Latihan Otot dan Peregangan untuk Pembesaran Payudara: Rutinitas dan Pengalaman Hinata Kato

Buka di YouTube ↗
Ringkasan

Dalam video ini, Hinata Kato dari Hina Channel memandu satu rangkaian peregangan dan latihan otot yang ia sebut "sangat penting" untuk pembesaran payudara. Menurutnya, pembesaran payudara bukan sekadar menambah lemak, melainkan mengembalikan tulang dan otot ke posisi yang benar serta mengembangkan rongga dada dengan tepat. Setelah sesi latihan, ia menceritakan pengalamannya sendiri dan membahas faktor-faktor lain yang ia anggap menentukan hasil.

9 menit baca
0:12

Mengendurkan Pectoralis Minor sebagai Langkah Awal

Gerakan pertama adalah melonggarkan area tempat bagian luar tulang selangka bertemu dengan ketiak. Area ini dipijat dengan goyangan perlahan selama 20 detik di setiap sisi sambil bernapas. Hinata menekankan bahwa tekanan keras tidak diperlukan, karena goyangan pelan saja sudah cukup untuk menenangkan area tersebut.

Menurutnya, bagian ini adalah otot pectoralis minor. Saat otot ini rileks, payudara cenderung terangkat dan bahu yang membungkuk ikut membaik. Karena itu, ia menyebut teknik ini sebagai teknik pelonggaran yang sangat penting, sebab memperbaiki postur sekaligus mengangkat payudara.

Pernapasan untuk Membentuk "Keranjang Dada"

Berikutnya, kedua lengan diangkat dan masing-masing tangan memegang siku. Dalam posisi ini, peserta menarik napas dalam-dalam lalu mengembuskannya perlahan selama 40 detik. Hinata menjelaskan bahwa payudara ditopang oleh tulang rusuk. Karena istilah anatomi yang tepat agak sulit, ia menyebut struktur itu "keranjang dada".

Ia menyebut peregangan pernapasan ini sebagai langkah awal yang sangat penting. Tujuannya menjaga tulang rusuk tetap bulat, besar, dan berbentuk benar, atau dalam istilahnya, "membulatkan tulang rusuk".

1:55

Peregangan untuk Postur dan Tulang Belikat

Dua peregangan berikutnya saling berlawanan arah. Pada peregangan pertama, kedua tangan disatukan dan lengan direntangkan ke depan, lalu dada ditarik ke dalam dan punggung sengaja dibungkukkan selama 30 detik sambil bernapas. Menurut Hinata, gerakan ini mengembalikan tulang belikat ke posisi semula, memperbaiki bahu yang membungkuk, dan membantu menjaga postur yang baik.

Pada peregangan kedua, kedua tangan disatukan di belakang punggung, tulang belikat dirapatkan, dan dada didorong ke depan selama 30 detik. Ia mengatakan gerakan ini mengembalikan tulang rusuk ke posisinya, yang menurutnya membuat payudara terlihat lebih besar. Selain pectoralis minor yang sudah dilonggarkan sebelumnya, peregangan ini juga merilekskan pectoralis major sehingga napas bisa masuk ke dada dengan benar. Ia menyebut gerakan ini dapat benar-benar mengubah tampilan payudara sekaligus memperbaiki postur.

3:04

Rangkaian Latihan Tulang Belikat dan Punggung

Setelah peregangan, rutinitas berlanjut ke gerakan berulang yang semuanya berkaitan dengan posisi tulang belikat dan postur:

  1. Mengangkat dan menurunkan lengan sambil merapatkan tulang belikat sebanyak 10 kali.
  2. Gerakan mengikuti contoh Hinata sebanyak 10 kali. Menurutnya, gerakan ini merilekskan otot trapezius dan dengan cepat mengembalikan tulang belikat ke posisi yang benar.
  3. Gerakan yang disebut "KASUGA" sebanyak 20 kali. Gerakan ini menarik tulang belikat ke dalam dan membantu mempertahankan postur yang baik.
  4. Gerakan seperti menarik tuas ke bawah sebanyak 20 kali, sebagai latihan untuk menjaga postur.
  5. Merentangkan kedua lengan ke samping lalu menggerakkannya ke depan sebanyak 20 kali. Hinata mengatakan gerakan ini memperbaiki payudara yang mengarah ke luar dan kendur.
  6. Gerakan "TAKENOKONYOKKIKI" sebanyak 20 kali, yang ia sebut peregangan untuk otot punggung. Ia beralasan bahwa jika otot latissimus dorsi tidak digunakan, punggung akan terus melebar ke luar.
5:50

Push-up Berlian sebagai Penutup

Latihan terakhir adalah push-up dengan kedua tangan disatukan dan lutut bertumpu di lantai, yang kemudian ia sebut "push-up berlian". Gerakan ini dilakukan 10 kali. Hinata mengatakan latihan ini bekerja pada bagian atas payudara dan mengulang bahwa latihan ini sangat penting, karena menurutnya membuat payudara tampak lebih penuh, baik saat berpakaian maupun tidak.

6:27

Pembesaran Payudara Bukan Sekadar Menambah Lemak

Setelah sesi selesai, Hinata menyampaikan apa yang ia sebut "ceramah motivasi". Ia berpendapat pembesaran payudara bisa dilakukan oleh siapa saja. Mekanismenya, menurut dia, bukan menambah lemak, melainkan mengembalikan tulang dan otot ke posisi yang benar serta mengembangkan rongga dada dengan tepat, sehingga payudara kembali ke posisinya dan bentuknya menjadi indah.

Ia menjadikan dirinya contoh. Penonton yang mengikuti videonya sejak satu atau dua tahun lalu, katanya, bisa melihat perubahan payudaranya. Ukuran bra-nya berubah dari cup B–C menjadi cup F. Namun ia menegaskan bahwa yang terpenting bukan ukuran, melainkan seberapa indah bentuk yang dihasilkan. Menurutnya, dengan bentuk yang baik, payudara siapa pun akan terlihat lebih besar.

7:07

Kunci Utamanya Keseimbangan

Hinata menekankan bahwa pembesaran payudara bukan hanya soal latihan otot, melainkan soal keseimbangan, sama seperti penurunan berat badan. Ia menyebut makanan, latihan kekuatan, peregangan, serta pakaian dalam untuk siang dan malam sebagai faktor yang sama-sama penting. Ia juga menyebut menjaga kelembapan kulit dan berendam di bak mandi. Siapa pun yang melakukan semua itu, katanya, akhirnya akan mendapatkan payudara yang indah. Ia menilai hal ini "keren sekali" karena bisa dilakukan secara gratis.

Ia juga memberi perhatian khusus pada gerakan payudara saat berolahraga dan berpesan agar payudara jangan pernah dibiarkan terguncang. Penjelasannya: payudara tidak memiliki tulang atau otot seperti lengan, perut, atau kaki. Payudara terdiri dari lemak dan kelenjar susu yang ditopang oleh kolagen yang disebut ligamen Cooper. Bahkan olahraga ringan membuat lemak bergerak ke segala arah, sementara yang menopangnya hanya kolagen kecil. Karena itu, menurutnya, berolahraga secara rutin dengan bra olahraga yang tidak menopang payudara akan membuat payudara berangsur-angsur kendur.

8:18

Riset Enam Tahun dan Perkiraan Waktu

Hinata bercerita bahwa ia pernah mengunjungi berbagai salon pembesaran payudara yang mahal untuk keperluan riset. Dari pengalaman itu ia menyadari bahwa membayar mahal tidak diperlukan dan hal serupa bisa dilakukan di rumah. Ia mengaku telah meneliti payudaranya sendiri dengan serius selama enam tahun, dan payudaranya memang membesar. Karena itu, ia sangat menyarankan siapa pun yang mempertimbangkan operasi pembesaran payudara untuk mencoba metode ini terlebih dahulu.

Ia mengakui bahwa dirinya mengambil "jalan memutar yang cukup jauh" sehingga butuh enam tahun. Namun ia memperkirakan bahwa jika dilakukan dengan benar, payudara akan cukup besar dalam waktu sekitar satu tahun, dan perubahan dramatis bisa terlihat dalam tiga atau empat bulan. Angka ini adalah perkiraan pribadinya, bukan hasil yang ia tunjukkan pada orang lain.

Bra Olahraga N7 Rancangannya Sendiri

Hinata kemudian memperlihatkan bra olahraga bernama N7 yang ia buat sendiri. Ia menjelaskan logika desainnya. Menurutnya, sirkulasi darah sangat penting untuk pembesaran payudara. Jika suatu bagian ditekan, misalnya diikat dengan benang, bagian itu akan menjadi cekung, dan ini ia sebut benar-benar tidak baik. Karena ada pembuluh darah besar yang melewati area tertentu, bagian bra di area itu dibuat sangat longgar. Agar tetap menopang, bagian tersebut dibuat lebar, dan bagian korsetnya memberikan dukungan yang kuat. Punggung bra dibuat bersilang untuk memperbaiki postur, dan tulang rusuk dikencangkan agar napas terasa masuk.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa penonton tidak harus memakai N7. Yang penting, bagi yang serius, adalah memilih bra olahraga dengan penyangga yang baik dan berolahraga secara menyeluruh. Ia mengatakan dirinya mendapatkan hasil yang bagus dengan cara itu dan ingin membagikannya.

9:35

Penghapusan Video Lama dan Saran Memilih Satu Gerakan

Hinata juga meminta maaf karena video-video latihan lamanya tiba-tiba hilang. Ia menjelaskan bahwa video-video itu bukan tidak bermakna atau tidak efektif. Di salurannya, video pembesaran payudara jumlahnya lebih sedikit dibanding video latihan kekuatan atau kardio, sehingga ia ingin merapikannya. Menurutnya, orang yang khawatir tentang payudaranya akan lebih terbantu dengan metode yang mudah dipahami dan diikuti. Karena itu, ia menghapus video lama dan merilis video baru ini.

Sebagai penutup, ia menyarankan penonton tidak perlu melakukan semuanya sekaligus. Cukup melakukan push-up berlian 10 kali di pagi hari, atau langsung melakukan TAKENOKONYOKKIKI. Yang penting adalah memilih satu gerakan yang bisa terus dilakukan. Ia membandingkannya dengan perawatan ortodonti: perubahan terjadi secara bertahap.