Tujuh Jebakan Api demi $500.000: Pemeran Pengganti Eric Membawa Pulang $350.000
MrBeast ミスタービーストVideo ini mengajukan satu pertanyaan kepada Eric, seorang pemeran pengganti (stuntman) profesional: beranikah ia mengambil risiko terbakar demi setengah juta dolar? Eric langsung menyanggupi, dan Jimmy (MrBeast) bersama timnya, antara lain Chandler, Nolan, dan Tareq, menyiapkan tujuh "jebakan maut" bertema api. Uang hadiah bisa bertambah atau berkurang di setiap jebakan, bergantung pada keputusan dan keberhasilan Eric. Sepanjang video, Eric berkali-kali memilih risiko yang lebih besar, dan ia menjelaskan alasannya: ia ingin menanggung kesehatan dan masa pensiun orang tuanya.
Jebakan #1: Mengambil Uang dari Gedung yang Terbakar
Tantangan dibuka di dalam sebuah gedung yang benar-benar dibakar. Di belakang Eric ada $500.000 yang terbagi dalam 10 tas, dan ia harus mengambilnya selagi ruangan terbakar. Jimmy menyebut bahwa meskipun Eric pemeran pengganti profesional, di video ini mereka akan "mendorongnya sampai batas maksimal".
Situasinya kacau. Ada api di sekitar pintu, satu ruangan terbakar habis, dan tim berteriak memperingatkan Chandler agar berhati-hati. Eric sendiri sempat terbakar, Nolan diminta segera mengambil alat pemadam, dan seseorang berteriak bahwa rumahnya hampir roboh. Sebagian uang ikut hangus, dan kaki Eric terbakar sehingga harus dipadamkan. Setelah semuanya selesai, Eric mengaku adrenalinnya sedang memuncak. Ia berhasil membawa keluar $250.000, sedangkan $250.000 sisanya hilang di gedung itu.
Jebakan #2: Melompat di Atas Kolam Air yang Terbakar
Eric dibawa ke sebuah platform tinggi dengan mata tertutup. Saat penutup matanya dibuka, api dinyalakan di kolam raksasa di bawahnya. Eric mengaku bahwa sebelum syuting ia tidak tahu air bisa terbakar, lalu bercanda bertanya mengapa Jimmy begitu terobsesi dengan api.
Aturannya sederhana. Di depan platform ada tiga tas uang, dan masing-masing mewakili jumlah hadiah baru. Semakin besar jumlahnya, semakin jauh letak tasnya dari platform. Eric harus memilih satu tas untuk dilompati, dan jika berhasil bergantung di tas itu, jumlah tersebut menjadi hadiah barunya. Jika meleset, ia jatuh ke kolam air yang terbakar. Pilihan termudah akan mengurangi hadiahnya sebesar 100 ribu, dan Eric menolaknya karena "terlalu gampang". Pilihan berikutnya mempertahankan $250.000, sedangkan pilihan terjauh mengharuskannya melompat sekitar 3 meter untuk $300.000.
Eric memutuskan mempertaruhkan semuanya. Ia sempat ragu ketika ditanya apakah risiko sebesar itu sepadan hanya demi tambahan $50.000, dan ia juga diingatkan untuk menghindari api dan "gunting" di lintasan. Ada yang memperkirakan lompatannya tidak akan mencapai 3 meter. Eric akhirnya berhasil meraih tas, sempat harus bertahan bergelantungan, lalu dinyatakan sukses. Hadiahnya naik menjadi $300.000.
Jebakan #3: Ditembakkan dari Meriam Manusia
Jebakan ketiga adalah meriam raksasa seukuran manusia. Jika Eric mendarat di lingkaran kuning, ia melanjutkan permainan dengan $300.000. Jika mendarat di lingkaran api, Jimmy menambah $50.000. Jika meleset dari keduanya, Eric pulang dengan tangan kosong. Eric menanggapinya dengan santai karena, sebagai stuntman, ia sudah biasa dengan kegilaan semacam ini.
Masalahnya adalah cara menyetel meriam. Tembakan bisa terlalu jauh, terlalu pendek, atau miring ke kiri atau kanan hingga menabrak beton. Karena itu Eric diberi tiga pemeran pengganti sebagai "boneka percobaan" untuk menyetel sudut, kekuatan, dan arah meriam. Jika setelah tiga percobaan sasaran masih belum kena, tembakan terakhir Eric akan sepenuhnya bergantung pada keberuntungan. Eric menjelaskan rencananya: mengukur jarak yang tepat ke lingkaran 300 ribu, lalu menyesuaikannya agar mendarat di api.
Prinsip yang dijelaskan di lokasi adalah bahwa semakin tinggi sudutnya, semakin jauh lontarannya. Kekuatan meriam diibaratkan karet gelang: semakin jauh kursi ditarik ke belakang, semakin jauh terbangnya. Percobaannya berjalan sebagai berikut:
- Si Oranye: sudut sedikit dinaikkan dan kekuatan sekitar 75% ("tengah-tengah"). Ia mendarat tepat di tengah lingkaran kuning.
- Si Biru: kekuatan dan sudut sama-sama dinaikkan. Menurut hitungan Eric, Si Biru akan terbang lebih jauh, tetapi ia meleset dan mendarat di antara lingkaran kuning dan cincin api. Jimmy menegaskan bahwa jika itu Eric, video langsung selesai tanpa hadiah apa pun.
- Si Merah: kekuatan dinaikkan 10 dengan sudut yang sama. Ia mendarat di api, meski nyaris meleset.
Untuk tembakannya sendiri, Eric menambah kekuatan 5 lagi karena merasa itu akan membawanya ke titik yang pas. Ketika ditanya mengapa ia begitu bersikeras mendarat di api demi tambahan $50.000, Eric bercerita bahwa kesehatan ayahnya naik turun "seperti roller coaster", mulai dari kanker hingga masalah lain. Ia ingin memakai uang itu untuk memberi orang tuanya masa pensiun yang layak dan menjaga kesehatan mereka. Jimmy menyebut itu sangat keren, dan salah satu anggota tim mengatakan ia juga akan melakukan hal yang sama untuk ibunya. Dengan $300.000 dipertaruhkan, Eric ditembakkan dan mendarat di api. Hadiahnya naik menjadi $350.000.
Jebakan #4: Pengait, Ruangan Kembang Api, dan Meteor
Di jebakan keempat, uang $350.000 milik Eric diletakkan di dalam ruangan raksasa penuh kembang api, dan di atas ruangan itu tergantung sebuah "meteor". Eric punya tepat 5 menit untuk melempar pengait (grappling hook) dan menarik sebanyak mungkin tas uang ke atas bak truk. Ketika waktu habis, meteor yang menyala akan menghantam ruangan berisi kembang api itu, dan apa pun yang belum ada di truk akan meledak. Sebelum mulai, Eric diberi kesempatan menambah $50.000 lagi sehingga totalnya bisa mencapai $400.000.
Eric mengaku belum pernah melempar pengait. Ia juga mengatakan bahwa karena datang dengan tangan kosong, membawa pulang apa pun sudah luar biasa, sehingga satu tas saja di truk akan membuatnya senang. Jimmy menjawab bahwa ia akan merasa bersalah jika Eric hanya mendapat satu tas, dan Eric berjanji akan mengejar semuanya demi orang tuanya. Jimmy juga menekankan bahwa ia tidak mengendalikan meteor itu dan bahwa kembang apinya sungguhan. Saat waktu habis, semua orang harus berada di balik pelindung ledakan, kalau tidak mereka bisa benar-benar mati.
Lemparan pertama Eric langsung mengenai satu tas, tetapi tas itu berat dan sulit ditarik. Meteor mulai terbakar dan apinya menetes, sehingga ada kekhawatiran ia akan menyala sebelum 5 menit habis. Di pertengahan waktu, uang yang terkumpul baru sekitar setengahnya ($200.000). Kemudian masalah datang beruntun. Lemparan Eric terus meleset, sebuah pengait tersangkut sehingga harus diganti, dan kakinya sempat menginjak tali. Jimmy berkomentar bahwa dengan kecepatan seperti itu Eric tidak akan mendapat semua uangnya, lalu ikut membantu melempar, tetapi juga meleset. Dengan sedikit lebih dari satu menit tersisa, masih ada $150.000 di ruangan. Eric berhasil menarik satu tas lagi yang tampaknya menjadi tas terakhir. Kabel listrik ikut terbakar, dan semua orang berlari masuk ke balik pelindung sebelum meteor jatuh dan ruangan meledak menjadi bola api. Menurut Jimmy, sekitar $100.000 hangus, sehingga Eric melanjutkan dengan $300.000.
Jebakan #5: Kembali ke Ruangan Awal
Jebakan kelima membawa Eric kembali ke ruangan terbakar dari awal video, tempat ia kehilangan $250.000. Eric mengaku membenci ruangan itu. Ruangan kembali dinyalakan, dan segmen ini dipakai sebagai segmen sponsor: Jimmy baru melepaskan Eric setelah Eric mencicipi dan memuji produk sponsor, sementara api terus membesar. Setelah dilepas, Eric dan tim mengangkut uangnya keluar. Ia lolos dengan $300.000 utuh. Jimmy mengakui bahwa jebakan ini lebih mudah, lalu memperingatkan bahwa di jebakan berikutnya Eric bisa kehilangan banyak uang.
Jebakan #6: Dirantai dengan Sahabat di Menara 50 Kaki
Untuk jebakan keenam, Jimmy menghadirkan Pat, sahabat Eric. Sebelum tantangan, Eric pernah mengatakan bahwa ia memercayakan nyawanya, bahkan rekening banknya dan setiap dolar yang ia punya, kepada Pat. Keduanya dirantai bersama dengan rantai yang sangat pendek. Eric berkomentar bahwa selalu saja ada syaratnya dan situasi itu "tidak ideal".
Dalam keadaan terantai, Eric dan Pat harus bergerak bersama memanjat menara setinggi 50 kaki dan mengumpulkan 6 tas uang. Di puncak menara ada tambahan 50 ribu. Tas yang tidak sempat diambil akan langsung dijatuhkan dan dibakar. Ada satu aturan lagi: jika salah satu dari mereka jatuh kapan pun, video selesai dan Eric kehilangan semuanya. Sebelum mulai, keduanya saling menyatakan sayang dan percaya. Di sela persiapan, Jimmy bercanda bertanya kepada Tareq mengapa mereka tidak sedekat itu. Tareq menolak ketika ditawari dirantai.
Selama pendakian, keduanya terus berkoordinasi dengan aba-aba seperti "pelan, hati-hati", "kalau sudah sejajar, aku geser", dan "kasih kelonggaran". Platform pijakan bergerak, dan ada momen tegang ketika Pat bergerak terlalu cepat sementara Eric masih memegang tas dan belum mendapat pijakan. Melepas tas dari kaitnya juga ternyata sulit. Penonton di bawah mengomentari bahwa mereka bergerak sangat cepat dan "jago banget". Di bagian akhir, jarak antar pijakan makin melebar. Setelah semua uang aman, mereka masih harus naik ke platform puncak, dan keduanya berhasil. Hadiah Eric kembali menjadi $350.000.
Jebakan #7: Arena Rintangan Lima Tahap dalam 1 Menit 5 Detik
Jebakan terakhir disebut Jimmy sebagai yang tersulit. Bentuknya arena rintangan dengan 5 tahap yang harus diselesaikan dalam waktu kurang dari 1 menit 5 detik. Batas waktu itu diambil dari rata-rata waktu empat pemeran pengganti tim yang sudah mencoba arena tersebut. Urutannya: ditembakkan lagi dari meriam, melompati beberapa lingkaran api, menghindari palu yang berayun, berenang di bawah api, dan terakhir berlari melintasi lorong api raksasa lalu melompat mengambil uang sebelum uang itu jatuh dan terbakar. Kali ini, kata Jimmy, tidak ada cara untuk menyelamatkan uangnya.
Eric mengaku agak ragu, tetapi menyebut semua waktunya sebagai stuntman tidak sia-sia karena inilah momennya. Satu-satunya pertanyaannya kepada Jimmy adalah apakah ia bisa mendapat waktu tambahan, dan jawabannya tidak.
Setelah tembakan meriam, Eric mendarat di air dan harus berenang. Di sepanjang arena ada zona aman yang menghentikan timer sementara. Di zona aman pertama, sisa waktunya 55 detik. Eric mengaku mulutnya kemasukan air dan ia kehilangan sekitar 10 detik, tetapi yakin bisa mengejarnya.
Pada tahap lingkaran api, Eric mengatakan ia belum pernah melompati lingkaran api, meski pernah masuk rumah yang terbakar. Ia menegaskan tidak mau meremehkan apa pun. Bagian yang sulit menurutnya adalah celah di belakang lingkaran, karena jika jatuh dan harus menarik diri naik, waktu akan banyak terbuang. Kekhawatiran itu terjadi: Eric jatuh ke air karena melewati bagian bawah lingkaran, bukan tengahnya. Ia tiba di zona aman berikutnya dengan sisa 42 detik dan jempol kaki yang terbentur. Ketika ditanya untuk apa uang itu, Eric kembali menyebut orang tuanya: menjaga kesehatan dan mengurus pensiun mereka adalah fokus utamanya dan alasannya berada di sana.
Tahap berikutnya terlihat mudah, tetapi menurut penjelasan di lokasi, platformnya mengapung di air tanpa ditambatkan sehingga bergerak saat diinjak. Eric lolos dan tiba di zona aman dengan sisa 34 detik. Tahap renang di bawah api dinilai paling banyak memakan waktu. Berenang menembus api jelas bisa mematikan, jadi Eric harus menyelam di bawahnya dengan kacamata renang yang disediakan. Ia berharap dirinya perenang yang lebih kuat dengan napas lebih panjang. Jika ia harus naik untuk mengambil napas, waktunya akan tertinggal. Eric sempat tidak terlihat dari permukaan sebelum muncul, memegang tali, dan mencapai zona aman dengan sisa 17 detik.
Lorong Api dan Hasil Akhir
Untuk tahap terakhir, Eric harus memakai baju tahan api dan sarung tangan karena ia benar-benar akan berlari menembus api. Ia heran karena sejak tadi ia menghindari api, dan sekarang justru harus menerobosnya. Jimmy menjelaskan bahwa baju itu hanya menahan api untuk sementara. Begitu Eric meninggalkan bantalan hijau zona aman, ia punya 17 detik untuk melewati lorong api dan mengambil uangnya. Jimmy berkomentar bahwa Eric sudah cukup nekat sepanjang video, tetapi tampaknya baru kali ini ia benar-benar takut kehilangan uangnya.
Eric berlari, dan Tareq berteriak bahwa ia berhasil. Sesaat kemudian tubuh Eric terbakar, dan tim berteriak agar apinya segera dipadamkan. Setelah itu Jimmy mengumumkan bahwa Eric resmi memenangkan $350.000, dan video ditutup dengan seruan bahwa itu adalah penutup spektakuler untuk aksi yang gila.
Berani nggak kamu risiko terbakar hidup-hidup demi setengah juta dolar? Ya. Ayo kita jalanin! Oke, semoga berhasil. Kamu lebih berani dari aku. Ini bakal gila banget.
Orang ini beneran di dalam gedung yang terbakar. Ada api di sekitar pintunya! Satu ruangan kebakar semua. Ya ampun, ini yang tergila yang pernah kita rekam.
Dan di belakang dia ada $500.000, yang bisa dia menangkan kalau menyelesaikan 7 jebakan api, termasuk ditembakkan dari meriam ke dalam api, lompat lewat lingkaran-lingkaran api, selamat dari ledakan besar berapi, dan masih banyak lagi.
Keluar dari sana! Ayo keluar!
Kalau kamu penasaran siapa dia, dia itu pemeran pengganti profesional. Tapi di video ini kita bakal push dia maksimal. Dia tetap harus ambil uangnya selagi ruangan kebakar.
Awas, Chandler! Oke, itu 2 dari 10 tas! Dia kebakar! Dia beneran kebakar! Nolan, ambil pemadam api! Cepat! Rumahnya mau roboh! Oke, cukup. Uangnya kebakar! Ya Tuhan, uangnya terbakar.
Kamu berhasil! Kakinya kebakar. Padamkan! Wah, adrenalinku lagi naik banget.
Kamu berhasil ambil $250.000 dari gedung itu. Ayo lanjut ke jebakan maut berikutnya!
Lepas penutup matamu! Eric, selamat datang di jebakan maut #2.
Apa ini, bro? Kita setinggi apa sekarang? Lumayan tinggi. Mau nengok ke bawah? Nggak juga. Dan, nyalakan apinya.
Yang bener aja, bro. Apa ini? Jujur aja, sebelum kita syuting ini, aku nggak tahu kalau air bisa kebakar. Kenapa sih Jimmy obses banget sama api?
Jebakan maut ini simpel banget. Di depan platform ini ada 3 tas uang tunai. Masing-masing mewakili jumlah uang baru yang bisa kamu rebut. Dan makin gede jumlahnya, posisinya makin jauh dari platform. Kamu harus pilih salah satu dari 3 tas ini buat dilompatin. Kalau bisa nyangkut, itu jadi hadiah barumu.
Lihat tuh sejauh apa. Ya ampun. Itu jarak yang lumayan jauh. Jangan khawatir, kalau meleset, kamu cuma bakal jatuh ke kolam raksasa berisi air yang kebakar.
Kakiku pendek, tapi bisa ngejutkin kamu sama power-nya. Oke. Tas mana yang kita ambil?
Mau ambil yang gampang, tapi hadiahmu berkurang 100 ribu? Bukan yang ini. Terlalu gampang, bro. Baiklah.
Waduh, bro. Ini hadiahmu yang sekarang. Mau ambil 250 ribu, atau berani lompat 3 meter buat 300 ribu? Aku bakal pertaruhkan semua. Oke.
Tinggal 300 ribu yang tersisa, jadi… Oke, ini dia. Dan dengan itu… Pastikan kamu hindari api dan guntingnya. Siap.
Emang sepadan ya risiko segede ini cuma demi nambah $50.000 ke hadiah? Sekarang aku jadi ragu sama pilihanku.
Sini, coba loncat deh. Biar aku liat. Ayo liat. Kamu dapet 300 ribu! Makasih, bro. Kayaknya dia nggak dapet. Itu nggak sampai 3 meter.
$300.000 dipertaruhkan. 100 juta orang nonton. Mari kita liat dia bisa nggak. Ayo! Tiga, dua, satu… Sampai jumpa.
Tunggu, dia harus balik lagi. Bertahanlah. Dia harus tahan. Dia berhasil! Dia berhasil! Yes!
$300.000. Mari lihat dia bisa lolos 5 jebakan maut berikutnya. Kamu berhasil. Kita baru mulai.
Eric mungkin terlalu semangat soal terbang di atas danau api. Sekarang mari kita lihat semangatnya di jebakan berikutnya.
Lepas penutup matamu. Di belakangmu ada $300.000 yang kamu menangkan barusan. Menurutmu jebakan #3 apa? Melemparku dari tebing ke dalam api. Nggak jauh beda. Wah, mantap. Tunjukkan jebakannya! Oke.
Untuk jebakan #3, kita bakal tembak kamu dari meriam raksasa seukuran manusia ini. Kalau kamu mendarat di lingkaran kuning, kamu lanjut dengan $300.000 yang sudah kamu menangin. Tapi kalau kamu mendarat di lingkaran api itu, aku bakal nambahin $50.000 lagi ke hadiahmu.
Itu bakal keren banget. Aku stuntman. Udah biasa sama kegilaan kayak gini. Tapi kalau kamu meleset dua-duanya, kamu pulang tangan kosong.
Dan mungkin kamu penasaran, gimana cara ngatur meriamnya? Gimana kalau terlalu jauh, atau terlalu pendek, miring kiri atau kanan, terus nabrak beton di sana? Itu juga yang aku pikirin pas liat monster ini.
Bawa masuk pemeran pengganti! Kita kasih Eric 3 pemeran pengganti buat jadi boneka percobaan. Satu per satu, dia bakal tembakin buat ngatur sudut, kekuatan, dan arah meriam. Kalau masih nggak kena target setelah 3 percobaan, tembakan terakhirnya bakal 100% bergantung sama keberuntungan, dan dia bisa kehilangan semuanya.
Kalau aku bisa ngukur jarak yang pas ke lingkaran 300 ribu, terus masuk ke api buat nambah hadiah, itu bakal jadi pilihanku.
Kebayang nggak seumur hidup bakal ngelakuin ini? Nggak, tapi sekarang kita lakuin beneran.
Ini pemeran pengganti pertama dari 3. Kamu bisa bikin dia selangkah lebih deket ke 350 ribu, atau makin jauh.
Gimana menurutmu sudutnya? Aku naikkan dikit. Semakin tinggi arahnya, semakin jauh terbangnya. Oke, gas! Mungkin agak lebih tinggi? Lebih tinggi? Oke, oke. Lebih tinggi dikit, ya.
Sekarang, bayangin aja kayak karet gelang. Semakin ditarik, pas dilepas, semakin jauh terbangnya. Semakin jauh kursi ditarik ke belakang, semakin jauh juga terbangmu.
Kamu orang tangguh. Kayaknya kita mulai aja di 75%. Oke, jadi di tengah-tengah aja? Ya, pas tengah-tengah.
Waduh. Oh, nggak. Sekarang kerasa nyata nggak? Kerasa banget. Nyata banget. Wah, ini bakal gila. Tiga, dua, satu… Tembak!
Mantap! Pas di tengah! Oke. Bawa masuk pemeran pengganti kedua. Tim biru. Itu dia.
Si Oranye mendarat di tengah lingkaran kuning. Sekarang dia pengen kamu mendarat di tengah apinya. Kalau aku taro kamu di api, tahu aja aku sayang kamu. Tapi hari ini, ini demi aku sendiri.
Aku naikin power-nya. Oke. Oke. Dan aku naikkan dikit sudutnya. Gimana perasaanmu soal itu, Si Biru? Aku bakal cepet tahu kok.
Menurut hitunganku, Si Biru bakal lebih jauh. Selamat terbang, bro. Ayo gas! Tarik pinnya!
Nggak kena. Dia meleset. Tapi udah lumayan dekat. Dia mendarat di antara lingkaran kuning dan cincin api. Artinya kalau itu kamu, videonya langsung selesai, dan kamu nggak dapet apa-apa.
Ya. Ayo masuk, Si Merah.
Oke Eric, ini pemeran pengganti terakhirmu. Kamu harus pasang sekarang atau semuanya tinggal untung-untungan.
Aku naikin 10, sudutnya sama. Kita lihat hasilnya.
Siapkan meriam! Kamu harus mendarat di api! Ayo, bro, harus kena! Tiga, dua, satu… Tembak!
Oh, tunggu. Yes! Dia berhasil! Nyaris aja tapi masuk.
Aku naikin power 5 lagi. Dan kayaknya itu bakal bawa aku ke titik pas.
Tapi kenapa sih kamu maksa banget buat mendarat di api dan nambahin $50.000 lagi ke hadiahnya?
Kesehatan ayahku naik turun kayak roller coaster, dari kanker sampai masalah lain. Aku pengen banget pake ini buat kasih mereka masa pensiun yang layak dan bantu kesehatan mereka biar lebih baik terus.
Makanya kamu terus nambahin hadiah, kamu mau mendarat di api dan ambil risiko segede ini biar bisa ngurus orang tuamu. Itu keren banget, bro.
Aku setuju. Aku juga bakal gitu buat ibuku. Itu luar biasa.
Mari lihat dia mendarat di api atau nggak. $300.000 dipertaruhkan di tembakan ini.
Aku mau ngurus orang tuaku. Aku harus lakukan semua yang bisa buat dukung mereka, jadi… Kita harus berani.
Tiga, dua, satu… Tembak! 300 ribu dipertaruhkan.
Dia berhasil! Dia berhasil! Yes, yes! Ya ampun. Kita harus kasih itu ke dia.
Dia berhasil, dan lanjut ke jebakan berikutnya bawa $350.000.
Ke sini! Ayo, Eric! $350.000! Tapi… aku perlu masukin kamu ke karung.
Tunggu, apa? Jangan banyak tanya. Masih ada 4 jebakan maut lagi sebelum 350 ribumu. Ayo ke berikutnya.
Eric, selamat datang di jebakan maut #4. Di belakangmu ada $350.000 milikmu… di dalam ruangan raksasa penuh kembang api. Dan di atas ruangan itu ada meteor. Menurutmu kita bakal ngapain?
Meledakkan uang ini kalau aku nggak beresin sesuatu dalam waktu cepat.
Kurang lebih begitu. Yeah.
Kamu punya tepat 5 menit buat lempar pengait ini, dan tarik sebanyak mungkin tas uang naik ke atas bak truk ini. Saat timer 5 menit itu habis, meteor itu, yang bakal berapi, akan nabrak ruangan penuh kembang api ini bareng uangmu. Apa pun yang belum ada di truk saat timer habis bakal meledak.
Oke. Aku belum pernah lempar pengait. Ini bakal menarik.
Sebelum mulai, kita kasih kamu kesempatan buat berpeluang menang $50.000 lagi. Jadi totalnya bisa $400.000 di tas-tas itu.
Aku datang ke sini tangan kosong, pulang bawa apa pun udah luar biasa. Jadi kalau aku dapat satu tas ke truk, aku bakal seneng banget.
Aku bakal ngerasa bersalah kalau kamu cuma dapet satu tas.
Tenang, aku kejar semuanya. Banyak hal yang bisa kulakuin buat orang tuaku dan ngerawat mereka sampai tua nanti.
Aku dukung kamu! Udah kuduga!
Biar jelas, aku nggak ngontrol meteor itu, dan ini kembang api beneran. Pas timer habis, kita harus berdiri di belakang pelindung ledakan, kalau nggak kita bisa beneran mati.
Aku nggak mau mati di sini hari ini. Ngerti kan?
Santai, bro. Kita satu pemahaman.
$400.000 dipertaruhkan. Teriak, “Nyalakan meteor!”
Nyalakan meteor? Teriak. NYALAKAN METEOR! Oh!
Tiga, dua, satu… Mulai timernya!
Lemparan pertama. Oke, dia dapat satu tas! Dapet tas di lemparan pertama! Kita dapat satu! Ikan pertama di kail, baby!
Iya, tasnya berat. Dia harus narik— Ayo. Cepetin. Gas!
Lihat meteor di atas! Gila banget.
Hati-hati! Jangan gitu dong— Kayaknya aku malah ganggu.
Kita dapat satu, baby! Tiga puluh detik berlalu. Kamu bisa! Ayo!
Wah, meteornya kebakar. Ayo, jangan mikirin meteor! Api netes. Bisa-bisa nyala sebelum 5 menit.
Ayo, dapet satu! Baiklah, nomor 3!
Guys, itu kembang api beneran. Bukan properti syuting. Kalau meteor jatuh, ledakannya bakal gila. Aku agak takut.
Ayo, baby… Eric, gas! Dalam 3 menit, aku bisa— Oh, dia meleset!
Pas timer habis, truk ini harus gerak, kalau nggak, kita bisa kejatuhan seribu kembang api.
Dapet! Totalnya jadi $200.000. 200! Ayo. Bantuin dong.
Waktunya baru setengah jalan, uangnya juga baru setengah. Tapi sekarang… Ayo! Dia terus meleset.
Aduh, nyangkut! Nyangkut! Pengait berikutnya. Tunggu. Aku udah curiga itu bakal terjadi. Kamu masih punya 2 lagi!
Makasih. Ya ampun, kamu buang-buang waktu! Dengan pace begini, dia nggak bakal dapet semua uangnya.
Jangan ngomong gitu, Jimmy. Cepat, cepat! Jangan ngomong gitu.
Ya ampun! Oh, Eric! Oh tidak, Eric. Aku nggak mau kejadiannya begini— Aku tahu! Dia nggak ngangkat tasnya cukup cepat. Dia harus ngebut.
Aku nginjek talinya. Kakinya nginjek tali. Oke, dapet satu.
Kurang dari 2 menit lagi kembang apinya meledak. Pastikan kamu di belakang dinding kaca, kameramen.
Bantuin aku, Jimmy. Ayo. Oke. 90 detik.
Kamu kehilangan satu lagi? Kehilangan satu lagi. Ya ampun, masih ada $150.000 di sana, dan tinggal sedikit lewat semenit!
Ayo, bro. Jangan tinggalin duit ini. Aku coba bantuin kamu. Gas!
Mantul kena kayu yang menimpa tas!
Ayo. Oh, nggak! Aku meleset. Ayo, Jimmy. Kenapa susah banget sih? Kita pasti bisa, bro.
Kurang dari 30 detik kita harus di belakang pelindung ledakan! Aku nggak bercanda, meteornya jatuh—
Dapet satu! Kayaknya yang terakhir. Cepat! Kamu harus pergi! Ayo!
Oke, 14 detik— 13 detik. Aman. Meteornya jatuh dalam 10 detik!
Kita harus cabut, Jimmy! Kabel listriknya kebakar! Udah, tinggalin aja! Cepat, cepat, cepat! Masuk! Tutup pintu!
Ayo, gas! Wuuh! Astaga! Ya Tuhan! Wuuh!
Bisa dibilang 100 ribu udah hangus. Tapi dia masih punya kesempatan buat nambah uang. Ayo ke jebakan berikutnya. Ayo!
Ngomong-ngomong soal $100.000 yang barusan meledak jadi bola api, kita bakal balik ke tempat spesial…
Eric, selamat datang lagi di tempat semua dimulai. Ini ruangan di awal video waktu kamu kehilangan $250.000.
Ngapain kita balik ke ruangan ini, bro? Aku benci ruangan ini.
Nyalakan ruangannya! Ayolah, bro!
Ruangannya udah kebakar, kalau kamu nggak keluarin uangnya sebelum kebakar, ya hangus.
Kalau kamu nggak keluarin uangnya sebelum kebakar, ya hangus.
Tapi aku bakal ngelepasin kamu kalau kamu bilang suka beef stick MrBeast terbaru aku bareng Jack Link’s.
Ayo. Gue ikut. Ini produk baru aku bareng Jack Link’s. Gimana rasanya? Enak bener, bro. Coba lagi. Apinya makin gede. Iya. Ayo cepat! Ini rasa original. Itu juga enak bener.
Oke, tapi jujur, kamu bilang beef stick MrBeast Jack Link’s yang baru dibikin dari 100% daging sapi itu enak karena pengen aku lepasin kamu? Beneran enak kok— Aku belum yakin. [tidak jelas] Enak banget! Oke, aku lepasin.
Tunggu, satu lagi. Gimana menurutmu kemasannya? Keren, bro. Warnanya mantap. Di sini mulai panas, nih. Baiklah, kamu bebas. Ayo keluarin uangnya! Ambil uangnya.
Sambil kalian ngangkut… Kita cabut duluan! Hey! Beef stick-nya! Ambil beef stick-nya. Kamu kebakar nanti. Ayo. Oke.
Kamu baru aja lolos satu jebakan lagi dengan $300.000 tunai. Semua, cheers. Wuuh! Rayain dulu. Coba deh, ada 4 rasa. Tiap beef stick punya 5 gram protein. Bisa dibeli di retailer ini.
Dan jebakan ini lebih mudah. Tapi yang berikutnya, kamu bisa kehilangan banyak uang. Aduh, bro, bentar dulu. Ngobrol dulu sama aku. Aku butuh beef stick lagi.
Semoga Eric udah cukup protein, soalnya dia bakal butuh tenaga buat jebakan berikutnya.
Selamat datang di jebakan #6! Gimana menurutmu, Eric? Waduh, bro. Selalu api!
Bukan cuma kita bawa lagi api, kita juga bawa seseorang yang waktu kutanya kamu sebelum tantangan ini, kamu bilang bakal percaya nyawamu ke dia… bahkan rekening bankmu… setiap dolar yang kamu punya… sahabatmu, Pat.
Bro! Apa kabar, bro? Semoga kamu siap, bro.
Kamu dan sahabatmu, Pat, bakal ngerjain jebakan ini bareng-bareng. Kujelasin lebih lanjut abis aku “teleport” ke atas.
Oke, mulai ya, Pat. Di jebakan #6 ini, Eric dan sahabatnya bakal dirantai bareng. Keluarkan, boys. Selalu ada syaratnya. Pendek banget. Ini… nggak ideal.
Eric bakal dirantai sama sahabatnya. Pas dirantai, Eric dan Pat harus gerak bareng buat manjat menara 50 kaki ini dan ngumpulin 6 tas uang. Di puncak menara, aku titip tambahan 50 ribu buat nambah hadiahmu. Tas yang nggak keburu diambil langsung dijatuhin dan dibakar.
Satu hal lagi: kalau salah satu dari kalian jatuh kapan pun, videonya selesai dan kamu kehilangan semuanya, Eric.
Ada kata-kata terakhir buat satu sama lain? Sayang kamu, bro. Aku percaya kamu. Ayo gas. Petualangan lagi. Bro, have fun, bro.
Tareq, kenapa kita nggak sedekat itu? Mau dirantai? Nggak. Fair.
Tiga, dua, satu… Mulai! Oke, mereka jalan. Pelan, hati-hati, Eric. Pelan, hati-hati. Ayo, Pat.
Platformnya gerak. 50 ribu pertama dapet. Sempurna, bro! Oke, Eric, bisa ini. Pelan, hati-hati, Eric. Pelan, hati-hati. Oke, udah 2 tas.
Kalau kamu udah sejajar sama aku, aku geser ke sana. Kalau satu tas jatuh ke api, ya hangus.
Cepetin. Bawa. Udah sejajar, jalan. Jalan. Wah, mereka jago banget. Pelan. Bawa ke sini, pelan, hati-hati.
Ya ampun, kamu terlalu cepat. Tunggu! Tasnya masih di tanganku. Biarin aku dapet pijakan. Pelanin dikit. Jangan jatuh! Kalau jatuh, selesai!
Oke. Oke. Oke. Bisa deketin dikit? Ayo, bro. Waduh, udah 3 tas.
Cepat banget geraknya. Datang. Pelan, hati-hati. Cepat banget geraknya. Ayo, bro. Oke. Aku nyebrang. Silakan.
Kasih ruang dikit. Dikit lagi. Dapet? Gila, susah banget ngelepas dari kaitnya. Pindah. Oke! Ayo. Oke. Kita aman. Ayo, bro. Dapet. Boom. Terusin.
Kasih kelonggaran (talinya), bro. Gas, Eric. Kasih tahu kalau ada ruang. Lancar, fokus.
Ini tas terakhirnya. Tambahan 50 ribu. Jaraknya makin melebar di sini. Baik, aku lihat. Ini dia. Yang terakhir. Pelan, hati-hati, Eric. Jangan kacaukan sekarang. [mengerang] Jangan jatuh. Aku nggak bakal jatuh!
Pasang itu. Yes! Uangnya sudah aman, tapi mereka masih harus naik ke atas.
Oh, dia naik! Ayo. Ini dia. Tinggal yang kecil. [mengerang] Ya Tuhan, dia berhasil! Dia berhasil! Wuuh! Yeah! Kamu bro-ku, bro! Di atas platform. Kita berhasil, bro. Kamu jagoan gue.
Tinggal jebakan tersulit yang memisahkan kamu dari $350.000.
Oke, lepas penutup matamu. Selamat datang di jebakan terakhir. Wuuh! Oke. Yang ini lebih rumit dari sebelumnya.
Jebakan ini lebih mirip arena rintangan, dengan 5 tahap berbeda yang harus kamu selesaikan kurang dari 1 menit 5 detik.
Kenapa 1 menit 5 detik? Karena 4 pemeran pengganti kami nyoba arena ini, dan rata-rata waktunya 1 menit 5 detik.
Rintangannya dimulai dengan kamu ditembak dari meriam lagi, lalu lompat lewat beberapa lingkaran api. Abis itu, hindari palu yang berayun, berenang di bawah api, dan terakhir, lari melintasi lorong api raksasa ini, terus lompat dan ambil uangmu sebelum jatuh dan kebakar. Dan kali ini, nggak ada cara buat nyelametin lagi.
Wuuh, ini dia. Nggak ada tekanan, kan? Baik, Eric, duduk di dalam meriam. Saatnya final.
Eric, ini mungkin momen terpenting dalam hidupmu. Siap? Jimmy, aku agak ragu buat yang satu ini, bro, tapi semua waktuku jadi stuntman nggak sia-sia—ini momennya.
Kamu punya 1 menit 5 detik buat ngelewatin seluruh arena berapi ini dan ambil uangmu sebelum kebakar. Ada pertanyaan? Ada yang pengen kamu tahu sebelum kutembak dari meriam dan kumulai timernya?
Gimana peluang aku dapat waktu lebih, bro? Aku masih agak ragu, bro. Apa, mau lebih dari 1 menit 5 detik? Kalau kamu ngasih, ya aku ambil. Nggak bisa. Ada lagi? Nggak. Cuma itu, bro. Kapan pun siap, ayo jalan.
Baik, mulai. Tiga… Dua… Satu… Tembak! Dan timernya nyala!
Oke. Dia punya 1 menit 2 detik lagi dan terus berkurang. Kalau dia nggak renang lebih cepat, uangnya bakal kebakar.
Timernya jeda. Di sepanjang arena ada zona aman. Dia lagi di zona aman pertama, kalau dia naik ke zona aman, timernya berhenti. Jadi, sisa 55 detik.
Gimana, aman? Tarik napas dulu. Mulutku kemasukan air, tapi sekarang udah oke! Aku kehilangan 10 detik,
Aku kehilangan 10 detik, tapi kayaknya bisa kejar di sini, Jimmy.
Pernah lompat lewat lingkaran api? Belum pernah lewat lingkaran api. Aku pernah masuk rumah kebakaran, ini pertama kalinya, bro. Selalu ada yang pertama. Kamu bisa!
Selanjutnya ada 3 lingkaran api. Kedengarannya simpel, kan? Iya, kedengarannya simpel, tapi aku nggak remehin apa pun. Nggak ada yang semudah kelihatannya.
Yang susah itu celah di belakang lingkaran. Kalau kamu jatuh dan harus narik diri naik, bakal makan banyak waktu. Lompatan bersih, langsung tembus. Gas!
Oke, jalan lagi! Timernya lanjut. Lingkaran pertama. Dia jalan. Aman. Kamu jatuh! Jatuh ke air? Harusnya lewat tengah lingkaran, bukan di bawahnya! Itu yang aku khawatirin! Waktunya kebuang!
Eric! Ayo! Lewatin lingkaran ketiga! Naik ke zona aman! Zona aman! Jeda! Oke.
42 detik tersisa! Tadi kepotong waktu! Jempol kaki kebentur—nggak apa-apa!
Masih ada 3 tahap di arena. Kalau beres dalam 42 detik, buat apa uang itu?
Bakal ngubah hidupku, bro! Aku bakal banyak bantu orang tuaku. Aku jagain kesehatan, aku urus pensiun mereka. Mereka fokus utamaku, dan itu alasanku di sini.
Ya ampun, bro, semoga Eric menang. Makin sulit tiap tahap. Kita lihat.
Kamu pasti bisa, bro! Makasih, boys! Fokus. Kamu bisa—itu kenapa kita di sini. Kapan pun siap. Oke.
Dia jalan. Oke, platformnya bergerak. Jangan jatuh! Itu yang bikin susah—kelihatannya mudah, tapi platformnya ngapung di air, nggak ditambatkan. Lolos! Zona aman berikutnya! Oke!
Sisa 34 detik, tapi belum tentu cukup. Waduh, bro. Bagian ini makan waktu banyak.
Jelas kamu nggak bisa berenang lewat api. Itu bisa bunuh kamu. Jadi, untuk bagian ini, kamu harus berenang di bawah api.
Andai aku perenang lebih kuat, andai napasku panjang, tapi ini harus kelar, bro.
Lihat ke kanan, ada kacamata renang. Mending kamu pakai karena kamu bakal berenang di bawah nyala api.
Sisa waktu Eric kelihatannya masih lumayan, tapi jarak yang harus ditempuh dengan berenang cukup jauh. Kalau dia harus naik ambil napas, bakal bikin dia ketinggalan.
Sisa 34 detik! Antara $350.000-mu masuk rekeningmu, atau jadi abu di tungku sana. Tergantung kamu, bro. Gas!
Dia nyelam! Jangan sampai keluar di api. Sisa 30 detik doang! Dia di mana? Nggak kelihatan. Di mana dia? Itu dia! Bangun, bangun!
Ingat, timernya nggak berhenti sampai dia di sini! Naik! Naik! Pegang talinya! Yes! Oke. Stop, stop! Oke.
Sisa 17 detik! Oke. Nggak banyak waktu buat bagian terakhir. Nggak banyak waktu!
Tapi kakiku pendek—pas buat sprint, bro. Sini, atur napas dulu. Dia masih ngomong padahal keminum air.
Untuk tantangan terakhir, kamu harus pakai baju tahan api ini karena kamu beneran bakal lari lewat api.
Tadi aku ngindarin api terus, sekarang malah lari nembus api? Iya. Dan apinya di sekelilingku? Iya. Kamu beneran lari lewat api.
Kamu lolos dari ruangan kebakaran, ditembak dari meriam, selamat dari bola api gede. Sekarang kamu harus lari lewat lorong api dan ambil uangmu buat menang semua.
Gimana dia lari lewat situ? Semoga berhasil. Gas, bro! Orang ini gila sih!
Baju ini menahan api untuk sementara. Mending dipakai. Terakhir, ini sarung tanganmu.
Lihat $350.000-mu? Kelihatan, bro. Begitu kamu keluar dari zona aman, kamu cuma punya 17 detik buat beneran lari lewat yang aku sebut lorong api dan ambil uangmu. Kayak rumah kebakaran lagi.
Timernya mulai lagi begitu dia tinggalkan bantalan hijau. Harus kuakui, dia cukup nekat dari tadi. Tapi kayaknya baru kali ini dia beneran takut kehilangan uangnya. Waktunya mepet. Bisa nggak ya?
Dalam tiga, dua, satu… Sampai jumpa. Dia jalan! Dia tinggalkan zona aman!
Dia berhasil! Ya ampun! Tunggu, dia kebakaran! Padamkan dia! Padamkan dia! Hey! Dia kebakaran! Dia kebakaran!
Eric resmi menang $350.000! Penutup yang spektakuler buat aksi gila yang luar biasa, bro! Jangan lupa subscribe.
Artikel diterbitkan · Diperbarui
