Manusia vs Hewan: Tujuh Tantangan dari Tarik Tambang Melawan Singa hingga Cheetah Melawan Mobil Formula E

Buka di YouTube ↗
Ringkasan

Video ini dibuka dengan sederet pertanyaan: siapa yang lebih cepat, cheetah atau salah satu mobil tercepat di dunia? Bisakah manusia mengalahkan beruang dalam pertarungan? Bisakah harimau mengalahkan pelompat tinggi pemegang rekor dunia? Pembawa acara, Jimmy (MrBeast), menyusun tujuh tantangan yang mengadu manusia dengan hewan. Hasilnya tidak seragam. Di beberapa tantangan manusia menang dengan meyakinkan, di tantangan lain manusia kalah telak, dan tantangan pamungkas, cheetah melawan mobil, ditutup dengan pesan tentang semakin sedikitnya cheetah di alam liar.

11 menit baca

Tarik tambang: pria terkuat di dunia melawan singa 230 kilogram

Tantangan pertama mempertemukan Brian, yang diperkenalkan sebagai pria terkuat di dunia, dengan seekor singa seberat 230 kilogram dalam permainan tarik tambang. Di awal, singa itu justru menahan Brian. Pembawa acara terkejut melihat kekuatannya, apalagi video menampilkan rekaman Brian menarik pesawat sungguhan, sementara di sini ia nyaris tak mampu menggeser singa.

Di tengah pertandingan, singa itu sempat berbalik arah. Para penonton menduga singa sedang berusaha membuat Brian kelelahan. Brian mulai kesulitan, tetapi ia terus menarik hingga jarak yang tersisa tinggal sekitar satu meter, lalu dinyatakan menang. Ketika ditanya apakah ia senang, Brian tidak banyak bicara, dan pembawa acara memutuskan tidak mendesaknya.

Lompat tinggi: pemegang rekor dunia melawan harimau

Tantangan kedua mempertemukan Darius, pemegang Guinness World Record lompat vertikal. Pembawa acara menyebut tak satu pun dari 8 miliar manusia yang hidup bisa melompat lebih tinggi darinya. Lawannya adalah seekor harimau. Untuk memancing harimau melompat, tim menggunakan daging. Darius tampak percaya diri dan bercanda bahwa berapa pun tinggi lompatan harimau, ia akan menyamainya.

Setelah harimau melompat, pembawa acara menaikkan taruhannya. Ia mengatakan tidak akan memasang target di 10 kaki 9 inci, melainkan di 12 kaki 3 inci, tepat 1 inci lebih tinggi dari rekor Guinness Darius. Jika Darius menyentuh target itu, ia bukan hanya mengalahkan harimau tetapi juga mencetak rekor dunia baru. Pembawa acara sendiri mengaku hampir tidak percaya hal itu mungkin dilakukan manusia. Darius berhasil menyentuhnya. Reaksinya justru datar: ia merasa masih bisa melompat lebih tinggi. Skor sementara menjadi dua kemenangan untuk manusia, dan pembawa acara berkomentar bahwa hewan harus mulai menang.

Arena banteng: membawa tas uang sambil dikejar tiga banteng

Tantangan ketiga digelar di arena banteng bersama Bubba, seorang penunggang banteng. Tiga banteng dilepas ke arena, masing-masing disebut berbobot sekitar 700 kilogram. Bubba harus membawa sebanyak mungkin tas uang ke sisi seberang arena. Setiap dolar yang masuk ke ember dalam tiga menit menjadi miliknya.

Banteng-banteng itu langsung mengejar Bubba begitu gerbang dibuka. Topinya sempat jatuh, dan ada momen ketika banteng nyaris mengenai kepalanya. Banteng juga sempat berlari ke arah tim kamera, yang membuat pembawa acara panik. Yang paling disorot adalah sikap Bubba: ia tertawa sambil dikejar, dan tampak seperti sengaja menakut-nakuti banteng. Video menyisipkan peringatan agar penonton tidak mencoba hal ini kecuali profesional. Bubba menyelesaikan tantangan dengan relatif mudah dan memenangkan $50.000. Ia berencana memakai uangnya untuk membeli truk baru.

Pegulat sumo atau beruang grizzly: pilihan Nick

Tantangan keempat diberikan kepada Nick, yang sebelumnya muncul di video lain saat berlomba melawan Noah Lyles, manusia tercepat di dunia. Menurut pembawa acara, Nick tetap kalah meskipun diberi keunggulan satu mil. Kali ini ia diberi "kesempatan kedua" yang lebih berbahaya. Di depannya diletakkan uang tunai $100.000 yang nyata. Untuk memenangkannya, Nick harus bertahan satu menit di ring melawan salah satu dari dua lawan: Ramy, pegulat sumo profesional seberat 230 kilogram, atau Tom, seekor beruang grizzly. Pembawa acara mengingatkan bahwa beruang itu bisa mencabik-cabik manusia biasa dengan mudah.

Ketika beruang mulai bergerak dan mendekat, Nick langsung memilih Ramy. Pembawa acara menghadirkan pelatih sumo sungguhan untuk mempersiapkannya, misalnya dengan menekuk lutut dan menggeser kaki. Aturannya, Nick harus bergulat selama satu menit tanpa terdorong keluar dari lingkaran merah. Jika terdorong keluar sebelum waktu habis, ia kehilangan semuanya.

Nick bertahan lebih lama dari dugaan. Ia melewati 15 detik dan 20 detik sambil sebagian besar hanya memeluk Ramy. Ia sempat berteriak bahwa Ramy mencekiknya, sementara para penonton menilai Ramy sebenarnya hanya bermain-main dengannya. Di detik-detik terakhir, saat hitungan mundur memasuki tiga, dua, satu, Nick terdorong melewati garis sebelum waktu habis. Pembawa acara mengejek bahwa Nick kini kalah dari manusia tercepat sekaligus dari pegulat sumo terbaik di dunia, lalu memberikan $10.000 kepada Ramy atas kemenangannya.

Lomba melukis: komedian Trevor Wallace melawan gajah

Pembawa acara menyebut tantangan berikutnya sebagai mungkin yang terberat di seluruh video. Komedian Trevor Wallace diadu dengan Isla, yang diperkenalkan sebagai gajah pelukis terbaik di dunia. Keduanya diberi waktu sepuluh menit untuk melukis apa saja. Lukisan yang dinilai lebih bagus akan dipajang di museum seni sungguhan.

Persiapannya tidak mulus. Gajah sempat makan rumput, dan Trevor mengaku ditampar dengan telinga gajah. Lukisan gajah disembunyikan sampai akhir karena ini pertama kalinya kanal tersebut menampilkan gajah yang melukis. Trevor diminta Jimmy melukis "sekolah besar" dan memulai dengan warna kuning tembaga. Sepanjang lomba ia mengeluh soal fasilitas, meminta Feastables dan wig Bob Ross, lalu menyebut gumpalan kuning di kanvasnya sebagai mobil G-Wagon. Di menit terakhir ia sendiri mengakui hasilnya sangat buruk, termasuk bagian yang seharusnya bata tetapi malah terlihat seperti jendela. Di sisi lain, pawang menyebut ada satu gerakan khas yang selalu dilakukan Isla di semua karyanya.

Penilaian dilakukan oleh seorang profesional yang disebut berpengalaman lebih dari 30 tahun, dengan skala 1 sampai 10. Lukisan Trevor mendapat nilai 2. Juri menyebutnya terasa kekanak-kanakan, seolah pelukisnya sedang mencoba menghubungi jiwa anak dalam dirinya. Trevor sendiri menyebut lukisan gajah seperti "badut muntah". Namun juri mengaku merasakan banyak kebahagiaan dalam lukisan itu dan menilainya jujur terhadap diri pelukisnya. Isla mendapat nilai 8. Sesuai janji, lukisan Isla dipajang di museum, dan pembawa acara bertanya-tanya apakah para pengunjung sadar karya itu dilukis seekor gajah.

Petak umpet semalaman: tentara elit melawan anjing pelacak

Tantangan keenam mempertemukan sekelompok tentara yang disebut paling canggih di planet ini dengan anjing pelacak, termasuk Odin, yang disebut salah satu anjing pelacak terbaik. Lokasinya sebuah tempat rongsokan mobil yang luas. Para tentara diberi waktu sepuluh menit untuk bersembunyi. Jika ada yang bisa menghindari anjing sampai pagi, mereka akan membagi $50.000. Ketika ditanya berapa lama para tentara akan bertahan, salah satu pihak memperkirakan sekitar lima menit. Pembawa acara juga mengaku akan terkejut jika ada yang bertahan sampai pagi, karena anjing-anjing itu dilatih sejak lahir untuk mencari manusia.

Strategi para tentara beragam. Sebagian besar berlari zigzag dan menggosokkan badan ke sebanyak mungkin mobil untuk menyamarkan bau. Johnny membuat pengalihan dengan cara itu, sementara Carlos menceburkan diri ke sungai untuk menghilangkan jejak baunya. Pola umumnya adalah membuat pengalihan untuk anjing, lalu bersembunyi di dalam mobil. Satu orang mengambil jalan berbeda: ia memanjat satu-satunya pohon di area itu, setinggi sekitar 15 meter. Ia yakin anjing tidak akan menciumnya karena area itu berangin dan ia tidak berada dekat tanah.

Pawang anjing menjelaskan bahwa hidung anjing akan terangkat saat menangkap bau, dan menurutnya semakin panjang moncong anjing, semakin banyak indra penciumannya. Ia juga menekankan bahwa karena areanya sangat luas, anjing harus secara sistematis membedakan bau manusia yang sedang bersembunyi dari bau orang yang sekadar lewat sebelumnya.

Orang pertama ditemukan di dalam sebuah mobil. Pembawa acara terkesan karena menurut perkiraannya anjing bernama Sage sudah memeriksa sekitar 400–500 mobil, dan satu-satunya mobil yang ia gonggongi ternyata memang berisi orang. Tim pencari kemudian membagi area menggunakan peta, dan Sage kembali menemukan orang kedua di sebuah mobil. Setelah itu, situasinya berbalik. Anjing-anjing sempat berjalan tepat di samping mobil tempat seorang marinir bersembunyi tanpa menemukannya. Para tentara juga memasang jebakan: seseorang melempar kaleng Red Bull ke satu titik sehingga anjing memberi "penemuan palsu", karena bau orang yang pernah berada di sana masih tertinggal meskipun orangnya sudah pergi.

Pencarian berlangsung sepanjang malam. Sekitar pukul 5.30 pagi, saat hari mulai terang, salah satu tentara menyebut masih ada sekitar tiga orang yang belum ditemukan. Sesaat sebelum tantangan diakhiri, satu orang lagi ditemukan bersembunyi di bagian belakang sebuah truk. Ketika waktu habis, dua pemenang keluar dari persembunyian dan berbagi $50.000.

Final: cheetah melawan golf cart, minivan, dan mobil Formula E

Tantangan terakhir mengadu Millie, seekor cheetah, dengan mobil. Pembawa acara menyebut cheetah sebagai hewan darat tercepat di planet ini, begitu cepat sehingga menurutnya manusia butuh mobil balap Formula E untuk bisa bersaing. Karena itu ia menyiapkan tiga kendaraan yang dicoba secara bertahap.

Balapan pertama memakai golf cart, dan hasilnya tidak mengejutkan. Cheetah sudah mencapai garis finis ketika golf cart baru sampai di tengah lintasan. Balapan kedua memakai minivan, yang secara bercanda disebut "salah satu mobil terindah dalam sejarah otomotif". Meskipun pedal gas sudah diinjak sampai mentok, minivan tetap tertinggal jauh. Yang menarik, cheetah berhenti tepat sebelum garis finis. Para penumpang menafsirkannya sebagai cheetah yang mengolok-olok mereka atau kasihan pada mereka, dan pembawa acara menyebut hal semacam ini memang terjadi saat bekerja dengan hewan.

Sebelum balapan melawan mobil Formula E, Millie diberi istirahat agar tidak kepanasan dan tidak terlalu kehabisan napas. Para kru sempat berinteraksi dan mengelus Millie. Mereka menyebut bulunya sangat lembut dan dengkurannya keras, yang diartikan sebagai tanda ia menyukai mereka. Namun Nolan sempat ditegur agar berhenti menyentuhnya karena Millie tidak suka disentuh. Pembawa acara menyatakan bahwa produksi bermitra dengan American Humane Society untuk memastikan semua hewan diperlakukan secara etis selama syuting. Ia juga menyebut hal ini penting baginya karena saat ini tersisa kurang dari 8.000 cheetah di bumi.

Pada balapan terakhir, mobil Formula E melesat melewati cheetah dan menang. Pembawa acara tetap menilai luar biasa bahwa seekor cheetah bisa bersaing dengan mobil yang dipakai di Kejuaraan Dunia Formula E. Ia menutup video dengan perbandingan: menurutnya, ketika mobil pertama dibuat lebih dari seabad lalu, ada lebih dari 100.000 cheetah di alam liar, sedangkan kini jumlahnya kurang dari 8.000. Karena itu, katanya, tugas kita adalah melindungi hewan ini dari kepunahan agar mereka terus menginspirasi manusia untuk melampaui batas. Ia juga menyebut Millie sebagai hewan paling manis yang pernah ia temui.