Tiga Puluh Hari Terborgol dengan Mantan: Rantai yang Terus Memendek, Tesla, dan Godaan $250.000
MrBeast ミスタービーストDua orang yang pernah berpacaran selama empat tahun dan sudah tiga tahun putus, Suzie dan Josh, dipertemukan dengan mata tertutup lalu diajak mengikuti tantangan. Jika mereka bertahan 30 hari terborgol satu sama lain, mereka akan menerima $250.000. Video ini mengikuti perjalanan mereka dari hari pertama hingga detik terakhir. Sepanjang tantangan, rantai terus dipendekkan, tawaran uang dan hadiah diajukan sebagai imbalan pengorbanan, dan pada akhirnya muncul godaan untuk mengkhianati pasangan demi seluruh hadiah.
Aturan Awal dan Rumah "Bahagia"
Saat ditanya sudah berapa lama mereka putus, jawabannya tiga tahun. Josh menyebut Suzie yang memutuskan hubungan, dan menurut Suzie, Josh masih kesal soal itu. Tantangan resmi dimulai begitu borgol dikaitkan. Aturannya sederhana. Jika salah satu dari mereka menyerah dengan melewati garis merah, borgol keduanya langsung dilepas, video berakhir, dan mereka pulang tanpa apa-apa.
Mereka tinggal di sebuah rumah yang oleh Jimmy disebut rumah "Bahagia" selama 30 hari. Rumah itu dilengkapi dapur, area bersantai, tempat olahraga, dan dua tempat tidur terpisah. Ada juga sebuah pintu bertanda tanya yang untuk sementara belum boleh dipikirkan. Kamar mandi sudah dirancang agar borgol bisa diselipkan keluar. Mereka tetap harus mandi dengan borgol terpasang, karena melepasnya kapan pun berarti video selesai.
Narasi video menyebut Suzie pernah mengikuti tantangan serupa, yaitu bertahan 100 hari di sebuah ruangan bersama orang asing. Bedanya, kali ini pasangannya adalah seseorang yang terlalu ia kenal.
Minggu Pertama: Hidup Terpisah dalam Satu Rantai
Rantai awalnya sepanjang 18 meter, cukup panjang untuk hidup terpisah, dan itulah yang mereka pilih pada hari-hari pertama. Suzie mengaku gugup. Menurutnya, setelah empat tahun berpacaran dan tiga tahun berpisah, suatu saat salah satu dari mereka harus mulai membuka pembicaraan. Suasana tetap canggung. Dalam satu insiden, minyak wajan tumpah mengenai badan Suzie. Suzie juga mengaku bersikap cukup keras kepada Josh pada hari itu dan merasa Josh pantas menerimanya, dengan alasan "kamu yang mutusin aku". Josh ingin membicarakan masalah mereka, tetapi Suzie ingin menyesuaikan diri dulu. Suasana di rumah itu digambarkan hening terus-menerus.
Hari ke-5: Memilih Rantai Setengah demi $25.000
Pada hari kelima, Jimmy datang membawa kabar bahwa rantai akan dipendekkan apa pun yang terjadi. Mereka diberi dua pilihan. Pilihan pertama adalah rantai 15 meter, 3 meter lebih pendek dari sebelumnya. Pilihan kedua adalah rantai 9 meter, yang berarti dipotong setengah, dengan tambahan $25.000 ke total hadiah. Josh sempat menolak karena rantainya terlalu pendek. Suzie berseloroh bahwa ia sudah berada di sekitar Josh selama empat tahun secara gratis, jadi sedikit lebih dekat tidak masalah. Akhirnya mereka menyetujui rantai 9 meter.
Masalah langsung muncul. Kurang dari 24 jam kemudian, Suzie tidak bisa rebahan di kasur saat Josh sedang mandi karena rantainya tidak sampai. Josh juga membangunkannya pukul 4 pagi untuk ke kamar mandi. Suzie meminta Josh menjaga jarak sekitar dua meter setiap saat.
Pertengkaran Besar dan Kesepakatan Mulai dari Nol
Ketegangan memuncak menjadi pertengkaran. Menurut Suzie, awalnya hanya satu komentar pada pagi hari, lalu mereka terus ribut soal itu. Keberatan Suzie adalah Josh terus mengatakan hal-hal yang mempermalukannya, seolah mengolok-olok agar orang lain ikut meledek, padahal entah berapa banyak orang sedang menonton mereka. Josh menganggapnya hanya bercanda dan menilai Suzie yang membesar-besarkan. Suzie merasa diperlakukan sebagai "aksesoris" sementara Josh menjadi bintangnya. Josh membantah dan menyebut mereka partner yang setara. Suzie sampai berkata bahwa ucapan Josh membuatnya ingin mati. Ia juga mengaku tidak tahu bagaimana perasaannya terhadap Josh di akhir tantangan, dan bahwa tantangan ini mungkin lebih mudah dijalani bersama orang asing.
Keduanya kemudian meredakan situasi. Josh meminta maaf dan mengusulkan agar kejadian itu dianggap urusan kemarin. Mereka mengakui tantangan ini lebih berat dari dugaan dan tidak akan kuat jika kejadian serupa terulang. Mereka sepakat memulai dari nol. Targetnya, dalam kata-kata mereka sendiri, adalah bertahan, memenangkan uang, lalu tidak perlu mengobrol lagi setelahnya.
Hari ke-10: Menata Ulang Ruangan dan Mulai Akur
Pada hari ke-10, rantai kembali dipendekkan 3 meter tanpa imbalan apa pun. Karena rantai yang lebih pendek sudah menimbulkan masalah ruang pribadi dan hari-hari berikutnya akan menawarkan banyak uang sebagai ganti rantai yang makin pendek, Jimmy memberi kesempatan satu kali saja. Baut furnitur dilepas agar mereka bisa menata ulang seisi rumah sesuka hati, dibantu tim pekerja, dengan batas waktu tengah malam. Setelah itu furnitur dipasang permanen lagi. Suzie dan Josh merapatkan semua perabot, terutama area kamar mandi dan tempat tidur, karena susunan malam itu akan berlaku untuk 20 hari berikutnya.
Menurut narasi video, penataan ulang itu memperbaiki suasana hati mereka. Rantai makin pendek, tetapi hari itu berjalan tanpa masalah. Mereka mulai akur. Karena bosan, mereka menempelkan bungkus Lunchly di dinding membentuk hati. Mereka juga menemukan jalan tengah ketika Josh ingin rebahan sambil menulis jurnal dan Suzie ingin berjalan di treadmill. Mereka sepakat harus bekerja sama untuk bisa keluar dari sana, lalu berjabat tangan sebagai teman.
Membicarakan Perpisahan
Setelah hubungan membaik, Josh mengajak Suzie mengobrol tentang alasan mereka dulu tidak bertahan. Menurut Suzie, putusnya tidak buruk-buruk amat. Josh ingin mengejar hal lain yang tidak sejalan dengannya, dan Suzie merasa dulu harus terus memberi tahu Josh apa yang ia inginkan. Kalau mempertimbangkan untuk mulai lagi, Suzie mengatakan semuanya harus terasa jauh berbeda dari dulu.
Mereka saling bercerita tentang masa setelah putus. Keduanya mengaku menangis. Salah satu dari mereka mengaku tidak mengikuti akun Instagram yang lain, tetapi tidak pernah lupa username-nya dan mengeceknya kira-kira setiap dua minggu. Rasanya aneh, katanya, melihat hidup orang itu seperti orang ketiga padahal pernah lama menjadi bagiannya. Dalam percakapan itu juga muncul pengakuan bahwa rasa cinta itu masih ada saat perpisahan terjadi, bahwa perpisahan itu sebenarnya tidak diinginkan, dan bahwa rasa sayangnya tidak pernah benar-benar berhenti.
Suzie mengatakan tantangan ini membuatnya melihat Josh dari sisi baru dan terasa membuka mata. Ia juga memberi catatan penting: apa yang terjadi di ruangan ini tidak mewakili kehidupan nyata di luar sana.
Hari ke-15: Menolak Akses ke Luar
Isolasi mulai menekan Josh. Ia merasa telah meninggalkan seluruh hidupnya di luar demi tantangan ini dan baru sekarang merasakan dampaknya. Setelah dua minggu tidak keluar, ia mengaku kondisi mentalnya sedang tidak baik.
Pada hari ke-15, tim menawarkan akses ke halaman luar sehingga ruang gerak mereka menjadi dua kali lipat dan halaman bisa dipakai kapan saja. Syaratnya, rantai harus diganti menjadi 3 meter. Josh sangat rindu udara luar dan membayangkan pemandangan matahari terbit dan terbenam. Suzie menilai harga itu tidak sebanding karena mereka akan terus menempel, dan mereka masih bisa mengorbankan paparan sinar matahari. Ia juga khawatir soal sisa ruang gerak jika rantai sudah 3 meter di pertengahan tantangan. Mereka menolak tawaran itu dan hanya menikmati satu menit terakhir di luar sebelum hitungan mundur. Setelah masuk kembali, Josh mengaku tidak tahu apakah ia menyesal, tetapi ia rindu suasana luar. Keesokan harinya ia masih murung. Ia menyebut ini bulan terpanjang dalam hidupnya, apalagi hari yang mereka kira akan membawa sesuatu yang besar ternyata tidak membawa apa-apa.
Pintu Misteri, Sarapan Berbentuk Hati, dan Sebuah Buku Panduan
Perhatian Suzie tertuju pada Pintu Misteri, dan ia menduga isinya Tesla. Dugaan ini punya latar belakang. Dalam video sebelumnya, Suzie menolak kotak misteri yang ternyata berisi $50.000 dan mobil favoritnya, Tesla, dan ia sangat terpukul karenanya. Kali ini ia bertekad mengambilnya jika isinya Tesla, sebagai penebus kesalahannya dulu.
Karena Josh sedang terpuruk, Suzie mengatakan kadang seseorang harus menarik pasangannya saat sedang jatuh. Ia membuatkan Josh sarapan di kasur berupa bacon dan telur berbentuk hati. Ketika Josh bertanya apakah itu tanda pertemanan, Suzie menjawab "pertemanan". Josh tetap bertanya-tanya apa maksudnya, karena menurutnya orang tidak biasanya membuatkan sarapan di kasur.
Karena bingung, Josh melakukan sesuatu yang menurut narasi paling ia benci, yaitu membaca buku berjudul "Panduan Pria untuk Wanita". Ia membacakan bagian tentang sinyal ketertarikan seperti kontak mata langsung, senyuman, dan sering melirik, lalu menyimpulkan bahwa Suzie menyukainya.
Pada momen lain, Suzie melihat Josh masih memakai cincin pemberiannya sesekali. Josh mengaku tidak pernah sanggup membuang satu pun barang dari hubungan mereka, kecuali satu barang khusus yang terpaksa ia jual. Ia berjanji menjelaskannya pada malam sebelum mereka keluar. Di depan kamera, Josh mengaku belum pernah menceritakannya karena terlalu takut. Suzie mengatakan rasa penasaran terhadap rahasia inilah yang akan membuatnya bertahan sampai akhir.
Hari ke-20: Lima Piring, Dua Tesla, dan Rantai 1,5 Meter
Pada hari ke-20, Jimmy menyajikan lima piring yang masing-masing berisi satu cara membuka Pintu Misteri. Piring dibuka satu per satu dari kanan ke kiri. Jika mereka menjawab "ya", isi Pintu Misteri menjadi milik mereka. Jika "tidak", piring berikutnya dibuka, dengan risiko mereka menolak tawaran terbaik.
Tawaran pertama adalah membayar $50.000, dan mereka menolak. Tawaran kedua adalah pemotongan $100.000 dari hadiah, dan mereka juga menolak karena menduga piring terakhir yang paling baik. Tawaran ketiga adalah pemotongan $25.000 dan rantai menjadi 1,5 meter, padahal tantangan masih tersisa 10 hari. Jimmy mengingatkan Suzie tentang kotak misteri berisi Tesla yang dulu ia tolak. Mereka akhirnya menerima tawaran ketiga, dan Josh menyebutnya "buat kamu". Setelah itu terungkap bahwa tawaran keempat adalah potongan $25.000 tanpa perubahan panjang rantai, sedangkan tawaran terakhir gratis.
Di balik pintu ternyata ada dua Tesla baru, masing-masing seharga $40.000 menurut video. Suzie sangat gembira, menyebutnya hari terbaik dalam hidupnya dan merasa akhirnya tertebus. Harga yang harus dibayar segera terasa. Dengan rantai 1,5 meter, urusan kamar mandi menjadi sulit, mencuci tangan dan mengangkat lengan pun menyusahkan, dan mereka tidak bisa melakukan dua kegiatan berbeda secara bersamaan. Josh menyebut rantai itu sangat mengganggu dan mereka cepat bosan.
Kencan Pertama dalam Tiga Tahun
Saat menunggu Suzie di luar kamar mandi, Josh kembali membaca bukunya dan mulai mempraktikkan sarannya: bersikap sopan, menarikkan kursi, membukakan pintu, menjadikan lawan bicara pusat percakapan, dan mengajukan pertanyaan terbuka. Ia menanyakan nama yang diberikan Suzie untuk mobilnya (jawabannya "Suzie") dan apa yang ingin mereka lakukan setelah keluar.
Bab terakhir buku itu menyentuh inti masalah mereka dulu, yaitu tidak merencanakan kencan yang membuat pasangan merasa spesial dan penting. Josh mengakui di situlah ia mengacaukan hubungan. Dalam rekaman lama, Suzie pernah mengeluh harus mengutarakan harapan-harapan kecil semacam itu dan bahwa mereka tidak berkencan selama tiga bulan. Josh menyimpulkan Suzie ingin kencan, lalu meminta bicara empat mata dengan produser, dan kencan itu diwujudkan lengkap dengan lilin.
Dalam kencan itu, Josh bertanya apakah ia boleh mengajak Suzie berkencan sungguhan setelah keluar, dan Suzie mengiyakan. Suzie mengatakan mereka makin dekat secara emosional. Menurutnya, hal itu agak menakutkan mengingat bagaimana hubungan mereka dulu berakhir, tetapi ini langkah yang tepat. Ia juga mengaku kembali tertarik pada Josh. Keduanya menyebut ini kencan pertama mereka dalam tiga tahun.
Hari ke-25: Kunci Borgol dan Tes Kebohongan
Hari ke-25 membalik aturan permainan. Masing-masing diberi kunci borgol. Sebelumnya, melepas borgol berarti keduanya kalah. Mulai saat itu, siapa pun yang melepas borgolnya akan mendapatkan seluruh $250.000 dan kedua Tesla, sementara pasangannya mendapat $0. Jimmy juga mengumumkan bahwa mulai besok rantai akan dipendekkan 0,3 meter setiap hari. Suzie mengaku takut dan merasa harus waspada terus.
Untuk membantu mereka menilai niat satu sama lain, tim mendatangkan profesional pendeteksi kebohongan. Josh mendapat giliran pertama dengan pertanyaan yang disusun dari rekaman vlognya. Ia menjawab tidak pernah meragukan kesetiaan Suzie meskipun Suzie yang memutuskannya, dan hasilnya jujur. Saat ditanya apakah selama di sana ia sempat berpikir lebih baik jomblo, ia menjawab tidak, tetapi alat menunjukkan grafik yang menurut pemeriksa naik "setinggi Gunung Everest" dan dinyatakan bohong. Saat ditanya apakah ia akan mengambil seluruh $250.000, Josh awalnya menjawab "kayaknya nggak", sempat bereaksi, lalu diminta memberi jawaban tegas. Ia juga mengatakan bahwa tentu masih ada sakit hati. Suzie mengaku jawaban-jawaban itu membuatnya makin berpikir dan agak takut.
Giliran Josh bertanya kepada Suzie. Suzie mengaku pernah menyembunyikan sesuatu yang ia tahu akan menyakiti Josh, yaitu seberapa dekat ia dengan orang lain saat mereka tidak bersama, dan jawabannya dinyatakan benar. Ia juga mengaku merasa Josh menghambatnya, terutama karena masa depan di luar sulit dibayangkan. Namun, ketika ditanya apakah Josh ada dalam masa depan idealnya, jawabannya juga "iya" dan dinyatakan benar. Suzie menjelaskan bahwa Josh perlu menunjukkan seperti apa rasanya jika mereka mulai berkencan lagi. Ia menjawab tidak akan melepas borgol dan tidak pernah berhenti mencintai Josh, dan keduanya dinyatakan benar.
Setelah sesi itu, Suzie mempersoalkan jawaban Josh yang menyiratkan bahwa ia akan mengambil uangnya. Josh membela diri. Menurutnya, jawaban itu jujur saja, Suzie sudah pernah memenangkan sekitar 200 ribu dolar, dan ia juga berusaha sama kerasnya di tantangan ini. Kepada kamera, Josh menyebut situasinya cocok untuk kisah balas dendam, karena Suzie yang lebih dulu memutuskannya.
Hari ke-26 sampai ke-28: Kotak Kedap Suara dan Rantai yang Menyiksa
Pada hari ke-26, rantai menjadi 1,2 meter, dan mereka mendapat kotak kedap suara untuk bicara jujur tanpa didengar pasangan. Di dalamnya, Suzie mengatakan jawaban Josh cukup berat baginya. Ia menduga Josh mungkin ingin membalas dendam dengan caranya sendiri, dan menilai Josh terlalu cepat menjawab seolah paling berhak atas uang itu. Ia bahkan mengakui bahwa dirinya pun bisa saja melepas borgol saat itu. Josh, ketika ditanya soal rencana membawa pulang 250 ribu dolar, menyebutnya pertanyaan bagus dan mengatakan uang sebanyak itu bisa membuatnya hidup tanpa bekerja selama dua sampai tiga tahun.
Rantai terus memendek, menjadi 0,9 meter pada hari ke-27 dan 0,6 meter pada hari ke-28, dan kesabaran mereka menipis. Josh mengeluh Suzie lambat. Suzie mengeluh Josh memaksanya mengikuti aktivitas yang ia mau dengan mengangkat dan menyeretnya, dan ia merasa tidak bisa melakukan apa pun tanpa Josh menempel di sekitarnya. Dalam satu kejadian, Josh menarik Suzie ke dapur hanya karena haus. Josh mengatakan dulu benturan kecil di dapur cukup dibalas dengan permintaan maaf, sedangkan sekarang setiap gesekan kecil membuatnya ingin keluar. Suzie makin khawatir setelah Josh sempat berkata bahwa ia bisa pergi kapan saja.
Hari ke-29: Rahasia Cincin Tunangan
Menjelang 24 jam terakhir, sebelum rantai dipendekkan menjadi 0,3 meter, Josh akhirnya mengungkap rahasianya. Pada delapan bulan terakhir hubungan mereka, ia menabung untuk membeli cincin tunangan dan akhirnya membelinya. Ia berencana melamar Suzie di bawah air terjun saat liburan keluarga Suzie, tetapi mereka keburu putus. Setelah itu, ia menjual cincin tersebut dan membeli motor. Suzie mengaku ingin menangis mendengarnya. Ia mengatakan kini tahu niat Josh selama ini tulus dan bisa melihat masa depan bersama Josh lagi.
Malam Terakhir dan Detik-Detik Penentuan
Malam itu mereka tidur di samping tumpukan uang. Suzie masih takut. Di tes kebohongan, ia tidak pernah mendapat jawaban "benar" dari Josh soal melepas borgol lebih cepat. Kepada kamera, Josh mengatakan $250.000 jelas lebih mengubah hidup daripada setengahnya. Setelah putus, ia lama merasa tersesat dan sendirian, sehingga menurutnya adil jika ia mengambil uang itu dari Suzie. Di atas tempat tidur, ia bahkan mengingatkan Suzie bahwa mereka tidak berbicara selama tiga tahun dan bahwa ia bisa saja mengambil semua uang lalu tidak pernah berbicara lagi dengannya, sebelum buru-buru mengaku hanya bicara saja.
Dalam menit-menit terakhir, Jimmy mengingatkan bahwa masing-masing akan mendapat $125.000, kecuali salah satu melepas borgol. Ia juga memutar ulang jawaban dari tes kebohongan. Josh menyebut mengambil semua uang sebagai "balas dendam paling ultimat" dan terus mengulur, sampai pada detik-detik akhir berkata bahwa Suzie pantas mendapat setengah, lalu menambahkan "mungkin aku pantas dapat semuanya". Suzie menilai dari wajahnya bahwa Josh hanya mengerjainya.
Josh tidak melepas borgol. Dalam pesan untuk Suzie, ia mengatakan tidak pernah benar-benar berhenti mencintai Suzie setelah mereka putus dan membawa perasaan itu ke mana pun ia pergi, sampai tidak bisa membiarkan dirinya mencintai orang lain. Ia kembali bertanya apakah boleh mengajak Suzie berkencan sungguhan setelah keluar, dan Suzie menjawab ya. Waktu habis, borgol dilepas, dan masing-masing menerima $125.000. Video ditutup dengan narasi bahwa keduanya tampak bahagia. Bagaimana hubungan mereka berlanjut setelah kencan yang dijanjikan itu, video tidak menunjukkannya.
Lepaskan penutup mata kalian! Dua orang ini dulu pacaran. Mereka berpacaran selama empat tahun dan sekarang sudah jadi mantan. Kalau mereka tahan 30 hari terborgol bareng, aku akan kasih mereka $250.000.
Sudah berapa lama sejak kalian berpacaran? Tiga tahun lalu. Dia yang mutusin aku. Dia masih kesel.
Aku nggak bisa maksa kalian, tapi begitu kalian mengaitkan borgolnya, tantangan 30 hari resmi dimulai. Aku siap. Ya ampun. Mereka berdua sudah diborgol.
Mulai dari sekarang, kalau salah satu dari kalian menyerah dengan melewati garis merah ini, aku akan langsung melepas borgol kalian berdua. Videonya langsung selesai, dan kalian nggak dapat apa-apa. Selamat bersenang-senang.
Mantan pacarku? Serius, Jimmy? Hah, apa-apaan? Apa kabar? Hai. Boleh aku peluk... Kita di mana?
Ini rumah "Bahagia" kalian 30 hari ke depan. Ini dapurnya. Kalian bisa santai. Bisa olahraga. Tempat tidurnya terpisah. Ada pintu bertanda tanya, nanti saja mikirinnya.
Dan yang paling penting, kalian mungkin penasaran, karena kalian terborgol bareng, gimana caranya pakai kamar mandi? Oh, tidak. Seseorang masuk ke kamar mandi. Stop! Aku harus mandi pakai ini? Iya, kalau kamu lepas kapan pun, videonya selesai.
Selipkan borgolnya ke sana. Tunggu. Kalian kejam! Boom! Hei, longgarin sedikit lagi. Tapi gimana kalau dia harus ke toilet? Hei!
Tunggu, nggak nyangka aku sekarang satu ruangan sama kamu. Iya, dan kamu bakal nempel sama aku. Iya. Tunggu, aku beneran nempel sama kamu? Ya ampun.
Sebenarnya, Suzie pernah ikut tantangan kayak gini sebelumnya waktu dia tahan 100 hari di sebuah ruangan bareng orang asing. Tapi kali ini, dia terjebak dengan seseorang yang terlalu dia kenal.
Satu hal yang harus diputuskan, apa kita mau makan bareng? Aku nggak tahu.
Oke, Josh lagi mandi sekarang jadi kayaknya ini waktu yang pas buat ngomong jujur. Aku gugup dengan tantangan ini. Kami pacaran empat tahun. Sudah tiga tahun putus, dan sekarang kami terkunci bareng di satu kotak. Suatu saat, ada yang harus mulai buka suara.
Aduh, aduh, aduh. Ya ampun. Maaf. Ya, sekalian aja dipakai.
Ini pagi hari kedua, dan dua mantan ini masih coba cari ritme masing-masing. Kamu ngasih aku makan. Artinya cewek bahagia.
Dengan rantai 18 meter ini, mereka bisa hidup terpisah. Dan itu yang mereka pilih sekarang. Aku kebayang kalau kita beneran terborgol mepet aku bakal agak takut. Kamu takut deket-deket sama aku?
Harusnya dia takut. Soalnya rantai ini bakal menyusut, dan dua mantan ini bakal dipaksa berhadapan. Keluarkan aku dari sini! Kamu bikin aku pengin mati. Tapi untuk sekarang, sekadar tinggal bareng aja udah cukup susah.
Kamu kebasahan? Uh-huh. Oh, maaf! Minyak wajan yang menjijikkan nempel di seluruh badanku. Maaf. Kalau gitu aku mau ngurung diri di kamar mandi.
Begini. Hari ini aku lumayan keras sama dia. Dia pantas nerima. Kamu yang mutusin aku. Menurutku kita harus ngomongin masalah kita. Aku mau menyesuaikan diri dulu sebelum ngobrol panjang.
Sudah beberapa hari nggak lihat Jimmy di sini. Aku pengin ada aksi soalnya sekarang suasananya begini. Hening terus.
Keadaan mereka segitu buruknya, kira-kira rantai yang lebih pendek bisa bikin mereka lebih dekat, atau malah pecah? Hari kelima, waktunya tawaran pertama.
Selamat hari kelima! Kenapa kalian di sisi berlawanan? Karena bisa. Yuk, sini merapat. Hampir seminggu. Gimana rasanya? Aku mulai kebiasa dia ada di sini. Buat ngomongin sesuatu pun rasanya susah. Iya.
Buat ngerayain lima hari terborgol bareng, kalian dapat tawaran spesial. Rantai kalian bakal menyusut apa pun yang terjadi. Waduh. Tawaran #1: rantai 15 meter, 3 meter lebih pendek dari sekarang. Mhm. Oke.
Tawaran #2: rantai 9 meter, rantai kalian dipotong setengah. Kalau pilih ini, kami tambah $25.000 ke total hadiah. Kalau mau dapat $25.000 sambil duduk manis di sini, ya pilih rantai 9 meter.
Nggak, itu pendek banget. Kalau pilih yang ini, kalian harus tinggal jauh lebih dekat satu sama lain. Aku kan udah di sekitarmu empat tahun gratis. Ya bisa lah sedikit lebih dekat buat— Gila sih. Tambahan $10.000.
Kamu mau rantaimu dipotong setengah? Aku bilang iya. Aku setuju. Ayo. Oke. Nolan, potong rantainya jadi setengah! Ya ampun. Rantai mereka resmi dipotong setengah. Semoga beruntung, kalian berdua. Cheers.
Aku nggak nyesel ambil uang lebih. Kita masih punya 25 hari, dan kita juga belum benar-benar ngerasa rantainya lebih pendek. Belum ketemu masalah gara-gara kependekan. Mungkin terjadi dalam waktu sangat singkat. Ohh! Kayak sekarang!
Belum 24 jam sejak rantainya dipendekin, kita sudah punya masalah. Sekarang aja, Josh mandi sementara aku duduk di meja. Aku pengin banget rebahan di kasur, tapi rantainya nggak nyampe lagi.
Jam 4 pagi aku dibangunin Josh buat ke kamar mandi. Aku perlu ke kamar mandi. [mengerang]
Karena rantai lebih pendek, jadi super nggak nyaman di sini. Tolong, jaga jarak 2 meteran setiap saat. Ih! Keringatmu barusan nempel di dahiku. Hei, aku bisa jalan juga!
Aku Josh, aku kekanak-kanakan. [suara mengejek] Namaku Suzie. Kamu kelihatan jorok banget. Makasih! Dasar nyebelin.
Menurutku tantangan ini mungkin lebih gampang kalau sama orang asing. Aku tahu kamu berusaha. Aku tahu kamu sudah maksimal, tapi kamu bener-bener gila. [terkesiap] Kamu nggak menghargai aku. Itu bukan nggak menghargai. Kamu jahat.
Pagi ini aku mulai dengan satu komentar, lalu kita ribut terus soal itu. Jujur aja, masalahnya itu kamu kayak ngolok-ngolok aku, biar orang lain ikut-ikutan ngeledekin. Ikut ngeledekin aku juga. Kamu bener-bener delusi. Suzie di ruang psikiatri.
Aku bener-bener nggak tahu bakal gimana perasaanku ke kamu di akhir ini. Ini kacau balau. Rasanya dia yang memperbesar, padahal cuma komentar. Aku nggak benci kamu. Kamu tahu apa yang gila? Kamu. Lucu.
Lihat apakah kita bisa sehari tanpa Josh bikin aku kesel. Maaf? Kamu terus ngomong hal yang mempermalukan aku, dan aku nggak suka. Itu cuma bercanda. Nggak, itu memalukan banget dilakukan ke orang lain sementara entah berapa banyak orang lagi nonton kita!
Oh, soal “nggak menghargai” itu malah dijadiin bahan lelucon. Aku bukan lagi mikir bikin lelucon, aku mikir gimana caramu memperlakukan aku. Semua tentang kamu. Bukan. Kamu bintangnya, aku cuma aksesori. Ini nggak semua tentang aku. Kita partner yang setara.
Josh yang ngelakuin. Josh bikin aku kesel. Salah Josh. Karena aku ngerasa kamu ngomong hal-hal yang bikin aku pengin mati.
Maaf, aku ngerti kok. Tapi satu-satunya cara buat beres adalah anggap itu kejadian kemarin. Aku mau bertahan 30 hari terus selesai. Aku yakin kamu juga. Iya.
Ini lebih berat dari yang kupikir. Kita nggak bakal kuat kalau kejadian hari ini terulang. Tapi kita harus coba. Tentu, kita coba. Kita di sini buat bertahan, menang uang, habis itu nggak usah ngobrol lagi. Mulai dari nol? Boleh.
Dan walau mereka setuju buat rukun demi tantangan, aku pengin lihat seberapa serius mereka di hari check-in berikutnya.
Ini hari ke-10! Ya! Buat ngerayain, kita akan— Oh, tidak. Menyusutkan rantai kalian 3 meter! Woohoo! Yay! Gratis.
Tapi sebelum itu, jelas, memendekkan rantai kemarin bikin masalah ruang pribadi. [mengerang] Dan karena beberapa hari ke depan, kalian bakal punya kesempatan buat ngumpulin banyak uang, dengan imbalan memendekkan rantai, khusus kali ini saja, aku bakal lepasin baut furnitur, biar kalian atur ulang sesuka hati, habis itu dipasang permanen lagi.
Tapi pertama, kita perbarui rantainya. Nggak sabar. Dan buat bantu mindah-mindahin… Baiklah, baiklah, baiklah! Ini kru ahli kalian. Oke. Kalian punya waktu sampai tengah malam ini buat mindahin apa pun. Kita mulai? Ya, putar, putar, putar.
Setelah anak-anak kerja, Suzie dan Josh mindahin semua furnitur di tiap area jadi lebih rapat, dengan fokus ke satu area tertentu. Ini kamar mandi dan tempat tidur kami. Apa yang kita punya malam ini bakal sama untuk 20 hari ke depan. Masih bisa dijalani.
Biar makin seru, aku kasih satu kejutan lagi. Suzie, Josh. Chandler. Kulkasnya penuh sama Feastables terbaru! Nggak mungkin! Gas!
Maaf, guys. Ini pertama kalinya kami ngenalin susu cokelat Feastables. Cheers! Cheers. Enak. Dibuat juga dari susu murni asli dan diperkaya vitamin A, D, serta kalium. Kamu ngomongin yang mau aku bilang barusan. Rasanya mantap. Cobain susu cokelat Feastables di Walmart, 7-Eleven, dan Speedway di seluruh AS. Ini bagian terbaik dari tantangan ini.
Walau rantainya makin pendek, ngatur ulang furnitur bikin Josh dan Suzie jadi lebih good mood. Rantainya menyusut 3 meter, dan sejauh ini hari ini nggak ada masalah. Ada yang kamu khawatirin? Terlalu deket. Yaudah deh.
Walau masih suka berdebat, sebenarnya rantai ini mulai bikin mereka lebih dekat. Dan lama-lama, mereka jadi akur lagi.
Hari ini bosen banget dan kita udah makan Lunchly banyak, jadi kita tempel di dinding bentuk hati. Dan inilah hati Lunchly pertama di dunia.
Josh pengin rebahan sambil nulis jurnal sementara aku pengin jalan di treadmill. Ini jalan tengahnya. Makasih, Josh. Kita harus kerja bareng biar bisa keluar dari sini. Iya, kita harus lewatin semuanya. Temenan? Temenan.
Pas mereka mulai rukun, Josh jadi kepikiran, kenapa dulu kita nggak bisa langgeng? Hei Suzie, bisa ngobrol?
Kita nggak putus buruk-buruk amat. Kamu pengin ngejar hal lain yang nggak sejalan sama aku. Yang sering kejadian dulu itu, aku ngerasa harus terus ngasih tahu kamu apa yang aku mau. Jujur, kalau aku pikirin mulai lagi… aku harus ngerasa semuanya beda jauh dari dulu.
Abis putus, kamu ngapain? Nangis bombay karena ngerasa sendirian. Kamu sendiri ngapain waktu itu? Aku juga nangis. Nggak ngikutin, tapi nggak pernah lupa username Instagram-mu. Kucari tiap dua mingguan. Aneh rasanya ngelihat hidupmu kayak orang ketiga padahal aku pernah jadi bagiannya lama. Kayak hati kebelah dua. Jangan nangis.
Aku masih cinta setengah mati waktu mutusin kamu. Aku nggak pengin putus. Aku nggak pernah pengin itu. [terkekeh] Kayaknya aku nggak pernah bener-bener berhenti sayang. Apa? Terus kita gimana?
Rasanya tantangan ini bikin aku lihat Josh dari sisi baru. Ini bener-bener… membuka mata. Masalahnya, apa yang kejadian di ruangan ini nggak merepresentasikan hidup nyata di luar sana.
Meski Josh dan Suzie mulai nemu titik terang, ini tetap tantangan 30 hari, dan terisolasi dari dunia luar mulai bikin Josh tertekan.
Aku ninggalin seluruh hidupku di luar demi ada di sini. Dan baru kerasa sekarang. Bro, dua minggu aku nggak keluar. Hidupku ya di luar. Kalau harus bayar buat akses keluar, aku mending nggak. Aku cuma pengin ke luar, bro! Ada apa? Aku nggak enak. Mental.
Makanya di hari ke-15, kami siapin solusi pas buat masalah terbesar mereka. Di hari ke-15, kami mau nawarin kalian ruang luar. Kalian bisa buka akses ke area luar dan ruangnya jadi dobel. Artinya kalian bisa pakai seluruh halaman kapan saja. Tapi ada syaratnya: kalau mau tetap punya area luar ini, kalian harus ganti ke rantai 3 meter.
Aku kangen udara luar. Kita bisa dapet view lebih bagus buat sunset atau sunrise. Iya tapi menurutku nggak sebanding kalau rantai kita jadi setengah. Kalau demi bisa ke luar kita harus pilih ini, kita bakal nempel terus. Mending nggak usah, dan kita masih bisa ngorbanin nggak kena matahari.
Aku cuma takut nyesel nanti di kemudian hari. Aku tergoda banget sih. Tiga meter di pertengahan berarti siapa tahu sisa ruang geraknya tinggal berapa?
Kalian sudah sempat diskusiin. Ambil tawaran hari ke-15 ini? Kayaknya nggak. Oke deh, masuk lagi. Kita nikmatin satu menit lagi aja. Iya, hitung mundur 10 detik. Aku berdiri. Masuk, masuk. 10, 9, 8, 7… 6-5-4-3-2-1! Sampai ketemu beberapa hari lagi.
Oke. Kamu nyesel nggak kita barusan masuk? Nggak tahu. Aku kangen luar sih.
Nolak tawaran hari ke-15 bener-bener ngefek ke Josh. Besoknya, kepikiran buat ke luar masih kebawa.
Hari ini agak… bikin sedih. Kamu baru bangun. Ngira itu Pintu Misteri, ternyata bukan. Hidup harian kita nggak berubah apa-apa. Ini bulan terpanjang dalam hidupku. Di hari yang kita kira bakal ada sesuatu besar, ternyata zonk. Kenapa hari ini berasa panjang banget?
Semoga Pintu Misteri itu, apa pun isinya, bagus. Ada tebakan baru nggak apa isi ruangan itu? Ya ampun, di belakang ada Tesla. Itu bakal gokil.
Gini, ini bukan pertama kalinya Suzie ketemu tantangan misteri. Di video sebelumnya, dia nolak kotak misteri yang isinya $50.000 dan mobil favoritnya, Tesla. Dan dia hancur banget. Oh, pengin nangis. Itu beneran mimpiku. Mereka ngasih kita Tesla!
Kalau di balik pintu itu Tesla, kita harus ambil, buat tebus dosaku. Ayo. Tapi buat Josh, euforia Pintu Misteri masih belum cukup buat ngangkat mood-nya. [mengerang] Berasa mau gila. Kekerasan, bro. [bergumam] Rasanya, pulangin aku!
Josh lagi susah hari ini, dan kadang kamu harus jadi orang yang terus narik pasanganmu pas mereka lagi drop. Jadi Josh masih tidur, aku putusin bikinin dia sarapan pagi ini karena Josh lagi down banget.
Ini buat kamu! Wah! Kamu bikin hati dari bacon dan telur? Iya. Wow. Bentuk hati? Mhm. Pertemanan? Pertemanan.
Sebagian diriku mikir itu artinya apa. Masih nebak-nebak. Soalnya nggak biasanya orang bikinin sarapan di kasur.
Josh saking bingungnya dan pengin ngerti isyarat Suzie, dia nekat melakukan sesuatu yang paling nggak kepikiran. Sesuatu yang paling dia benci di dunia… Kayaknya aku harus baca “Panduan Pria untuk Wanita”.
“Kalau ngomongin tarian rumit antara pria dan wanita saat saling tertarik, wanita yang memegang kendali. Tindakan mereka sering halus. Semuanya sinyal jelas kalau seorang wanita tertarik dan bisa didekati.”
Saat Josh mikir di balik kebaikan Suzie itu apa, Suzie mikir apa isi Pintu Misteri. Aku nggak kelihatan apa-apa. Gimana kalau itu Tesla mini? Mungkin kita bikinin Jimmy roti pisang aja.
Good job. Aku bangga. Makasih. Makasih? Daaah. Hah?
Nggak sabar nunggu bab di “Panduan Pria untuk Wanita”-ku yang ngejelasin barusan itu apa. Buku ini bilang kalau dia suka kamu, sinyalnya begini: kontak mata langsung, senyum, sering ngelirik ke kamu. Tebakanku… dia suka aku.
Itu cincin dari aku? Iya. Kamu masih memakainya? Sesekali. Aku nggak pernah sanggup buang satu pun barang dari hubungan kita. Ada satu hal khusus yang terpaksa kujual. Maksudnya apa? Akan kukasih tahu malam sebelum kita keluar dari sini.
Kayaknya aku nggak pernah cerita ke dia. Aku terlalu takut. Dia nyimpen sebagian besar barang waktu kami pacaran, kecuali sesuatu yang dia sembunyikan dariku selama ini. Bisa dibilang, ada alasan besar kenapa itu rahasia. Jujur, aku penasaran banget sama rahasia itu. Kalau ada yang bikin aku bertahan sampai akhir tantangan, ya informasi itu.
Ini hari ke-20, saatnya bikin suasana lebih seru. Selamat hari ke-20! Gimana kabarnya? Di depan kalian ada lima cara buat buka Pintu Misteri ini. Ya ampun.
Gini aturannya: aku akan buka dari kanan ke kiri, nunjukin satu penawaran di tiap piring. Kalau kalian bilang “ya”, apa pun yang ada di balik Pintu Misteri jadi milik kalian. Kalau kalian bilang “tidak”, barulah penawaran berikutnya dibuka. Ingat, bisa jadi kalian nolak deal terbaik di meja ini. Wah, jahat juga!
Opsi #1, kalian bayar $50.000. Mereka berharap aku ambil ini karena aku deg-degan. Gimana menurutmu? Kita tolak aja. Oke.
Penawaran #2, potong $100.000 dari hadiah kalian. Ugh! Kayaknya piring terakhir yang paling oke. Yang ini juga kita lepas.
Penawaran ketiga… Kurang 25.000, dan rantai kalian jadi 1,5 meter. Sedeket ini posisi kalian. Masih ada 10 hari lagi tantangannya. Ya Tuhan. Kalau mereka nolak, tinggal dua penawaran tersisa. Sulit banget pilihnya! Kalau setuju, mereka menang apa pun di balik tanda tanya itu.
Sebelum mutusin, ingat nggak video terakhir kalian, waktu nolak kotak misteri yang isinya Tesla? Iya. Menurut kalian apa yang ada di balik pintu? Nggak ada ide. Aku nggak lihat apa-apa. Tempelin kepala ke lantai. Gimana kalau Tesla mini? Aku cuma pengin lihat pintunya!
Kita ambil yang ini… buat kamu. Ya. Kita ambil. Oke, mereka resmi terima penawaran! Penawaran berikutnya tadinya minus 25.000, tapi panjang rantai tetap. Penawaran terakhir… Gratis. Aman. Mereka pendekin rantai ke 1,5 meter, dan bayar 25.000…
Gimana kalau dua Tesla? Tesla, Tesla, Tesla… Tesla! Kalian berdua dapet Tesla baru! [berteriak] Jimmy!! Sini masuk!
Aku beneran mau nangis! Aku tahu ini “cuma” mobil, tapi aku bersyukur banget! Ini mobil seharga $40.000. Boleh peluk? Tentu. Hati-hati ada Josh. Akhirnya ketertebusan juga! Persis. Aku excited banget!! Dia seneng banget.
Aku juga seneng karena kita baru rilis kreasi terbaru Feastables:
Sour Strikes Gummies! Aku bener-bener nggak nyangka. Gila sih. Tanpa pewarna dan pemanis buatan. Bahan-bahannya bersih dan berkualitas. Berasa mimpi beneran!
Sour Strikes Gummies sekarang tersedia di Target, 7-Eleven, dan Speedway di seluruh AS. Ini hari terbaik dalam hidupku!
Tapi jangan lupa, Tesla ini ada “harganya”. Lihat gimana urusan kamar mandi sekarang rantai mereka cuma 1,5 meter.
Baiklah. Masuk shower. Oke. Rantai ini nggak bisa lebih pendek. Oh… ternyata bisa.
Kami bikinin kamu roti pisang Feastables. Kelihatannya enak. Paling pas ditandem sama susu cokelat Feastables yang sekarang tersedia di retailer yang kalian lihat di layar. Rasanya enak banget. Ada proteinnya 13 gram. Udah ada di toko sekarang. Cobain susu cokelat Feastables.
Sampai ketemu 5 hari lagi buat pendekin rantai kalian lagi. Mantap. Nggak sabar. Kutunggu ya. Sampai jumpa.
Selamat pagi. Oke, gerak pelan-pelan. Tangan aja susah dicuci.
Aku dan Suzie baru sadar kenyataan pahit: rantai 1,5 meter itu nyebelin. Ganggu banget. Ngangkat tangan aja susah. Iya, bikin kesel.
Iya kan. Kamu duduk dulu. Rantai 1,5 meter ini nggak memungkinkan kita ngerjain dua hal bareng. Aduh! Ini bakal cepet bikin bosen.
Hei! Aku butuh rantainya! Bro! Di shower nggak nyampe. Dan inilah realitasku yang baru.
Waktu dia sabar nunggu di luar kamar mandi, pikirannya melayang ke buku itu lagi. “Jadilah gentle. Tarikkan kursinya…” Yang bikin perilakunya berubah seharian.
“Buka pintu. Posisikan wanita di pusat percakapan…” Apa nama mobilmu sekarang? Namanya Suzie.
“Sentuh lengan bawahnya sebentar saat mengajaknya menari…” “Ajukan pertanyaan terbuka…” Nanti keluar dari sini kita mau ngapain? Nggak tahu. Kita malah bakal kangen diborgol lagi.
Tapi bab terakhir fokus ke masalah utama mereka. Kalau kamu nggak rencanain kencan yang bikin dia merasa spesial dan penting, di situlah aku bener-bener ngacauin hubungan ini.
Aku sampai harus ngomongin ke kamu harapan kecil-kecil kayak gini. Kayak, tiga bulan ini kita nggak kencan.
Aku nggak terusin ngerencanain kencan yang bikin dia spesial dan penting, dan aku nggak peka sama maunya dia. Kayaknya dia pengin kencan.
Waktu Josh minta ngobrol empat mata sama produser soal kencan, aku tahu harus diwujudin.
Aww! Kamu kelihatan ganteng. Kamu juga cantik banget. Makasih. Ada lilinnya. Beneran lilin. Kamu keren. Aku akuin. Wah, bagus banget. Silakan duduk. Terima kasih, Pak.
Aku suka sih, berasa lagi kencan beneran. Secara emosional kita makin dekat lagi. Iya. Agak ngeri sih, ingat gimana dulu berakhir. Tapi ini langkah yang tepat.
Boleh aku ajak kamu kencan beneran kalau kita udah keluar? Di luar sini maksudnya? Iya. Iya. Aku mau kok kencan beneran. Oke.
Toast pakai susu cokelat Feastables? Cheers. Untuk kencan MrBeast kita. Yes. Momen yang pas buat baikan.
Ada makeup nggak sih? Kayak lagi saling kenal dari awal lagi. Nggak ada. Hai. Hai.
Aku tertarik lagi sama sosok dia. Seneng akhirnya bisa kencan pertama kali dalam 3 tahun. Ini mungkin hari paling seru selama di sini. Penutup yang pas buat kencan. Aku deg-degan soalnya nggak tahu habis ini apa.
Ini hari ke-25. Ya ampun. Kami bakal ubah jalan cerita video ini dan perubahan itu ada di bawah piring ini. Aku benci momen begini. Jantungku deg-degan. Buka yang di bawah piringnya. Silakan.
Aku bawain kunci borgol masing-masing. Sampai titik ini, lepas borgol berarti kalian berdua kalah. Tapi mulai sekarang sampai akhir video, kalau kamu lepas borgolmu, kamu justru dapet $250.000 penuh plus dua Tesla.
Ambil kuncimu. Ambil kuncimu. Kalau kamu lepas borgol, semuanya jadi milikmu dan yang satunya dapet $0. Kamu bakal lakukan?
Aku jadi takut beneran. Rasanya bakal waspada terus. Kupikir jarakku bakal deket banget sama kamu.
Oh iya, mulai besok dan seterusnya setiap hari kita pendekin rantai kalian 0,3 meter tiap harinya. Pada hari ke-30, kalian berdua akan sejauh ini. Ya ampun. Tapi kalian nggak harus begitu. Karena sekarang kalian bisa melepas borgol kapan saja. Itu gila. Ini beneran liar sih.
Kamu mungkin pengin tahu apa yang sebenarnya ada di kepalanya. Dan kamu juga pengin tahu apa yang sebenarnya ada di kepalanya. Masukin detektor kebohongan. Kamu bercanda? Nggak. Kami bawa profesional pendeteksi kebohongan. Salah satu dari kalian mungkin bakal lepas borgol. Di sinilah videonya jadi makin seru.
Josh, kamu duluan di kursi panas. Kami bedah rekaman vlogmu dan susun pertanyaan yang bakal bantu dia memutuskan harus tetap lanjut di video ini atau cabut hari ini. Kapan pun siap. Oke.
Pernah nggak kamu meragukan kesetiaanku? Nggak. Padahal dia yang mutusin kamu? Nggak. Benar. Wow. Dia bener-bener percaya sama kamu. Wah!
Oke. Siap-siap. Iya, siap. Selama di sini, sempat kepikiran nggak kalau kamu mungkin lebih baik jomblo? Nggak. Nggak? Nggak. Serius? Waduh. Uh-oh. Yang itu nggak kami kasih, bro. Grafiknya naik setinggi Gunung Everest. Berarti bohong? Iya, bohong. Oh, oke.
Lanjut! Pertanyaannya makin seru! Apakah kamu bakal ngambil semua $250.000? Kayaknya nggak. Iya, kamu tadi agak bereaksi. Mau pikir-pikir lagi? Kita butuh jawab ya atau tidak. Nggak. Dia jujur nggak? Aku nggak akan kasih sepenuhnya ke dia. Nggak.
Kalau nggak ada sakit hati… Jelas bakal ada sakit hati! Itu bikin kamu pengin melepas borgol? Bikin aku makin mikir sih. Gimana perasaanmu setelah dapat jawaban yang nyelekit? Mungkin agak takut.
Terus giliran Josh nanyain Suzie. Josh, siap? Siap.
Pernah nggak kamu nyembunyiin sesuatu yang kamu tahu bakal nyakitin aku? Iya. Benar. Kalau kamu tahu seberapa dekat aku sama orang lain waktu kita lagi nggak bareng. Oke. Nanti kita obrolin. Kukira kamu nggak mau bahas sekarang? Nggak. Oke.
Pertanyaan berikutnya. Kamu ngerasa aku nghambat kamu nggak? Iya. Benar. Soal masa depan di luar sini… itu susah ditebak. Gitu? Susah kebayang sepenuhnya sekarang.
Di masa depan yang sempurna, apakah aku ada di dalamnya? Iya. Benar. Lucu ya, jawabannya nggak nyambung. Mau jelasin? Di masa depan yang sempurna, kamu ada. Tapi kamu juga ngrem aku. Jadi di masa depan sempurna, aku tetap ngrem kamu? Kayaknya kamu harus nunjukin aku gimana rasanya mulai kencan lagi. Dan bakal kayak apa.
Jawabannya makin menarik nih. Alatnya sudah terpasang. Ada yang mau kamu tahu lagi? Kamu bakal melepas borgol? Nggak. Benar.
Kamu berhenti mencintaiku? Nggak. Benar. Josh memanfaatkan momen ini abis-abisan! Boom! Oke, mungkin kita lepas dulu alatnya. Josh tuh— Iya, dia menginterogasi aku!
Oke, sekarang kalian punya banyak hal buat didiskusikan. Ya ampun. Sampai besok buat nyusutkan rantai lagi.
Detektor kebohongan tadi kacau juga. Yang bikin aku, “Hah?” itu jawaban kamu yang iya buat ngambil uangnya. Maksudku, itu jujur aja. Kayak, Suzie udah menang sekitar 200 ribu dolar. Terus kenapa? Aku juga di sini usaha sama banyaknya. Iya, aku tahu. Cuma kepikiran aja, ambil. Biar cepet kelar.
Hari ini, kita dikasih “hadiah”. Aku bener-bener bisa keluar ruangan ini dengan semua uangnya. Dia yang mutusin aku duluan. Cocok banget buat cerita balas dendam!
Hai! Ini hari ke-26! Bro. Hai! Rantai 1,2 meter? Rantai 1,2 meter! Kami juga ada kejutan lain buat kalian. Wah, apa ini?
Kotak kedap suara. Kalian bisa ngomong jujur-jujuran. Dan yang satunya nggak bakal dengar. Josh, kamu duluan ya. Oke deh. Perlu tarik rantainya? Bro! Josh? Oke!
Setelah kejadian semalam, gimana perasaanmu, Suzie? Cukup berat sih. Waktu dia bilang bakal ngambil uangnya kalau masih ada sakit hati soal hubungan dan soal putus itu, mungkin dia pengin balas dendam dengan caranya.
Satu hal lain yang kepikiran, aku bisa aja lepas borgol sekarang. Dia cepat banget bilang iya, dia bakal ambil kayak seolah dia yang paling berhak. Oke, Suzie, gantian. Dah! Dah, dah [tidak jelas].
Tinggal beberapa hari lagi menuju akhir tantangan, dan Josh masih belum cerita soal rahasia besarnya yang dia singgung. Kamu nggak berencana keluar dari sini bawa 250 ribu dolar? Pertanyaan bagus.
Josh bisa aja beneran ngambil seluruh hadiah $250.000 itu. Kalau dia ambil, Current tempat yang pas buat nyimpen semua uangnya! Aku bisa hidup tanpa kerja 2–3 tahun.
Nolan, mau nggak bisa ngajuin sampai $750 dari gaji berikutnya di muka? Mau. Berarti download Current! Mau dibantu naikin skor kredit? Mau. Download Current juga! Aku download ya, Jimmy.
Pakai QR code ini atau tautan di deskripsi: Current.com/beast dan download Current sekarang. Aku pribadi bakal setor $1 ke rekeningmu. Andai bisa terus gitu ya.
Aku sudah bagi-bagi ratusan ribu dolar lewat Current 4 tahun terakhir. Current bisa bantu semua urusan keuanganmu. Aplikasi perbankan #1 buat gajimu. Kayaknya itu yang kulakuin.
Gini, kalau Josh ngambil hadiah dan kalian download Current pakai kode BEAST, kalian secara teknis bisa dapat lebih banyak dari video ini dibanding Suzie, dan kalian nggak perlu 30 hari di ruangan. Jadi download Current sekarang, mumpung waktunya pas. Aku kirim $1 sekarang. Download Current dan aku bayar kalian buat itu! Tempat terbaik buat gajimu.
Oke, kita tinggalin dulu kotak ini di sini biar kalian punya privasi selagi kami pergi. Dah ya, sampai besok. Oh, tidak. Oke.
Rantai yang makin pendek jelas ngaruh ke mereka, dua-duanya punya banyak yang dipikirin. Aku bener-bener lagi coba sabar. Suzanne, kamu lambat, dan kadang bikin aku kesel.
Aku lagi agak sebal sekarang. Josh terus maksa aku ngikutin aktivitas yang dia mau dengan bener-bener ngangkat aku dan nyeret ke sana. Itu nggak baik.
Selamat pagi! Hari ke-27. Dari 1,2 meter— Ke 0,9 meter!
Faktanya, aku nggak bisa ngapa-ngapain di sini tanpa Josh terus nempel di sekitarku setiap saat. Bikin aku gila. Ya Tuhan! Josh! Berhenti! Josh, keluarkan aku!
Kenapa kita di dapur? Udah selesai? Sekarang udah! Nih orang— Aku butuh air! Serius? Maaf. Aku cuma haus! Nyebelin banget, bro.
Hari ke-28! Hah apa? Pendek banget! Kukasih tahu sekarang, 0,6 meter ini susah banget dijalanin. Dulu kejedot dikit di dapur, “Maaf ya, salahku.” Sekarang tiap gesekan dikit aja bikin aku pengin keluar.
Aku cuma pengin keluar dari sini. Itu nggak ada hubungannya sama yang barusan kita omongin. Aku bisa aja pergi!
Hari ini Josh tiba-tiba nyeletuk bilang begini, “Ya udah, aku bisa pergi kapan aja.” Itu bikin aku agak khawatir dia bakal cabut sewaktu-waktu.
Tersisa 24 jam! Gimana kabarnya?! Gas! Woo! Yay! Gimana rasanya hidup pakai rantai pendek? Cukup berat. Iya, semalam tidurnya parah.
Sebelum kita nyusut ke 0,3 meter… Josh, nggak tahu ini waktu yang pas atau nggak buat bilang ke Suzie, ada sesuatu yang mau kamu ungkapkan? Ada satu hal khusus yang terpaksa aku jual… Bilang dong!
Oke, jadi 8 bulan terakhir kita pacaran… Oke. Aku nabung buat cincin tunangan, dan akhirnya aku beli. Rencanaku, pas liburan keluargamu, aku mau ngelamar di bawah air terjun. Serius? Tapi kita keburu putus sebelum kejadian.
Dengar itu bikin aku pengin nangis. Waktu putus, cincinnya aku jual dan aku beli motor. Aku beneran nggak tahu mau bilang apa. Kamu punya cincin tunangan buat aku? Iya. Maaf ya. Nggak apa-apa. Ya setidaknya dia jadi punya motor. Iya, dapet motor. Tepatnya begitu. Ya Tuhan.
Ini rantai 0,3 meter. Dan terakhir… Ayo! Ini persis sisa waktu yang kalian punya. Yay! Ya udah, have fun. Dah.
Hari ini berat banget. Akhirnya aku tahu rahasianya Josh. Ternyata dia punya cincin tunangan yang nunggu aku di rumah! Sekarang aku tahu dari dulu niatnya tulus. Aku bisa ngelihat masa depan bareng Josh lagi.
Oke, malam ini kita tidur di samping uangnya ya? Waaah! Mantap! 12 jam 43 menit. Gimana rasanya? Menurutku secara keseluruhan, pengalamannya luar biasa. Tapi kayaknya aku paling nggak sabar pengin keluar dari sini.
Aku takut buat 24 jam terakhir ini. Di detektor kebohongan, dia nanya apakah aku bakal lepas borgol lebih cepat, dan aku jawab tidak. Benar. Tapi aku nggak pernah dapat jawaban “benar” dari dia. Jadi beberapa hari ini aku takut kalau-kalau dia beneran lepas borgol.
Apakah aku bakal lepas borgol? Ya, itu uang banyak. $250.000 jelas lebih mengubah hidup ketimbang setengahnya. Waktu kita putus, lama banget aku merasa tersesat dan sendirian. Menurutku adil aja kalau aku ambil uang itu darinya.
Malam ini pemandangan kita terbaik sedunia! Jam hitung mundur kita. Kalau kita tidur full 12 jam, kita bakal bangun dengan sisa 17 menit sebelum Jimmy datang.
Tau nggak aku lagi mikirin apa? Apa? Ingat 3 tahun lalu waktu kamu mutusin aku? Iya. Dan kita nggak ngobrol selama 3 tahun… Mhm. Soalnya aku bener-bener bisa ambil semua uangnya dan habis itu kita nggak bakal ngobrol lagi. Bro! Aku cuma ngomong doang!
Tiga detik tersisa di jam. Kalau Josh melepas borgolnya sebelum waktunya habis, dia menang semua $250.000 dan dua-duanya Tesla.
Sisa 10 menit di timer! Kita lihat ada yang nyolong semuanya nggak. Gimana, lancar?! Aduh, aku deg-degan! Akhirnya sampai juga. Rasanya nggak nyata.
Suzie, ini bisa jadi 125 ribu dolar milikmu, Josh, itu juga 125 ribu dolar buatmu. Kecuali salah satu dari kalian melepas borgolnya. Dan ini pengingat apa yang kalian bilang di tes kebohongan.
Kamu percaya nggak kalau aku ngrem kamu dalam hal apa pun? Iya. Benar. Kamu bakal nyolong semua $250.000? Kayaknya nggak. Barusan kamu agak bereaksi.
Satu menit 12 detik. Ini kesempatan terakhir buat nyolong uangnya! Kamu bakal ngelakuin? Itu balas dendam paling ultimat. Ya ampun. Josh main sabar nih? Stop! Kamu bakal ngelakuin nggak?! 16 detik, yakin? Nggak, dia pantas dapat setengah. Mungkin aku pantas dapat semuanya. Wah! Josh!
Ada yang mau kamu sampaikan ke Suzie nanti pas video ini tayang? Aku nggak pernah benar-benar berhenti mencintaimu setelah kita putus. Dan perasaan itu kubawa ke mana pun aku pergi. Cintaku buat dia masih banyak di hatiku sampai-sampai aku nggak bisa move on dan membiarkan diri mencintai orang lain.
Boleh nggak aku ajak kamu kencan beneran pas kita keluar dari sini? Iya! Oke. Fix kencan. Oke.
Nggak, dia cuma ngerjain! Mukanya kayak lagi ngerjain. Aku nggak bakal ngelakuin. 3, 2, 1… Waktunya habis! Baiklah! Benda itu nggak perlu lagi! Kalian sekarang bebas. Ya ampun!
Ini 125 ribu dolar untukmu! Suzie, Josh, rencana kalian berikutnya apa?
Oh! Oh woah! Aku nggak nyangka! Oke! Kayaknya sekarang mereka bahagia! Semoga kalian terhibur. Subscribe.
Artikel diterbitkan
