Catatan Bermain Yousei-san no Ninjin: Peri Berkostum Kelinci Mengumpulkan Wortel di Share House

Diterjemahkan dari 日本語

Buka di YouTube ↗
Ringkasan

Video ini adalah let's play gim Yousei-san no Ninjin (Fairy Carrots). Pemain berperan sebagai peri yang mengenakan kostum kelinci dan mengumpulkan wortel kesukaannya di sebuah share house tempat para gadis tinggal, tanpa ketahuan oleh para penghuninya. Sang komentator (dengan suara Yuzuki Yukari) memperlihatkan perjalanannya kabur dari para penghuni yang bersenjata api sambil menjelajahi lorong, dapur, kamar mandi, kamar tidur, hingga taman secara berurutan, sampai akhirnya mendapatkan wortel terakhir dan mencapai garis akhir.

7 menit baca
0:29

Tutorial dan Rasa Kontrol

Gim dimulai dengan tutorial cara bermain. Menurut sang komentator, ini adalah gim 3D dengan sudut pandang orang ketiga pada umumnya. Di dalam gim diceritakan bahwa meski peri adalah makhluk yang imut, entah mengapa mereka dibenci oleh manusia, dan pemain diminta untuk melakukan pemanasan terlebih dahulu di arena rintangan. Di sini sang komentator menangkap bahwa "manusia di dunia ini tampaknya adalah musuh", lalu berusaha mempelajari cara untuk melawan manusia.

Aksi dasarnya adalah melompat dan berguling, dan sang komentator mengibaratkannya dengan "seperti Donkey Kong, ya". Setelah mencoba rangkaian gerakan melompat, berguling, lalu melompat lagi, ia menuju lorong yang menjadi awal permainan utama.

1:09

Lorong: Bertemu Gadis Bersenjata

Begitu keluar ke lorong, seorang gadis yang tinggal di rumah ini langsung muncul. Gadis itu memegang pistol dalam posisi high ready, dan sang komentator melihatnya "sangat waspada". Sambil bercanda, "Jangan-jangan orang tuanya dibunuh oleh peri", ia lebih dulu bersembunyi di rak untuk mengamati situasi. Setelah memastikan dirinya tidak ketahuan, ia melompat ke pintu di seberang dengan lompatan berguling dan mendapatkan wortel pertama. Sejak itu, tujuannya adalah mengumpulkan semua wortel tanpa terlihat oleh para gadis.

1:49

Dapur: Kulkas dan Senapan Mesin Ringan

Di dapur, wortel ditemukan di dalam panci di atas kompor induksi dan di dekat ikan yang hendak disiangi di samping talenan. Tempat berikutnya yang disebut sang komentator sebagai lokasi yang kemungkinan menyimpan wortel adalah kulkas. Di sini sang komentator bercerita bahwa ia pun pernah tinggal di share house bersama lima orang, dan salah satu kelebihan share house adalah peralatan rumah tangga berukuran besar bisa dipakai bersama-sama.

Wortel di kulkas juga berhasil didapat tanpa masalah, dan tepat setelah ia berkata "lancar sampai-sampai menakutkan", ia ditembaki oleh penghuni dengan senapan mesin ringan M249. Ia selamat berkat pintu kulkas yang antipeluru, dan bertahan dengan menunggu tembakan berhenti. Dalam adegan ini, sang komentator menyebut bahwa gim ini punya nuansa yang mirip dengan gim 3D lawas seperti Donkey Kong 64 dan Banjo-Kazooie.

Setelah itu, dalam adegan mengincar wortel di atas meja, mobilitas tinggi sang peri sangat membantu. Di tengah jalan ia sempat ketahuan, tetapi ia bersembunyi di balik buku dan menunggu sampai gadis itu pergi, lalu berhasil mengambil semua wortel di ruangan ini.

4:08

Kamar Mandi dan Bagian Dalam "Kerongkongan"

Di kamar mandi, seorang gadis sedang tertidur di bak mandi. Sang komentator berkata, "Nanti masuk angin kalau tidur di tempat seperti itu", lalu menyampaikan bahwa jumlah kematian di bak mandi mencapai sekitar 5.000 orang per tahun, dua kali lipat kecelakaan lalu lintas, dan mengimbau penonton untuk berhati-hati. Selagi gadis itu masih tertidur, ia mengambil wortel, dan juga melontarkan kesan bahwa saat berjalan di atas dadanya terasa kenyal-kenyal.

Selanjutnya, sang peri masuk ke tempat yang tampaknya merupakan bagian dalam kerongkongan si gadis. Sang komentator menyukai aransemen BGM di bagian ini dan terus maju untuk kabur sebelum dilarutkan di lambung. Setelah keluar, ia menilai bahwa ini adalah tahap yang dibuat dengan baik, dan ia merasa telah mendapatkan pengalaman satu-satunya yang tidak mungkin dialami jika hidup secara normal.

5:04

Kamar Tidur: Ranjang yang Dijaga Pelayan

Di kamar tidur, seorang gadis tertidur di ranjang berukuran king size sementara seorang pelayan berjaga sambil memegang senjata. Wortelnya berada di atas perut gadis itu, dan sang komentator pergi mengambilnya sambil berkata, "Kalau ketahuan, pasti dimarahi Mbak Pelayan." Ia melompati senapan mesin yang dengan nada bercanda ia sebut "biasa ada di rumah-rumah", hingga berhasil mencapai ranjang. Sang komentator mengatakan bahwa karena peri ini punya mobilitas tinggi, ternyata mengendalikannya terasa cukup menyenangkan. Setelah mendapatkan wortel di tempat yang sulit, ia beristirahat sejenak di atas ranjang karena terasa nyaman.

5:47

Taman: Prajurit Patroli Berdialek Kansai

Setelah selesai menjelajahi bagian dalam rumah, ia pindah ke area terakhir, yaitu taman. Ia menemukan wortel di antara bangku-bangku dan pergi mengambilnya sambil mewaspadai gadis yang sedang berpatroli, tetapi gadis itu malah berjalan ke arahnya. Sang komentator terkejut karena gadis dengan penampilan seperti itu berbicara dalam dialek Kansai.

Meski tertembak hingga nyawanya berkurang sampai tampilan "daun", ia berhasil mengambil wortel di tengah kekacauan dan entah bagaimana bertahan hidup. Gadis itu masih terus menembaki bangku setelahnya, dan sang komentator, dengan merujuk cerita yang pernah ia dengar tentang "rekrutan baru yang minim pengalaman", bercanda bahwa dengan begitu gadis itu tidak akan bertahan dalam pertempuran sungguhan. Di akhir, ia menutupnya ala manzai dengan, "Sudahlah, terima kasih banyak."

6:26

Wortel Terakhir: Tantangan dengan Pesawat Kertas

Setelah area luar juga dijelajahi dengan saksama, wortel yang tersisa tinggal satu. Wortel terakhir itu melayang di udara dan sama sekali tidak terjangkau. Sang komentator memutuskan untuk naik pesawat agar diantar sampai ke wortel tersebut.

Namun, setelah beberapa menit terbang berkeliling di langit pun belum ada tanda-tanda ia akan mencapai wortel itu, dan sang komentator mengeluh, "Lenganku juga mulai gemetaran." Karena tampaknya akan memakan waktu, ia bersenandung sambil menunggu. Setelah itu ia akhirnya mendapatkan wortel terakhir, dan sang komentator mencapai garis akhir sambil berkata, "Berkat suara merduku juga."

7:38

Hasil dan Kesan

Ia berhasil menamatkan gim dengan mengumpulkan semua wortel tanpa sekali pun tumbang ditembak para gadis. Total wortel yang didapat adalah 75 buah. Sang komentator menyimpulkan bahwa gim ini cocok bagi orang yang ingin mengendalikan tokoh utama bertelinga kelinci secara stylish di dunia yang dihuni gadis-gadis imut.