Seratus Mantan Peserta MrBeast Berebut $500.000: Siapa yang Terakhir Meninggalkan Lingkarannya?

Buka di YouTube ↗
Ringkasan

Video ini mempertemukan seratus orang yang semuanya pernah tampil di video MrBeast (Jimmy). Masing-masing menempati satu lingkaran, dan aturan dasarnya sederhana: siapa pun yang melewati garis merah di sekitar lingkarannya kehilangan peluang memenangkan setengah juta dolar. Jimmy menyebut ini crossover terbesar dalam sejarah kanalnya. Ia juga menegaskan tidak peduli apakah tantangan ini akan berlangsung berminggu-minggu, berbulan-bulan, atau bahkan lebih dari setahun. Namun, seperti terlihat sepanjang video, kompetisi ini tidak hanya menguji ketahanan. Jimmy terus menyisipkan permainan tambahan untuk mempercepat eliminasi, dan dalam waktu sekitar seminggu, seratus peserta menyusut menjadi satu pemenang.

15 menit baca
0:34

Premis: semua peserta sudah tahu caranya menang

Karena setiap peserta pernah berkompetisi di video sebelumnya, Jimmy menyebut mereka tahu apa yang dibutuhkan untuk menang, sehingga persaingan akan sangat sulit. Di punggung kaus setiap peserta tercetak jumlah uang yang pernah mereka menangkan atau gagal menangkan. Lannan, misalnya, tercatat gagal memenangkan $200.000, $250.000, $1 juta, jet pribadi senilai 2,5 juta, dan satu juta lagi dari tantangan kubus. Lannan berkelakar bahwa ia suka nongkrong dengan Jimmy karena Jimmy membuatnya ingat semua kegagalannya.

Para peserta datang dengan motivasi yang beragam. Seorang peserta mengaku telah terbang 27 jam untuk sampai ke lokasi, sehingga ia merasa harus bertahan setidaknya 27 jam. Peserta lain menyebut seseorang yang ia kenal dari video "peserta 1 sampai 100" sebagai lawan paling tangguh.

2:29

Eliminasi awal dan malam pertama

Menurut Jimmy, tantangan ini jauh lebih sulit daripada kelihatannya. Baru 30 menit berjalan, eliminasi pertama sudah terjadi: T.J. menyentuh garis dan berkata seseorang harus melakukannya dan ia rela berkorban. Chandler, yang tampaknya dikira akan keluar paling awal, langsung menyusul sebagai yang kedua. Eliminasi berikutnya disebut Jimmy sebagai yang paling mengejutkan. Big Justice keluar karena tidak mau memakai toilet portabel yang disediakan.

Saat malam tiba, semua peserta harus tidur di lingkaran kecil masing-masing. Gio, peserta berusia 12 tahun, sengaja membuat semua orang tetap terjaga. Ia mengatakan sudah pernah memainkan permainan semacam ini sebelumnya, dan menurut narasi Jimmy taktik itu tampaknya berhasil. Beberapa peserta menyerah karena lelah dan ingin pulang. Salah satunya berkata ini bukan permainan untuk orang tua, melainkan untuk anak muda. Selain itu, tujuh orang tanpa sengaja menyentuh garis merah saat tidur, termasuk Karl, yang mengaku bangun dan mendapati "jari besarnya" menyentuh garis. Setelah malam pertama, 14 pemain telah tersingkir.

3:09

Menara balok dan serangan bola

Karena para peserta dinilai sangat berpengalaman, Jimmy menghadirkan kembali salah satu permainan tersulit yang pernah mereka adakan. Ada peserta yang mengaku pernah tersingkir di Beast Games gara-gara permainan ini. Setiap peserta diminta membangun menara dari balok di atas blok merah dan memastikannya kokoh. Setelah menara jadi, Jimmy menyalakan timer 24 jam: siapa pun yang menaranya roboh dalam rentang waktu itu tereliminasi.

Jimmy lalu menambah kerumitan dengan membagikan bola kepada semua peserta. Ketika timer habis, lampu akan berubah merah, dan peserta punya sepuluh detik untuk melempar bola ke menara orang lain. Siapa pun yang menaranya dirobohkan akan tersingkir. Jimmy menyarankan mereka mencari teman agar tidak menjadi sasaran dua puluh orang sekaligus. Akibatnya, sebagian besar waktu dihabiskan untuk membangun aliansi dan menentukan target. Dua peserta yang dulu saling bersaing di video alam liar kini mengaku bekerja sama. Ada pula yang tidak tidur demi menjaga menaranya.

Selama masa tunggu, beberapa peserta tetap menyentuh garis merah. Salah satunya tersingkir gara-gara kismis. Menurut Jimmy, peserta itu tidak hanya menyentuh garis, tetapi juga mengelus lingkarannya, dan Jimmy menyebutnya "kismis setengah juta dolar".

Ketika lemparan dimulai, Joey merobohkan menara Jeremy, dan Mark juga tersingkir. Jimmy berkelakar bahwa Jeremy, yang sebelumnya kalah di Beast Games, mungkin menjadi orang pertama yang kalah dari Joey tanpa ikut lomba makan hot dog. Eliminasi yang disebut Jimmy paling brutal adalah ketika Hugo menjatuhkan menara Rayne, yang sebelumnya memasukkan nama Hugo dalam daftar targetnya, dan menara Hugo sendiri juga roboh. Jimmy menyebut kejadian ini "karma instan". Keduanya sempat beradu argumen soal siapa yang lebih banyak memasak dan membersihkan kamar mandi di bunker dalam video sebelumnya, sebelum Jimmy menyuruh mereka berdua pergi.

8:19

Hot potato dengan timer tersembunyi

Saat 62 peserta tersisa, Jimmy mengumumkan bahwa setengah dari mereka akan pulang. Ruangan dibagi menjadi empat wilayah dengan selotip, dan Gio terpisah dari rekan yang sejak awal dekat dengannya. Permainannya adalah hot potato. Jimmy menyalakan timer satu jam yang tidak bisa dilihat siapa pun, dan saat waktu habis, dua wilayah yang sedang memegang bola akan tereliminasi.

Para peserta langsung menyusun strategi menghitung waktu. Satu orang menghitung detik, yang lain menghitung menit, dengan harapan rata-rata dari banyak penghitung akan akurat. Ada juga yang skeptis dan berpendapat mustahil menjamin hitungan sempurna selama satu jam, karena selisihnya bisa mencapai satu menit. Kekhawatiran itu terbukti. Di satu titik, tim oranye mengira waktu sudah berjalan 9 menit 20 detik, sementara tim hijau mengira sudah 10 menit 15 detik, sehingga ada selisih hampir semenit di antara keduanya.

Menjelang akhir, situasi berubah kacau. Bola dilempar, ditendang, dan dipukul antarwilayah. Satu bola mengenai kamera, dan seorang peserta bahkan berlari keluar dari lingkarannya saat mengejar bola. Seorang peserta mengakui tidak ada lagi yang bisa menghitung dengan benar di tengah kekacauan itu. Saat lampu menyala merah, kedua bola berada di wilayah kuning, sehingga seluruh tim kuning tereliminasi.

Ronde kedua menggunakan timer sepuluh menit dan satu bola di antara tim pink, hijau, dan oranye. Sebelum ronde dimulai, Jimmy menunjukkan rekaman enam peserta yang menginjak garis merah, dan mereka langsung tereliminasi. Salah satunya, Bret, malah melepas kaosnya. Menurut Jimmy, kepanikan dan kebingungan di ronde kedua sama saja dengan ronde pertama, hanya lebih frustrasi. Hitungan antaranggota berbeda jauh, misalnya ada yang yakin sudah menit kesembilan sementara yang lain menyebut menit ketujuh. Pada akhirnya, Akira disebut kembali menyelamatkan timnya, dan tim pink yang tersingkir. Seorang peserta menyebut ronde itu sebagai permainan paling menegangkan dalam hidupnya.

14:31

Titian balok satu lawan satu

Memasuki hari kelima, para peserta mengaku tidur nyenyak, tetapi ada yang menilai semua orang mulai terlalu percaya diri. Sebelum permainan berikutnya, Jimmy menunjukkan rekaman Josh menginjak garis merah. Josh pun tersingkir setelah lima hari bertahan.

Permainan berikutnya mempertemukan peserta secara acak. Dua lingkaran dihubungkan dengan titian balok, dan di tengahnya diletakkan dua bola emas. Peserta pertama yang mengambil bolanya dan kembali ke lingkaran akan lanjut, sedangkan yang jatuh karena kehilangan keseimbangan akan tereliminasi. Duel pertama antara Asma dan Arlene berakhir tragis. Pemenangnya merayakan kemenangan terlalu heboh, dan rekaman menunjukkan ia menyentuh garis merah satu setengah detik kemudian, sehingga keduanya tersingkir.

Noah mengalahkan Preston. Gio berhadapan dengan Nicholas, yang bertekad tidak mau kalah dari anak 12 tahun. Nicholas sempat unggul tetapi jatuh, dan Gio menang. Di ronde terakhir, Rami menantang Akira, yang baru saja memenangkan Lamborghini, dengan penuh percaya diri. Rami akhirnya kalah, dan Jimmy berkomentar bahwa orang tidak bisa sombong lalu kalah. Setelah lima hari dan 90 eliminasi, tersisa sepuluh besar.

18:57

Sepuluh besar memilih permainannya sendiri

Jimmy memperkenalkan sepuluh finalis beserta rekam jejaknya. Los pernah tampil di beberapa video. Akira berasal dari Beast Games. Ronnie pernah menyelesaikan Labirin Laser, dan Noah pernah melakukan 32.000 curl. Omar pernah melepaskan tangannya dari $1 juta. Gio tampil di dua video "Umur 1 sampai 100". Alicen pernah meninggalkan lingkarannya di tantangan sebelumnya demi mendapat iPhone. Julia pernah bertahan 20 hari di alam liar, Gabrielle masuk sepuluh besar dalam tantangan pulau senilai $1 juta, dan Mallory adalah pemenang pulau itu.

Untuk pertama kalinya, Jimmy membiarkan peserta memilih sendiri permainan yang akan menyingkirkan setengah dari mereka. Usulan gunting-batu-kertas ditolak karena terlalu bergantung pada keberuntungan, dan usulan lomba bench press juga ditolak ramai-ramai. Mereka akhirnya sepakat pada permainan berdiri satu kaki: lima orang pertama yang gagal akan tersingkir. Noah merumuskan aturannya, yaitu peserta harus memilih satu kaki, tidak boleh berganti kaki, dan tidak boleh menggunakan kaki lain untuk membantu. Wasit bernama Patrick bertugas menegakkan aturan tersebut. Jimmy menjelaskan bahwa dalam video-video tantangannya memang ada orang yang tugasnya memastikan permainan berjalan adil.

21:05

Berdiri satu kaki selama 38 menit

Ruangan menjadi sunyi karena semua peserta berkonsentrasi. Jimmy mencoba mengganggu dengan mengajak mereka bicara dan menanyakan berapa lama mereka sanggup bertahan. Seorang peserta menjawab mungkin bisa sampai seharian. Eliminasi pertama datang pada menit ke-4,5, yaitu Gabrielle. Ia mengaku tetap puas karena berhasil masuk sepuluh besar dua kali berturut-turut.

Sekitar lima menit kemudian, Los jatuh setelah sempat terlihat gemetar dan "menari-nari". Ia menyebut pinggang dan pergelangan kakinya sebagai penyebab. Kaki Mallory terlihat bergetar dari ujung ruangan. Mallory sendiri merasa tidak menyentuh lantai, tetapi mengaku sudah tidak bisa merasakan kakinya. Rekaman kemudian menunjukkan kakinya memang menyentuh lantai.

Setelah 16 menit, banyak peserta mulai melompat-lompat kecil untuk menjaga keseimbangan, terutama Omar. Ronnie berkeringat deras dan mengaku sudah berkeringat sejak menit ke-13. Pemeriksaan rekaman berikutnya mengungkap bahwa Julia ternyata pernah menyentuh lantai, sehingga ia tersingkir dan tersisa enam orang. Menurut Jimmy, Akira adalah peserta yang paling sedikit gemetar. Pada menit ke-38, Omar dan Ronnie sama-sama hampir jatuh. Omar akhirnya menyerah dan berkata kepada Jimmy bahwa ia tidak sanggup lagi. Ia menyesal karena menganggap tantangan ini kesempatan untuk menebus kesalahannya saat melepaskan tangan dari satu juta dolar, dan ia gagal melakukannya. Jimmy menghiburnya dan mengatakan Omar sudah melakukan yang terbaik.

26:46

Lima besar: permainan atau ketangguhan?

Lima besar terdiri atas Akira, Gio, Noah, Ronnie, dan Alicen. Jimmy memberi mereka dua pilihan: satu permainan terakhir yang langsung menyingkirkan empat orang, atau adu ketangguhan murni yang bisa memakan waktu berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan. Mereka diberi satu menit untuk menulis pilihannya.

Akira ingin mengakhiri kompetisi dengan seru lewat permainan, dan Gio juga memilih permainan. Noah dan Ronnie memilih ketangguhan. Ronnie beralasan bahwa ini tantangan "terakhir meninggalkan lingkaran", jadi seharusnya diputuskan lewat ketangguhan. Alicen, yang merasa menjadi penentu suara, sempat bingung dan dibujuk dari dua arah. Satu pihak bertanya apakah ia mau tinggal di sana sebulan dan ingin mandi, sementara pihak lain mengingatkan agar ia tidak mendengarkan anak 12 tahun. Alicen akhirnya memilih permainan, lalu meminta maaf kepada peserta yang menginginkan ketangguhan. Suasana langsung berubah. Ada yang menyatakan tidak ada lagi persahabatan, sementara yang lain menuduh Alicen membiarkan dirinya dimanipulasi anak 12 tahun.

29:08

Paintball dan patung para finalis

Lingkaran kelima finalis dipindahkan ke lokasi baru, dan setiap peserta mendapat patung dirinya sendiri serta senjata paintball dengan warna berbeda. Setiap ronde, kelimanya menembak satu kali secara bersamaan. Setiap kali patung seseorang terkena tembakan, lingkarannya dikecilkan, dan setelah tiga kali terkena, ia tereliminasi. Akira memperkirakan dirinya akan menjadi sasaran sejak awal, sementara seorang peserta diam-diam mengaku suka bermain airsoft.

Pada ronde pertama, semua tembakan meleset karena terlalu tinggi. Di ronde kedua, Ronnie dan Akira saling mengenai patung masing-masing. Di ronde ketiga, satu-satunya tembakan yang kena adalah ke selangkangan patung Akira, yang oleh Jimmy disebut "personal". Akira kini tinggal punya satu nyawa. Ia lalu diajak bergabung dengan kesepakatan untuk menembak Alicen, yang dianggap sebagai orang yang memilih permainan. Di ronde berikutnya, Ronnie menepati janji dan menembak Alicen, tetapi patung Ronnie sendiri juga terkena tembakan biru.

Persaingan Akira dan Ronnie kemudian memuncak. Ronnie berencana membidik dahi patung Akira, sementara Akira merasa harus menyingkirkan Ronnie dan menganggap akan "puitis" jika mereka keluar bersama. Itulah yang terjadi: keduanya saling mengenai dan tersingkir bersamaan. Jimmy berkomentar bahwa mereka terlalu keras kepala sampai kehilangan setengah juta dolar, lalu memberi masing-masing $10.000 agar tidak pulang dengan tangan kosong.

Dengan tiga pemain tersisa, Gio mengenai dada patung Alicen, dan Jimmy berseloroh menanyakan kapan Gio berubah menjadi John Wick. Jimmy sempat mempertanyakan apakah Gio yakin terus menyasar Alicen, mengingat Noah belum terkena sama sekali. Di ronde berikutnya, Alicen tereliminasi oleh tembakan Noah dan menerima uang tunai $100.000.

35:15

Duel terakhir: Gio melawan Noah

Sebelum duel terakhir, Jimmy menghadirkan ayah Gio. Sang ayah mengatakan bahwa menang atau tidak, Gio telah menunjukkan kepada dunia betapa hebatnya dirinya. Ketika Jimmy bertanya kepada Noah apakah momen itu membuatnya ingin mengalah, Noah menjawab bahwa itu memang menyentuh, tetapi mereka bukan keluarganya dan ia datang untuk mengambil haknya.

Noah lebih dulu mengenai leher patung Gio, sehingga skor menjadi seri. Noah lalu mengenai kaki patung Gio, sementara Gio membalas dengan tembakan tepat sasaran. Patung Noah sampai berlubang, dan skor kembali seri. Kedua lingkaran sudah berada di ukuran terkecil, dan Jimmy menyebut tembakan berikutnya sebagai momen terpenting dalam hidup mereka berdua. Pada tembakan penentu itu, Gio yang berhasil mengenai sasaran.

Gio, kontestan termuda dalam tantangan ini, memenangkan $500.000 dan langsung memeluk ayahnya. Jimmy menutup video dengan menyebut perjalanan Gio sebagai salah satu yang paling luar biasa di antara peserta mereka. Menurut Jimmy, Gio selalu menonjol, bertahan paling lama di antara peserta dari seri tersebut, dan memenangkan hati semua kompetitor. Para peserta lain bersorak menyebut nama Gio, dan Jimmy menyimpulkan bahwa Gio menjadi pemenang karena tidak pernah menyerah.