50 Legenda YouTube Berebut Satu Juta Dolar untuk Subscriber Mereka
MrBeast ミスタービーストUntuk merayakan channel-nya mencapai 500 juta subscriber, MrBeast (Jimmy) mengumpulkan 50 kreator yang ia sebut sebagai legenda YouTube di dalam sebuah kubus raksasa. Aturannya sederhana: siapa pun yang bertahan paling akhir akan memenangkan satu juta dolar, bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk para subscriber-nya. Jimmy membingkai video ini sebagai penghormatan kepada kreator-kreator yang menurutnya membangun YouTube seperti sekarang, yaitu orang-orang yang ia tonton sejak kecil. Hampir setiap tantangan juga dirancang mengikuti tren lama YouTube, sehingga kompetisinya sekaligus menjadi perjalanan nostalgia.
Reuni para kreator lama
Jimmy menyebut suasana pembukaannya seperti reuni. Beberapa peserta, katanya, sudah lebih dari sepuluh tahun tidak ia temui. Ia membandingkan mereka dengan Speed dan Kai Cenat, "tapi versi sepuluh tahun lalu", lalu para peserta mengoreksi bahwa itu lebih tepat 15 tahun lalu. Menurut Jimmy, kalau seseorang membuka komputernya saat ia berumur 17 tahun dan melihat daftar channel yang ia subscribe, isinya kurang lebih sama dengan orang-orang di kubus ini.
Beberapa perkenalan menunjukkan rentang sejarah platform ini. Jimmy bercerita bahwa ketika masih menjadi YouTuber kecil, ia pernah mencoba bergabung dengan FaZe dan ditolak. Perwakilan FaZe menjawab bahwa mereka mungkin membuat kesalahan besar saat itu. Ada pula kreator yang dulu pernah menjadi channel dengan subscriber terbanyak kelima di YouTube, dan ia sendiri berkelakar bahwa mungkin dirinya yang paling merosot di kotak itu. Jimmy memperkenalkan Fred sebagai channel pertama yang mencapai satu juta subscriber. Seorang peserta lain mengingatkan bahwa penonton sekarang menonton video Fortnite, sedangkan generasi mereka dulu menonton video Call of Duty.
Tamu paling simbolis adalah Chad, yang diperkenalkan Jimmy sebagai salah satu pendiri YouTube. Chad menggambarkan perannya sebagai pihak yang membangun panggung, sementara para kreator membawa bakatnya. Seorang peserta lain bercanda bahwa tanpa YouTube, ia mungkin sekarang bekerja di Walmart.
Tantangan pertama: Lamborghini yang terbuat dari kue
Tantangan pembuka menghadirkan lima Lamborghini, dan salah satunya sebenarnya kue. Peserta harus berdiri di dekat salah satu mobil asli. Yang memilih Lamborghini kue langsung tereliminasi. Sebagian peserta bergerak sebelum Jimmy selesai menjelaskan aturan.
Diskusinya kacau. Ada yang yakin nomor lima adalah kue, ada yang menunjuk nomor dua, dan banyak yang menebak nomor empat. Seorang peserta yang mengaku memiliki Lamborghini merah sendiri mengatakan ia tetap tidak bisa membedakannya, dan memuji pembuat kuenya sebagai perfeksionis. Peserta lain mengaku tidak mengerti mobil tetapi mengerti kue. Argumen yang paling meyakinkan kelompok besar datang dari pengamatan pantulan cahaya: kaca nomor empat dianggap tidak sekinclong mobil lain, cahayanya tidak banyak memantul, dan kacanya "kayak nggak pas aja". Banyak peserta lalu sepakat memilih nomor empat sebagai kue.
Dinamika menarik terjadi saat Corridor Digital turun dari posisi mereka untuk melihat lebih dekat. Seseorang memanfaatkan kesempatan itu untuk mengambil tempat mereka, lalu Roman Atwood ikut mencuri posisi, disusul Dude Perfect, lalu Philip DeFranco. Saat hasil diungkap, nomor lima ternyata bukan kue, dan dugaan beralih ke nomor dua. Namun kue yang sebenarnya justru nomor empat, mobil yang sudah dicurigai banyak orang. Sekelompok peserta yang berdiri di sana mengaku tahu itu pilihan yang salah tetapi sudah terjebak di posisi tersebut. Seorang peserta yang lolos berkata ia "barusan diselamatkan" karena nomor empat memang kue. Detail ini kemudian terasa penting, karena Philip DeFranco, yang di babak ini lolos setelah mencuri posisi, belakangan mengaku hampir tereliminasi di tantangan pertama.
Water bottle flip: tren lama dengan tekanan baru
Peserta yang tersisa dibagi menjadi beberapa tim berdasarkan posisi mereka. Jimmy lalu mengajak mereka menyebut tren besar yang membentuk YouTube, dan jawaban yang muncul antara lain slime, Ice Bucket Challenge, dan Cinnamon Challenge. Tantangan yang akhirnya dipilih adalah water bottle flip, yang disebut Jimmy sebagai salah satu tren terbesar dalam sejarah YouTube. Ia menyebut Dude Perfect memiliki lebih dari satu miliar view dari trik bottle flip. Saran mereka untuk rekan setim: kesalahan terbesar adalah botol yang kurang berputar.
Aturannya, anggota tim maju satu per satu sampai berhasil mendaratkan botol di meja. Tiga tim pertama yang kesepuluh anggotanya berhasil akan lolos, dan tim terakhir tereliminasi. Seorang peserta mengeluh bahwa "selalu ada sesuatu" dalam permainan Jimmy.
Sebagian besar babak ini berisi sorakan, tetapi beberapa momen menonjol. Jimmy menggoda Casey yang kesulitan mendaratkan botol, dengan mengatakan Casey adalah salah satu inspirasinya dan sering ia tonton vlog-nya, lalu bercanda bahwa Casey mengecewakan dirinya di masa kecil. Ia juga memperkenalkan Lloyd dari Epic Rap Battles of History, yang lagunya sering ia putar saat SMP, serta Evan Fong dari Vanoss, yang menurut Jimmy kini membuat musik. Salah satu lagu Evan sempat diputar di lokasi. Vanoss terlihat kesulitan, dan rekan-rekannya terus meneriakkan agar putaran dari pergelangan tangan diperbanyak.
Tim oranye lolos lebih dulu, disusul persaingan ketat antara tim hijau dan tim pink. Philip DeFranco ditanya apakah ini lebih stres daripada melaporkan berita, dan ia menjawab "Yup." Tim biru, yang sempat tertinggal lalu kembali bersaing lewat Ali-A, akhirnya tereliminasi. Seorang anggota tim biru yang berbadan kekar dikomentari bahwa ototnya ternyata sia-sia, dan ia memprotes bahwa ia bahkan belum sempat melempar. Jimmy mengatakan sedih melihat mereka kalah karena ia men-subscribe channel mereka selama kira-kira sepuluh tahun, termasuk Fousey, yang ia tanyai sambil bercanda: siapa yang akan mengerjai orang sekarang?
Mencari manusia di antara ratusan manekin
Sebelum tantangan berikutnya, para peserta sempat berbincang. Seorang peserta mengatakan masuk sepuluh besar saja sudah luar biasa dan menang masih sulit dibayangkan, lalu menyebut Ali-A dan Jelly sebagai lawan yang perlu diwaspadai. Seorang kreator lain mengatakan merasa terhormat dianggap legenda dan menyamakan acara ini dengan reuni SMA yang aneh. Ia masih ingat masa ketika lima juta subscriber sudah dianggap luar biasa. Saat ditanya bagaimana rasanya punya 500 juta subscriber, Jimmy menjawab rasanya tidak nyata dan masih sulit dipercaya.
Tantangannya: di balik tirai ada ratusan manekin, dan lima di antaranya sebenarnya manusia. Lima belas orang pertama yang memasukkan nomor kelima manusia itu dengan benar akan lolos, sementara sisanya tereliminasi. Karena temanya nostalgia, Jimmy memutar Harlem Shake. Saat beat-nya masuk, kelima manusia itu akan bergerak sedikit. Seorang peserta bertanya apakah Harlem Shake terkena hak cipta, dan Jimmy menjawab timnya sudah menghubungi pemiliknya dan mendapat izin.
Para peserta tidak bekerja sendirian. Mereka membentuk kelompok, menyebar, dan menyisir area searah jarum jam supaya tidak ada yang memeriksa bagian yang sama. Strategi ini membuat jawaban cepat terkumpul, misalnya angka 104 dan 42 yang disebut-sebut di tengah keramaian. Namun kerja sama yang terbuka juga membuka celah. Ternyata bukan hanya rekan setim yang menyalin jawaban. Seorang peserta mengaku melihat sebuah kelompok memasukkan nomor 42 lalu langsung memasukkannya juga, padahal bukan anggota kelompok itu. Peserta lain mengaku "nyolong" jawaban, dan ada yang terang-terangan berkata hanya mengambil jawaban dari orang lain. Akibatnya, sebagian anggota kelompok yang bekerja keras justru kehilangan tempat.
Banyak nama besar gugur di babak ini. Jimmy menyebut tersingkirnya "trick shotter nomor satu sepanjang masa" dan "vlogger nomor satu sepanjang masa", termasuk Casey. Ia menyinggung Roman Atwood dengan menyebut Smile More sudah tidak ada, lalu berkata ia dulu ingin masuk FaZe Clan dan kini mereka pun tersingkir, begitu pula Clout Gang, yang ia sebut sebagai masa kecilnya. Kepada seorang peserta, ia bertanya apakah orang itu akan comeback atau menghilang lagi lima tahun. Jawabannya hanya "Aku cabut, bro."
Ada juga insiden kecil: seorang peserta yang sudah tereliminasi mencoba menyelinap kembali ke dalam kubus, lalu didorong keluar setelah ketahuan.
Floor Is Lava dengan tangan terborgol
Dari 15 peserta tersisa, Jimmy berencana mengeliminasi sembilan orang lagi lewat Floor Is Lava. Twist-nya, peserta harus memborgol diri dalam kelompok bertiga, dan pemilihan anggota sepenuhnya terserah mereka. Jimmy mengingatkan bahwa pilihan ini bisa menentukan nasib mereka. Setiap tim mendapat dua lingkaran: berdiri di satu lingkaran, letakkan lingkaran lainnya di depan, lalu ulangi sampai ke seberang. Jika satu anggota saja menyentuh lava, seluruh tim tereliminasi. Hanya dua tim pertama yang menyeberang dengan selamat yang lolos.
Para peserta mengenang permainan ini dari masa kecil, saat mereka menaruh bantal di lantai. Seorang peserta yang pernah membuat video Floor Is Lava menyebut itu terjadi sekitar enam atau tujuh tahun lalu. Jimmy juga menyinggung helm yang dipakai peserta dan menyebut seseorang sempat jatuh, meski orang itu mengaku baik-baik saja.
Strategi tiap tim berbeda. Tim Philip DeFranco bergerak bersama ke satu lingkaran, mendorong lingkaran berikutnya ke depan, lalu berpindah. Ali-A bahkan menggendong rekan setimnya di punggung. Tim Marques mencoba bergeser ke kiri. Tim Philip DeFranco juga sengaja tidak terburu-buru supaya tidak membuat kesalahan. Tim Marques dan Jacksfilms tertinggal jauh, sementara Jimmy berusaha memanas-manasi Linus dan Marques agar melakukan sesuatu yang nekat.
Satu tim menyeberang pertama, lalu tim Jelly dan tim Coby bersaing sangat ketat untuk tempat kedua. Jimmy awalnya tidak tahu siapa yang lebih dulu, lalu memeriksa rekaman di iPad. Hasilnya, tim Ali-A berhasil menyeberang, sedangkan Chad tanpa sengaja menyentuh lava. Jimmy menyebutnya sebagai momen ketika salah satu pendiri YouTube sendiri tereliminasi. Sebelum Chad pergi, Jimmy berterima kasih karena Chad telah menciptakan platform yang memungkinkan setiap orang di sana mengubah hidup mereka dan terhubung dengan miliaran orang di seluruh dunia.
Jimmy kemudian mengumumkan kepada semua peserta yang sudah tereliminasi bahwa mereka akan kembali di tantangan terakhir dan ikut menentukan siapa pemenangnya.
Keripik pedas pilihan Sidemen
Enam finalis tersisa. Karena tidak semua legenda YouTube bisa hadir, Jimmy mengatakan ia meminta Sidemen memilih tantangan berikutnya. Ia mengakui bahwa saat klip itu dikirim, KSI masih tergabung di Sidemen. Ia tahu KSI baru keluar, tetapi karena tidak tahu harus bagaimana, ia mengabaikannya dan tetap memakai klip tersebut. Pilihan Sidemen: makan keripik terpedas di dunia, yang menurut Jimmy kepedasannya lebih dari dua juta unit Scoville.
Aturannya berbentuk duel psikologis. Satu orang memilih diam-diam untuk memakan keripik pedas atau keripik tidak pedas. Lawannya harus menebak dari ekspresi wajah. Jika tebakannya benar, penebak lolos dan pemakan tereliminasi. Jika salah, yang terjadi sebaliknya. Hak memilih peran diberikan kepada peserta dengan unggahan publik tertua di channel-nya.
May vs. Ali-A. May, pemilik unggahan tertua, memilih menjadi pemakan dan memilih Ali-A sebagai lawan dengan alasan sederhana: Ali-A berdiri di tengah. May mengambil gigitan besar dengan wajah datar. Ali-A mengaku tidak bisa membaca apa pun dan memutuskan memakai logika saja. Ia menebak keripiknya tidak pedas, dan tebakannya benar. Ali-A lolos dan May tereliminasi.
Cute Girls Hairstyles vs. Jelly. Jimmy memperkenalkan pemilik unggahan tertua berikutnya, Cute Girls Hairstyles, sebagai kreator yang mengajari satu generasi cara menata rambut. Ia tidak mau makan keripik, sehingga memilih menjadi penebak dan menunjuk Jelly, yang sebelumnya mengaku tidak masalah dengan makanan pedas. Jelly menghabiskan satu keripik utuh tanpa berkeringat atau menangis. Jelly juga mengatakan sejak awal memang ingin duduk di kursi pemakan. Penebak menyimpulkan bahwa kalau Jelly makan yang pedas tanpa reaksi sama sekali, berarti Jelly memang jago sekali. Ia akhirnya menebak tidak pedas. Ternyata Jelly memakan yang pedas, lalu mengaku "kayak mau mati" dan meminta susu. Jimmy memuji poker face-nya, dan Jelly lolos.
JC vs. Philip DeFranco. Jimmy mencatat video tertua Philip DeFranco di channel-nya berasal dari 2017, sedangkan lawannya dari 2010, sehingga lawannya yang memilih. Ia justru menyerahkan peran pemakan kepada "temanku Phil" karena tidak ingin mengalami apa yang sedang dialami peserta sebelumnya. Phil makan dengan cepat. Saat Phil mengunyah, Jimmy menawarkan susu cokelat Feastables kepada penebak, yang lalu juga menyodorkannya ke Phil. Ketika Jimmy bertanya apakah ia sedang mempromosikan produk Jimmy atau mengerjai Phil, jawabannya: dua-duanya, karena ia sendiri pernah memakan keripik itu dan sampai sulit bernapas.
Penebak memperhatikan bahwa Phil terus menutup mulut dan matanya berkaca-kaca, tetapi tidak terlalu berkeringat. Karena sebelumnya sudah ada satu keripik tidak pedas dan satu keripik pedas, instingnya mengatakan Phil tidak memakan yang pedas. Tebakan itu salah: Phil memakan keripik pedas. Phil sempat berkata ia pernah tampil di Hot Ones sehingga ini mudah, lalu mengakui keripiknya memang pedas. Dengan begitu, tiga finalis yang tersisa adalah Ali-A, Jelly, dan Philip DeFranco.
Rencana para finalis untuk hadiahnya
Sebelum babak final, para finalis menyampaikan rencana mereka jika menang. Seorang finalis ingin mengembalikan hadiah itu ke komunitasnya dalam bentuk perlengkapan gaming dan konsol bagi mereka yang kurang beruntung. Finalis lain berencana membagi 20 ribu dolar kepada masing-masing 50 orang. Finalis ketiga ingin membuat ulang seluruh video ini di dalam video game dan membiarkan komunitasnya bertanding di sana, dengan kemungkinan hadiah 50 ribu dolar per ronde.
Final Minecraft: arsitektur melawan cerita
Untuk final, Jimmy memilih Minecraft, yang ia sebut sebagai game terbesar dalam sejarah YouTube, game yang memulai kariernya dan karier banyak orang, serta video pertama di channel-nya. Ketika ditanya sudah membuat berapa video Minecraft, dua finalis menjawab sekitar 2.000, sedangkan finalis ketiga menjawab nol.
Ketiga finalis mendapat akses tak terbatas ke material bangunan Minecraft dan waktu satu jam untuk membangun rumah terbaik. Setelah itu, para YouTuber yang sudah tereliminasi akan dipanggil kembali untuk memilih. Bangunan dengan suara terbanyak memenangkan satu juta dolar untuk para fans pembuatnya.
Pendekatan mereka berbeda. Jelly memutuskan membuat rumah pohon. Phil bergerak cepat dan membangun sesuatu yang oleh Jimmy disebut benteng. Phil menambahkan semak mawar karena anaknya suka berkebun, dan bercerita bahwa ia senang bermain bersama anak-anaknya, yang jauh lebih jago darinya. Phil juga mengaku meremehkan berapa lama waktu yang dibutuhkan hanya untuk menyusun blok. Di pertengahan waktu, Jimmy bahkan tidak tahu apa yang sedang dibangun Jelly, dan Jelly menjawab ia juga tidak tahu. Menjelang akhir, satu finalis khawatir karena bangunannya dan bangunan Phil sangat mirip, sedangkan bangunan Jelly unik. Finalis lain berpendapat bahwa rumah biasa akan sulit menonjol, dan bahwa sesuatu yang lumayan jadi lebih baik daripada sesuatu yang tidak selesai.
Di sela pembangunan, Jimmy memperlihatkan kejutan dari Neal, CEO YouTube, untuk merayakan 500 juta subscriber. Wujud kejutannya tidak dijelaskan dalam dialog, hanya bahwa warnanya sesuai warna channel mereka. Jimmy mengatakan banyak hal yang ingin ia sampaikan, tetapi akan ia simpan untuk akhir video.
Voting: struktur, kegunaan, dan sentimen
Suara pertama diberikan oleh CaptainSparklez, yang disebut Jimmy sebagai mungkin YouTuber Minecraft paling terkenal sepanjang masa. Ia memperkirakan waktu bermain Minecraft-nya mencapai sekitar setahun. Para finalis lalu mempresentasikan bangunan mereka.
Jelly menjelaskan rumah pohonnya, termasuk tangga cantik dengan pintu masuk di samping, misalnya untuk rubah atau tupai yang ingin naik ke pohon. Ali-A menunjukkan pohon di kedua sisi, tanaman di luar, dan pintu yang bisa ditutup agar monster tetap di luar sampai malam berlalu. Phil mengaku pengalaman Minecraft-nya paling sedikit, sekitar 40 jam bermain, dan mengatakan itulah alasan bangunannya seperti itu. Ia bercerita anaknya suka meledeknya dan pernah marah saat ia memakai jenis kayu yang salah, sehingga bangunan ini benar-benar ia buat untuk anaknya dan bisa disebut bangunan pertama mereka bersama.
CaptainSparklez memilih Ali-A karena menurutnya struktur bangunan Ali-A paling mengesankan. Pola suara berikutnya memperlihatkan dua kriteria yang bersaing. Sebagian pemilih menyukai struktur bangunan Ali-A, yang oleh salah satu dari mereka disebut "arsitektur Minecraft banget". Sebagian lain memilih Phil karena cerita tentang anaknya. Ada yang mengatakan harus memilih yang paling menyentuh, dan ada yang menekankan bahwa Phil membuatnya untuk anaknya, yang nanti akan menonton video ini.
Alasan lain juga muncul. Satu pemilih memilih bangunan Jelly karena bunga ungu yang pertama kali ia lihat mengingatkannya pada kucingnya, Nyla, yang baru saja meninggal. Pemilih lain menilai dari sisi fungsi: menurutnya ada pohon dengan obor yang akan terbakar, ada rumah tanpa pencahayaan yang akan memunculkan zombie dan membunuh penghuninya, dan hanya satu bangunan yang benar-benar berfungsi. Ia lalu memilih Phil. Ada juga yang memilih Phil hanya karena rumahnya paling besar. Seorang peserta yang diwawancarai di tengah voting bahkan memperkirakan Ali-A pasti menang, tetapi tetap memberikan suaranya kepada Phil.
Dari 31 suara, Jelly hanya mendapat satu. Jelly sempat memohon untuk menjelaskan bahwa ia sengaja membuat sesuatu yang unik supaya menonjol, tetapi pemungutan suara sudah selesai, dan Jelly sendiri mengakui strategi itu tidak berhasil. Phil dan Ali-A nyaris imbang, dan Jimmy mengaku sama sekali tidak tahu siapa yang akan menang. Pemenangnya adalah Philip DeFranco, yang mengatakan tidak menyangka hal ini bisa terjadi karena ia hampir tereliminasi di tantangan pertama. Ia mengonfirmasi rencananya: membagikan 20 ribu dolar kepada 50 orang.
Pesan Jimmy dari kamar masa kecilnya
Video ditutup dengan Jimmy berbicara dari kamar masa kecilnya, tempat ia membuat channel-nya saat masih memiliki nol subscriber. Ia mengatakan sebagian alasan membuat video ini adalah memberi penghormatan kepada YouTuber legendaris yang datang sebelum dirinya, karena banyak dari mereka ia tonton setiap hari ketika masih kecil di kamar itu. Ia berterima kasih kepada ke-50 kreator yang hadir dan kepada penonton. Menurutnya, tanpa penonton ia tidak akan bisa membangun sumur di berbagai negara atau memberi makan orang yang membutuhkan.
Ia lalu mengatakan bahwa bahkan jika sebagian besar penonton pergi dan hanya tersisa sepuluh orang yang mendengarkan, ia tetap akan terus membuat YouTube, karena ia mencintainya lebih dari yang bisa dibayangkan penonton. Jimmy menutup dengan janji bahwa ia tidak akan pernah menganggap para penontonnya sebagai hal yang biasa.
Aku ngumpulin 50 legenda YouTube, dan siapa pun yang paling terakhir keluar dari kubus ini bakal menang satu juta dolar buat para subscribernya! Ya!
Para kreator ini yang membangun YouTube jadi seperti sekarang. Merekalah pembuat beberapa video paling viral sepanjang sejarah, dan sekarang mereka semua saling berhadapan untuk pertama kalinya demi memenangkan satu juta dolar untuk para subscriber mereka.
Rasanya kayak reuni. Ada beberapa yang udah lebih dari sepuluh tahun nggak aku temui.
Mereka ini kayak Speed dan Kai Cenat tapi versi sepuluh tahun lalu. Minimal sepuluh tahun lalu. 15 tahun lalu!
Kalau kamu ngambil komputerku waktu umur 17 tahun dan lihat semua channel yang aku subscribe, isinya ya kurang lebih kubus ini.
Waktu aku masih YouTuber kecil, aku pernah coba masuk FaZe dan kalian nggak nerima aku. Kayaknya kami bikin kesalahan besar waktu itu. Sekarang aku boleh gabung nggak?
Dulu kamu pernah jadi channel dengan subscriber terbanyak nomor lima di YouTube. Iya, mungkin aku yang paling merosot di dalam kotak ini. Mungkin sepanjang sejarah. Kayaknya iya.
Fred di sini adalah channel pertama yang mencapai satu juta subscriber di YouTube. Hei, ini Fred. Kalau mereka belum unsubscribe sampai sekarang, berarti mereka pantas dapet sejuta dolar.
Kalian sekarang nonton video Fortnite, tapi dulu kita nonton video Call of Duty. Iya! Orang-orang ini yang menguasai YouTube 15 tahun lalu.
Chad adalah salah satu pendiri YouTube. Nggak ada yang lebih legendaris dari itu. Aku yang bikin panggungnya, dan mereka yang bawa bakatnya.
Tanpa para kreator ini, aku nggak bakal ada di posisi sekarang. Jadi untuk merayakan kami mencapai 500 juta subscriber, ini caraku buat membalas mereka yang menginspirasiku.
Kalau kamu nggak bikin YouTube, sekarang aku mungkin kerja di Walmart.
Oke, ayo mulai. Ganti lantainya!
Di depan kalian ada lima Lamborghini… Salah satunya terbuat dari kue. Oh, keren sih!
Untuk bisa lanjut, cukup pilih salah satu Lamborghini yang asli. Oh. Mereka langsung jalan. Bahkan aku belum selesai ngomong. Tapi hati-hati pilih posisinya, karena kalau kamu memilih Lamborghini kue, kamu bakal tereliminasi.
Nomor lima kelihatan kayak kue! Lima jelas kelihatan kayak kue. Ya, nggak? Aku pilih tiga. Tunggu. Tiga bukan kue? Pasti nomor empat! Nomor empat.
Bro, aku nggak bisa bedain. Aku juga nggak bisa. Nggak kelihatan bedanya. Empat. Empat. Kayaknya nomor empat kue. Iya. Kayaknya nomor dua. Nggak, nomor lima yang kue.
Gimana menurutmu soal nomor tiga? Aku yakin sih, kalau aku… Tiga nggak kelihatan kayak kue? Nggak. Kenapa ngomongnya begitu? Nggak mungkin bisa dibedain. Ada caranya kok. Oh ya?
Jimmy, aku punya Lamborghini merah dan aku aja nggak bisa bedain. Siapa pun yang bikin ini perfeksionis banget. Semuanya kelihatan asli.
Aku nggak ngerti apa-apa soal Lamborghini atau mobil. Iya? Tapi aku ngerti kue. Nomor dua kelihatan menggoda banget.
Ada sesuatu dari pantulan di nomor dua, tempat aku berdiri sekarang, yang bikin aku sangat khawatir.
Nomor empat, Jimmy. Nomor empat. Kenapa berpikir begitu? Kenapa? Kacanya nggak sekinclong yang lain. Pantulan cahayanya nggak sebanyak yang lain. Kacanya kayak nggak pas aja. Oke. Ada yang aneh.
Kita fixed di nomor empat ya? Kayaknya kita pilih nomor empat.
Dan ketika Corridor Digital turun dari tempatnya buat melihat lebih dekat, seseorang memperhatikan… Dan memanfaatkan kesempatan itu.
Oh! Tunggu. Tunggu, dia tukeran sama kamu. Dia ngambil… Oh, nggak apa-apa.
Yang kemudian bikin Roman Atwood mencuri satu posisi, disusul oleh Dude Perfect. Yes!
Nomor empat itu kue. Aku barusan diselamatkan.
…yang kemudian membuat Philip DeFranco ikut mencuri posisi. Oh, gila!
Semua udah yakin sama pilihannya? Iya. Ada yang mau jalur kue?
Oke, sekarang kita cari tahu siapa yang bakal tereliminasi.
Apa nomor dua? Tunggu, tunggu, tunggu! Yang mana? Yang mana? Yang mana sih!?
Nomor lima bukan kue! Pasti nomor dua! Oh, tidak! Oh, tidak, itu nomor empat! Nomor empat! Oh, tidak! Tidak!
Nggak! Kami tahu itu pilihan yang salah, tapi kami udah terjebak di sini!
Kelihatannya lumayan enak sih, jadi aku nggak yakin. Oh, sayang banget! Kalian semua sekarang tereliminasi.
Dan buat kalian yang masih bertahan… Tim kalian untuk game berikutnya sekarang sudah ditentukan. Ganti lantainya! Sekarang kalian semua satu tim.
Kayaknya kalian bisa nebak kalau kita bakal nostalgia sedikit. Tren besar apa lagi yang ikut membentuk YouTube? Slime! Ice Bucket Challenge! Cinnamon Challenge? Ayo masukin!
Kita nggak bisa bikin video YouTube jadul… Tanpa water bottle flip! Yo! Oh, aku jago banget soal itu. Bisa dibilang salah satu tren terbesar dalam sejarah YouTube.
Anak-anakku main bottle flip. Jadi kamu lumayan paham soal ini. Oh, iya. Selama kamu nggak maju ke sana lalu nge-freeze di depan semua orang, harusnya aman.
Dude Perfect punya lebih dari satu miliar view dari trik water bottle flip. Ada saran buat timmu? Aku tadi bilang ke dia, kesalahan terbesar itu kalau botolnya kurang muter.
Satu per satu, anggota tim kalian bakal maju sampai berhasil mendaratkan water bottle flip. Tiga tim pertama… Yang semua 10 anggotanya berhasil mendaratkan botol di meja ini… Akan lolos. Tim terakhir bakal tereliminasi.
Aduh. Kenapa sih? Selalu ada sesuatu, Jimmy. Oke. Mulai!
Ayo, ayo, ayo. Kau bisa, Roman. Oke, siapa yang bakal… Oh! Oke. Yes!
Ayo, ayo, ayo, ayo, ayo, ayo. Oh! Tim hijau mulai ketinggalan. Kamu bisa, Roman. Santai aja.
Bisa! Mantap, mantap! Semua tim sekarang sudah dapat satu poin. Yes! Tim biru memimpin.
Iya! Ayo! Ayo, Casey! Casey, ayo dong. Aku dulu sering nonton vlog kamu. Kamu salah satu inspirasiku.
Jimmy, kamu bikin aku nggak fokus!
Casey, kamu mengecewakan diriku waktu kecil. Kamu pahlawanku dulu. Kenapa sih kamu nggak bisa mendaratkan bottle flip?
Yeah! Nah gitu! Yes! Yes! Ayo, ayo! Ayo, ayo! Yes! Ayo, ayo, ayo. Dan begitulah, tim oranye mengambil alih posisi pertama. Kita lagi panas nih.
Ini Lloyd dari Epic Rap Battles of History. Dulu pas SMP aku sering banget muter lagu mereka. Iya, kita semua juga.
Putarannya lebih banyak. Kamu bisa. Kamu bisa. Ayo… Yes. Mantap. Ayo! Ayo, ayo! Ayo, ayo, ayo, ayo! Tim oranye hampir selesai.
Ini Evan Fong dari Vanoss. Sekarang dia bikin musik. Boleh putar salah satu lagumu? Boleh banget. Putar salah satu lagunya.
Yes. Iya! Yes, yes! Vanoss lagi kesulitan banget sekarang. Putarannya lebih banyak! Lebih banyak! Sedikit lagi. Lebih banyak putaran dari pergelangan tangan.
Yes! Ayo, ayo! Ini bikin stres banget. Oke, Chad! Yes! Mantap, mantap, mantap. Ayo, Chad.
Ayo, ayo, ayo. Tim biru, kalian sekarang di posisi terakhir. Ayo, ayo, ayo, ayo, ayo. Yang terakhir, Ali-A! Ayo dong. Kamu ngecewain.
Nah gitu! Mereka balik lagi ke persaingan sekarang, tapi tim oranye tinggal satu lagi. Lebih kuat, lebih kuat, lebih kuat! Nah gitu! Tim oranye lolos!
Pasta gigi gajah? Ayo! Ayo! Tim oranye lolos! Teruskan! Masih ada dua tim lagi yang bisa lolos! Tim hijau sekarang di angka tujuh! Ayo! Tim pink tepat di belakang mereka!
Kamu nggak apa-apa? Yakin kamu nggak apa-apa? Aman. Oke, bilang aja kalau butuh apa-apa.
Yes! Ayo, ayo, ayo. Eva, kamu harus masukin ini sekarang kalau mau timmu masih punya peluang! Yo, guys. Cepetan dong. Tik tik tik tik! Lebih banyak putaran! Lebih banyak putaran! Eva! Botolnya kurang muter! Nah begitu. Ayo! Kamu bisa. Tim hijau tinggal satu lagi.
Ini lebih stres daripada ngelaporin berita? Yup.
Tim pink tinggal dua lagi. Lebih banyak putaran! Putar lebih banyak! Oh, malah nggak kena meja. Kamu bisa, Devan. Yes! Tinggal satu! Ayo cepat! Sedikit lebih keras. Kamu bisa.
Tinggal satu tim lagi yang bakal lolos. Kamu bisa, Eva. Yes! Ayo, ayo, ayo, ayo! Ayo, ayo, ayo! Bailey! Bailey! Kalau ini masuk, timmu lolos. Kamu pasti bisa!
Oh, aku jago banget soal itu. Ayo! Yes! Yes!
Banyak banget dari kalian yang aku tonton sejak kecil, jadi rasanya sedih lihat kalian kalah. Collins!
Nggak apa-apa. Kami memang belum siap buat ini… Semua bakal baik-baik aja.
Tim biru, kalian tereliminasi. Otot segede itu ternyata sia-sia!
Aku bahkan belum sempat ngelempar! Aku nggak dapat kesempatan.
Sayang banget. Aku waktu kecil nonton kalian. Aku subscribe semua channel kalian selama bertahun-tahun. Kayak sepuluh tahun. Oh, nggak, Fousey! Siapa yang bakal ngerjain orang-orang sekarang?
Ganti lagi lantainya. Aku kasih kalian waktu buat santai dulu.
Tantangan apa lagi yang bakal kalian kasih ke kami? Apa pun itu, kami siap.
Masuk sepuluh besar aja udah luar biasa. Menang rasanya masih susah dibayangin. Kayaknya aku harus waspada sama Ali-A dan Jelly.
Hei semuanya, bisa kumpul di sekitar uangnya? Game berikutnya butuh sedikit persiapan. Masukin tirainya!
Waduh. Suaranya kayak kereta api datang. Apa ini bakal jadi tantangan pendengaran?
Kayaknya mereka bikin suara cuma buat bikin suara aja. Bener nggak sih? Kayaknya mereka lagi ngerjain kita. Dari tadi kami dengar suara-suara aneh.
Merasa terhormat dianggap legenda YouTube. Rasanya kayak reuni SMA yang aneh. Aku masih ingat waktu lima juta subscriber itu udah dianggap luar biasa.
Kamu sekarang punya 500 juta subscriber. Wah. Rasanya gimana, Jimmy?
Rasanya nggak nyata. Jujur aja masih susah dipercaya.
Ini ada apaan sih? Nggak tahu, tapi aku gugup.
Kalian siap untuk game berikutnya? Ayo! Ayo dong. Di balik tirai ini ada ratusan manekin. Apa? Ah!
Saat tirainya dibuka, kalian harus mengidentifikasi lima manekin yang sebenarnya manusia. 15 orang pertama yang memasukkan jawaban dengan benar akan lolos. Dan 15 sisanya akan tereliminasi. Ooh, ayo gas.
Biar sedikit lebih gampang karena ini kan tema nostalgia… Aku bakal memutar Harlem Shake. Dan saat beat-nya masuk, lima manusia itu bakal bergerak sedikit.
Bukannya Harlem Shake itu kena hak cipta? Kami sudah hubungi mereka dan mendapatkan izinnya. Wah!
Ambil posisi! Do the Harlem Shake.
Jadi kalian kerja sama supaya 15 orang ini bisa lolos? Iya. Tentu saja. Semua menyisir searah jarum jam, jadi nggak ada yang memeriksa area yang sama. Tenang aja. Nanti aku kasih nomor yang benar.
Kenapa dia ketawa begitu? Kenapa dia masih ketawa begitu?
Putar Harlem Shake. Ayo mulai! Buka tirainya! Saat beat-nya masuk, lima manekin ini akan bergerak. Kalau kamu memasukkan nomor mereka, kamu lolos. Ingat, cuma 15 orang pertama. Cuma 15 orang pertama. Ayo langsung mulai.
Oke. Ada yang lihat gerakan?
Nggak ada yang kerja sendirian. Mereka membentuk tim dan menyebar untuk mengamati semua manekin.
17? Pergi sana, Rice! Kalian udah dapat berapa? Kami dapat tiga. Kalian dapat tiga? Mereka udah dapat tiga dari lima. Berapa yang kalian dapat? Kalian dapat tiga? Iya.
Guys, belakang dekat dinding. Ada yang keempat. 104. Aku dapat yang itu. Ingat lagu ini? Bro, aku cuma nyomot jawaban dari orang lain. Apa? Yang terakhir apa?
Dengan semua kelompok bekerja sama, nggak butuh waktu lama sampai YouTuber pertama mengunci semua jawabannya.
Yang terakhir, yang terakhir. 104. 42. Selesai. Cek.
Tapi ternyata bukan cuma rekan setim mereka yang mencoba menyalin jawaban.
Tinggal empat slot lagi! 42? Iya! Ayo! Iya! Kita berhasil! Ayo! Ayo, Tay! Oh, nggak!
Kamu bukan satu tim sama mereka? Nggak. Aku lihat mereka masukin nomor 42. Langsung aku masukin juga… hijau!
Aku juga bukan satu tim mereka. Aku nyolong dari mereka. Mereka ngambil tempatmu. Iya, aku lari balik buat ngambil. Kita berhasil, bro. Wah, Jelly juga. Ya ampun.
Tampilkan para manekinnya.
Dia lagi pakai emote Fortnite ke arahmu. Gimana perasaanmu? Parah banget, bro.
Trick shotter nomor satu sepanjang masa. Vlogger nomor satu sepanjang masa. Banyak banget legenda lama yang tumbang.
Sebelum kamu pergi, kamu bakal comeback atau menghilang lagi lima tahun? Aku cabut, bro. Yah, berarti kita ketemu lagi lima tahun lagi.
Aku dulu sering banget nonton vlogmu. Smile More udah nggak ada. Aku dulu pengen masuk FaZe Clan. Kalian udah nggak ada. Clout Gang juga. Bro, itu masa kecilku. Kalian benar-benar pergi begitu aja? Wah, itu berat sih.
Selamat tinggal, semuanya. Semuanya. Luar biasa. Tipis. Hampir. Tapi seru. Memang seru.
Tim Vanoss. Kami semua keluar sekarang. Aku tim Vanoss daripada Speedy, aduh! Bahkan Casey juga… Casey, nggak! Nggak! Nggak! Bukan kamu yang nangis. Aku yang nangis.
Jimmy. Rasanya sedih banget harus pergi, tapi… Aku nggak sedih. Langsung aja ke game berikutnya. Kalian siap? Ayo, baby. Ayo!
15 besar. 15 besar. Itu yang aku bilang. Iya, kita masuk 15 besar. Kita masuk 15… kita masuk 15 besar. 15 besar.
Apa yang terjadi? Dia dorong aku keluar! Gitu aja? Keluar. Dah.
Yo! Tapi kamu kan memang sudah tereliminasi. Iya, tapi aku lagi coba nyelinap masuk. Astaga. Kayaknya dia ketahuan. Oke. Ya udah. Sampai jumpa nanti. Oke. Dadah. Aku sayang Ibu.
15 besar. Gimana rasanya? Bagaimana kalau kita eliminasi sembilan orang lagi? Bawa masuk!
Apa itu? Apa? Ya ampun. Ini mulai nih. Aku rasa ini bakal soal menghafal pola lantai. Aku stres!
Game berikutnya adalah Floor Is Lava. Keren banget. Kalian tahu aturannya. Kalau menyentuh lava, langsung tereliminasi. Tapi ada satu twist. Aku butuh kalian memborgol diri menjadi kelompok berisi tiga orang.
Bro… Apa? Memilih tim sepenuhnya terserah kalian. Tapi itu bisa menentukan nasib kalian di game ini.
Aku pilih Ali. Pasti. Aku cocok sama kalian. Oke. Iya. Aku ikut. Kita bertiga aja. Kita satu tim. Kita satu tim. Iya. Aku rasa kamu kapten tim. Mau di tengah? Aku rasa aku kapten tim. YOLO. YOLO.
Posisi borgol sudah ditentukan. Setiap tim akan mendapat dua lingkaran ini. Berdiri di satu lingkaran, letakkan lingkaran lainnya, lalu terus begitu sampai ke seberang. Dan kalau kapan pun kalian menyentuh lava, seluruh tim langsung tereliminasi.
Ingat seberapa besar tren ini dulu? Kami main ini waktu kecil. Kayak naruh bantal di lantai.
Mari bahas hal yang semua orang perhatikan. Kenapa mereka pakai helm? Kamu tadi sempat jatuh. Iya, aku tadi jatuh, tapi aku baik-baik aja.
Kamu pernah bikin video Floor Is Lava. Iya! Berapa tahun lalu? Sekitar 6 atau 7 tahun lalu. Iya.
Dua tim pertama yang sampai ke sisi ini tanpa menyentuh lava akan lolos. Tiga. Dua. Satu. Mulai!
Kalau salah satu anggota timmu menyentuh lava, seluruh tim tereliminasi. Tim Philip DeFranco bergerak ke satu lingkaran bersama-sama, mendorong lingkaran berikutnya ke depan lalu berpindah.
Ali benar-benar menggendong rekan setimnya di punggung. Ini gila. Kelihatannya tim Marques mencoba bergeser. Ke kiri sekarang. Apa strategi ini bakal berhasil?
Jangan terlalu cepat sampai malah bikin tim lain menang duluan. Kita bisa santai sedikit. Iya, iya. Santai aja, santai.
Nggak, nggak, nggak. Makasih, makasih, makasih, makasih. Kamu aman, kamu aman, kamu aman.
Mereka memimpin. Ya ampun, kalian hampir sampai. Jangan sampai gagal sekarang. Hei, yang di belakang. Kalian harus menyusul. Lakukan sesuatu yang nekat. Linus dan Marques! Sekarang juga, jalan!
Tim Marques dan Jacksfilms tertinggal jauh. Ayo, iya! Kita dapat tim pertama. Tim berikutnya yang menyebrang masih akan lolos ke tantangan berikutnya.
Tim Jelly dan tim Coby bersaing ketat. Ayo. Kita bisa. Kita bisa. Tipis banget. Siapa yang bakal ikut lolos? Jelly! Kamu mau lompat?
Tunggu, tunggu. Aku nggak tahu siapa tadi. Setelah melihat rekaman… Di iPad ini, aku punya tim yang menyebrang lebih dulu. Dan seperti yang kalian lihat. Iya. Ali-A berhasil menyebrang. Dan Chad juga tanpa sengaja menyentuh lava.
Apa? Kita berhasil! Tidak. Salah satu pendiri YouTube sendiri telah tereliminasi. Ganti lantainya.
Maaf, guys. Kalian tereliminasi. Oh, ya ampun. Semoga beruntung, semuanya. Semoga beruntung. Menangkan sejuta dolarnya! Banyak nama besar.
Kalau ada masalah teknis, sekarang kita tamat. Iya, iya.
Sebelum kamu pergi, aku cuma mau bilang terima kasih karena sudah menciptakan platform yang luar biasa.
Terima kasih. Makasih banyak. Dia lumayan keren.
YouTube memungkinkan setiap orang di sini mengubah hidup mereka dan terhubung dengan miliaran orang di seluruh dunia. Dan karena kamu, kami ada di sini dan bisa membuat video seperti ini. Terima kasih. Hati-hati.
Dia hebat. Dia yang hebat. Terima kasih, Jimmy. Terima kasih, semoga beruntung!
Aku datang ke Motrin Recharge Lounge, alias tempat semua peserta yang tereliminasi berkumpul, untuk memberi tahu bahwa mereka akan berperan dalam game terakhir.
Gimana menurut kalian soal Motrin Lounge? Keren, santai. Asyik banget.
Aku tahu kalian sudah tereliminasi, tapi berkat teman-teman kami dari Motrin, mereka membuat Motrin Recharge Lounge supaya semua orang bisa beristirahat dan memulihkan diri. Dan itu bagus karena aku butuh kalian mengisi tenaga lagi karena kalian akan kembali untuk tantangan terakhir.
Apa? Oh.
Semua yang tereliminasi akan kembali untuk tantangan terakhir. Kalian akan punya kesempatan menentukan siapa yang akhirnya menang.
Apa? Gila banget.
Di titik ini aku rela melakukan apa aja demi sejuta dolar. Aku udah sejauh ini.
Terima kasih, Motrin. Kalian istirahat dulu, dan sampai jumpa di akhir video.
Oke. Terima kasih.
Sekarang tinggal enam finalis, tapi nggak semua legenda YouTube bisa ikut di video ini. Jadi aku menghubungi Sidemen dan membiarkan mereka memilih tantangan berikutnya.
Ya ampun. Oh! Apa kabar, legenda?
Dengar, waktu mereka mengirim klip ini, KSI masih di Sidemen. Aku tahu dia baru keluar. Aku juga nggak tahu harus gimana, jadi aku abaikan aja dan tetap pakai klipnya.
Sekarang kami semua ingin melihat kalian makan keripik terpedas di dunia.
Nggak!
Untuk game berikutnya, akan ada satu orang di masing-masing sisi podium ini. Salah satu dari kalian akan memilih antara memakan keripik pedas atau keripik yang tidak pedas. Dan orang di sisi seberang, kalau berhasil menebak dengan benar keripik mana yang kamu makan, dia lolos dan kamu tereliminasi. Kalau tebakannya salah, kamu yang lolos dan dia yang tereliminasi.
Bagaimana cara menentukan siapa yang makan dan siapa yang menebak?
Pertanyaan bagus. Orang dengan upload publik tertua di channel YouTube-nya adalah May.
Iya! Maksudnya apa tuh?
May, kamu mau sisi yang mana? Mau makan keripiknya atau mengamati orang yang makan keripik?
Aku mau makan keripiknya.
Ayo maju ke depan. Dan sekarang, kamu harus pilih salah satu dari lima peserta ini. Antara kamu atau dia yang bakal pulang.
Ali-A. Ali-A.
Kenapa pilih aku? Aku perlu tahu alasannya.
Aku pilih kamu karena kamu ada di tengah.
Kamu pilih dia cuma karena dia ada di tengah? Iya.
Dan sementara yang lain membalik badan, May bakal memutuskan apakah dia benar-benar mau makan keripik pedas ini. Tingkat kepedasannya lebih dari dua juta unit Scoville.
Oke. Baiklah, semuanya balik badan lagi. Silakan dimakan.
Astaga. Ya ampun. Dia ngambil gigitan yang gede banget. Oke. Dia makan keripik pedas atau yang nggak pedas?
Astaga. Ya ampun. Kamu terus ngelirik ke tempat lain. Satu-satunya petunjukmu ada di sini. Lihat wajahnya. Ada yang bisa kamu baca nggak?
Mukanya datar banget. Tapi kelihatannya dia lagi berjuang.
Secara mental?
Kelihatannya dia terlalu fokus buat kelihatan seolah itu bukan keripik pedas.
Oh ya?
Aku bakal pakai logika aja karena aku nggak bisa baca apa-apa dari dia. Dia makan yang nggak pedas.
Jawaban terakhirmu yang nggak pedas. Aku…
May, itu memang keripik yang nggak pedas?
Iya. Dia benar! Dan aku keluar. Yes.
Ali-A lanjut, dan May tereliminasi. Makasih udah ikut.
Terima kasih!
Upload tertua berikutnya milik Cute Girls Hairstyles. Ya ampun. Satu generasi cewek dulu belajar nata rambut dari dia.
Kamu mau jadi penebak? Atau duduk di kursi panas? Secara harfiah.
Aku nggak mau makan itu. Nggak mau makan? Nggak.
Oke kalau gitu ke sini. Berarti kamu yang pilih siapa dari mereka yang harus makan.
Jelly tadi bilang dia suka makanan pedas ya? Aku nggak masalah sih. Dia nggak masalah. Oh iya. Jawaban yang santai banget tuh.
Oke, kamu harus pilih. Jelly. Gas aja. Oke. Lihat dulu keripik yang mana.
Oke, kalau udah siap. Saatnya pertunjukan Jelly.
Oke. Dia baru aja makan satu keripik utuh. Dan sekarang dia lagi ngamatin setiap ekspresi di wajahnya buat cari petunjuk, sambil terus natap matanya.
Oke, aku jadi bikin suasananya agak aneh sih. Kamu nggak keringetan. Nggak nangis juga.
Setiap gerakan kecilmu bisa memengaruhi keputusannya. Ada yang mau kamu bilang ke dia?
Jujur aja, aku memang pengen duduk di kursi ini.
Jadi dia ngasih apa yang kamu mau? Iya. Tapi aku juga dapat yang aku mau. Dan aku dapat konten video. Jadi semua menang.
Menurutmu dia lagi ngerjain kamu?
Maksudku, kalau dia makan yang pedas dan nggak bereaksi sama sekali… berarti dia jago banget.
Mau dikunci jawabannya? Aku nggak tahu.
Menurutku itu nggak pedas.
Nggak pedas. Yang kamu makan yang mana?
Pedas. Serius? Iya. Apa? Gila.
Itu pedas banget. Pedas banget. Aku kayak mau mati. Sekarang boleh minum susu nggak?
Boleh. Silakan. Oke, aman. Aman.
Poker face-mu bagus banget. Salut buat kemampuan aktingmu. Jelly lanjut.
Bro, aku nggak nyangka sih. Kamu tereliminasi. Iya. Maaf ya, guys.
Video tertua Philip DeFranco tahun 2017, sedangkan video tertuamu tahun 2010. Artinya kamu yang milih.
Aduh. Kamu mau makan atau nebak?
Aku bakal suruh temanku Phil yang makan keripiknya.
Oh serius? Oke Phil, maju. Kenapa kamu lebih milih dia yang makan daripada kamu? Kamu menyerahkan nasibmu ke dia.
Aku nggak mau ngalamin apa yang lagi dia alamin. Iya. Aku lagi menderita nih.
Oke, semuanya balik badan dan hadap ke sini. Kasih tahu kalau udah.
Oke. Cepat juga. Wow. Satu tempat terakhir di babak final ditentukan sekarang.
Wah, dia langsung gas. Kelihatannya pedas tuh. Aku kasih waktu buat ngunyah dulu. Oke. Biar meresap dulu.
Kamu pernah coba susu cokelat Feastables? Belum. Menurutmu Feastables gimana?
Aku malah jadi pengen. Aku belum makan keripik.
Oke. Ada susu cokelat Feastables. Oh, oke. Bro, kamu harus coba. Ada di situ tuh.
Tunggu, kamu lagi bantu promosi produkku atau lagi berusaha ngerjain dia? Dua-duanya. Aku pernah makan keripik pedas itu.
Napas aja susah. Oke. Napas. Iya. Panaa.
Jadi pas dia ngelakuin itu, apa yang kamu perhatiin? Dia terus nutup mulutnya.
Matamu berkaca-kaca, bro. Oh iya. Coba tatap matanya. Tapi kamu nggak terlalu keringetan.
Aduh, aku nggak bisa nebak. Coba abaikan semua gangguannya. Tadi ada keripik yang dimakan dan ternyata nggak pedas. Terus ada yang pedas.
Jadi instingku bilang kamu nggak makan yang pedas. Jawaban terakhirku. Aku yakin kamu makan… Keripik biasa.
Keripik pedas. Dan kamu lagi kepedesan sekarang? Nggak. Aku pernah ikut Hot Ones, bro. Ini gampang.
Pedas sih. Oh. Phil. Aku suka pedas. Aku harus ngerasain pedasnya. Ya ampun.
Oke. JC. Nggak pakai susu? Nggak. Aman. Wow, lihat tuh.
Dan kalian bertiga bakal bertanding di babak final untuk memperebutkan satu juta dolar buat salah satu fans kalian. Gila.
Kalau aku berhasil menangin satu juta dolar itu, aku pengen balikin ke komunitasku lewat perlengkapan gaming, konsol game buat mereka yang kurang beruntung.
Aku rasa aku bakal ambil 20 ribu dolar lalu bagi ke 50 orang.
Aku bakal bikin ulang seluruh video yang kita lakuin sekarang ke dalam video game, terus biarin komunitasku bertarung di sana. Mungkin kasih hadiah 50 ribu dolar tiap ronde.
Siap buat pertandingan satu juta dolar? Ya ampun. Siap. Aku siap banget.
Gimana kita bisa bernostalgia tanpa main game terbesar dalam sejarah YouTube? Game yang memulai karierku. Game yang memulai karier banyak orang.
Apa? Masukin! Apa? Minecraft.
Di game ini kalian punya akses ke material bangunan Minecraft tanpa batas. Oh ya ampun.
Minecraft adalah game paling populer di dunia dan juga video pertamaku di channel ini. Game ini membentuk platform ini jadi seperti sekarang.
Berapa banyak video Minecraft yang pernah kamu bikin? Mungkin 2000. Kalau kamu? Mungkin 2000 juga. Kalau kamu? Nol. Oke, baiklah.
Kalian punya waktu satu jam buat bikin rumah Minecraft terbaik yang bisa kalian buat, lalu kita bakal panggil kembali semua YouTuber yang sudah tereliminasi buat memilih bangunan terbaik. Siapa pun yang dapat suara terbanyak bakal memenangkan satu juta dolar untuk fansnya.
Oke. Tiga. Dua. Satu. Mulai membangun.
Ambil lima sekaligus. Wow. Phil langsung gerak cepat.
Aku punya ide. Aku mau bikin rumah pohon. Itu bakal keren banget. Kamu pengen orang yang masuk ke dalamnya juga merasa nyaman.
Dan jangan lupa lihat peti kalian. Kalian punya meja crafting. Ini semua isi peti mereka. Ada pagar. Ada bunga juga.
Sekarang semua benar-benar fokus sama bangunan mereka, tapi jujur aja, semuanya masih jauh dari selesai.
Oh nggak, nggak. Maaf, maaf, maaf. Oh nggak. Oh nggak. Oh nggak.
Sekarang jadinya begini? Aku bisa tendang pintumu terbuka. Tunggu, kamu nggak… Kamu nggak punya apa-apa. Aku santai. Aku santai. Kamu nggak punya apa-apa. Satu juta dolar dipertaruhkan.
Mungkin kita tambahin semak mawar. Anakku pasti senang. Bukan cuma karena ini Minecraft, tapi karena dia juga suka berkebun.
Aku suka main bareng anak-anakku. Mereka jauh lebih jago dariku dan selalu bilang, "Ayah…"
Aku meremehkan berapa lama waktu yang dibutuhkan cuma buat nyusun blok-blok ini.
Setengah waktu sudah habis. Bangunan Ali mulai terbentuk. Phil punya benteng. Dan Jelly… mungkin punya pohon. Aku nggak tahu sebenarnya Jelly lagi bikin apa.
Jujur aja. Aku juga nggak tahu itu apa. Jujur aja. Aku juga nggak tahu. Itu kabar bagus. Oke. Iya.
Dan sementara mereka lagi membangun rumah… CEO YouTube punya kejutan buatku. Kita balik lagi sebentar. Neal.
Jimmy, senang ketemu kamu. Kami punya kejutan spesial buat merayakan 500 juta subscriber. Siap lihat? Ayo. Iya. Aku siap. Oke, kita lihat.
Wah! Astaga. Dan warnanya juga warna kita. Keren banget. Betul. Iya.
Makasih, makasih. Dan tentunya, terima kasih buat kalian semua yang sudah subscribe. Sebenarnya banyak banget yang pengen aku bilang, tapi nanti aja di akhir video. Sekarang, ayo lihat siapa yang menang.
Waktunya terus berjalan. Sesuatu yang lumayan jadi itu lebih baik daripada sesuatu yang nggak selesai sama sekali.
Para YouTuber, kalian punya waktu lima menit lagi.
Ini Jimmy si Lebah kecil. Oh! Ini rumah si lebah. Kalau kamu bikin rumah biasa, bakal lebih susah buat menonjol.
Jelly, punyamu keren banget! Serius? Iya, bagus kok, bro. Aku agak khawatir sih.
Punyaku sama Phil mirip banget. Punyanya Jelly unik. Kayaknya semua tergantung selera masing-masing.
Semuanya, waktu kalian tinggal satu menit. Salah satu bangunan ini bakal memenangkan satu juta dolar buat para subscribernya. Astaga.
Begitu timer nyentuh nol, nggak boleh naruh blok lagi, nggak boleh pasang apa-apa lagi, nggak boleh gerak-gerak lagi. Nggak boleh apa-apa.
Sepuluh! Sembilan! Delapan! Tujuh! Enam! Lima! Empat!
Di awal video ini ada 50 YouTuber yang dulu kita tonton waktu kecil, tapi sekarang tinggal tiga, dua, satu. Stop! Nggak boleh sentuh apa-apa lagi.
Aku selesai. Bangunannya final. Ayo panggil semua YouTuber yang udah tereliminasi buat voting.
Nggak tahu deh, kayaknya aku nggak bakal menang. Menurutmu siapa yang bakal menang? Kayaknya itu. Wah. Iya.
Siapa lagi yang lebih cocok kasih suara pertama selain CaptainSparklez? Bisa dibilang YouTuber Minecraft paling terkenal sepanjang masa! Tekanan banget jadi yang pertama.
Kira-kira udah berapa jam kamu main Minecraft? Mungkin setahun. Berarti kamu lebih dari cukup buat jadi juri rumah Minecraft. Udah lihat banyak sih.
Ayo ke sini. Kita mulai dari Jelly.
Selamat datang di bangunan Minecraft-ku. Yang ini rumah pohon. Oke. Iya, ada pintu masuknya. Jadi misalnya ada rubah… Iya. Atau tupai yang mau naik ke pohon, kita punya tangga cantik dengan pintu masuk di samping.
Sekarang kita dengar dari Ali-A.
Ada pohon di kedua sisi, beberapa tanaman di luar. Dan kalau masuk ke dalam, kita bisa tutup pintunya… Oh, iya! Biar monster tetap di luar sementara kita aman di dalam sampai malam lewat. Lalu setelah monsternya pergi, kita buka lagi.
Dan sekarang Philip DeFranco. Siap. Yang pengalaman Minecraft-nya paling sedikit. Kamu pernah main Minecraft sebelumnya?
Jadi sebenarnya itulah alasan kenapa bangunannya begini. Total mungkin aku cuma punya sekitar 40 jam bermain. Anakku suka banget ngeledek aku. Dia marah waktu aku pakai jenis kayu yang salah. Jadi bangunan ini benar-benar buat dia. Bisa dibilang ini bangunan pertama kami bareng.
Ini keputusan yang susah. Aku terkesan. Bangunan mana yang paling kamu suka?
Menurutku struktur bangunan Ali-A paling mengesankan. Iya! Satu poin buat Ali-A.
Dan saat makin banyak YouTuber memberikan suara…
Philip DeFranco. Aku pilih rumahnya Ali-A. Satu suara buat Ali! Oh iya, Phil. Aku pilih rumahnya Ali-A. Aku pilih Phil. Aku pilih Ali. Aku pilih Phil. Suaraku buat Ali.
Kelihatannya sebagian lebih suka struktur bangunan yang dibuat Ali. Itu arsitektur Minecraft banget. Suaraku ke sana. Kamu pilih Ali-A? Iya.
Yang lain suka karena ada cerita tentang anaknya Phil. Aku harus pilih yang bikin baper, bro. Itu berarti banyak buat aku. Aku juga pilih Phil. Ceritanya itu loh, menyentuh banget. Kamu bikin ini buat anakmu dan nanti dia bakal lihat video ini.
Menurutku, dari ketiga bangunan ini, aku suka Jelly. Jadi Jelly. Kamu yang pertama milih aku, bro! Iya. Kamu dapat suaraku. Makasih, bro. Oke.
Dari 31 suara, Jelly dapat satu. Jadi jujur aja Jelly, kamu mungkin bisa langsung pulang bareng mereka.
Hei, santai dulu Jimmy. Biar aku tetap sampai akhir. Oke.
Aku mikir, oke, aku harus bikin sesuatu yang unik supaya menonjol. Mereka udah voting. Aku tahu, tapi… Aku… Aku bakal kasih tahu mereka! Dan ternyata nggak berhasil.
Tapi Phil dan Ali-A nyaris imbang. Aku harus kasih ke Ali-A. Aku pilih Phil. Ali-A pasti menang ini, tapi aku kasih suara ke Philip. Ali-A. Aku langsung aja dan harus pilih Philip. Ali-A. Aku harus pilih Ali. Maaf ya Jelly. Maaf, maaf!
Bunga ungu itu yang pertama kali aku lihat, dan bunga ungu mengingatkanku sama kucingku, Nyla, yang baru aja meninggal. Aku suka bangunanmu dan aku pilih kamu.
Aku lihat pohon dengan obor yang bakal kebakar, rumah tanpa pencahayaan yang bakal bikin zombie muncul dan membunuh penghuninya, lalu yang ini yang berfungsi. Aku pilih Phil.
Aku pilih rumahnya Ali-A. Rumah Phil paling besar, jadi gampang buatku. Aku pilih Phil. Dan setelah semua suara masuk…
Aku nggak mendukung tindakan ini. Oke, hasilnya sudah ada! Pemenang satu juta dolar adalah… bukan Jelly. Kamu dapat, kayaknya, hampir nggak ada suara. Maaf ya.
Makasih udah ngundang, Jimmy. Kalian lawan yang luar biasa. Makasih. Aku suka rumah kalian berdua.
Aku sama sekali nggak tahu siapa yang bakal menang. Tapi pemenangnya adalah salah satu dari kalian berdua. Satu juta dolar buat para subscriber kalian. Semoga beruntung! Semoga beruntung.
Pemenang satu juta dolar untuk subscribernya adalah… Philip DeFranco! Apa?
Astaga, astaga! Ayo! Philip! Philip! Philip! Philip! Oh ya ampun! Aaaah!
Gila. Aku nggak nyangka ini bisa terjadi. Aku juga nggak nyangka. Aku hampir tereliminasi di tantangan pertama. Iya!
Gimana kamu bakal membagikan satu juta dolar itu ke para subscribermu? Kami bakal kasih 20 ribu dolar ke 50 orang. 20 ribu dolar, 50 orang!
Hei guys, sebelum kalian keluar dari video ini, aku pengen bilang sesuatu dari kamar masa kecilku. Sebelum punya 500 juta subscriber, dulu aku bahkan punya nol subscriber. Di sinilah aku membuat channel-ku, dan sebagian alasan kenapa aku ingin membuat video ini adalah untuk memberikan penghormatan kepada para YouTuber legendaris yang datang sebelum aku. Karena waktu aku masih kecil di kamar ini, banyak dari kreator tadi yang aku tonton setiap hari.
Dan aku cuma ingin sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada 50 kreator yang sudah datang. Kalian semua luar biasa, semuanya baik banget, dan aku sangat berterima kasih kepada kalian.
Dan aku juga ingin bilang terima kasih ke kalian semua yang menonton video-video ini. Karena tanpa kalian yang nonton, aku nggak akan bisa bangun sumur di berbagai negara, memberi makan orang yang butuh. Aku nggak akan bisa melakukan semua hal baik.
Bahkan kalau yang menonton cuma segelintir orang, bahkan kalau sebagian besar dari kalian pergi dan cuma tersisa sepuluh orang yang mendengarkanku… Aku tetap bakal terus bikin YouTube. Aku benar-benar cinta ini lebih dari yang bisa kalian bayangin. Aku sangat bersyukur punya penonton sebanyak ini.
Sebagai penutup, aku cuma ingin bilang aku nggak akan pernah menganggap kalian sebagai hal yang biasa. Dan… makasih udah nonton.
Artikel diterbitkan
