Seratus Mantan Peserta MrBeast Berebut $500.000: Siapa yang Terakhir Meninggalkan Lingkarannya?
MrBeast ミスタービーストVideo ini mempertemukan seratus orang yang semuanya pernah tampil di video MrBeast (Jimmy). Masing-masing menempati satu lingkaran, dan aturan dasarnya sederhana: siapa pun yang melewati garis merah di sekitar lingkarannya kehilangan peluang memenangkan setengah juta dolar. Jimmy menyebut ini crossover terbesar dalam sejarah kanalnya. Ia juga menegaskan tidak peduli apakah tantangan ini akan berlangsung berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan lebih dari setahun. Namun, seperti terlihat sepanjang video, kompetisi ini tidak hanya menguji ketahanan. Jimmy terus menyisipkan permainan tambahan untuk mempercepat eliminasi, dan dalam waktu sekitar seminggu, seratus peserta menyusut menjadi satu pemenang.
Premis: semua peserta sudah tahu caranya menang
Karena setiap peserta pernah berkompetisi di video sebelumnya, Jimmy menyebut mereka tahu apa yang dibutuhkan untuk menang, sehingga persaingan akan sangat sulit. Di punggung kaus setiap peserta tercetak jumlah uang yang pernah mereka menangkan atau gagal menangkan. Lannan, misalnya, tercatat gagal memenangkan $200.000, $250.000, $1 juta, jet pribadi senilai 2,5 juta, dan satu juta lagi dari tantangan kubus. Lannan berkelakar bahwa ia suka nongkrong dengan Jimmy karena Jimmy membuatnya ingat semua kegagalannya.
Para peserta datang dengan motivasi yang beragam. Seorang peserta mengaku telah terbang 27 jam untuk sampai ke lokasi, sehingga ia merasa harus bertahan setidaknya 27 jam. Peserta lain menyebut seseorang yang ia kenal dari video "peserta 1 sampai 100" sebagai lawan paling tangguh.
Eliminasi awal dan malam pertama
Menurut Jimmy, tantangan ini jauh lebih sulit daripada kelihatannya. Baru 30 menit berjalan, eliminasi pertama sudah terjadi: T.J. menyentuh garis dan berkata seseorang harus melakukannya dan ia rela berkorban. Chandler, yang tampaknya dikira akan keluar paling awal, langsung menyusul sebagai yang kedua. Eliminasi berikutnya disebut Jimmy sebagai yang paling mengejutkan. Big Justice keluar karena tidak mau memakai toilet portabel yang disediakan.
Saat malam tiba, semua peserta harus tidur di lingkaran kecil masing-masing. Gio, peserta berusia 12 tahun, sengaja membuat semua orang tetap terjaga. Ia mengatakan sudah pernah memainkan permainan semacam ini sebelumnya, dan menurut narasi Jimmy taktik itu tampaknya berhasil. Beberapa peserta menyerah karena lelah dan ingin pulang. Salah satunya berkata ini bukan permainan untuk orang tua, melainkan untuk anak muda. Selain itu, tujuh orang tanpa sengaja menyentuh garis merah saat tidur, termasuk Karl, yang mengaku bangun dan mendapati "jari besarnya" menyentuh garis. Setelah malam pertama, 14 pemain telah tersingkir.
Menara balok dan serangan bola
Karena para peserta dinilai sangat berpengalaman, Jimmy menghadirkan kembali salah satu permainan tersulit yang pernah mereka adakan. Ada peserta yang mengaku pernah tersingkir di Beast Games gara-gara permainan ini. Setiap peserta diminta membangun menara dari balok di atas blok merah dan memastikannya kokoh. Setelah menara jadi, Jimmy menyalakan timer 24 jam: siapa pun yang menaranya roboh dalam rentang waktu itu tereliminasi.
Jimmy lalu menambah kerumitan dengan membagikan bola kepada semua peserta. Ketika timer habis, lampu akan berubah merah, dan peserta punya sepuluh detik untuk melempar bola ke menara orang lain. Siapa pun yang menaranya dirobohkan akan tersingkir. Jimmy menyarankan mereka mencari teman agar tidak menjadi sasaran dua puluh orang sekaligus. Akibatnya, sebagian besar waktu dihabiskan untuk membangun aliansi dan menentukan target. Dua peserta yang dulu saling bersaing di video alam liar kini mengaku bekerja sama. Ada pula yang tidak tidur demi menjaga menaranya.
Selama masa tunggu, beberapa peserta tetap menyentuh garis merah. Salah satunya tersingkir gara-gara kismis. Menurut Jimmy, peserta itu tidak hanya menyentuh garis, tetapi juga mengelus lingkarannya, dan Jimmy menyebutnya "kismis setengah juta dolar".
Ketika lemparan dimulai, Joey merobohkan menara Jeremy, dan Mark juga tersingkir. Jimmy berkelakar bahwa Jeremy, yang sebelumnya kalah di Beast Games, mungkin menjadi orang pertama yang kalah dari Joey tanpa ikut lomba makan hot dog. Eliminasi yang disebut Jimmy paling brutal adalah ketika Hugo menjatuhkan menara Rayne, yang sebelumnya memasukkan nama Hugo dalam daftar targetnya, dan menara Hugo sendiri juga roboh. Jimmy menyebut kejadian ini "karma instan". Keduanya sempat beradu argumen soal siapa yang lebih banyak memasak dan membersihkan kamar mandi di bunker dalam video sebelumnya, sebelum Jimmy menyuruh mereka berdua pergi.
Hot potato dengan timer tersembunyi
Saat 62 peserta tersisa, Jimmy mengumumkan bahwa setengah dari mereka akan pulang. Ruangan dibagi menjadi empat wilayah dengan selotip, dan Gio terpisah dari rekan yang sejak awal dekat dengannya. Permainannya adalah hot potato. Jimmy menyalakan timer satu jam yang tidak bisa dilihat siapa pun, dan saat waktu habis, dua wilayah yang sedang memegang bola akan tereliminasi.
Para peserta langsung menyusun strategi menghitung waktu. Satu orang menghitung detik, yang lain menghitung menit, dengan harapan rata-rata dari banyak penghitung akan akurat. Ada juga yang skeptis dan berpendapat mustahil menjamin hitungan sempurna selama satu jam, karena selisihnya bisa mencapai satu menit. Kekhawatiran itu terbukti. Di satu titik, tim oranye mengira waktu sudah berjalan 9 menit 20 detik, sementara tim hijau mengira sudah 10 menit 15 detik, sehingga ada selisih hampir semenit di antara keduanya.
Menjelang akhir, situasi berubah kacau. Bola dilempar, ditendang, dan dipukul antarwilayah. Satu bola mengenai kamera, dan seorang peserta bahkan berlari keluar dari lingkarannya saat mengejar bola. Seorang peserta mengakui tidak ada lagi yang bisa menghitung dengan benar di tengah kekacauan itu. Saat lampu menyala merah, kedua bola berada di wilayah kuning, sehingga seluruh tim kuning tereliminasi.
Ronde kedua menggunakan timer sepuluh menit dan satu bola di antara tim pink, hijau, dan oranye. Sebelum ronde dimulai, Jimmy menunjukkan rekaman enam peserta yang menginjak garis merah, dan mereka langsung tereliminasi. Salah satunya, Bret, malah melepas kaosnya. Menurut Jimmy, kepanikan dan kebingungan di ronde kedua sama saja dengan ronde pertama, hanya lebih frustrasi. Hitungan antaranggota berbeda jauh, misalnya ada yang yakin sudah menit kesembilan sementara yang lain menyebut menit ketujuh. Pada akhirnya, Akira disebut kembali menyelamatkan timnya, dan tim pink yang tersingkir. Seorang peserta menyebut ronde itu sebagai permainan paling menegangkan dalam hidupnya.
Titian balok satu lawan satu
Memasuki hari kelima, para peserta mengaku tidur nyenyak, tetapi ada yang menilai semua orang mulai terlalu percaya diri. Sebelum permainan berikutnya, Jimmy menunjukkan rekaman Josh menginjak garis merah. Josh pun tersingkir setelah lima hari bertahan.
Permainan berikutnya mempertemukan peserta secara acak. Dua lingkaran dihubungkan dengan titian balok, dan di tengahnya diletakkan dua bola emas. Peserta pertama yang mengambil bolanya dan kembali ke lingkaran akan lanjut, sedangkan yang jatuh karena kehilangan keseimbangan akan tereliminasi. Duel pertama antara Asma dan Arlene berakhir tragis. Pemenangnya merayakan kemenangan terlalu heboh, dan rekaman menunjukkan ia menyentuh garis merah satu setengah detik kemudian, sehingga keduanya tersingkir.
Noah mengalahkan Preston. Gio berhadapan dengan Nicholas, yang bertekad tidak mau kalah dari anak 12 tahun. Nicholas sempat unggul tetapi jatuh, dan Gio menang. Di ronde terakhir, Rami menantang Akira, yang baru saja memenangkan Lamborghini, dengan penuh percaya diri. Rami akhirnya kalah, dan Jimmy berkomentar bahwa orang tidak bisa sombong lalu kalah. Setelah lima hari dan 90 eliminasi, tersisa sepuluh besar.
Sepuluh besar memilih permainannya sendiri
Jimmy memperkenalkan sepuluh finalis beserta rekam jejaknya. Los pernah tampil di beberapa video. Akira berasal dari Beast Games. Ronnie pernah menyelesaikan Labirin Laser, dan Noah pernah melakukan 32.000 curl. Omar pernah melepaskan tangannya dari $1 juta. Gio tampil di dua video "Umur 1 sampai 100". Alicen pernah meninggalkan lingkarannya di tantangan sebelumnya demi mendapat iPhone. Julia pernah bertahan 20 hari di alam liar, Gabrielle masuk sepuluh besar dalam tantangan pulau senilai $1 juta, dan Mallory adalah pemenang pulau itu.
Untuk pertama kalinya, Jimmy membiarkan peserta memilih sendiri permainan yang akan menyingkirkan setengah dari mereka. Usulan gunting-batu-kertas ditolak karena terlalu bergantung pada keberuntungan, dan usulan lomba bench press juga ditolak ramai-ramai. Mereka akhirnya sepakat pada permainan berdiri satu kaki: lima orang pertama yang gagal akan tersingkir. Noah merumuskan aturannya, yaitu peserta harus memilih satu kaki, tidak boleh berganti kaki, dan tidak boleh menggunakan kaki lain untuk membantu. Wasit bernama Patrick bertugas menegakkan aturan tersebut. Jimmy menjelaskan bahwa dalam video-video tantangannya memang ada orang yang tugasnya memastikan permainan berjalan adil.
Berdiri satu kaki selama 38 menit
Ruangan menjadi sunyi karena semua peserta berkonsentrasi. Jimmy mencoba mengganggu dengan mengajak mereka bicara dan menanyakan berapa lama mereka sanggup bertahan. Seorang peserta menjawab mungkin bisa sampai seharian. Eliminasi pertama datang pada menit ke-4,5, yaitu Gabrielle. Ia mengaku tetap puas karena berhasil masuk sepuluh besar dua kali berturut-turut.
Sekitar lima menit kemudian, Los jatuh setelah sempat terlihat gemetar dan "menari-nari". Ia menyebut pinggang dan pergelangan kakinya sebagai penyebab. Kaki Mallory terlihat bergetar dari ujung ruangan. Mallory sendiri merasa tidak menyentuh lantai, tetapi mengaku sudah tidak bisa merasakan kakinya. Rekaman kemudian menunjukkan kakinya memang menyentuh lantai.
Setelah 16 menit, banyak peserta mulai melompat-lompat kecil untuk menjaga keseimbangan, terutama Omar. Ronnie berkeringat deras dan mengaku sudah berkeringat sejak menit ke-13. Pemeriksaan rekaman berikutnya mengungkap bahwa Julia ternyata pernah menyentuh lantai, sehingga ia tersingkir dan tersisa enam orang. Menurut Jimmy, Akira adalah peserta yang paling sedikit gemetar. Pada menit ke-38, Omar dan Ronnie sama-sama hampir jatuh. Omar akhirnya menyerah dan berkata kepada Jimmy bahwa ia tidak sanggup lagi. Ia menyesal karena menganggap tantangan ini kesempatan untuk menebus kesalahannya saat melepaskan tangan dari satu juta dolar, dan ia gagal melakukannya. Jimmy menghiburnya dan mengatakan Omar sudah melakukan yang terbaik.
Lima besar: permainan atau ketangguhan?
Lima besar terdiri atas Akira, Gio, Noah, Ronnie, dan Alicen. Jimmy memberi mereka dua pilihan: satu permainan terakhir yang langsung menyingkirkan empat orang, atau adu ketangguhan murni yang bisa memakan waktu berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan. Mereka diberi satu menit untuk menulis pilihannya.
Akira ingin mengakhiri kompetisi dengan seru lewat permainan, dan Gio juga memilih permainan. Noah dan Ronnie memilih ketangguhan. Ronnie beralasan bahwa ini tantangan "terakhir meninggalkan lingkaran", jadi seharusnya diputuskan lewat ketangguhan. Alicen, yang merasa menjadi penentu suara, sempat bingung dan dibujuk dari dua arah. Satu pihak bertanya apakah ia mau tinggal di sana sebulan dan ingin mandi, sementara pihak lain mengingatkan agar ia tidak mendengarkan anak 12 tahun. Alicen akhirnya memilih permainan, lalu meminta maaf kepada peserta yang menginginkan ketangguhan. Suasana langsung berubah. Ada yang menyatakan tidak ada lagi persahabatan, sementara yang lain menuduh Alicen membiarkan dirinya dimanipulasi anak 12 tahun.
Paintball dan patung para finalis
Lingkaran kelima finalis dipindahkan ke lokasi baru, dan setiap peserta mendapat patung dirinya sendiri serta senjata paintball dengan warna berbeda. Setiap ronde, kelimanya menembak satu kali secara bersamaan. Setiap kali patung seseorang terkena tembakan, lingkarannya dikecilkan, dan setelah tiga kali terkena, ia tereliminasi. Akira memperkirakan dirinya akan menjadi sasaran sejak awal, sementara seorang peserta diam-diam mengaku suka bermain airsoft.
Pada ronde pertama, semua tembakan meleset karena terlalu tinggi. Di ronde kedua, Ronnie dan Akira saling mengenai patung masing-masing. Di ronde ketiga, satu-satunya tembakan yang kena adalah ke selangkangan patung Akira, yang oleh Jimmy disebut "personal". Akira kini tinggal punya satu nyawa. Ia lalu diajak bergabung dengan kesepakatan untuk menembak Alicen, yang dianggap sebagai orang yang memilih permainan. Di ronde berikutnya, Ronnie menepati janji dan menembak Alicen, tetapi patung Ronnie sendiri juga terkena tembakan biru.
Persaingan Akira dan Ronnie kemudian memuncak. Ronnie berencana membidik dahi patung Akira, sementara Akira merasa harus menyingkirkan Ronnie dan menganggap akan "puitis" jika mereka keluar bersama. Itulah yang terjadi: keduanya saling mengenai dan tersingkir bersamaan. Jimmy berkomentar bahwa mereka terlalu keras kepala sampai kehilangan setengah juta dolar, lalu memberi masing-masing $10.000 agar tidak pulang dengan tangan kosong.
Dengan tiga pemain tersisa, Gio mengenai dada patung Alicen, dan Jimmy berseloroh menanyakan kapan Gio berubah menjadi John Wick. Jimmy sempat mempertanyakan apakah Gio yakin terus menyasar Alicen, mengingat Noah belum terkena sama sekali. Di ronde berikutnya, Alicen tereliminasi oleh tembakan Noah dan menerima uang tunai $100.000.
Duel terakhir: Gio melawan Noah
Sebelum duel terakhir, Jimmy menghadirkan ayah Gio. Sang ayah mengatakan bahwa menang atau tidak, Gio telah menunjukkan kepada dunia betapa hebatnya dirinya. Ketika Jimmy bertanya kepada Noah apakah momen itu membuatnya ingin mengalah, Noah menjawab bahwa itu memang menyentuh, tetapi mereka bukan keluarganya dan ia datang untuk mengambil haknya.
Noah lebih dulu mengenai leher patung Gio, sehingga skor menjadi seri. Noah lalu mengenai kaki patung Gio, sementara Gio membalas dengan tembakan tepat sasaran. Patung Noah sampai berlubang, dan skor kembali seri. Kedua lingkaran sudah berada di ukuran terkecil, dan Jimmy menyebut tembakan berikutnya sebagai momen terpenting dalam hidup mereka berdua. Pada tembakan penentu itu, Gio yang berhasil mengenai sasaran.
Gio, kontestan termuda dalam tantangan ini, memenangkan $500.000 dan langsung memeluk ayahnya. Jimmy menutup video dengan menyebut perjalanan Gio sebagai salah satu yang paling luar biasa di antara peserta mereka. Menurut Jimmy, Gio selalu menonjol, bertahan paling lama di antara peserta dari seri tersebut, dan memenangkan hati semua kompetitor. Para peserta lain bersorak menyebut nama Gio, dan Jimmy menyimpulkan bahwa Gio menjadi pemenang karena tidak pernah menyerah.
Di belakangku ada seratus lingkaran berisi seratus orang. Aku ngga peduli kalau ini butuh berminggu-minggu, berbulan-bulan atau bahkan lebih dari setahun. Yang terakhir meninggalkan lingkaran akan menang $500.000 itu.
Peraturannya sederhana: kalau kalian lewati garis merah di sekitar lingkaran kalian, kalian kehilangan setengah juta dolar. Tantangannya udah resmi dimulai. Semoga beruntung.
Di belakang sana ada setengah juta dolar. Aku punya banyak waktu.
Ini rumahku sekarang. Kamu ngga bisa bawa aku keluar dari lingkaran ini bahkan kalau kamu mau.
Lima ratus ribu dolar untukku.
Aku di pesawat 27 jam untuk ke sini, jadi aku harus bertahan setidaknya 27 jam.
Percaya atau ngga, tantangan ini jauh lebih sulit dari kelihatannya karena hanya setelah 30 menit, ini terjadi.
Kita dapet eliminasi pertama!
Oh! Seseorang menyentuhnya. Seseorang menyentuh garisnya?
Aku gugup banget.
Tunjukkan di layar!
T.J.! Kamu sentuh lingkaranmu, berarti kamu tereliminasi.
Seseorang harus lakukan, dan aku rela berkorban.
Baiklah, kamu bisa pergi. Chandler, kamu bukan yang pertama keluar!
Kamu benar. Aku bangga sama kamu, Chandler.
Aku bukan yang pertama, tapi aku akan jadi yang kedua.
Tunggu. Apa? Tunggu, tunggu, tunggu! Whoa!
Baiklah, sekarang ada dua jalan keluar.
Dan kalau kamu penasaran kenapa Chandler dan banyak wajah yang kalian kenal berkompetisi, itu karena setiap kompetitor dari semua videoku di sini untuk crossover terbesar di sejarah MrBeast. Semuanya di sini pernah di video MrBeast sebelumnya. Mereka tahu yang dibutuhkan untuk menang, jadi ini kompetisi yang sulit banget.
Aku nonton video peserta 1 sampai 100. 42 udah pasti yang paling tangguh.
Ini wanita yang lompat dari platform, dan… eliminasi 99 orang.
Ya.
Apa ini lebih besar dari rumahmu di hutan?
Ini lebih besar dari rumahku dan Grizz. Masukkan dia di sini bersamaku. Ayo.
Di belakang kaos semuanya ada uang yang mereka menangin dan gagal menangin di video sebelumnya. Jadi Lannan di sini gagal menangin $200.000, $250.000, $1 juta, jet pribadi senilai 2,5 juta, dan satu juta karena kubus.
Aku suka nongkrong sama Jimmy karena dia buat aku ingat semua kegagalanku.
Dan eliminasi selanjutnya terjadi dalam cara paling ngejutin yang bisa kubayangin.
Ngga mungkin.
Big Justice keluar! Ngga!
Kenapa kamu keluar? Kamu ngga mau pakai toilet portabelnya?
Ngga.
Oke. Toilet portabelnya keluarin seseorang.
Terima kasih udah undang aku. Ngga masalah.
Ini big boom!
Ini video siapa yang terakhir keluar, jadi semua kontestannya akan tidur di lingkaran kecil mereka. Kecuali… sepertinya Gio punya rencana lain. Dan kalau kalian pernah lihat video kami sebelumnya, kalian mungkin udah tahu yang sedang ia rencanain.
Aku main permainan ini sebelumnya!
Membuat semuanya tetap terjaga sepertinya berbuah hasil.
Udah cukup. Aku keluar dari sini. Semoga beruntung, semuanya.
Aku capek, dan aku mau pulang.
Ini bukan permainan untuk orang tua. Ini permainan untuk anak muda.
Ini terlalu sulit untukku.
Dan bukan mereka aja, karena selagi mereka tidur, tujuh orang ngga sengaja sentuh garis merahnya. Dan salah satu dari mereka adalah… Karl.
Aku bangun dan jari besar ini sentuh garisnya.
Setelah malam pertama, 14 pemain telah kehilangan kesempatan mereka menangin setengah juta dolar, dan lebih banyak yang akan keluar di permainan favorit ini.
Penjaga! Bawa masuk bloknya!
Ini lagi!
Oh, tidak. Menara.
Woah. Apa? Tidak!
Karena kalian semua pemain berpengalaman banget, sesuai kalau aku adakan lagi salah satu permainan paling sulit yang kami adakan.
Karena inilah aku dieliminasi di Beast Games. Itu ngga akan terjadi lagi.
Aku ingin kalian membangun menara di atas blok merah. Pastiin menaranya bener-bener kokoh. Aku akan kembali beberapa menit lagi.
Aku pernah lihat ini di Beast Games, dan kelihatannya sulit banget. Aku ngga tahu bagaimana aku akan lakuin ini.
Sedikit yang bakalan lolos. Kuharap bukan aku. Atau kuharap… aku juga.
Di video alam liar, kalian lawan satu sama lain. Apa kalian kerja sama sekarang?
Aku percaya dia sekarang.
Apa aku bisa tes lompat atau ngga?
Ya.
Baiklah. Kalau kamu pegang. Itu…
Pergilah.
Bagaimana menara kalian?
Ya! Ya!
Ruang kontrol, hidupkan timer 24 jamnya! Dimulai dari sekarang, kalau menara kalian jatuh dalam 24 jam ke depan, kalian akan dieliminasi.
Astaga.
Dan untuk jadi lebih seru… Penjaga! Berikan bola ke semuanya.
Oh! Ngga mungkin. Astaga.
Ketika timer 24 jam itu habis, lampunya akan jadi merah, dan kalian punya sepuluh detik untuk lempar bola ke menara orang lain. Kalau kalian berhasil jatuhkan, dia akan dieliminasi. Pastikan kalian cari teman, karena kalian mungkin ngga mau 20 orang melempar bola ke kalian.
Ayo pikirkan siapa yang mau kita keluarkan.
Semoga kalian percaya tetangga kalian. Kami buat perjanjian di sini.
Ada peserta di perimeter kami yang aku ngga percaya. Seseorang bisa lempar bola ke menaraku, dan aku bisa tereliminasi.
Aku capek. Aku mau tidur. Tapi aku ngga tahu bagaimana aku bisa tidur.
Tapi beberapa ngga tidur, dan berfokus menjaga menara mereka dari tantangan yang akan datang.
Sekarang udah resmi hari ketiga, dan aku sedikit takut. Ini permainan ketangguhan, jadi aku duduk di sini saja… menunggu.
Karena ini tantangan ketangguhan, beberapa akhirnya menyentuh garis merah. Dan satu pemain tereliminasi karena kismis.
Dia ngga hanya menyentuhnya, tapi dia juga mengelus lingkarannya.
Wah…
Itu kismis setengah juta dolar!
Tapi sebagian besar waktu digunakan membuat sekutu dan mutusin siapa yang mereka akan target dengan bola mereka.
Itu dia. Aku ngga tahu sekutu-sekutunya. Siapa yang akan coba lindungi satu sama lain.
Waktunya udah mau habis!
Yo, kamu lempar ke siapa?
Jeremy. Aku lihat dia di TV. Menurutku dia seharusnya jadi lebih baik.
Ada beberapa orang di daftarku. Rayne. Aku tahu Hugo ngga akan lakukan apa-apa, tapi selain dari dia…
Benarkah?
Setelah hampir 24 jam kalian melindungi menara kalian, akhirnya, satu menit tersisa. Kalian dapet banyak waktu untuk bentuk sekutu, membuat strategi, cari tahu musuh kalian. Ini bakalan gokil!
Tiga. Dua. Satu. Mulai!
Joey!
Jeremy keluar!
Mark keluar!
Apa Rayne dan Hugo keluar?
Baiklah!
Dan, berhenti! Berhenti! Kalau menara kalian masih berdiri, kalian lolos!
Kalau menara kalian masih berdiri, kalian lolos!
Begitu!
Aku ngga percaya aku selamat, bro.
Baiklah, Jeremy. Kamu kalah di Beast Games, dan sekarang kamu mungkin orang pertama yang kalah dari Joey dan ngga ikut lomba makan hot dog. Kamu bisa keluar.
Baiklah, Mark. Kamu bisa keluar.
Tapi sejauh ini, eliminasi paling brutal adalah ketika Hugo eliminasi Rayne.
Yang baru kalian tonton, aku akan sebut itu karma instan.
Hugo, ada komentar?
Mungkin kalau dia lebih sering masak di bunker, bantu—
Tunggu, Hugo. Jangan bertingkah seperti aku ngga bersihkan kamar mandi, menyapu lantai…
Kalian berdua pergi aja. Kalian bisa pergi.
Baiklah, sampai jumpa.
Dan untuk yang lainnya, kalian bisa runtuhkan menara kalian! Kalian selamat! Istirahatlah selagi bisa, karena besok, setengah dari kalian akan pulang.
Ini bukan sekadar tantangan yang terakhir bertahan. 62 peserta yang kalian lihat di sini pernah berkompetisi sebelumnya. Beberapa menang beratus-ratus ribu dan yang lain kehilangan semuanya. Jadi satu-satunya pertanyaannya adalah: Siapa yang akan bertahan paling lama?
Tidurku akan lebih nyenyak malam ini karena ngga ada menara raksasa di lingkaranku.
Jimmy bilang kami akan eliminasi banyak orang hari ini, dan aku siap untuk tantangan apa pun yang akan datang, karena kita perlu menurunkan jumlah pesertanya. Pada akhirnya, hanya satu orang yang akan bawa pulang $500.000.
Perhatian, semuanya. Aku ada pengumuman. Aku sedih harus umumkan ini, tapi setengah dari kalian akan pulang!
50% dari kami akan pulang. Serem banget. Aku takut banget sekarang.
Ya. Serem banget. Aku mungkin akan pulang.
Aku berharap permainannya tentang keahlian bukan keberuntungan.
Ada baris di tengah ruangan. Karena mereka memasang selotip, sepertinya mereka membagi ruangannya jadi empat bagian.
Kami akan coba cari tahu cara untuk pulangin peserta di sisi sana.
Sebentar lagi, Gio dan aku terpisah.
Ya. Ini perasaan terburuk yang kurasakan sejauh ini. Dan sekarang kami semua akan keluar dalam kurang dari 30 detik.
Kami sekarang harus bagi lingkarannya jadi empat bagian. Kalian akan main permainan hot potato. Aku akan mulai timer satu jam yang ngga bisa dilihat siapa pun, dan di akhir timer satu jam, dua bagian yang memiliki bola-bola ini akan tereliminasi. Semuanya, keluarkan bolanya.
Ada banyak strategi di permainan selanjutnya ini. Terserah kalian ingin kerja sama dengan tim kalian atau cari tahu cara terbaik untuk ingat waktu kalau kalian ingin lanjut. Aku akan berikan kalian waktu sedikit untuk buat strategi.
Siapa yang ingin hitung?
Kita perlu ingat waktu. Satu orang menghitung detik. Yang lain menghitung menit. Karena kalau ada cukup yang hitung, rata-ratanya akan akurat.
Kamu pikir mereka akan bisa ingat waktu dengan sempurna?
Ngga. Ya.
Mereka bilang mereka butuh "penghitung", aku ngga bisa hitung.
Ya. Ngga mungkin kamu bisa jamin hitungan sempurna, terutama sejam. Kamu mungkin selisih satu menit.
Kami panik. Kami ngga tahu harus apa. Ada 100 strategi berbeda, dan sekarang semuanya panik.
Dan setelah kami putar untuk tentuin bagian mana yang dapet bolanya pertama…
Tim oranye!
Tim hijau!
Tiga, dua, satu. Mulai! Timer 60 menit telah dimulai.
Udah berapa lama kamu pegang bolanya?
Aku akan pegang sampai detik akhir.
Bagaimana kalau kamu pegang sedetik terlalu lama? Tim kamu akan keluar.
Aku ada beberapa penghitung.
Itu penghitungnya?
Ada penghitung di belakang.
2, 3, 4.
Permainan ini…
Enam.
…bergantung pada kemampuan tim kalian untuk mengingat waktu.
Sebelas.
Bahkan selisih sedetik saja, mereka bisa pegang bolanya dan akan pulang. Mereka percaya anggota tim mereka untuk berhitung, fokus, dan tepat. Bagaimana kalau mereka salah?
Tim oranye pikir udah sembilan menit dan 20 detik, tapi tim hijau pikir udah sepuluh menit dan 15 detik. Udah ada perbedaan semenit antara dua tim.
Kuharap mereka pegang bolanya terlalu lama. Jadi merah saat masih di genggaman mereka. Karena seperti itulah waktu. Ngga ada yang tahu berapa yang mereka punya.
Kami fokus. Semuanya diam.
Major drum.
Apa kalian akan lempar ke satu sama lain?
Ngga, ngga, ngga. Kami ngga… Ngga. Ngga akan begitu.
Dan selagi mereka coba sebisa mungkin untuk mengingat waktu…
Bagaimana perasaanmu?
Bro, saat bola itu dilempar, waktu akan habis. Akan gokil.
…yang lain akan membuat mereka ragu.
52, 53, 54.
200, 204.
Kembali ke toko, Alex.
947, 931.
Noah.
Kami selesai.
Noah, lempar.
Lempar?
Kentang panas!
Dia lempar!
Josh! Lempar. Lempar?
Baiklah.
Ambil bolanya! Oh, tidak!
Baiklah, ayo lihat situasinya. Oke. Oke. Oke.
Kena kamera!
Bagaimana film di dalamnya?
Kenapa bolanya hijau?
Lemparan yang bagus! Astaga, dia keluar dari lingkarannya!
Dia lari. Dia lari! Aku udah keluar.
Sisi mana yang akan pegang bolanya ketika timernya mencapai nol?!
Menit.
Ayo, ayo, ayo! Ayo, ayo! Lempar ke sana! Keluarkan dari sini!
Astaga. Tendang! Oh, ini kacau. Lempar, lempar, lempar! Ini kacau. Kapan waktunya akan habis?
Pukul! Pukul, pukul!
Tidak! Mereka berdua di sini. Ayo!
Aku coba ingat. Kurasa ngga ada di sini yang hitung dengan benar karena situasinya kacau banget.
Saat lampunya jadi merah, kedua bola berada di wilayah kuning. Maaf, kalian tereliminasi. Sedangkan tiga sisi lainnya, kita akan mulai lagi, tapi kali ini timernya sepuluh menit dan bolanya satu antara pink, hijau dan oranye untuk tentukan tim mana yang akan pulang.
Wah, wah.
Dan sebelum kami mulai, kalian berenam menapak di garis merah kalian. Kalau kalian lihat nama kalian di sana, kalian tereliminasi.
Sial.
Bret. Dia lepas kaosnya. Bret! Pakai bajumu! Aku ngga tahu apa yang terjadi. Jangan dukung ini! Ngga, jangan dukung ini.
Itu permainan paling menegangkan yang pernah kumainkan di hidupku.
Dan yang dapet bola pertama… oranye.
Tiga. Dua. Satu. Mulai! Timer sepuluh menit telah dimulai. Saat capai nol, wilayah manapun yang ada bolanya akan tereliminasi.
Kamu pikir setelah ronde pertama, mereka udah paham, ternyata ngga. Panik yang sama, kebingungan yang sama. Lebih frustrasi.
Berapa waktumu?
Aku sembilan, tapi mereka 7.
Dia bilang dia sembilan, tapi mereka tujuh. Kamu percaya ke siapa?
Aku akan beritahu, Noah. Pegang. Pegang, Noah.
Pegang. Pegang, Noah. Pegang, pegang! Kacau! Kacau! Kacau? Kacau! Bro, kamu harusnya denger!
Oh, mulai lagi! Oh, dia keluar! Oh, keluarkan dari wilayahmu. Keluarkan! Lempar! Gio!
Astaga. Oh, ini keren. Lempar, lempar. Bagus. Berapa waktu tersisa? Astaga. Ambil, ambil, ambil, ambil, ambil! Akira selamatin semuanya lagi.
Tim pink, kalian tereliminasi dan bisa keluar sekarang. Sampai jumpa!
Bro, itu hal paling menyedihkan yang kami hadapi sejauh ini.
Kami akan berikan Lovesacnya. Akan ada permainan lain besok pagi.
Jadi ini hari kelima. Energinya bagus. Tidur kami nyenyak. Semuanya sedikit terlalu percaya diri. Kurasa di titik ini akan mulai menegangkan. Sekarang kami semua memikirkan kesempatan kami menang $500.000. Kalau antara aku dan peserta lain, aku ngga akan ragu-ragu.
Sebelum kita main permainan selanjutnya, lihat layar. Salah satu dari kalian menapak lingkaran merahnya.
Oh, tidak! Siapa itu, bro? Yo! Josh! Tidak!
Kamu sia-sia habiskan lima hari di lingkaran ini.
Ada satu hal yang ingin kukatakan ke semuanya. Tentu aja, aku ngga nyangka akan keluar seperti ini, tapi yang akan terima uang itu adalah orang yang tepat. Dan aku, aku akan hamili istriku. Dadah!
Apa? Kami channel ramah keluarga. Gio, tutup telingamu. Baiklah. Kamu ngga dengar apa-apa.
Untuk permainan selanjutnya ini, kami akan pasangkan kalian secara acak. Kalian akan lawan satu sama lain dengan lingkaran yang berbeda untuk eliminasi satu sama lain.
Itu gokil.
Aku mau bilang dua lingkaran pertama yang akan bertarung: Asma dan Arlene. Penjaga di belakang, bawa titian balok! Apa kalian bisa hubungkan dua lingkaran ini untukku?
Ada titian balok dan dua bola emas di antara lingkaran kalian. Peserta pertama yang ambil bola mereka, dan kembali ke lingkaran mereka akan lanjut, selagi yang lain akan tereliminasi. Dan kalau kalian kehilangan keseimbangan dan jatuh, kalian berdua akan dieliminasi.
Tiga. Dua. Satu. Mulai!
Baiklah, mereka mulai. Dia cepat. Tapi dia bisa jatuh! Atau ngga. Pelan. Dia ngalahin kamu! Kamu harus cepat! Kamu harus cepat! Ya!
Aku ngga tahu apa aku akan rayain dulu. Lihatlah layar ini di sini. Dia menang, tapi satu setengah detik kemudian sentuh garis merahnya. Sayang sekali mereka berdua tereliminasi.
Aku rayainnya terlalu berlebihan.
Penjaga! Mulai ronde selanjutnya. Preston versus Noah.
Noah, kamu siap? Aku siap. Preston, kamu siap? Ya.
Sebelum kalian mulai, aku ingin beritahu kalian kalau Shopify adalah cara terbaik untuk…
Jimmy, apa kamu bisa bilang mulai supaya aku bisa naik ke titian balok ini?
Noah, kamu ingin mendirikan usaha? Ya. Saat kamu lakukan, pastikan kamu gunakan Shopify untuk membangun, mengembangkan dan mengelolanya, oke? Shopify seratus persen. Ayo. Mulai!
Shopify mendukung bisnisku saat subscriberku masih tiga juta. Itu yang kugunakan untuk menjual merchku. Itu yang kugunakan untuk jual Feastables. Apa pun yang kujual online, aku gunakan Shopify.
Noah menyentuhnya dulu. Oh! Oh, astaga. Itu keren! Begitu!
Aku ingin bantu kamu mulai usaha kamu juga. Untuk mulai, kunjungi shopify.com/MrBeast atau pindai kode QR di wajahnya sekarang. Aku akan beli produk dari 100 toko yang baru aja didirikan. Ini waktu yang tepat untuk lakukan itu.
Tunjukkan ronde selanjutnya… Gio dan Nicholas.
Kalau kamu kalah, itu berarti kamu kalah sama anak 12 tahun.
Aku ngga akan biarkan itu terjadi.
Gio, apa kamu akan menang yang ini? Aku akan menang. Aku akan menang.
Semoga beruntung. Mulai!
Baiklah, mereka mulai. Oh, dia ngalahin kamu, Gio. Dia ngalahin kamu. Oh, dia jatuh! Baiklah, Gio. Jangan jatuh. Jangan jatuh! Jangan jatuh. Jangan jatuh, Gio! Jangan jatuh! Ya! Begitu, Gio! Begitu!
Dan semakin banyak peserta yang tereliminasi… kami tiba di ronde terakhir. Rami dan Akira.
Siapa yang akan pulang? Kamu atau dia?
Sayangnya, Rami yang akan pulang hari ini. Dia berada di antara aku dan 500K sekarang.
Akira dikenal banyak lakukan tantangan, dan dia menang banyak. Kamu baru aja menang Lamborghini baru.
Aku menang Lamborghini. Itu keren juga. Aku akan kalahin kamu.
Akira, ada kata-kata terakhir? Saatnya mulai. Ada kata-kata terakhir? Aku ngga peduli kamu udah buat apa. Udah berakhir.
Oh, yang paling seru yang terakhir. Tiga! Dua! Satu! Mulai! Kamu ngga bisa sombong dan kalah! Jangan!
Senang berbisnis denganmu.
Aku di sini di sepuluh besar untuk buktikan kalau aku pantas. Sepuluh besar. Kami sepuluh besar. Sepuluh! Sepuluh besar!
Dan setelah lima hari dan 90 eliminasi, kami udah kurangi menjadi sepuluh besar. Seminggu yang lalu, 100 lingkaran ini ada isinya, dan sekarang hanya 10 tersisa.
Ya! Ayo!
Sepuluh besar ini berisi pemain Beast. Ada Los, yang ada di beberapa video. Akira dari Beast Games. Ronnie menyelesaikan Labirin Laser. Noah lakukan 32.000 curl. Omar lepas tangannya dari $1 juta. Gio berada di dua video Umur 1 sampai 100 kami. Alicen tinggalkan lingkarannya yang sebelumnya untuk dapet iPhone. Julia bertahan 20 hari di alam liar. Gabrielle masuk sepuluh besar di pulau bernilai satu juta dolar, dan Mallory menang pulau $1 juta dolar itu.
Dan karena masing-masing kalian telah berkompetisi di videoku, kita akan lakukan sesuatu yang aku belum pernah lakukan sebelumnya. Untuk permainan selanjutnya ini, aku akan biarkan kalian pilih permainannya sendiri.
Astaga. Oh, tidak.
Bisa permainan keberuntungan. Permainan keahlian. Bisa aja siapa yang lompat tertinggi. Permainan dengan suara paling banyak, kita akan mainkan. Dan aku mau permainan tersebut eliminasi setengah dari kalian. Kami akan berikan kalian waktu untuk diskusi. Ingat, $500.000 bergantung pada keputusan kalian.
Itu gokil. Kita pilih permainannya? Lebih cepat kita sepakat, lebih cepat kita akan selesaikan.
Ada yang mau Gunting, Batu, Kertas? Ngga! Aku ngga mau keberuntungan. Aku ngga mau main itu untuk 500K. Ngga.
Baiklah, aku ada ide. Bagaimana kalau kita lakukan lomba bench press? Ngga! Ngga!
Bagaimana kalau kita berdiri satu kaki? Siapa yang bisa berdiri satu kaki terlama? Itu ide yang bagus. Lima peserta pertama yang gagal berdiri satu kaki terlama? Ya, ayo lakukan.
Baiklah, kami dapat! Jimmy! Kami ada permainan!
Aku penari… tapi aku ngga akan bilang itu.
Tapi aku ngga akan bilang itu.
Kalian ingin main keseimbangan untuk $500.000?
Sebelum kita main—Patrick, masuklah. Ini wasit kita. Kalian harus jelaskan bagaimana peraturannya. Dialah yang akan menerapkannya.
Dan kalau kalian penasaran, untuk video-video tantangan ini, kami ada seseorang yang tugasnya mastiin permainannya adil.
Kamu harus pilih satu kaki. Kamu ngga boleh ganti kaki. Kamu ngga boleh gunain kaki yang lain untuk bantuan. Kalau kakimu menyentuh kaki yang lain, kamu kalah.
Kalau kalian setuju dengan peraturan yang dibilang Noah, angkat tangan kalian.
Astaga. Oke. Ada kata-kata terakhir?! Imut! Sayang kamu! Semoga yang terbaik menang.
Tiga! Dua! Satu! Ayo!
Dan permainannya dimulai. Ada timer di layar… Ayo lihat seberapa lama mereka berlima menyentuh lantai.
Oke. Udah sepuluh detik. Sunyi banget di sini. Ngga ada yang ngomong. Wow.
Apa kalian ada yang ingin Feastables? Aku mau satu. Ini dia, bantu mengalihkan perhatian. Terima kasih. Rasa cookies dan cream-nya enak. Ya. Itu enak.
Aku ada teori kalau aku bilang, "Beli merch MrBeast, beli MrBeast Lab Swarms, semua yang berkaitan dengan MrBeast." Ya. Feastables. Seperti ini? Ya. Kesempatan menangku naik 50%. Itu ngga benar. Tapi aku akan masukkan itu di video.
Aku akan ke sini. Hai, Jimmy. Hey. Oke. Kalau kakimu sentuh lantai, kamu kehilangan setengah juta dolar. Aku tahu.
Oke. Berapa lama menurutmu kamu bisa—oh, oke. Berapa lama menurutmu kamu bisa bertahan? Ngga tahu. 20 menit? Ngga tahu. Setengah jam? Mungkin. Lima jam? Mungkin. Sehari? Bisa saja.
Kulihat jarinya 5 cm dari lantai saat ini. Baiklah, 10 cm dari lantai. Aku lihat kakinya gemetar sedikit. Dia ngga respon. Dia fokus. Dan begitulah semuanya.
Dan dengan fokus penuh, mereka mendekati lima menit berdiri satu kaki… tapi ngga sebelum eliminasi pertama kami.
Sial. Gabrielle! 4,5 menit! Ya.
Walaupun aku ngga menang, aku ngerasa puas. Sebelumnya, aku masuk sepuluh besar di videoku, dan aku ngerasa aku berikan yang terbaik kali ini. Aku bangga.
Sepuluh besar berturut-turut. Ya. Selamat. Ayo. Terima kasih, Jimmy. Sembilan tersisa.
Aku lihat gemetar di sini. Jujur aja. Betisku pegal, dan kalau betisku pegal, pasti semuanya juga. Kenapa betismu pegal? Kamu… pesenam. Kamu yang paling gemeter dari semuanya di sini. Ada apa? Yo. Los gemeter. Los menari-nari.
Walaupun tantangan ini kelihatan sederhana, setelah berapa lama, kenyamanan ngga ada lagi. Dan setelah bertahan lima menit lebih dari Gabrielle… Kamu aman. Kamu bisa, bro. Los merasakan seperti itu.
Tidak! Los! Itu yang kedua! Itu sulit. Apa yang buat kamu kalah? Pinggangku. Pergelangan kakiku. Aku ngga tahu aku akan sejauh itu, tapi…
Oh, sebenarnya, dia akan sentuh. Maaf. Mallory, situasinya ngga bagus di sini. Begitu. Aku bisa lihat kaki itu bergetar dari ujung ruangan! Aku ngga apa.
Tapi untuk memastikan, kami putusin untuk lihat rekaman. Kamu bisa denger apa yang kubilang.
Mallory, ke sini. Menurutmu kamu sentuh lantai? Ngga—bahkan kalau iya, aku ngga rasakan. Aku ngga rasakan kakiku. Kalau kamu lihat rekamannya di sini, kamu akan lihat. Itu nyentuh. Ya. Oke. Baiklah.
Mallory sentuh lantai. Tiga orang telah dieliminasi! Dan dua eliminasi tersisa. Dadah!
Sudah lebih dari 16 menit. Semuanya di sini pengen banget lolos. Ayo lihat seberapa jauh mereka bisa bertahan.
Ada yang loncat-loncat di sini. Loncat kecil. Oh, tunggu, ada loncat di sana. Aku lihat loncat di mana-mana. Omar loncat! Omar, aku lihat banyak gerakan di sini. Seberapa pegel kakimu? Aku ngga apa.
Dan bukan Omar aja yang ngerasa capek, karena Ronnie… Woah. Kamu berkeringat? Kamu lihat itu? Astaga. Dia berkeringat banyak di sini. Jangan kalah, Ronnie. Kita bisa, bro. Kakiku pegel. Tetap kuat.
Astaga. Bro, seberapa sakit kakimu? Aku bisa lihat setiap otot betismu bergerak sekarang. Dia ingin lolos. Waktu terus berjalan, dan Omar semakin kesulitan.
Seberapa pegel betismu sekarang? Ngga apa. Aku akan bertahan apa pun yang terjadi. Dia satu cm dari lantai. Bernapaslah, Omar. Kamu bisa! Jangan nyerah!
23 menit telah berlalu. Apa Omar yang akan jatuh, atau Ronnie? Kalian hebat. Hampir setengah jam. Itu gokil.
Dan karena semuanya diuji, kami harus lihat rekamannya lagi… tapi bukan untuk yang kalian pikirkan.
Semuanya, aku ada rekamannya. Ada yang sentuh lantai. Orang tersebut… Udah kusangka. Kalau kalian lihat di sana… Ya, aku lakukan. Lihat itu? Ya. Julia keluar. Enam tersisa!
Siapa yang akan nyerah duluan? Kita akan teruskan sampai kita tahu. Jujur aja, dari semuanya, Akiralah yang paling dikit gemetar. Dia ngga ada bergerak. Omar terus lompat. Sepertinya Ronnie kesulitan banget.
Aku ngga akan nyerah. Aku akan berhasil!
Dan sepertinya begitu. Waktu mencapai 38 menit, dan dia dan Ronnie sudah kehabisan tenaga, dan dua-dua hampir jatuh.
Aku banyak berkeringat. Aku udah berkeringat sejak menit ke-13, bro. Jangan pikirkan kakimu. Ngga usah pikirin. Jimmy, aku ngga bisa. Kamu bisa. Bernapaslah. Temukan keseimbanganmu.
Oh, dia keluar! Dia keluar! Kalian berlima lanjut! Gio! Ya! Astaga, ya! Lima besar, bro! Lima besar!
Kamu lakukan yang terbaik. Kamu harus berpikir begitu, oke? Banggalah sama dirimu. Kamu bertarung sampai akhir!
Hey, Alicen. Kamu jago banget. Aku cewek terakhir. Imut!
Hey, Omar. Kamu jago. Kudengar kamu kesulitan banget di sini. Itu luar biasa, bro. Itu hebat.
Aku nyesal lakukan tantangan ini. Apa kamu ngingat saat kamu lepas tanganmu dari satu juta dolar? Ini momen untuk memperbaiki kesalahanku dan aku gagal lakukan.
Aku ngga akan sedih sebesar itu. Kamu udah lakukan yang terbaik. Terima kasih banyak, Jimmy. Ngga masalah. Aku akan temani. Keluarlah dengan bangga, kamu luar biasa, bro. Hebat, Omar!
Sekarang karena kalian udah masuk lima besar, aku akan berikan kalian pilihan. Kalian bisa pilih untuk main permainan terakhir yang akan eliminasi empat peserta, yang akan nentuin pemenang setengah juta dolar ini. Atau kalian bisa pilih adu ketangguhan, dan kita tentukan ini seperti tantangan yang terakhir yang menang pada umumnya.
Ayo lakukan. Selalu ketangguhan. Ketangguhan.
Ayo lakukan. Selalu ketangguhan. Ketangguhan.
Ingatlah, kalau kalian pilih ketangguhan, kalian bisa aja harus di lingkaran ini berhari-hari, berminggu-minggu, atau bahkan berbulan-bulan. Kita punya satu menit untuk tulis "ketangguhan" atau "permainan." Mulai timernya!
Bagaimana menurutmu? Permainan atau ketangguhan?
Aku ingin permainan. Aku ingin akhiri ini dengan seru.
Kurasa kita udah banyak main permainan. Ini tantangan yang terakhir meninggalkan lingkaran, dan kupikir… ketangguhan.
30 detik!
Mereka yakin banget.
Kalian berlimalah yang putusin takdir kalian.
Kurasa akulah suara penentunya.
Kamu akan pilih apa?
Entahlah, aku bingung. Aku belum tau.
Kamu ingin di sini sebulan?
Kamu ingin menang $500.000? Kamu ingin dengar anak 12 tahun?
20 detik tersisa!
Mereka ngga mau di sini lebih lama lagi. Itu berarti mereka akan pergi sebelum kamu.
15 detik!
Hey, dengar, anak 12 tahun harus sekolah.
Kamu ingin keluar dari sini? Kamu ingin mandi?
Ayolah, jangan denger mereka.
Aku tahu ini keputusan besar. Alicen.
Lima!
Ikuti kata hatimu. Jangan dengerin mereka.
Dua! Satu! Waktu habis. Turunkan spidol kalian.
Akira, kamu tulis apa?
Aku tulis "permainan."
Gio.
Keberuntungan.
Noah.
Ketangguhan.
Ronnie.
Aku akan bertahan di sini.
Dan penentu suara adalah…
Permainan!
Ya! Ayo main! Woo!
Aku akan siapkan.
Hey, kamu bisa lihat tandaku? Ini yang aku pilih.
Kamu harusnya pilih ketangguhan.
Ya. Maafkan aku. Tunggu.
Semuanya akan ejek aku kalau aku kalah sama anak 12 tahun, dan jujur aja, ngga peduli apa pun tantangannya. Sampai di sini, aku ngerasa aku jago dalam tantangan.
Ngga apa. Kita akan senang-senang. Ini akan menyenangkan. Akan baik-baik aja.
Ngga ada lagi persahabatan. Sekarang yang penting adalah siapa yang menang, dan aku akan bawa pulang uang itu 100%.
Kita semua akan senang-senang, dan kita semua akan berteman setelah ini.
Alicen biarkan anak umur 12 tahun manipulasi dia. Anak 12 tahun ngga akan bawa pulang uangku.
Kita akan fokus sekarang. Kita akan fokus, bro. Aku mau habisi dia di sana. 100%.
Kita semua akan benci satu sama lain.
Untuk memainkan permainan terakhir ini, para penjaga akan memindahkan lingkaran kalian ke lokasi yang baru. Tetap tenang dan hati-hati, karena peraturannya masih berlaku. Kalau kamu tinggalkan lingkaran kamu, kamu akan kehilangan setengah juta dolar dan biarkan yang lain mendapatkannya.
Kalian telah kalahkan 95 kompetitor, tinggal di lingkaran-lingkaran ini seminggu, dan semuanya berakhir di sini. Siapkan mata kalian untuk patung kalian.
Itu aku, bro!
Aku siapkan untuk kalian masing-masing senjata paintball dengan warna berbeda. Saat kubilang mulai, kalian berlima akan tembak satu tembakan di saat yang sama. Kalau patung kalian kena, kami akan kecilkan lingkaran kalian. Setelah tiga kali kalian akan dieliminasi.
Oh…
Terserah kalian, kalian mau tembak siapa.
Kurasa Akira akan bidik aku, 100%. Dia ngga akan bilang, tapi dia terintimidasi olehku.
Ada target besar di belakangku. Aku ngerasa beberapa dari mereka akan menargetku dari awal. Aku harus gunakan tembakanku baik-baik.
Aku akan lakukan tembakan termudah yang kubisa, coba tembak setiap target. Akira dan lalu Noah.
Aku ngga bilang siapa-siapa, tapi aku suka main airsoft.
Kamu keren.
Apa kalian siap?!
Ya! Ya! Ayo!
Penjaga! Isi peluru.
Kalian kena tembak tiga kali, kalian tereliminasi. Yang terakhir bertahan menang setengah juta dolar.
Ayo. Ayo. Aku siap.
Tiga! Dua! Satu! Tembak!
Astaga. Mereka semua ngga kena! Ngga ada yang kena.
Mereka tembak lebih tinggi dari seharusnya, jadi harus dicatat. Tapi sekarang semuanya udah jelas lihat ke mana aku menembak jadi…
Hey, Alicen yang pertama. Alicen. Alicen yang pertama.
Baiklah. Baiklah.
Kalau mereka bertiga menargetnya, aku harus target seseorang di samping kanan.
Penjaga, isi pelurunya!
Tiga. Dua. Satu. Tembak!
Seseorang kena. Kamu kena. Astaga! Ronnie kena.
Itu kena. Tunggu. Akira kena!
Kakiku!
Tunggu, siapa kuning?
Ayo.
Tunggu, Ronnie, kamu tembak Akira?
Begitu.
Dan Akira tembak Ronnie. Itu tembakan bagus.
Kecilkan lingkarannya!
Berdiri satu kaki 38 menit kemarin. Aku baik-baik aja. Uangku untuk anak-anak, jadi... kalian rebut uangnya dari mereka.
Aku anak kecil!
Isi peluru mereka! $500.000 taruhannya.
Tiga! Dua! Satu! Tembak!
Dia tembak selangkanganku.
Akira kena tembak di selangkangan!
Itulah yang kutarget sebelumnya.
Satu-satunya orang yang kena tembak adalah Akira di kemaluannya.
Itu brutal. Itu personal. Kecilkan lingkarannya.
Seperti yang kamu bisa lihat, Akira, kamu kena lagi, kamu akan keluar.
Itu benar.
Ini kesempatan terakhirmu. Nyawa terakhirmu.
Akira, mereka mungkin sengaja ngga kena supaya kita lebih serius main.
Kamu udah kena dua kali. Kamu mungkin ingin target yang lain kali ini.
Benar. Aku akan target Alicen kali ini.
Hey, kita sepakat untuk target Alicen kalau dia setuju untuk target Alicen?
Setuju. Tiga tembakan ke dia.
Kalian bertiga?
Kamulah yang pilih permainan.
Kamu setuju untuk target Alicen seperti yang lain?
Ya. Aku harus. Ya.
Ini ronde terakhirku. Sayang kalian.
Sayang kalian juga.
Penjaga, isi pelurunya!
Tiga! Dua! Satu! Tembak!
Ronnie tepati janji dan tembak Alicen! Kena selangkangannya.
Dia tembak selangkanganku.
Astaga. Tunggu, tunggu, tunggu. Apa ini? Tunggu! Ronnie! Itu warna apa?
Biru.
Pada akhirnya, hanya satu dari kita yang bisa menang.
Kamu akan kalah, bro. Kali ini aku akan target dahimu.
Aku harus keluarkan dia. Kalau aku keluarkan dia dan dia keluar bersamaku, itu akan puitis.
Aku harusnya keluarkan dia. Harusnya keluarkan dia.
Ayo lihat apa yang terjadi. Isi peluru!
Tiga! Dua! Satu! Tembak!
Astaga.
Baiklah. Akira kena di sisi ini. Lalu kalau kalian lihat di sini, Ronnie juga kena. Kalian berdua keras kepala banget sampai-sampai kalian kehilangan setengah juta dolar.
Begitulah permainannya.
Dia udah dapat Lambo. Aku butuh itu.
Kami dua bertarung sungguh-sungguh. Kami sampai sejauh ini. Sepertinya salah satu dari mereka bertiga lebih pantas untuk menang.
Kurasa kamu seharusnya berdiri di sana bukannya patungmu.
Sial. Maaf.
Akira. Ronnie. Kalian telah tereliminasi. Tapi supaya kalian merasa lebih baik, kalian bisa letakkan senjatanya. Ini sepuluh ribu. Kalian ngga akan pulang dengan tangan kosong.
Aku ngga ngerasa lebih baik.
Sepuluh ribu! Itu keren!
Anak-anak, keluarkan Akira dan Ronnie.
Tiga pemain tersisa! Ayo terus tembak! Tiga! Dua! Satu! Tembak!
Gio tembak dia di dada! Gio selama ini nahan diri. Kapan kamu jadi John Wick?
Alicen, satu tembakan lagi dan kamu akan kehilangan setengah juta dolar. Tiga, dua, satu, tembak!
Tunggu. Itu melewati kepala Gio! Kamu kena.
Kamu yakin kamu mau terus tembak Alicen? Bagaimana kalau kamu tembak Alicen, dia tembak kamu sekali lagi? Kalau begitu dia ngga ada kena versus kamu yang kena dua kali. Noah belum ada kena.
Penjaga, isi peluru! Tiga, dua, satu, tembak!
Itu kena. Itu kena. Kamu tereliminasi. Noah, tembakan bagus.
Gio, kamu kontestan termuda sejauh ini. Kamu bisa buat sejarah. Benar. Kamu bisa.
Alicen, ini uang tunai $100.000 kamu.
Terima kasih. Lupakan. Dadah, Gio!
Nolan, kamu bisa jatuhkan? Apa dia baru jatuhkan cewek?
Kurasa ini saatnya yang tepat, Gio, untuk ngobrol dengan ayahmu! Masuklah! Astaga. Anakmu sedekat ini dengan setengah juta dolar.
Bagaimana kabarmu? Seneng banget. Kamu bersenang-senang? Ya.
Ngga peduli kamu menang atau ngga, kamu telah tunjukkan dunia seberapa hebat kamu. Kamu telah membuat semuanya kagum. Kamu telah…
Apa itu buat kamu kasih ampun ke dia?
Ngga. Itu menyentuh hati banget; tapi mereka bukan keluargaku, dan aku ke sini untuk ambil punyaku.
Astaga. Ini akan seru. Penjaga, isi senjata mereka! $500.000 taruhannya. Tiga, dua, satu, tembak!
Gio kena! Ya! Di leher!
Penjaga, keluarkan lingkarannya. Kamu tadi memimpin. Sekarang permainannya seri. Tiba-tiba, kamu jadi terdiam.
Baiklah. Isi senjatanya. Kalian berjuang keras untuk bisa di sini. Jangan sia-siakan itu. Tiga. Dua. Satu. Tembak!
Ke sini. Noah tembak kaki! Tembak—dia baru tembak Gio!
Baiklah. Kecilkan lingkaran Gio! Itu tembakan kedua Gio. Kamu satu tembakan lagi dari $500.000.
Anak ini ngga akan kehilangan banyak. Aku harus tembak targetnya cepat.
Penjaga, isi senjatanya. $500.000 taruhannya! Tiga. Dua. Satu. Tembak!
Astaga! Gio! Tembakanmu kena! Aku bisa masukkan jariku di lubangnya.
Bro. Ini ngga bisa dipercaya. Bro, seri lagi. Astaga, aku mau muntah.
Sekarang seri. Sekarang satu tembakan lagi. Astaga.
Semoga beruntung, bro. Tembakan bagus. Ini seru.
Lingkaran mereka udah yang terkecil. Aku ngga percaya ini. Tapi tembakan selanjutnya menang setengah juta dolar.
Ini momen terpenting di hidup kalian berdua. Apakah pemenangnya Gio atau Noah? Siapa yang akan bawa pulang $500.000 ini sekarang? Tiga. Dua. Satu. Tembak!
Astaga! Astaga! Gio menang! Astaga! Dia menang! Dia menang! Peluk ayahmu! Peluk ayahmu! Anakmu baru aja menang setengah juta dolar! Ke sini!
Gio memiliki salah satu perjalanan paling luar biasa yang dimiliki peserta yang kami punya, selalu menonjol di antara peserta lain. Kamulah yang paling lama bertahan di baris ini. Dan menangin hati semua orang yang berkompetisi.
Selamatkan Gio! Selamatkan Gio!
Karena Gio ngga pernah menyerah, dia sekarang pemenang setengah juta dolar!
Ini gokil banget. Astaga!
Artikel diterbitkan · Diperbarui
