Tujuh Perangkap Maut demi $500.000: Perjalanan Byron dari Dasar Laut hingga Ledakan Bom

Buka di YouTube ↗
Ringkasan

Dalam video ini, Jimmy (MrBeast) menantang seorang peserta bernama Byron untuk melewati tujuh "perangkap maut" berturut-turut. Hadiahnya setengah juta dolar, tetapi uang itu dibagi ke dalam tas-tas berisi $50.000. Di setiap perangkap, sebagian uang bisa hilang, dan hanya uang yang berhasil diselamatkan yang dibawa ke tantangan berikutnya. Jimmy memperkenalkan Byron sebagai Army Ranger berpengalaman yang pernah bertugas di zona perang paling berbahaya di dunia. Menurut Jimmy, yang paling penting bagi Byron adalah membawa pulang uang ini untuk anak-anaknya. Pertanyaan utamanya adalah berapa banyak uang yang bisa Byron pertahankan sampai akhir.

14 menit baca
0:36

Perangkap Pertama: Dirantai ke Batu yang Tenggelam

Jimmy membuka video dengan merantai sebuah batu besar ke tubuh Byron. Saat rantainya habis terulur, batu itu akan menarik Byron ke dasar laut. Setiap detik yang Byron habiskan untuk melepaskan rantai membuatnya tenggelam semakin dalam. Jimmy menyebut jebakan ini begitu berbahaya sehingga tim harus menyediakan penyelamat profesional di lokasi.

Byron berhasil melepaskan diri dan naik ke permukaan. Pada tahap ini belum ada uang yang hilang, dan Jimmy menyebutnya "selangkah lebih dekat" ke setengah juta dolar.

1:04

Perangkap Kedua: Mencuri Uang dari Beruang Grizzly 450 kg

Di perangkap kedua, Byron masuk ke sebuah ruangan dengan mata tertutup. Setelah penutup matanya dilepas, ia mendapati seekor beruang grizzly seberat 450 kg sedang "menjaga" tas-tas uangnya. Jimmy kembali menegaskan aturannya: hanya tas $50.000 yang berhasil dibawa keluar yang ikut ke perangkap berikutnya.

Byron langsung bergerak dan sempat lewat sangat dekat dengan beruang. Ketika Jimmy bertanya mengapa ia tampak begitu tenang, Byron menjawab bahwa ia sebenarnya tidak tenang, hanya terlihat begitu. Situasinya berubah ketika beruang itu berdiri di atas salah satu tas dan mulai membukanya. Perhatian beruang yang terfokus pada satu tas justru dimanfaatkan Byron untuk diam-diam mengambil tas-tas lain dengan mudah. Akhirnya hanya tersisa satu tas, yaitu tas yang sedang "dimakan" beruang.

Jimmy menawarkan jalan keluar: Byron boleh berhenti dan melanjutkan ke perangkap berikutnya dengan uang yang sudah ia kumpulkan. Byron menolak karena tidak mau menyerah. Seseorang menyarankan agar ia menunggu sampai beruangnya bosan. Byron lalu mencoba memancing beruang agar mengikutinya dan menjauh dari tas. Jimmy berkomentar bahwa Byron mungkin manusia pertama yang ingin didatangi beruang 450 kg. Taktik itu berhasil, dan Byron merebut tas terakhir. Seluruh $500.000 masih utuh.

2:52

Perangkap Ketiga: Balok Keseimbangan 30 Meter di Udara

Perangkap ketiga merupakan variasi dari tantangan yang menurut Jimmy mungkin sudah dikenal penonton, tetapi dimodifikasi khusus untuk Byron. Mereka diangkat ke ketinggian sekitar 30 meter. Di sana sepuluh tas uang tergantung, dan Byron harus berjalan di atas balok sempit, melepas setiap tas $50.000, lalu melemparnya ke target di bawah. Uang yang mengenai target dibawa ke tahap berikutnya, sedangkan uang yang jatuh ke air hilang selamanya. Jimmy menamainya "Balok Keseimbangan Maut", lalu mengubahnya menjadi "Balok Keseimbangan $500.000".

Ditanya apakah ia takut, Byron menjawab bahwa satu-satunya yang takut di platform itu hanyalah kakinya. Ia berkata, "Ini untuk kalian, anak-anak," lalu mulai melangkah. Jimmy menyoroti kaki Byron yang gemetar dan menyebut momen saat Byron mundur sebagai bagian yang menakutkan. Mereka juga saling sindir: Byron menyebut Jimmy terlalu banyak bicara, dan Jimmy membalas bahwa Byron terlalu sedikit bicara.

Tiga lemparan pertama tepat sasaran, dan $200.000 sudah berada di target sebelum Byron mencapai setengah jalan. Kemudian angin bertambah kencang dan balok terasa sangat goyah. Byron hampir jatuh dan menjatuhkan satu tas. Tas lain sempat mengenai target tetapi memantul keluar. Jumlah uang yang masuk ke air bertambah menjadi $100.000. Byron berhasil mengenai sasaran pada dua lemparan berikutnya, tetapi di akhir ronde Jimmy mencatat bahwa Byron kehilangan $150.000, padahal baru berada di perangkap ketiga.

Setelah itu Byron mengajukan penawaran: jika Jimmy mengembalikan $100.000, ia akan melompat dari ketinggian itu. Jimmy menawar $50.000, Byron membalas dengan $75.000, dan Jimmy setuju "hanya karena aku ingin lihat." Byron pun melompat. Ketika Jimmy menyebutnya gila, Byron menjawab bahwa ia sudah pernah mendengar itu. Byron melanjutkan ke perangkap keempat dengan $425.000.

7:01

Perangkap Keempat: Ladang Ranjau Kematian

Di perangkap keempat, Jimmy menjelaskan bahwa 20 bom raksasa yang tidak terlihat dikubur di bawah sebuah ladang ranjau. Tugas Byron adalah mengirim uangnya melintasi ladang itu menggunakan mobil kendali jarak jauh. Jika mobil menginjak ranjau, uang di dalamnya akan hangus. Byron punya lima mobil dan boleh membagi uangnya sesuka hati, entah semuanya di satu mobil atau tersebar di kelima mobil.

Byron tidak menaruh uang di mobil pertama. Di mobil kedua ia menaruh $25.000, keputusan yang membuat Jimmy heran. Sisanya, $400.000, ia taruh di mobil terakhir. Menurut narasi Jimmy, orang waras tidak akan membagi uangnya selain di mobil terakhir, tetapi Byron "ngga bisa dibilang normal". Logikanya, setiap mobil kosong yang menginjak ranjau akan memperbesar peluang mobil berikutnya lewat dengan selamat.

Sebelum mulai, Byron bercerita bahwa sebagian besar pengalamannya berkaitan dengan pengeboman di jalan, dan kali ini ia tidak akan duduk di dalam kendaraan. Ia mengaku pernah berada di mobil yang melewati ranjau sungguhan. Menurutnya, para teroris saat itu mengubur bom terlalu dalam, sehingga ledakannya hanya membuat mobil terlonjak keras. Jimmy berharap tantangan ini tidak memicu PTSD, dan Byron menjawab bahwa tidak juga.

Mobil pertama berbelok ke kiri dan langsung terkena ranjau. Narasi kemudian menjelaskan bahwa karena sisi kiri berisi ranjau, sisi kanan di persimpangan pertama itu aman. Saat mobil kedua yang membawa $25.000 bergerak, Karl tiba-tiba muncul di tengah ladang. Jimmy bercanda bahwa Karl ingin memastikan mobil Byron kali ini benar-benar terbakar. Mobil kedua melewati jalur kanan dengan selamat, tetapi kemudian meledak, dan $25.000 itu hangus. Ditanya apakah ia menyesal, Byron menjawab, "100.000%." Jimmy mengingatkan bahwa Byron kini hanya punya dua mobil kosong tersisa sebelum harus mengirim $400.000, dan kalau terus begini ia bisa kehilangan semuanya.

Untuk mobil ketiga, Byron ditempatkan di posisi yang membuatnya tidak bisa melihat kendaraannya, agar bisa lebih fokus. Ia memilih kanan, lalu kiri. Ketika ditanya alasannya, Byron mengatakan jalur itu lebih sulit dan ia tetap mengambilnya meski sulit. Karl menimpali dengan bercanda dan ditegur Jimmy karena momennya serius. Mobil ketiga melewati setengah jalan tanpa terkena ranjau, dan Byron terus melaju hingga menemukan "jalur menang". Ketika Jimmy bertanya apakah ia bisa mengingat jalurnya, Byron menjawab tidak, tetapi tetap melanjutkan. Karena itu, ia memakai mobil kosong keempat untuk memastikan dirinya hafal rutenya.

Untuk mobil terakhir yang membawa $400.000, Jimmy mengusulkan "sesuatu yang spesial": mereka berjalan kaki di belakang mobil di tengah ladang ranjau supaya bisa melihat langsung jika uangnya meledak. Ahli keselamatan mereka berulang kali meminta mereka mundur, dan Byron sempat ragu apakah ia benar-benar ingat jalurnya. Mobil itu akhirnya sampai di garis akhir, dan uangnya selamat. Sesudahnya mobil itu mulai mundur. Seseorang berseru bahwa mobil itu tidak punya rem, sementara Jimmy justru berjalan ke belakangnya. Setelah semua orang berlindung di balik mobil, tim meledakkan semua ranjau yang belum terpicu. Jimmy berkomentar bahwa Byron ternyata lebih sulit "ditewaskan" daripada yang ia kira.

12:43

Perangkap Kelima: Dikubur Hidup-hidup

Untuk perangkap kelima, Byron harus berbaring di dalam peti yang kemudian ditutup dan dikubur dengan tanah. Ketika Jimmy bertanya apakah Byron memercayainya, Byron menjawab tidak. Meski begitu, ia ikut membantu menyegel peti dan secara eksplisit memberi izin untuk dikubur hidup-hidup. (Bagian di dalam peti juga dipakai untuk segmen sponsor, yang tidak dibahas di sini.)

Setelah Byron terkubur, Jimmy menjelaskan tantangannya. Di atas tanah ada tungku api raksasa dengan ban berjalan yang mengarah ke dalamnya, dan Jimmy memperagakannya dengan uang percobaan. Ban berjalan itu akan menjatuhkan uang Byron sedikit demi sedikit ke dalam api. Di balik lutut Byron ada kapak yang harus ia pakai untuk membongkar peti, menembus lapisan mulsa, lalu mematikan tuas untuk menghentikan ban berjalan. Sebelum mulai, Byron berkata ia lebih baik mati daripada menyerah.

Sambil Byron menggali keluar, uangnya terus berjatuhan ke tungku. Jimmy sempat menangkap selembar satu dolar yang beterbangan dan berkata bahwa sebagian penonton mungkin mengira uang itu palsu, tetapi ia sendiri tidak tahu cara memalsukannya. Ketika Karl bertanya apakah Jimmy merasa bersalah membakar uang, Jimmy menjawab tentu saja, dan Karl menyebut tindakan Jimmy bertolak belakang dengan ucapannya. Lebih dari $10.000 sudah terbakar sebelum Byron muncul dari tanah. Jimmy dan Karl menjulukinya "monster" dan bilang ia keluar seperti zombie sambil menelan tanah. Di perangkap berikutnya, jumlah uang Byron disebut $384.000.

16:39

Perangkap Keenam: Mendaki Menara 18 Meter dengan 90 kg Uang

Perangkap keenam berbeda dari sebelumnya karena di sini Byron bisa kehilangan segalanya. Ia harus memanjat menara setinggi 18 meter sambil menarik seluruh uangnya di belakang tubuhnya. Jika ia jatuh sekali atau menjatuhkan satu tas saja, seluruh uangnya hilang dan video berakhir. Jimmy memberi satu kelonggaran: Byron boleh meninggalkan sebagian uang untuk meringankan beban, karena seluruh uang itu beratnya 90 kg.

Byron sempat berencana meletakkan uang setinggi mungkin terlebih dahulu. Menurut narasi, jika ia menaruhnya di sebuah platform, jarak yang harus dipanjat dengan beban berkurang sekitar satu meter. Jimmy bercanda bahwa kalau Byron curang, ia tidak akan mengundang Army Ranger lagi. Byron membalas, "Kalau kamu ngga curang, kamu ngga coba."

Jimmy terang-terangan meragukan Byron bisa membawa semuanya. Byron menjelaskan motivasinya: banyak orang dalam hidupnya tidak percaya ia bisa mencapai hal-hal yang telah ia capai, jadi ia ingin membuktikannya. Ketika diminta memutuskan, ia memilih membawa semuanya. Jimmy menyebutnya "psikopat" dan menawarkan agar Byron meninggalkan $50.000 saja, tetapi Byron menolak dan mulai memanjat.

Pendakiannya tegak lurus 90 derajat dengan beban 90 kg tergantung di punggung. Byron mengakui beban itu jauh lebih berat dari bayangannya. Ia sempat tampak akan jatuh, tetapi tetap memaksakan diri dan berteriak bahwa ia tidak bisa menyerah, hingga mencapai puncak. Setelahnya Jimmy berkomentar bahwa banyak orang tidak tahu betapa beratnya uang tunai dalam jumlah ratusan ribu dolar.

19:28

Perangkap Terakhir: Melindungi Uang dari Bom di Tempat Pembuangan

Perangkap ketujuh berlangsung di sebuah tempat pembuangan barang bekas. Byron diberi tiga pekerja konstruksi, berbagai mesin, dan izin memakai apa pun di lokasi itu untuk melindungi uangnya dari sebuah bom yang akan dijatuhkan dalam 8 jam. Jimmy menekankan bahwa dalam video-video sebelumnya, bahkan dengan waktu 24 jam, para kontestan gagal melindungi uang mereka. Jika Byron berhasil dengan sepertiga waktu itu, menurut Jimmy itu akan menjadi yang pertama dalam sejarah Beast.

Byron memulai dengan memilah benda yang mudah terbakar dan yang tidak. Atap plastik ia singkirkan, lalu ia mengumpulkan sebanyak mungkin kap mobil untuk dijadikan pelindung ledakan di bagian atas. Ia meminta kain-kain yang menempel dilepas dan menegaskan bahwa bahan yang dipakai harus logam, bukan fiberglass. Wadah plastik dibuang dan diganti dengan kerangka besi yang dipasang di sekitar uang. Jimmy menilai itu langkah yang pintar.

Seorang narasumber, yang tampaknya ahli di lokasi, menjelaskan bahwa bom itu berisi akselerator cair sehingga akan cepat terbakar, dan bahwa rumput kering di sekitar lokasi mudah terbakar. Jimmy menimpali bahwa rumput itu terlihat bagus di kamera, dan narasumber menjawab ia tidak peduli. Ia juga mengingatkan bahwa semua benda mudah terbakar harus dibuang, karena bom itu mungkin menaikkan suhu sedemikian tinggi hingga benda-benda tersebut ikut terbakar. Rencana Byron adalah menyusun dinding logam berlapis-lapis setinggi mungkin, ditambah satu lapisan lagi di atasnya.

Jimmy sempat bercanda soal kulkas yang dalam film Indiana Jones selamat dari bom nuklir. Menurut narasi Jimmy, Byron memikirkan lelucon itu lebih dalam. Tim menemukan sebuah kulkas, membaliknya, lalu Byron memutuskan untuk memasukkan uang ke dalamnya dan menguburnya di bawah barikade. Balok-balok beton disusun untuk mengisi ruang kosong. Di sela pekerjaan, Byron menjelaskan prinsip hidupnya: "sukses atau mati" untuk segala hal, tanpa rencana cadangan. Ia juga berkata bahwa keberanian tidak mungkin ada tanpa rasa takut.

Jimmy menilai strategi Byron terlihat bagus, sampai Byron memutuskan menaruh sebuah kapal fiberglass besar di atas strukturnya. Bagi Jimmy, itu benda yang sangat mudah terbakar tepat di samping bom raksasa yang akan dijatuhkan, apalagi sebelumnya Byron sendiri menegaskan bahwa semuanya harus logam. Jimmy mengaku sampai kehabisan kata-kata. Ketika waktu habis, Byron mengatakan ia benar-benar meragukan semuanya.

23:44

Ledakan dan Hasil Akhir

Sebelum bom dijatuhkan, Byron dan Jimmy mengingat kembali semua yang telah dilalui: dikubur hidup-hidup, memanjat dengan beban 90 kg, mengemudikan mobil melewati ladang ranjau, dan berada satu ruangan dengan beruang 450 kg. Byron berkata bahwa semuanya bergantung pada momen terakhir ini, dan bahwa yang selalu penting baginya adalah menjadi pahlawan bagi istri dan anak-anaknya. Ia mengulang pandangannya bahwa rasa takut itu tidak apa-apa, karena yang menentukan adalah apa yang dilakukan saat merasa takut. Istri dan anak-anaknya hadir untuk menyaksikan, dengan $384.000 sebagai taruhan.

Setelah hitungan mundur, bom dijatuhkan dan api menyebar luas, termasuk di bawah kapal. Kulkas berisi uang kemudian diangkat dari reruntuhan dan diturunkan perlahan. Saat dibuka, uangnya tidak terbakar. Byron membawa pulang $384.000. Ia mengatakan uang ini akan mengubah hidup keluarganya dan ia akan membeli traktor untuk peternakannya.