tepat, mungkin ada kesempatan buat dapet uang lebih banyak lagi.
Oh. Maksudmu apa tuh?
Cuma mau bilang itu.
Nggak mau jelasin lebih jauh lagi. Sebelum dia ngangkat palunya.
Nggak. Aku berhenti sampai situ aja.
Yakin?
Danny, aku nggak pernah ketawa sekeras ini sama siapa pun. Dan kamu bikin semuanya jadi sangat seru dan menyenangkan. Tapi nggak ada juga yang bikin aku kesel dibanding kamu. Tapi tetap aja aku sayang kamu.
Dia jalan ke arah sini.
Derrick mungkin bukan peserta terbaik di tantangan, tapi aku nggak pernah lupa kalau aku nggak ketemu kamu empat tahun lalu, mungkin aku nggak bakal berdiri di sini sekarang. Kita nggak bakal ngalamin semua ini. Kamu selalu ngelindungin aku dan mendukungku. Pada akhirnya, buat aku ini cuma soal kepercayaan dan rasa hormat.
Danny, apa pun hubungan kita di sini, aku susah buat percaya. Aku minta maaf.
Gapapa, Ash. Gapapa.
Danny.
Yep. Aku emang udah ngerasa ini bakal kejadian. Serius.
Kamu mau kasih tahu rahasianya?
Jadi, dari tantangan terakhir. Aku dikasih kesempatan buat nambahin 50 ribu dolar ke hadiah utama.
Aku dikasih kesempatan buat nambahin 50 ribu dolar ke hadiah utama atau nyimpen buat diri sendiri.
Dan kamu ambil itu.
Yep, aku ambil, dan aku…
Gimana perasaanmu sekarang, Ashley, setelah tahu itu?
Syukurlah. Aku bersyukur banget kamu ngelakuin itu. Dan aku seneng kamu ambil itu.
Oh, serius? Kenapa kamu bersyukur?
Aku ngerasa dia udah ada di sini selama 25 hari. Dia pantas pulang bawa sesuatu.
Makasih. Karena aku tahu aku bakal nyimpen uang itu.
Rasanya kayak… dia bakal jadi cowok terakhir.
Dan memang iya. Kalau kalian mau rayain, selamat.
Ini 50 ribunya. Ayo!
Aku tahu kamu seneng, tapi gini, Ashley. Sekarang kamu harus berdiri di belakang podiummu.
Oke.
Karena sekarang ini hati milik Ashley. Dan kalau kapan pun mulai sekarang…
Sampai lima hari ke depan.
Hati itu dihancurin sama kamu, kamu bakal dapet semua hadiah dan nggak perlu bagi. Tapi kalau kamu memutuskan nggak hancurin hatinya… aku bakal kasih kalian masing-masing 150 ribu dolar. Semua itu tergantung kamu.
Pastinya.
Bro. Maaf ya. Tapi setidaknya kamu pulang bawa 50 ribu dolar. Gimana perasaanmu?
Aku nggak kecewa sama sekali. Aku seneng bisa pulang bawa kemenangan.
Sekarang tinggal aku sama Derrick buat lihat apakah dia bakal hancurin hatiku dan ambil semua uangnya.
Kalau aku hancurin hati ini, aku bakal pulang bawa 300 ribu dolar. Untuk keluargaku, maafin aku. Ninggalin 150 ribu dolar di sini sekarang… apa mereka bakal ngerti?
Derrick udah bikin keputusannya keesokan paginya.
Selamat datang kembali.
Halo.
Malamnya berat?
Lumayan.
HARI 26
Derrick. Waktunya keputusan. Kamu bakal lempar palu itu ke api dan resmi bagi hadiah utamanya? Atau setelah hampir sebulan di pulau ini, kamu bakal hancurin hati Ashley dan pulang bawa uang dua kali lipat?
Hei, bahkan kalau kamu cuma bercanda di sini, nggak usah sedeket itu juga kali.
Oh, menurutmu ini bercanda?
Aku cuma… nggak tahu.
Lihat ini langsung dan tahu ini benar-benar bisa jadi milikku…
Kamu pengen lihat angka ini masuk rekeningmu?
Kapan lagi aku dapet kesempatan cuma hancurin hati seseorang dan dapet 300 ribu dolar?
Iya.
Itu yang keluargaku mau. Dan kamu tahu aku sayang kamu dari lubuk hati terdalamku, serius. Dan aku rasa kamu bakal ngerti keputusanku.
Dengan begitu, Jimmy, aku nggak bakal hancurin hatinya. Oke?
Kamu nge-prank kami ya.
Oke. Kita seneng dia nggak ngambil itu. Ayo!
Ayo! 150 ribu masing-masing.
Aku bakal transfer masing-masing 150 ribu dolar ke mereka. Semoga kalian suka. Setidaknya kali ini Ashley juga pulang bawa uang.
Syukurlah.
Artikel diterbitkan
