Memainkan Dinoblade, Game Dinosaurus Menggigit Pedang Melawan Dinosaurus, hingga Tamat

Diterjemahkan dari 日本語

Buka di YouTube ↗
Ringkasan

Dinoblade adalah game aksi tempat dinosaurus mengamuk sambil menggigit pedang di mulutnya. Dalam video ini, sang streamer (dengan suara A.I.VOICE Kotonoha Akane) mengendalikan tokoh utama, seekor Spinosaurus, mengalahkan bos-bos di berbagai wilayah, dan melaju hingga tamat. Sang streamer mengakui bahwa pemahamannya tentang cerita kurang memadai. Meski begitu, ia memuji tinggi pertarungan antardinosaurus yang menggigit senjata, serta keseruan saat berhasil menguasai skill dan parry.

8 menit baca
1:06

Dunia Purba Pascabencana Alam dan Perjanjian dengan Api

Latar ceritanya adalah dunia purba yang telah berubah akibat bencana alam dahsyat. Sang tokoh utama, Spinosaurus, dikejar musuh dan nyaris tewas. Ia lalu mendekati api misterius demi mencari kekuatan. Setelah membuat perjanjian dengan sosok misterius agar bisa bertahan hidup, tokoh utama memulai petualangannya sambil menggigit pedang besar yang menyala-nyala. Di sana muncul dinosaurus lain yang juga menggigit senjata, dan pertarungan bos pertama pun dimulai.

2:09

Dasar-Dasar Pertarungan Lewat Bos Pertama, KIRA - The Exile

Pertarungan bos pertama memperlihatkan alur pertempuran dalam game ini. Sang streamer lebih dulu menyerang dengan serangan jarak jauh berupa jurus isi daya, mengikis darah musuh sebelum musuh mendekat. Setelah musuh masuk ke jarak dekat, ia membalas dengan kombo serangan kuat.

Game ini memiliki sistem adu pedang. Saat terjadi, pemain menekan tombol berulang kali, dan jika beruntung bisa mengincar counter dengan kerusakan besar. Selain itu, jika serangan musuh berhasil ditangkis hingga kuda-kudanya goyah, pemain bisa kembali melancarkan counter. Setelah darah musuh habis, pemain bisa melancarkan serangan penghabisan. Dengan alur ini, KIRA - The Exile berhasil dikalahkan.

2:39

Melawan AXE: Skill Berbasis Cooldown dan Jiwa Bos

Lawan berikutnya adalah dinosaurus berwajah sangar yang menggigit kapak. Karena masih ada jarak, sang streamer lebih dulu menyerang dengan jurus isi daya. Selanjutnya, ia menggunakan jurus pemanggilan yang didapat dari pertarungan bos sebelumnya, serta Tebasan Meteor yang menyerang sambil melompat ke arah musuh.

Menurut sang streamer, serangan dengan skill sangat kuat, tetapi tidak bisa digunakan beruntun karena memakai sistem cooldown. Karena itu, setelah semua skill terpakai, ia mengikis darah musuh dengan serangan biasa dan counter setelah parry.

Dalam pertarungan ini juga diperkenalkan "jiwa bos" sebagai salah satu elemen build. Katanya, jika jiwa bos yang telah dikalahkan dipasang, efek pasif seperti peningkatan kerusakan akan aktif.

3:30

Melawan KASEI - THE TYRANT: Bos Besar yang Bertarung Sambil Menggigit Dinosaurus

Seiring penjelajahan berlanjut, muncul seekor dinosaurus besar. Bos ini bertarung bukan dengan menggigit senjata, melainkan menggigit dinosaurus. Di awal, musuh melompat dan mencoba menghantam ke bawah. Sang streamer pun ikut melompat dan membalas dengan hantaman. Setelah itu, ia langsung melancarkan skill beruntun dan menuntaskan babak pertama.

Babak kedua dimulai dengan adu pedang. Sang streamer mengaku tidak begitu paham mekanismenya, tetapi menilai efek visualnya keren.

Pada pertarungan bos sebelumnya, ia telah mempelajari jurus baru, Wilayah Meteor. Menurut penjelasan sang streamer, jurus ini memiliki daya serang sangat tinggi, tetapi gerakan awalnya lama. Karena itu, ia mendaratkan counter untuk menjauhkan musuh, lalu mengaktifkan jurus tersebut di celah itu. Setelahnya, sambil terus memutar jurus pemanggilan yang cooldown-nya singkat, ia mengayunkan serangan kuat sembari memulihkan stamina dengan parry, hingga sisa darah musuh habis.

5:00

Melawan MOKUSEI - THE TITAN: Dinosaurus yang Memperoleh Kecerdasan

Setelah percakapan misterius dengan sosok yang dijuluki sang streamer "om Zangetsu", tokoh utama melewati sebuah ngarai. Di baliknya terbentang pemandangan yang benar-benar terasa khas. Di sini, sang streamer juga iseng menempelkan logo judul sendiri.

Bos di area ini adalah dinosaurus berleher panjang. Sang streamer mengingat bahwa jenis ini semestinya herbivora. Ia lalu menjelaskan bahwa tampaknya bencana alam belakangan ini telah memberi kecerdasan kepada para dinosaurus dan memicu berbagai perubahan di dunia. Dalam pertarungan, ia memutar kelima skill dengan baik untuk mengikis banyak darah musuh, lalu menghabisinya dengan counter.

6:19

Melawan DOSEI - THE GIANT CLAW: Arah Pengembangan Fokus Daya Serang

Latar berikutnya adalah negeri suram yang diguyur hujan, dan lawannya adalah dinosaurus yang menggigit sabit besar. Sang streamer lebih dulu menghentikan gerakan musuh dengan Raungan Alfa. Di celah itu, ia mengaktifkan Wilayah Meteor yang gerakan awalnya lama, lalu menggempur dengan skill hingga langsung masuk ke babak kedua.

Di sini juga diperkenalkan elemen pengembangan karakter. Dalam game ini, pemain bisa meningkatkan atribut yang diinginkan. Sang streamer mengatakan bahwa dalam petualangan kali ini ia memilih pengembangan yang fokus pada daya serang, dengan strategi mengalahkan dinosaurus satu demi satu menggunakan skill yang mencolok.

7:19

Melawan AKAI TSUKI - THE BLOOD MOON: Duel dengan Sang Penolong

Di negeri mencurigakan yang diselimuti kabut, terjadi peristiwa aneh. Tokoh utama harus bertarung melawan si om yang selama ini meminjamkan kekuatannya. Karena wujud pertamanya tampak lemah, sang streamer langsung mengalahkannya dengan skill.

Pada wujud kedua, sang streamer terkejut karena dalam game yang dikira hanya berisi dinosaurus, tiba-tiba muncul musuh berwujud manusia. Untuk pertarungan ini, katanya, ia memasang perlengkapan yang mempercepat waktu pemakaian ulang skill. Berkat efek itu, ia terus-menerus memutar skill hingga berhasil mengalahkannya.

9:28

Pertarungan Bos Terakhir: Dari Es ke Api, lalu Meteor Raksasa

Setibanya di area yang dingin, seekor dinosaurus dengan banyak pedang tertancap di punggungnya sudah menunggu. Inilah bos terakhir game ini. Sang streamer memperpendek jarak sambil menghindari serangan jarak jauh musuh.

Di tengah pertarungan, sang streamer menyampaikan kesannya tentang game ini. Ia tidak memotong adegan event, tetapi jujur saja, pemahamannya tentang cerita masih kurang. Meski begitu, ia mengaku sudah sangat puas hanya dengan melihat dinosaurus keren bertarung sambil menggigit senjata. Ia juga menilai bahwa meski agak kasar, ia merasakan semacam rasa suka terhadap ciri khas sang kreator ini.

Setelah darahnya habis, wujud bos berubah. Bos yang dikira bertipe es dan salju muncul kembali berselimut api, dan katanya penampilannya juga terlihat sedikit lebih ramping. Pada wujud kedua, ia membuat lawan terkena stun dengan raungan yang sengaja disisakan. Lalu, dengan memanfaatkan efek peningkatan daya serang sesaat setelah raungan, ia menghabiskan sisa skill dan langsung mengalahkannya.

Bos yang terdesak menjadi kalap dan memanggil meteor raksasa. Sang streamer menafsirkan bahwa dinosaurus yang memiliki kekuatan konon akan mendatangkan kepunahan, dan tampaknya mencegah hal itu adalah takdir sang tokoh utama. Pada akhirnya, MAAKYUURII THE ICE KING berhasil dikalahkan. Para dinosaurus yang memiliki kecerdasan secara sia-sia itu pun ditumpas, krisis kepunahan berhasil dihindari, dan game mencapai akhir cerita.

12:05

Latar Belakang Pengembangan dan Penilaian Sang Streamer

Menurut sang streamer, game ini berawal dari sebuah animasi yang diunggah kreatornya beberapa tahun lalu dan menjadi viral. Tampaknya, sejak saat itu sang kreator mulai belajar cara mengembangkan game, hingga akhirnya kali ini game tersebut rampung. Sang streamer mengatakan ia ikut senang secara pribadi, karena ini adalah karya yang diam-diam ia dukung.

Dalam menilai game ini, ia menyebut bahwa meski sederhana, game ini memiliki sedikit elemen penjelajahan dan elemen build. Skill dan parry terasa sangat memuaskan jika dikuasai, dan ternyata cukup banyak ruang untuk bermain dengan cerdik. Karena itu, sang streamer menutup dengan mengatakan bahwa ia bisa bermain dengan seru sampai akhir.