Bertahan 45 Hari di Toko Kelontong demi $10.000 per Hari

Buka di YouTube ↗
Ringkasan

MrBeast (Jimmy) membeli sebuah toko kelontong yang, menurutnya, berisi cukup makanan untuk memberi makan penduduk satu kota. Ia lalu "mengurung" seorang pria bernama Alex di dalamnya dengan tawaran sederhana: setiap hari Alex bertahan, ia mendapat $10.000 tunai yang diantarkan dalam keranjang belanja. Video ini mengikuti seberapa lama Alex sanggup bertahan, bagaimana aturan tambahan dan kejutan dari Jimmy mengubah tantangannya, dan apa yang akhirnya membuat Alex memutuskan berhenti.

11 menit baca
0:36

Aturan Dasar: Garis Merah dan Kamera di Setiap Sudut

Aturannya ditetapkan sejak awal. Di sekeliling toko dicat sebuah garis merah. Jika Alex melewatinya, tantangan berakhir dan ia pulang membawa uang yang sudah dikumpulkannya. Untuk memastikan Alex benar-benar tetap di dalam, tim memasang banyak kamera yang merekam setiap sudut toko. Menurut narasi, tantangan ini berpotensi menjadikan Alex jutawan, karena secara teori ia bisa bertahan bertahun-tahun.

Alex awalnya sangat percaya diri. Begitu Jimmy pergi, ia berkata bahwa ia bisa tinggal di sana bertahun-tahun. Ia memilih salah satu sudut toko sebagai markasnya, dan untuk makan malam pertama ia memasak steik. Menurutnya, jika bisa makan seperti itu setiap malam, ia sanggup bertahan sangat lama.

Kejutan Pertama: Uang Ditukar dengan Barang

Keesokan paginya Jimmy datang membawa $10.000 pertama dan langsung mengumumkan aturan tambahan. Setiap kali Alex menerima $10.000 tunai, ia harus menyerahkan barang dari toko senilai $10.000. Artinya, Alex harus menyusun strategi tentang barang mana yang dilepas lebih dulu agar persediaan untuk hidupnya bertahan selama mungkin.

Alex segera melihat bahwa barang elektronik yang cukup mahal bisa dipakai untuk hari-hari awal. Alasannya praktis: ia tidak bisa memakan TV, jadi TV tidak berguna baginya. Ia juga mengincar makanan dan perlengkapan hewan peliharaan karena, seperti katanya, Jimmy tidak bisa membayarnya untuk memakan makanan anjing. Ia memperkirakan ada makanan anjing senilai $10.000 di toko. Penyerahan pertama berupa makanan anjing itu, dihitung di kasir hingga totalnya mencapai $10.045.

Jimmy juga menegaskan bahwa setiap barang yang dijual Alex akan didonasikan ke badan amal, sehingga tidak ada yang dibuang.

2:44

Hari-Hari Awal: Strategi, Pancuran, dan Efisiensi

Narasi menyebut beberapa hari berikutnya berjalan lancar. Pada hari ke-5, Alex menjual produk segar senilai $10.000 karena barang itu akan cepat busuk. Hari ke-6 ia menjual popok, lalu pada hari ke-7 sampai ke-9 ia melepas produk senilai total $30.000. Ia juga menemukan ruangan belakang toko. Karena belum mandi selama 10 hari, ia membuat pancuran dan tempat cuci baju sendiri.

Saat ditanya Jimmy berapa lama ia kira akan bertahan, Alex menjawab sekitar 100 hari. Jimmy mengatakan video ini mungkin menjadi videonya yang termahal, tetapi ia sudah bersiap. Ia tidak peduli jika Alex bertahan setahun karena uangnya tersedia.

Alex kembali menjual TV, dan Jimmy bercanda bertanya apakah Alex mengosongkan kotak TV, mengisinya dengan batu, lalu menyimpan TV-nya. Menjelang hari ke-11, menurut narasi, Alex sudah cukup efisien memilih barang. Ia bahkan berhasil mengumpulkan $10.000 hanya dari kartu-kartu, seperti kartu hadiah dan kartu ulang tahun, yang mengejutkannya karena harganya begitu mahal.

Saat Jimmy Pergi: "The Money Man" dan Rumah dari Barang Toko

Karena Jimmy harus pergi syuting video lain, yaitu terdampar di sebuah pulau, tim mengutus seseorang yang mereka sebut "The Money Man" untuk mengantar uang. Ketika uangnya mencapai $100.000, Alex yakin ia pasti bisa mencapai satu juta.

Selama periode ini Alex mengisi waktu dengan berbagai proyek. Ia membangun dinding raksasa dari wadah camilan bola keju. Pada hari yang oleh narasi disebut hari ke-31, ia membongkar pancurannya dan memperkuatnya dengan empat rak serta lapisan plastik agar dindingnya tahan air. Jimmy memujinya karena berhasil membuat pancuran yang berfungsi hanya dengan bahan dari toko. Alex juga membangun dinding tempat berlindung dari semua botol air di toko dan membuat tempat tidur dari tisu toilet yang, menurutnya, cukup nyaman.

5:43

Forklift dan Papan Jimmy

Sepulang dari syuting di pulau, Jimmy menerima permintaan Alex untuk memakai forklift di belakang toko, karena itu akan sangat membantu memindahkan barang. Jimmy mengizinkan. Alex juga mengambil papan bergambar Jimmy dan menaruhnya di dekatnya agar menemaninya dan mengawasi penghitungannya. Jimmy menanggapinya sebagai tanda Alex mulai merindukannya.

Narasi menyebut efisiensi Alex sangat tinggi berkat forklift, sampai ia punya waktu memperbagus tempat tidurnya.

Target Bergeser: Dari Satu Juta ke $500.000

Meski target awalnya satu juta dolar, Alex mulai mencatat rencana penggunaan uangnya dan menyadari bahwa ia mungkin tidak perlu tinggal selama yang ia kira. Ia rindu anak-anaknya, yang akan berulang tahun dalam dua bulan ke depan, dan ia mengatakan belum pernah melewatkan ulang tahun mereka. Setelah menghitung, ia menyimpulkan butuh setidaknya $500.000. Saat itu ia baru punya $200.000, dan menurut hitungannya totalnya berarti 50 hari, dan ia merasa sudah setengah jalan.

Pada hari ke-22, Alex melepas seluruh stok camilan Goldfish (dalam terjemahan disebut "ikan mas") senilai $10.000, yang menurutnya bisa memberi makan banyak anak. Jimmy juga mengingatkannya bahwa ia dibayar $10.000 sehari untuk tidak bersama keluarganya, dan ia boleh melakukannya selama yang ia mau. Narasi menggambarkan hari-hari mulai terasa sama bagi Alex.

Akhirnya Alex menjual botol air yang tadinya menjadi dinding tempat berlindungnya. Karena rak kosong tidak bisa dijual, ia memakai rak metal untuk memperkuat "rumahnya". Narasi menyebut Alex kini merasa seperti di rumah sendiri.

8:21

Hadiah 30 Hari: Kunjungan Keluarga

Sebelum kejutan berikutnya, Jimmy merasa Alex pantas mendapat hadiah. Karena malam sebelumnya Alex mengaku sangat merindukan keluarganya, untuk merayakan 30 hari ia diizinkan menghabiskan satu hari bersama istrinya, Sarah, dan anak-anaknya di dalam toko. Anak-anaknya bermain di jalur mobil balap yang dibuat Alex dari kotak-kotak di lantai.

Setelah keluarganya pulang, Alex merasa sedih. Ia mengatakan anak-anaknya terlihat berbeda baginya karena di usia itu mereka tumbuh sangat cepat, dan ia hanya ingin pulang dan menghabiskan waktu bersama keluarganya.

9:51

Kejutan Kedua: Listrik Mati

Jimmy lalu mengungkap rencana yang belum diketahui Alex. Saat membeli toko, ia tidak pernah mengisi formulir pengalihan tagihan listrik ke namanya, jadi listriknya akan mati sewaktu-waktu. Lemari es dan lampu tidak akan menyala, dan tantangannya menjadi jauh lebih sulit. Hanya kamera dan mesin kasir yang terhubung ke generator karena keduanya dibutuhkan untuk produksi.

Saat lampu padam, Alex kaget dan hanya punya lampu senter. Ia mengatakan suasananya jauh lebih menyeramkan. Ia sebenarnya sudah menyiapkan barang senilai $60.000, tetapi karena listrik mati, prioritasnya berubah dan ia harus menjual makanan beku lebih dulu. Tim, termasuk Chandler yang mengaku pernah jadi kasir, membantu menghitung daging. Setelah itu Jimmy memberi tahu bahwa ia akan ke Afrika selama seminggu untuk syuting video pembuatan seratus sumur. Alex menghabiskan harinya bergegas mengumpulkan semua makanan beku agar bisa didonasikan.

Gelap, Sepi, dan Godaan Garis Merah

Narasi Jimmy mengakui bahwa sendirian tanpa listrik mempengaruhi Alex jauh lebih berat dari dugaannya. Toko berubah menjadi bangunan yang hampir kosong. Alex membuka pintu belakang untuk merasakan sinar matahari dan udara segar, yang menurutnya akan memberinya kekuatan melewati hari-hari gelap.

Pada hari ke-36 ia sudah mengantongi $360.000 dan bertanya pada dirinya sendiri kenapa harus berhenti sekarang. Namun ia juga menggambarkan hari-harinya sebagai sekadar mengisi keranjang dan menunggu. Bagian paling menarik dari harinya, katanya, adalah berdiri sangat dekat dengan garis merah. Ia menyebut dirinya "anak yang sedih dan menderita" dan mengatakan tidak ada yang lebih menyedihkan dalam hidupnya selain tinggal di toko itu. Yang memisahkannya dari istri dan anak-anaknya hanyalah garis itu, dan godaannya terasa setiap hari.

Titik terang datang ketika ia menjelajahi gudang belakang dan menemukan lima lampu InstaStart QuickPack. Setelah menyalakan semuanya, ruangan menjadi terang dan ia merasa bisa bertahan lagi. Saat menerima $10.000 berikutnya, ia mengatakan gila rasanya memiliki uang sebanyak itu, padahal tidak ada yang bisa dilakukan dengannya selain memandanginya.

13:11

Kolam Renang Kelontong dan Kecelakaan Forklift

Untuk mengisi waktu, Alex ingin balapan forklift di antara rak. Setelah seharian bersih-bersih, ia memanfaatkan ruang kosong untuk memasang kolam yang ditemukannya di gudang dan mengisinya dengan selang, menciptakan apa yang ia sebut "kolam renang kelontong". Jimmy, yang kembali setelah lebih dari seminggu, terkejut melihat perubahan toko, ikut masuk ke kolam, dan melompat dengan gaya "bola meriam".

Namun narasi menyebut Alex sudah cukup lelah, dan saat mengemudikan forklift, sesuatu tak terduga terjadi. Ia mencoba berbelok, tetapi forklift berbelok ke arah sebaliknya dan menabrak kolam hingga bocor. Air membanjiri ruangannya, membasahi uangnya, merusak banyak barang, dan menyebar ke seluruh toko. Alex mengatakan ia lelah dan ingin pergi.

Ketika Jimmy datang, Alex terbaring lesu di tempat tidur. Ditanya berapa minggu lagi ia sanggup bertahan, Alex menjawab ia hanya mencoba melewati hari demi hari. Jimmy bertanya apakah ia akan pergi jika besok menemukan laba-laba di tempat tidurnya, dan Alex menjawab "seratus persen". Jimmy menyimpulkan Alex tidak punya banyak waktu lagi.

16:17

Hari ke-44 dan 45: Kesepian di Puncaknya

Pada hari ke-44, menjelang gelap, Jimmy belum datang, dan Alex khawatir tidak ada yang mengantar uang hari itu. Ia duduk di kursinya menunggu. Ketika uang akhirnya datang tanpa ada yang menemuinya langsung, ia kecewa karena itu satu-satunya interaksi yang ia dapat hari itu. Ia menduga Jimmy enggan datang karena tempat itu sangat menyedihkan, dan mengaku tidak bisa menyalahkannya. Ia kembali mengatakan sangat merindukan keluarganya.

Pada hari ke-45, Chandler menggambarkan Alex benar-benar bosan, hanya mengetuk-ngetukkan sesuatu ke lantai. Jimmy mengatakan ia seharusnya merasa kasihan, tetapi Alex sudah memenangkan $450.000 dan bisa pergi kapan saja, jadi ia akan baik-baik saja. Saat Jimmy datang dan bertanya berapa minggu lagi ia sanggup bertahan, Alex menjawab ia tidak tahu apakah bisa bertahan satu jam lagi.

Keputusan Akhir

Jimmy memperlihatkan tumpukan uang yang sudah dimenangkan, yaitu $450.000, lalu mendatangkan istri Alex untuk membantunya memutuskan. Alex sempat mengatakan mungkin ia bisa bertahan lima hari lagi, tetapi setelah menimbang bersama istrinya, mereka memilih mengambil uang yang sudah dimenangkan. Menurut Alex, terus bertahan tidak sepadan, dan ia memutuskan berhenti.

Jimmy menegaskan bahwa begitu Alex melangkahi garis merah, permainan berakhir. Ia sempat menawarkan untuk membawa uangnya kembali ke dalam jika Alex ingin melanjutkan, tetapi itu ternyata hanya candaan. Alex menghabiskan 45 hari di toko dan pulang membawa $450.000. Angka itu jauh dari target awal satu juta dolar dan perkiraannya sendiri bahwa ia akan bertahan sekitar 100 hari. Jimmy menutup video dengan berjanji mencarikan Alex kaus.