Empat Ronde untuk Satu Lamborghini: Peluru, Jatuhan 30 Meter, Mobil Terbakar, dan Kereta Api

Buka di YouTube ↗
Ringkasan

Video ini menampilkan satu tantangan bertahap. Jimmy (MrBeast) memberikan sebuah Lamborghini seharga seperempat juta dolar kepada Blake. Agar bisa membawanya pulang, Blake harus melindungi mobil itu dari serangkaian serangan yang makin berbahaya. Di setiap ronde, Blake diberi waktu 24 jam untuk membangun pelindung. Pertanyaannya sederhana: apakah Lamborghini itu bisa selamat sampai serangan terakhir, yaitu kereta raksasa yang melaju di jalur tempat mobil itu diparkir.

13 menit baca

Bagi Blake, taruhannya juga pribadi. Ia pernah menjadi kontestan di dua video sebelumnya dan kalah. Kali ini adalah percobaan ketiga sekaligus yang terakhir untuk memenangkan hadiah.

0:17

Ronde Pertama: 10.000 Peluru dari Delapan Penembak

Video dibuka dengan Lamborghini yang terparkir di atas rel kereta api. Sebelum kereta datang, Jimmy menyerahkan mobil itu kepada Blake, lalu mengumumkan ujian pertama. Delapan prajurit akan menembakkan 10.000 peluru ke arah mobil tersebut. Blake menyebutnya sebagai hal paling menyeramkan yang pernah ia lihat.

Rencana awal Blake berlapis. Di depan ada dinding batako, lalu beberapa peti kemas berisi kulkas, lalu dinding mobil untuk menghalangi peluru. Ketika ditanya apakah semua itu cukup, Blake menjawab yakin. Namun Jimmy mengingatkan bahwa sejauh ini lokasinya masih kosong dan Blake harus segera mulai membangun.

Dengan kartu kredit Jimmy, Blake langsung mendatangi tiga toko dan menghabiskan $78.000 untuk bahan. Kirimannya mulai berdatangan, termasuk truk air dan peti kemas CONEX. Blake sendiri tampak tidak percaya ia membeli sebanyak itu. Sementara itu, para penembak dengan senapan mesin bersiap di sisi lain lokasi.

Setelah lima jam, peti kemas pertama terpasang sebagai lapisan perlindungan. Jimmy lalu bertanya kepada para penembak apakah peti kemas itu bisa menghentikan peluru, dan mereka menjawab tidak. Jimmy menilai situasinya sedang buruk bagi Blake. Pada jam keenam, Blake mengaku senang dengan kemajuannya. Ia sempat khawatir saat peti kemas belum diturunkan, tetapi lega setelah peti itu terpasang.

Setelah sadar ia harus mengerahkan segalanya, Blake bekerja sepanjang malam memindahkan bantalan rel. Keesokan paginya ia masih memperkuat benteng dengan mengisi peti kemas memakai van dan tong raksasa. Jimmy mengaku cukup terkesan saat melihat pekerjaan itu hampir selesai.

Blake menjelaskan susunan akhirnya. Beton dipasang di bagian depan. Bagian tertinggi dinding sengaja ditempatkan di tengah untuk menghalangi senapan mesin, yang menurutnya "besar dan serem". Semua mobil yang ia beli dimasukkan ke dalam peti kemas bersama banyak air, sehingga Lamborghini dikelilingi semua lapisan itu. Jimmy memperkirakan peluang Blake lolos sekitar 50%. Blake menanggapi bahwa itu peluang terbaik yang pernah ia miliki sejauh ini.

Sebelum penembakan, Jimmy menambah taruhan. Blake ternyata tidak hanya bersaing untuk Lamborghini, tetapi juga untuk uang seratus ribu dolar. Menurut Jimmy, uang itu cukup untuk membayar asuransi mobilnya.

Penembakan dan Kejutan bahwa Masih Ada Tiga Ronde

Setelah 24 jam habis, penembakan dimulai. Peluru mengikis benteng, menembus batako, dan dinding Blake mulai hancur. Di tengah tembakan, Jimmy mengungkapkan kepada penonton bahwa Blake belum diberi tahu satu hal: senjata-senjata itu hanyalah ronde pertama dari empat ronde yang dirancang untuk menghancurkan Lamborghini. Para penembak kemudian membawa LMG, dan batako mulai berjatuhan. Jimmy mengingatkan bahwa cukup satu peluru yang menembus untuk melubangi mobil.

Setelah peluru ke-10.000 ditembakkan, mereka memeriksa mobil. Hasilnya, tidak satu pun peluru mengenai Lamborghini dan tidak ada lubang peluru sama sekali.

4:36

Ronde Kedua: Menangkap Lamborghini yang Dijatuhkan dari 30 Meter

Ujian kedua memakai derek raksasa, yang Jimmy sebut juga sebagai alat bor minyak kuning besar. Derek itu akan mengangkat Lamborghini setinggi 30 meter dan menjatuhkannya setelah 24 jam. Blake harus menangkap mobil itu tanpa merusaknya. Jimmy menyebutnya sebagai penjatuhan Lamborghini setinggi 30 meter pertama di dunia.

Blake awalnya mengaku tidak tahu harus berbuat apa. Chandler, salah satu kru, memberi saran bercanda: beli semua bantal, kasur, dan selimut di kota, buat tempat tidur raksasa, lalu siapkan segelas susu hangat. Jimmy menghentikannya karena dianggap tidak membantu.

Blake lalu mengumpulkan timnya. Kabar baiknya, hari pertama sudah dilewati dengan sukses. Kabar buruknya, Lamborghini kini tergantung di udara. Para pekerja konstruksi mengusulkan istana balon, dan Blake menerimanya. Rencananya, peti CONEX disusun membentuk persegi dengan tanda X di tengah. Persegi itu lalu diisi dengan kasur udara, bantal, bubble wrap, dan istana balon.

Masalah terbesarnya adalah bahan. Semua yang dibeli Blake untuk ronde pertama berupa barang keras, yaitu beton dan besi. Menurut Blake, tidak satu pun bisa dipakai di hari kedua. Ia pun meminta kru membeli semua bantal dan kasur udara di kota.

Ketiduran dan Waktu yang Menyusut

Kelelahan mulai terasa. Blake mengaku sampai pada tahap bertanya pada diri sendiri mengapa ia melakukan semua ini, lalu teringat bahwa ia sedang berjuang demi Lamborghini yang melayang di udara. Saat bahan tiba, Blake sudah terjaga lebih dari 24 jam. Pukul empat pagi ia mencoba tidur sebentar, tetapi karena sangat lelah ia tidur jauh lebih lama dari rencana.

Ketika Jimmy datang, Blake tidak ada di lokasi. Yang ada hanya kasur, bantal, dan selimut. Jimmy bercanda bahwa Blake lupa susu hangat. Blake baru tiba siang hari dan langsung bekerja. Istana balon ternyata berfungsi seperti kotak besar, jadi ia memutuskan menaruhnya di tengah lalu memompanya.

Dengan sisa waktu empat setengah jam, Jimmy menilai peluang Blake menangkap Lamborghini tidak sampai 10%. Menurutnya, kalaupun Blake berhasil, tidak mungkin ia bisa menghentikan kereta nanti. Saat waktu tinggal dua jam, Blake menutup lubang-lubang dengan kotak kardus dan bubble wrap. Ketika tersisa satu jam, ia mencoba naik derek untuk membungkus mobil dengan sisa bubble wrap. Upaya itu gagal, dan ia menghabiskan sisa waktu di atas derek.

Hasil Penjatuhan dan Retak Kecil di Bumper

Sebelum mobil dijatuhkan, Blake mengaku optimistis. Ia sudah membeli semua kasur udara di Walmart, dan menurutnya kalau itu tidak bisa menangkap mobil, ia tidak tahu apa lagi yang bisa. Jimmy merinci perlengkapan Blake: tiga istana balon, 150 kasur, 150 bantal, dan 2.000 kotak kardus.

Mobil dijatuhkan, dan suara benturannya terdengar buruk. Blake segera menyingkirkan peti CONEX dan kotak-kotak untuk memeriksa kerusakan. Lampu mobil masih menyala, dan Jimmy berkomentar bahwa "istana puteri" itu mungkin telah menyelamatkan mobil. Saat mesin dicoba, mobil itu hidup, dan Blake bersorak tidak percaya.

Kondisinya secara umum baik. Hanya ada retak kecil di bumper yang ditemukan oleh penilai resmi. Jimmy memperkirakan kerusakan itu mengurangi nilai Lamborghini Blake sekitar 10 ribu dolar.

9:33

Ronde Ketiga: Mobil Terbakar dan Upaya Penebusan

Ronde ketiga menghidupkan kembali mimpi buruk terbesar Blake. Tim membuat ulang tantangan mobil terbakar yang dulu membuat Blake kehilangan segalanya. Karena Blake pernah menjalaninya, tantangan dipersulit dengan menggandakan jumlah mobil dari sebelumnya, sehingga total ada 10 mobil terbakar yang dijatuhkan. Blake menyebut hari itu sebagai "hari penebusan" dan merasa banyak hal yang harus ia buktikan.

Malam sebelumnya Blake membongkar pelindung ronde kedua, lalu tidur nyenyak. Pukul delapan pagi ia mulai bekerja. Rencananya, dasar peti kemas dipotong lalu peti itu diletakkan di atas mobil. Dua peti lain diposisikan membentuk puncak di atasnya. Yang paling penting menurutnya, kali ini tidak boleh ada bahan yang mudah terbakar. Kru diminta mencabut setiap kayu di dalam peti, karena kayulah yang membuatnya kalah dalam tantangan sebelumnya.

Menurunkan peti ke atas Lamborghini butuh kehati-hatian, sebab peti seberat itu bisa menghancurkan mobil dan satu goresan saja bisa bernilai ribuan dolar. Peti sempat hampir menggores mobil, tetapi akhirnya berhasil diturunkan dengan aman. Peti-peti berikutnya disusun membentuk huruf "V". Saat ditanya bagaimana kalau mobil yang jatuh masuk ke celah V, Blake menjawab itu tidak mungkin karena ada bagian runcing di atas untuk menepisnya. Ia mengaku yakin seratus persen. Sampai detik terakhir Blake masih menambahkan pasir, yang kegunaannya tidak dipahami Jimmy.

Jimmy mengingatkan bahwa Blake pernah kehilangan $500.000 dalam tantangan ini, lalu bertanya apakah kali ini ada kayu di dalamnya. Blake sempat bercanda menjawab "sedikit", lalu menegaskan tidak ada kayu sama sekali. Ia menyebut keputusan memakai kayu dulu sebagai salah satu kesalahan terbesar dalam hidupnya. Susunan akhirnya terdiri dari tiga peti kemas, banyak pasir, beton, dan semacam atap, untuk melawan 10 mobil berapi.

Mobil demi Mobil Menghantam Pelindung

Mobil-mobil dijatuhkan satu per satu. Benturan pertama membuat Blake berkurang percaya diri dan memberinya kilas balik ke kekalahan sebelumnya. Setelah benturan berikutnya, atap pelindung terlihat sudah tertekuk. Seiring jatuhnya mobil demi mobil, Blake makin khawatir, dan peti di bagian bawah mulai membungkuk karena tertindih berat dan panas mobil-mobil di atasnya. Blake mengaku memikirkan tantangan ini setiap hari sejak terakhir kali melihatnya.

Saat mobil terakhir dijatuhkan, Jimmy berseru bahwa suhunya pasti seribu derajat dan mobil di dalam pasti sudah meleleh. Pemadam api turun tangan, dan Blake berlari secepatnya untuk memeriksa. Hasilnya, mobil dinyatakan aman. Menurut penilaian mereka, satu mobil lagi saja pasti akan membuat peti itu ambruk.

Jimmy mencatat bahwa penghuni lokasi ini kini telah menghentikan 10.000 peluru, menangkap mobil yang jatuh dari angkasa, dan menepis sepuluh mobil berapi. Ia juga menjelaskan bahwa mobil-mobil terbakar dan barang yang mereka gunakan berasal dari tempat pembuangan sampah, dan semuanya dibersihkan setelah pengambilan gambar selesai.

15:15

Ronde Keempat: Menggelincirkan Kereta

Begitu ronde ketiga selesai, Jimmy langsung meminta kereta didatangkan dan timer dimulai. Blake tahu ini serangan paling berbahaya, jadi ia segera bekerja. Menurutnya, cara terbaik menghentikan kereta adalah menggelincirkannya. Ia berencana menyelipkan bantalan rel di bawah kereta agar kereta menabraknya. Jika itu dilakukan seratus kali, ia ragu kereta bisa melewati semuanya.

Ada ironi yang ia sadari. Bantalan rel kayu adalah penyebab kekalahannya di tantangan sebelumnya, dan kini ia berharap benda yang sama akan menyelamatkannya. Ia menghitung bahwa kereta cukup bergeser 5 cm (dua inci) dari jalur agar ia menang. Jimmy menanggapi bahwa 5 cm itu sebenarnya banyak, dan Blake mengakuinya. Setelah bantalan terpasang, Blake berencana meletakkan beton di atasnya dan merasa yakin rencana itu akan berhasil.

Blake dan kru bekerja sepanjang malam. Saat Jimmy datang keesokan paginya, tekanan itu sangat terlihat: suara Blake serak dan ia mengaku "sekarat di sini". Jimmy mengingatkan penonton bahwa Blake pernah kehilangan $250.000, bahkan setengah juta dolar, di video-video sebelumnya, dan menilai Blake sudah lelah kalah.

Tim Blake menyusun mobil-mobil bekas ronde ketiga di atas jalur kereta. Blake juga menambahkan peti kemas, kasur untuk meredam benturan, dan tangki air. Jimmy sampai menyatakan dirinya kini berada di tim Blake dan menilai Blake tampak benar-benar tahu apa yang ia kerjakan. Dengan sisa 11 menit, Blake mengerahkan segalanya untuk menyelesaikan pelindung, dan bagian terakhir dipasang tepat saat hitungan mundur berakhir. Jimmy merangkum bahwa Blake telah memakai semua sumber daya dari ronde-ronde sebelumnya: peti kemas dari ronde pertama, kasur dari ronde kedua, dan mobil terbakar dari ronde ketiga.

Tabrakan dan Hasil Akhir

Sebelum tabrakan, kereta dimundurkan jauh agar bisa melaju sangat cepat. Ketika Jimmy bertanya apakah itu ide bagus, Blake menjawab itu terdengar mengerikan. Ditanya apakah Lamborghininya akan selamat, Blake hanya menjawab berharap begitu. Kata-kata terakhirnya kepada operator kereta adalah "Lakukan sebisamu."

Menurut Jimmy, kereta akan terus menambah kecepatan hingga mencapai 56 kilometer per jam tepat sebelum tabrakan. Kereta menghantam rintangan, keluar dari jalur, lalu berhenti sebelum mencapai Lamborghini. Blake meluapkan kegembiraannya, dan Jimmy mengaku belum pernah melihat seseorang sesenang itu.

Dengan begitu, setelah dua kegagalan di video sebelumnya, Blake berhasil melewati keempat ronde. Ia membawa pulang Lamborghini sekaligus uang seratus ribu dolar. Video ditutup dengan ungkapan bahwa percobaan ketiga adalah yang berhasil.