Rutinitas Foam Roller untuk Area Sekitar Payudara: Enam Titik, Dua Sisi, dan Uji Panjang Lengan

Buka di YouTube ↗
Ringkasan

Video dari kanal Hinachannel ini memperagakan rangkaian latihan foam roller yang menurut pembawa acaranya "wajib dilakukan" bagi yang ingin memperbesar payudara. Penonton diajak mengikuti gerakan secara langsung, masing-masing dengan hitungan sepuluh kali. Pembawa acara berpendapat bahwa mengendurkan otot dan fasia di sekitar dada, ketiak, dan bahu adalah langkah penting. Namun di akhir video ia juga menegaskan bahwa latihan ini saja belum cukup.

6 menit baca
0:22

Prinsip Dasar dan Persiapan

Menurut pembawa acara, foam roller jenis apa pun bisa dipakai. Hampir semua gerakan dilakukan dengan berbaring miring, menindih roller dengan sisi tubuh, lalu menggerakkan tubuh bagian atas. Ia beberapa kali menyebut bahwa sebagian gerakan bisa dikerjakan sambil melihat ponsel, sehingga mudah dimasukkan ke rutinitas harian.

Setiap titik umumnya dikerjakan dengan dua gerakan. Pertama, tubuh bagian atas digerakkan ke atas dan ke bawah sebanyak 10 kali. Kedua, tepi roller dipegang dan tubuh digerakkan maju-mundur atau ke samping sebanyak 10 kali.

0:59

Urutan Gerakan pada Sisi Pertama

Rangkaian yang diperagakan berpindah dari bawah ke atas, dari samping dada menuju bahu:

  1. Samping tubuh setinggi dada. Roller diletakkan di sisi tubuh sejajar dada. Tubuh bagian atas digerakkan naik-turun 10 kali, lalu maju-mundur 10 kali sambil memegang tepi roller.
  2. Tepat di bawah titik payudara, di atas tulang rusuk. Roller digeser ke tulang rusuk dengan gerakan yang sama: naik-turun 10 kali, lalu maju-mundur perlahan 10 kali.
  3. Rotasi ke arah langit-langit. Kaki yang tidak menyentuh lantai ditekuk. Lengan yang bebas diangkat ke atas kepala, lalu tubuh bagian atas diputar ke arah langit-langit sebanyak 10 kali. Pembawa acara menekankan agar punggung dalam keadaan rileks dan tubuh bagian atas tetap membentuk sudut sekitar 45 derajat, tidak sepenuhnya rebah sejajar lantai.
  4. Tepat di bawah ketiak. Roller dipindahkan ke bawah ketiak dan area ini ditekan kuat-kuat ke roller. Gerakannya naik-turun 10 kali, lalu maju-mundur 10 kali.
  5. Otot dada, di antara bahu dan payudara. Roller diletakkan di titik ini, berat badan ditumpukan di atasnya, lalu tubuh digerakkan naik-turun 10 kali dan ke samping kiri-kanan 10 kali. Tujuannya mengendurkan otot dada.
  6. Sisi bahu. Roller diletakkan di samping bahu, lalu tubuh digerakkan naik-turun 10 kali dan maju-mundur 10 kali sambil memegang tepi roller.
3:07

Demonstrasi Perbedaan Panjang Lengan

Setelah satu sisi selesai, pembawa acara meminta penonton mengangkat kedua lengan. Ia menunjukkan bahwa lengannya kini tampak berbeda panjang antara sisi yang sudah dilatih dan yang belum, lalu menyebut perbedaan itu menakjubkan. Baginya, ini tanda bahwa latihan tersebut benar-benar mengendurkan area di sekitar payudara.

Untuk menjelaskan mengapa roller dipakai, ia memakai analogi adonan kue. Menurutnya, adonan lebih mudah meregang bila digiling dengan roller daripada diuleni dengan tangan. Begitu pula tubuh: dengan alat ini, fasia bisa "dikupas" atau dilepaskan secara lebih menyeluruh.

Sisi Kedua

Urutan yang sama lalu diulang pada sisi lainnya. Gerakannya dimulai dari samping dada, tulang rusuk, dan rotasi 45 derajat dengan kaki atas ditekuk. Pada sisi ini ia menambahkan instruksi untuk mengangkat bokong dan merilekskan punggung. Setelah itu menyusul bawah ketiak sambil mencondongkan tubuh ke depan, otot dada di antara bahu dan dada, lalu sisi bahu.

Setelah selesai, ia kembali memeriksa lengannya dan menyatakan bahwa panjang kedua lengan kini sudah sama.

Mengapa Ketiak, Dada, dan Bahu

Pembawa acara menjelaskan alasan memilih area ini. Dalam keseharian, lengan lebih sering berada dalam posisi turun, sehingga menurutnya sirkulasi darah di ketiak cenderung lambat. Selain itu, orang cenderung menempatkan lengan di depan tubuh dan mengerahkan tenaga di posisi itu. Karena itu, ia mengaku tetap mengendurkan area ini sebelum tidur, bahkan pada hari-hari ketika waktunya sangat sempit. Rangkaian dalam video ini, katanya, memang yang ia lakukan pada hari-hari seperti itu.

Ia juga memberi batasan soal postur. Bahu yang membungkuk ke depan, punggung bungkuk, dan leher lurus tidak akan berubah secara langsung dan drastis hanya dengan latihan ini, karena bagian tubuh lain juga perlu dikendurkan. Meski begitu, menurutnya kondisinya akan jauh lebih baik daripada sebelumnya, karena otot menjadi lebih rileks dan sirkulasi darah membaik. Bagi yang mengalami kekakuan di sekitar bahu, ia menyarankan agar area itu dikendurkan secara menyeluruh.

5:56

Batasan: Latihan Ini Saja Tidak Cukup

Di bagian penutup, pembawa acara menegaskan bahwa mengendurkan area sekitar dada saja tidak cukup. Bagi yang serius ingin memperbesar payudara, menurutnya sirkulasi darah ke seluruh tubuh perlu ditingkatkan. Alasannya, semua otot dan tulang saling terhubung, sehingga distorsi di seluruh tubuh perlu dihilangkan. Ia mengakui bahwa setiap bagian tubuh punya banyak aspek penting. Namun ia juga menyebut bahwa kadang orang merasa enggan bahkan untuk sekadar mengendurkan area sekitar payudara, dan ia meminta agar latihan ini tetap dilakukan.

Ia mengatakan ada banyak cara memakai foam roller untuk tujuan ini, dan yang ia tunjukkan adalah cara yang menurutnya terbaik.

7:17

Keraguan Merilis Video dan Urutan Prioritas

Pembawa acara mengaku sempat sangat ragu merilis video ini, karena masih banyak orang yang belum memiliki foam roller. Ia akhirnya memutuskan untuk mempublikasikannya dengan dua pertimbangan: mereka yang sudah punya alatnya pasti menginginkan video seperti ini, dan menurutnya latihan dengan peralatan sangat efektif.

Ia juga menjelaskan cara memasukkan roller ke rutinitasnya. Pada hari-hari ketika ia tidak sempat melakukan peregangan atau relaksasi, ia berusaha setidaknya melakukan beberapa gerakan foam roller. Dalam urutan prioritasnya, relaksasi berada di urutan pertama dan pijat di urutan terakhir. Karena setiap area perlu ditargetkan, ia merasa latihan dengan roller lebih mudah dan nyaman, sehingga ia selalu berusaha melakukannya.

Video ditutup dengan ajakan menonton video lain di kanalnya tentang pembesaran payudara. Ia menyatakan yakin bisa membuat payudara siapa pun menjadi lebih besar. Itu adalah klaim pribadinya, dan video ini tidak menyajikan data pendukungnya. Satu-satunya hasil yang diperlihatkan di layar adalah perubahan panjang lengan sebelum dan sesudah latihan.